Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Sekolah Pascasarjana
Program Studi S3 Pendidikan Vokasi

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum PTK

8300103241

Mata Kuliah Pilihan Program Studi

T=3

P=0

ECTS=7.56

1

25 Januari 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Tri Rijjanto




Ratna Suhartini




RATNA SUHARTINI

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-6

Mampu mengkaji teori kependidikan vokasi secara mendalam dan interdisipliner ilmu pengetahuan, teknologi dan seni di dalam bidang keilmuan vokasi melalui inter, multi/trandisipliner

PLO-10

Mampu menyelesaikan masalah pendidikan dan pembelajaran dalam konteks yang lebih luas sehingga menghasilkan karya yang kreatif, orijinal, teruji, dan bermanfaat bagi pengembangan keilmuan.

PLO-11

Mampu menyusun argumen dan solusi keilmuan berdasarkan pandangan kritis atas fakta, konsep, prinsip, atau teori yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah dan etika akademik serta mengkomunikasikannya melalui media masa

PLO-12

Mampu mengkomunikasikan ide-ide secara ilmiah, baik lisan maupun tertulis dalam bidang pendidikan dan keilmuan vokasi yang berbasis teknologi informasi pada tingkat nasional dan internasional

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menerapkan teori kependidikan vokasi secara interdisipliner dalam menganalisis struktur dan komponen kurikulum PTK (C4)

PO - 2

Menganalisis permasalahan dalam pengembangan kurikulum PTK dan merancang solusi berbasis teknologi yang kreatif dan teruji (C5)

PO - 3

Mengevaluasi berbagai model dan pendekatan perencanaan kurikulum PTK berdasarkan kriteria keilmuan dan etika akademik (C5)

PO - 4

Menciptakan desain kurikulum PTK yang inovatif dan kontekstual untuk memecahkan masalah pendidikan vokasi yang lebih luas (C6)

PO - 5

Menerapkan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum dalam menyusun argumen ilmiah untuk perbaikan kurikulum PTK (C3)

PO - 6

Menganalisis pola dan tren pengembangan kurikulum PTK nasional dan internasional berbasis teknologi informasi (C4)

PO - 7

Mengevaluasi efektivitas implementasi kurikulum PTK berdasarkan standar mutu dan kebutuhan dunia kerja (C5)

PO - 8

Menciptakan model evaluasi kurikulum PTK yang orisinal dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah (C6)

PO - 9

Menerapkan konsep trandisipliner dalam mengkomunikasikan ide pengembangan kurikulum PTK melalui media yang tepat (C3)

PO - 10

Menganalisis keterkaitan antara teori, kebijakan, dan praktik dalam perencanaan kurikulum PTK secara kritis (C4)

PO - 11

Kurikulum Vokasi Indonesia dalam Perspektif Global

Matrik PLO-PO

 
POPLO-6PLO-10PLO-11PLO-12
PO-1   
PO-2   
PO-3   
PO-4   
PO-5   
PO-6   
PO-7  
PO-8   
PO-9  
PO-10  
PO-11    

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6
PO-7
PO-8
PO-9
PO-10
PO-11

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini membahas konsep, teori, dan pendekatan mutakhir dalam perencanaan dan pengembangan kurikulum pendidikan tinggi kejuruan (PTK). Fokus kajian meliputi analisis kebutuhan dunia kerja, perumusan capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang berbasis kompetensi, desain kurikulum yang responsif terhadap perkembangan teknologi dan industri, serta model evaluasi dan penjaminan mutu kurikulum. Tujuannya adalah untuk mengembangkan kemampuan doktoral peserta dalam merancang, mengembangkan, mengevaluasi, dan merekonstruksi kurikulum PTK yang inovatif, relevan, dan berkelanjutan berdasarkan penelitian empiris. Ruang lingkup mencakup studi kebijakan pendidikan vokasi, integrasi Teaching Factory dan link-and-match, kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), serta isu-isu kontemporer seperti digitalisasi, green skills, dan kesiapan menghadapi revolusi industri 4.0.

Pustaka

Utama :

  1. Sukamto. 1988. Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Depdikbud Jakarta. Reksoatmodjo,
  2. Tedjo Narsoyo. 2010. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Bandung: PT. Refika Aditama.
  3. Albanese, M. (2000). Problem‐based learning: why curricula are likely to show little effect on knowledge and clinical skills. Medical Education, 34(9), 729–738.
  4. Seddon, T. (2001). National curriculum in Australia? A matter of politics, powerful knowledge and the regulation of learning. Pedagogy Culture and Society, 9(3), 307–331.
  5. Sutcliffe, N., Chan, S. S., & Nakayama, M. (2005). A competency based MSIS curriculum. Journal of Information Systems Education, 16(3), 301–310.
  6. Achtenhagen, F. (2012). The Curriculum Instruction-Assessment Triad.Empirical Research in Vocational Education and Training, 4(1): 5-25
  7. yler,R.W. (1949).Basic Principles of Curriculum and Instruction.Chicago: The University of Chicago Press

Pendukung :

  1. Makunja, G. (2016). Challenges Facing Teachers in Implementing Competence –Based Curriculum in Tanzania: The case of Community Secondary Schools in Morogoro Municipality. International Journal of Education and Social Science. www.ijessnet.comvol3,No.5, May,2016
  2. Oloyede, O. I., & Sihlongonyane, T. (2017). International Organizations and Operations: Ananalysis of cross-cultural Communication Effectiveness and Management Operations.Journal of Business Management (COES&RJ-BM),1(1),1-13

Dosen Pengampu

Dr. Tri Rijanto, M.Pd., M.T.

Prof. Dr. Ratna Suhartini, M.Si.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa diharapkan dapat: 1) Mengidentifikasi teori-teori kependidikan vokasi yang relevan; 2) Menerapkan teori tersebut secara interdisipliner; 3) Menganalisis struktur kurikulum PTK; 4) Menganalisis komponen-komponen penyusun kurikulum PTK.

  1. Kemampuan mengidentifikasi dan memilih teori kependidikan vokasi yang relevan dengan konteks PTK.
  2. Kemampuan menghubungkan dan menerapkan teori dari berbagai disiplin ilmu (sosiologi, psikologi, ekonomi) dalam analisis kurikulum.
  3. Ketepatan dalam menganalisis hubungan dan fungsi setiap bagian dalam struktur kurikulum PTK.
  4. Kedalaman analisis terhadap komponen kurikulum PTK (tujuan, materi, strategi, evaluasi) dengan perspektif vokasi.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes

luring
Diskusi Orientasi & Kontrak Perkuliahan
daring
Materi: Konsep dasar dan ruang lingkup Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum PTK., Teori-teori kependidikan vokasi (pendekatan sistem, kompetensi, kontekstual)., Pendekatan interdisipliner dalam pendidikan vokasi., Struktur kurikulum PTK (struktur program, mata kuliah, alokasi waktu)., Komponen-komponen kurikulum PTK (tujuan, isi/materi, proses, evaluasi).
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

2

Minggu ke 2

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa dapat: 1. Mengidentifikasi teori-teori kependidikan vokasi yang relevan. 2. Menerapkan perspektif interdisipliner (sosiologi, ekonomi, psikologi) dalam memahami kurikulum PTK. 3. Menganalisis hubungan antara struktur (organisasi materi) dan komponen (tujuan, materi, strategi, evaluasi) kurikulum PTK. 4. Menilai kesesuaian struktur dan komponen kurikulum PTK dengan kebutuhan dunia kerja vokasional.

  1. Kemampuan mengidentifikasi dan menjelaskan teori kependidikan vokasi yang diterapkan.
  2. Kemampuan menerapkan pendekatan interdisipliner dalam menganalisis kasus kurikulum.
  3. Ketepatan dalam menganalisis hubungan antara struktur dan komponen kurikulum PTK pada studi kasus.
  4. Kualitas argumen dalam menilai kesesuaian kurikulum PTK dengan konteks vokasi.
Kriteria:

rubrik sesuai indikator


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes
Ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan presentasi..
luring
Analisis Studi Kasus dan Diskusi Forum Online, Mahasiswa menganalisis dokumen kurikulum suatu program studi vokasi (yang disediakan) dengan menerapkan teori dan pendekatan interdisipliner, kemudian mempresentasikan hasil analisis dalam bentuk tulisan di forum diskusi LMS dan memberikan tanggapan terhadap analisis rekan lainnya.
daring
Materi: Review teori kependidikan vokasi (competency-based training, teaching factory, dll.)., Konsep pendekatan interdisipliner dalam pengembangan kurikulum., Struktur kurikulum PTK (linear, modular, blok)., Komponen kurikulum PTK: tujuan pembelajaran, konten/materi, strategi pembelajaran, dan evaluasi., Analisis studi kasus kurikulum program studi vokasi.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

3

Minggu ke 3

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa diharapkan dapat: 1) Mengidentifikasi dan menganalisis akar permasalahan dalam pengembangan kurikulum PTK; 2) Merancang konsep solusi teknologi yang inovatif dan sesuai konteks PTK; 3) Menilai kelayakan dan keefektifan solusi teknologi yang diusulkan.

  1. Kemampuan mengidentifikasi minimal 3 permasalahan kompleks dalam pengembangan kurikulum PTK beserta faktor penyebabnya.
  2. Kemampuan merancang solusi teknologi yang kreatif, relevan, dan teruji untuk mengatasi salah satu permasalahan yang dianalisis.
  3. Kemampuan menyusun argumentasi yang logis mengenai kelayakan dan dampak potensial dari solusi teknologi yang dirancang.
Kriteria:

rubrik sesuai indikator


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Studi Kasus, Diskusi Terpandu, Simulasi Perancangan, Presentasi dan Umpan Balik.
luring
Perancangan Konsep Solusi Teknologi (Concept Paper), Mahasiswa secara individu atau berkelompok kecil diminta untuk: 1) Memilih satu permasalahan spesifik dalam pengembangan kurikulum PTK dari studi kasus yang diberikan; 2) Menganalisis permasalahan tersebut secara mendalam; 3) Merancang konsep solusi teknologi yang kreatif untuk mengatasinya, dilengkapi dengan penjelasan mengenai fitur, keunggulan, dan bagaimana solusi tersebut dapat diuji. Konsep ini disusun dalam dokumen tertulis dan/atau presentasi singkat yang diunggah ke LMS.
daring
Materi: Ragam Permasalahan Kontemporer dalam Pengembangan Kurikulum PTK (kesenjangan kompetensi, dinamika industri, keterbatasan sumber daya)., Prinsip dan Kerangka Kerja Perancangan Solusi Berbasis Teknologi untuk Pendidikan (Design Thinking, TPACK)., Studi Kasus: Inovasi Teknologi dalam Penyusunan, Implementasi, dan Evaluasi Kurikulum., Teknik Analisis Kelayakan dan Uji Coba Solusi Teknologi Pendidikan.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

4

Minggu ke 4

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa diharapkan dapat: 1) Mengidentifikasi dan menganalisis akar permasalahan dalam pengembangan kurikulum PTK; 2) Merancang konsep solusi teknologi yang inovatif dan sesuai konteks PTK; 3) Menilai kelayakan dan keefektifan solusi teknologi yang diusulkan.

  1. Kemampuan mengidentifikasi minimal 3 permasalahan kompleks dalam pengembangan kurikulum PTK beserta faktor penyebabnya.
  2. Kemampuan merancang solusi teknologi yang kreatif, relevan, dan teruji untuk mengatasi salah satu permasalahan yang dianalisis.
  3. Kemampuan menyusun argumentasi yang logis mengenai kelayakan dan dampak potensial dari solusi teknologi yang dirancang.
Kriteria:

Rubrik sesuai indikator


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Studi Kasus, Diskusi Terpandu, Simulasi Perancangan, Presentasi dan Umpan Balik.
luring
Perancangan Konsep Solusi Teknologi (Concept Paper), Mahasiswa secara individu atau berkelompok kecil diminta untuk: 1) Memilih satu permasalahan spesifik dalam pengembangan kurikulum PTK dari studi kasus yang diberikan; 2) Menganalisis permasalahan tersebut secara mendalam; 3) Merancang konsep solusi teknologi yang kreatif untuk mengatasinya, dilengkapi dengan penjelasan mengenai fitur, keunggulan, dan bagaimana solusi tersebut dapat diuji. Konsep ini disusun dalam dokumen tertulis dan/atau presentasi singkat yang diunggah ke LMS.
daring
Materi: Ragam Permasalahan Kontemporer dalam Pengembangan Kurikulum PTK (kesenjangan kompetensi, dinamika industri, keterbatasan sumber daya)., Prinsip dan Kerangka Kerja Perancangan Solusi Berbasis Teknologi untuk Pendidikan (Design Thinking, TPACK)., Studi Kasus: Inovasi Teknologi dalam Penyusunan, Implementasi, dan Evaluasi Kurikulum., Teknik Analisis Kelayakan dan Uji Coba Solusi Teknologi Pendidikan.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa dapat merancang sebuah desain kurikulum PTK yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada pemecahan masalah dalam lingkup pendidikan vokasi.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menganalisis masalah pendidikan vokasi yang relevan.
  2. Mampu merumuskan tujuan dan kompetensi lulusan yang sesuai dengan kebutuhan pemecahan masalah.
  3. Mampu merancang struktur dan konten kurikulum yang inovatif dan kontekstual.
  4. Mampu mendesain strategi pembelajaran dan penilaian yang mendukung pencapaian kompetensi.
  5. Mampu menyusun dokumen desain kurikulum PTK secara sistematis dan koheren.
Kriteria:

rubrik sesuai indikator


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Project-Based Learning, Diskusi Kelas, Presentasi, dan Pendampingan (Coaching)..
Asinkronus, Mahasiswa diminta untuk mengumpulkan draft awal desain kurikulum PTK (dalam format dokumen atau presentasi) yang berfokus pada pemecahan satu masalah spesifik pendidikan vokasi. Draft harus mencakup analisis masalah, rumusan kompetensi, struktur kurikulum, dan strategi penilaian. Tugas dikumpulkan dan didiskusikan melalui forum LMS.
Materi: Analisis Kebutuhan dan Masalah Pendidikan Vokasi, Prinsip-Prinsip Desain Kurikulum yang Inovatif dan Kontekstual, Teknik Perumusan Tujuan dan Kompetensi Berbasis Masalah, Pengembangan Struktur dan Konten Kurikulum PTK, Perancangan Strategi Pembelajaran dan Penilaian dalam Kurikulum, Penyusunan Dokumen Desain Kurikulum
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa dapat merancang sebuah desain kurikulum PTK yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada pemecahan masalah dalam lingkup pendidikan vokasi.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menganalisis masalah pendidikan vokasi yang relevan.
  2. Mampu merumuskan tujuan dan kompetensi lulusan yang sesuai dengan kebutuhan pemecahan masalah.
  3. Mampu merancang struktur dan konten kurikulum yang inovatif dan kontekstual.
  4. Mampu mendesain strategi pembelajaran dan penilaian yang mendukung pencapaian kompetensi.
  5. Mampu menyusun dokumen desain kurikulum PTK secara sistematis dan koheren.
Kriteria:

rubrik sesuai indikator


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Project-Based Learning, Diskusi Kelas, Presentasi, dan Pendampingan (Coaching)..
Asinkronus, Mahasiswa diminta untuk mengumpulkan draft awal desain kurikulum PTK (dalam format dokumen atau presentasi) yang berfokus pada pemecahan satu masalah spesifik pendidikan vokasi. Draft harus mencakup analisis masalah, rumusan kompetensi, struktur kurikulum, dan strategi penilaian. Tugas dikumpulkan dan didiskusikan melalui forum LMS.
Materi: Analisis Kebutuhan dan Masalah Pendidikan Vokasi, Prinsip-Prinsip Desain Kurikulum yang Inovatif dan Kontekstual, Teknik Perumusan Tujuan dan Kompetensi Berbasis Masalah, Pengembangan Struktur dan Konten Kurikulum PTK, Perancangan Strategi Pembelajaran dan Penilaian dalam Kurikulum, Penyusunan Dokumen Desain Kurikulum
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa dapat merancang sebuah desain kurikulum PTK yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada pemecahan masalah dalam lingkup pendidikan vokasi.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menganalisis masalah pendidikan vokasi yang relevan.
  2. Mampu merumuskan tujuan dan kompetensi lulusan yang sesuai dengan kebutuhan pemecahan masalah.
  3. Mampu merancang struktur dan konten kurikulum yang inovatif dan kontekstual.
  4. Mampu mendesain strategi pembelajaran dan penilaian yang mendukung pencapaian kompetensi.
  5. Mampu menyusun dokumen desain kurikulum PTK secara sistematis dan koheren.
Kriteria:

rubrik sesuai indikator


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Project-Based Learning, Diskusi Kelas, Presentasi, dan Pendampingan (Coaching)..
Asinkronus, Mahasiswa diminta untuk mengumpulkan draft awal desain kurikulum PTK (dalam format dokumen atau presentasi) yang berfokus pada pemecahan satu masalah spesifik pendidikan vokasi. Draft harus mencakup analisis masalah, rumusan kompetensi, struktur kurikulum, dan strategi penilaian. Tugas dikumpulkan dan didiskusikan melalui forum LMS.
Materi: Analisis Kebutuhan dan Masalah Pendidikan Vokasi, Prinsip-Prinsip Desain Kurikulum yang Inovatif dan Kontekstual, Teknik Perumusan Tujuan dan Kompetensi Berbasis Masalah, Pengembangan Struktur dan Konten Kurikulum PTK, Perancangan Strategi Pembelajaran dan Penilaian dalam Kurikulum, Penyusunan Dokumen Desain Kurikulum
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

8

Minggu ke 8

  1. Indikator pertemuan 1 sampai 7
  2. 5
Kriteria:

0-100


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk


daring
10%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu mengevaluasi dan menyimpulkan tingkat efektivitas suatu implementasi kurikulum PTK berdasarkan analisis terhadap pemenuhan standar mutu dan relevansinya dengan tuntutan kompetensi dunia kerja.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan standar mutu serta kebutuhan kompetensi dunia kerja yang relevan dengan suatu program studi PTK.
  2. Mampu menganalisis data dan informasi implementasi kurikulum (seperti capaian pembelajaran, metode pembelajaran, penilaian) terhadap standar mutu yang ditetapkan.
  3. Mampu menilai kesenjangan (gap) antara hasil implementasi kurikulum dengan kebutuhan kompetensi dunia kerja.
  4. Mampu merumuskan kesimpulan evaluatif tentang efektivitas implementasi kurikulum beserta rekomendasi perbaikan yang berbasis bukti.
Kriteria:

Rubrik sesuai indikator


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Studi Kasus, Diskusi Terpimpin (Guided Discussion), Presentasi, dan Refleksi Kritis..
Analisis Studi Kasus dan Penyusunan Draft Portofolio Evaluasi, Mahasiswa diberikan studi kasus dokumen kurikulum dan data implementasi (misalnya, data tracer study, hasil assessment) suatu program studi PTK. Secara online, mahasiswa diminta untuk menganalisis kesesuaiannya dengan standar mutu dan kebutuhan dunia kerja, lalu menyusun draft laporan evaluasi singkat beserta rekomendasi. Hasil analisis ini dapat dikumpulkan sebagai bagian dari portofolio penilaian.
Materi: Konsep dan Prinsip Evaluasi Kurikulum (terutama formatif dan sumatif)., Standar Mutu Pendidikan Tinggi (SN-Dikti, Akreditasi) dan Standar Kompetensi Kerja (SKNI, kebutuhan industri)., Teknik Pengumpulan dan Analisis Data untuk Evaluasi Kurikulum (kuantitatif dan kualitatif)., Penyusunan Laporan Evaluasi dan Rekomendasi Perbaikan Kurikulum.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu mengevaluasi dan menyimpulkan tingkat efektivitas suatu implementasi kurikulum PTK berdasarkan analisis terhadap pemenuhan standar mutu dan relevansinya dengan tuntutan kompetensi dunia kerja.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan standar mutu serta kebutuhan kompetensi dunia kerja yang relevan dengan suatu program studi PTK.
  2. Mampu menganalisis data dan informasi implementasi kurikulum (seperti capaian pembelajaran, metode pembelajaran, penilaian) terhadap standar mutu yang ditetapkan.
  3. Mampu menilai kesenjangan (gap) antara hasil implementasi kurikulum dengan kebutuhan kompetensi dunia kerja.
  4. Mampu merumuskan kesimpulan evaluatif tentang efektivitas implementasi kurikulum beserta rekomendasi perbaikan yang berbasis bukti.
Kriteria:

Rubrik sesuai indikator


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Studi Kasus, Diskusi Terpimpin (Guided Discussion), Presentasi, dan Refleksi Kritis..
Analisis Studi Kasus dan Penyusunan Draft Portofolio Evaluasi, Mahasiswa diberikan studi kasus dokumen kurikulum dan data implementasi (misalnya, data tracer study, hasil assessment) suatu program studi PTK. Secara online, mahasiswa diminta untuk menganalisis kesesuaiannya dengan standar mutu dan kebutuhan dunia kerja, lalu menyusun draft laporan evaluasi singkat beserta rekomendasi. Hasil analisis ini dapat dikumpulkan sebagai bagian dari portofolio penilaian.
Materi: Konsep dan Prinsip Evaluasi Kurikulum (terutama formatif dan sumatif)., Standar Mutu Pendidikan Tinggi (SN-Dikti, Akreditasi) dan Standar Kompetensi Kerja (SKNI, kebutuhan industri)., Teknik Pengumpulan dan Analisis Data untuk Evaluasi Kurikulum (kuantitatif dan kualitatif)., Penyusunan Laporan Evaluasi dan Rekomendasi Perbaikan Kurikulum.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu mengevaluasi dan menyimpulkan tingkat efektivitas suatu implementasi kurikulum PTK berdasarkan analisis terhadap pemenuhan standar mutu dan relevansinya dengan tuntutan kompetensi dunia kerja.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan standar mutu serta kebutuhan kompetensi dunia kerja yang relevan dengan suatu program studi PTK.
  2. Mampu menganalisis data dan informasi implementasi kurikulum (seperti capaian pembelajaran, metode pembelajaran, penilaian) terhadap standar mutu yang ditetapkan.
  3. Mampu menilai kesenjangan (gap) antara hasil implementasi kurikulum dengan kebutuhan kompetensi dunia kerja.
  4. Mampu merumuskan kesimpulan evaluatif tentang efektivitas implementasi kurikulum beserta rekomendasi perbaikan yang berbasis bukti.
Kriteria:

Rubrik sesuai indikator


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Studi Kasus, Diskusi Terpimpin (Guided Discussion), Presentasi, dan Refleksi Kritis..
Analisis Studi Kasus dan Penyusunan Draft Portofolio Evaluasi, Mahasiswa diberikan studi kasus dokumen kurikulum dan data implementasi (misalnya, data tracer study, hasil assessment) suatu program studi PTK. Secara online, mahasiswa diminta untuk menganalisis kesesuaiannya dengan standar mutu dan kebutuhan dunia kerja, lalu menyusun draft laporan evaluasi singkat beserta rekomendasi. Hasil analisis ini dapat dikumpulkan sebagai bagian dari portofolio penilaian.
Materi: Konsep dan Prinsip Evaluasi Kurikulum (terutama formatif dan sumatif)., Standar Mutu Pendidikan Tinggi (SN-Dikti, Akreditasi) dan Standar Kompetensi Kerja (SKNI, kebutuhan industri)., Teknik Pengumpulan dan Analisis Data untuk Evaluasi Kurikulum (kuantitatif dan kualitatif)., Penyusunan Laporan Evaluasi dan Rekomendasi Perbaikan Kurikulum.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu mengevaluasi dan menyimpulkan tingkat efektivitas suatu implementasi kurikulum PTK berdasarkan analisis terhadap pemenuhan standar mutu dan relevansinya dengan tuntutan kompetensi dunia kerja.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan standar mutu serta kebutuhan kompetensi dunia kerja yang relevan dengan suatu program studi PTK.
  2. Mampu menganalisis data dan informasi implementasi kurikulum (seperti capaian pembelajaran, metode pembelajaran, penilaian) terhadap standar mutu yang ditetapkan.
  3. Mampu menilai kesenjangan (gap) antara hasil implementasi kurikulum dengan kebutuhan kompetensi dunia kerja.
  4. Mampu merumuskan kesimpulan evaluatif tentang efektivitas implementasi kurikulum beserta rekomendasi perbaikan yang berbasis bukti.
Kriteria:

Rubrik sesuai indikator


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Studi Kasus, Diskusi Terpimpin (Guided Discussion), Presentasi, dan Refleksi Kritis..
Analisis Studi Kasus dan Penyusunan Draft Portofolio Evaluasi, Mahasiswa diberikan studi kasus dokumen kurikulum dan data implementasi (misalnya, data tracer study, hasil assessment) suatu program studi PTK. Secara online, mahasiswa diminta untuk menganalisis kesesuaiannya dengan standar mutu dan kebutuhan dunia kerja, lalu menyusun draft laporan evaluasi singkat beserta rekomendasi. Hasil analisis ini dapat dikumpulkan sebagai bagian dari portofolio penilaian.
Materi: Konsep dan Prinsip Evaluasi Kurikulum (terutama formatif dan sumatif)., Standar Mutu Pendidikan Tinggi (SN-Dikti, Akreditasi) dan Standar Kompetensi Kerja (SKNI, kebutuhan industri)., Teknik Pengumpulan dan Analisis Data untuk Evaluasi Kurikulum (kuantitatif dan kualitatif)., Penyusunan Laporan Evaluasi dan Rekomendasi Perbaikan Kurikulum.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu mengevaluasi dan menyimpulkan tingkat efektivitas suatu implementasi kurikulum PTK berdasarkan analisis terhadap pemenuhan standar mutu dan relevansinya dengan tuntutan kompetensi dunia kerja.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan standar mutu serta kebutuhan kompetensi dunia kerja yang relevan dengan suatu program studi PTK.
  2. Mampu menganalisis data dan informasi implementasi kurikulum (seperti capaian pembelajaran, metode pembelajaran, penilaian) terhadap standar mutu yang ditetapkan.
  3. Mampu menilai kesenjangan (gap) antara hasil implementasi kurikulum dengan kebutuhan kompetensi dunia kerja.
  4. Mampu merumuskan kesimpulan evaluatif tentang efektivitas implementasi kurikulum beserta rekomendasi perbaikan yang berbasis bukti.
Kriteria:

Rubrik sesuai indikator


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Studi Kasus, Diskusi Terpimpin (Guided Discussion), Presentasi, dan Refleksi Kritis..
Analisis Studi Kasus dan Penyusunan Draft Portofolio Evaluasi, Mahasiswa diberikan studi kasus dokumen kurikulum dan data implementasi (misalnya, data tracer study, hasil assessment) suatu program studi PTK. Secara online, mahasiswa diminta untuk menganalisis kesesuaiannya dengan standar mutu dan kebutuhan dunia kerja, lalu menyusun draft laporan evaluasi singkat beserta rekomendasi. Hasil analisis ini dapat dikumpulkan sebagai bagian dari portofolio penilaian.
Materi: Konsep dan Prinsip Evaluasi Kurikulum (terutama formatif dan sumatif)., Standar Mutu Pendidikan Tinggi (SN-Dikti, Akreditasi) dan Standar Kompetensi Kerja (SKNI, kebutuhan industri)., Teknik Pengumpulan dan Analisis Data untuk Evaluasi Kurikulum (kuantitatif dan kualitatif)., Penyusunan Laporan Evaluasi dan Rekomendasi Perbaikan Kurikulum.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu mengevaluasi dan menyimpulkan tingkat efektivitas suatu implementasi kurikulum PTK berdasarkan analisis terhadap pemenuhan standar mutu dan relevansinya dengan tuntutan kompetensi dunia kerja.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan standar mutu serta kebutuhan kompetensi dunia kerja yang relevan dengan suatu program studi PTK.
  2. Mampu menganalisis data dan informasi implementasi kurikulum (seperti capaian pembelajaran, metode pembelajaran, penilaian) terhadap standar mutu yang ditetapkan.
  3. Mampu menilai kesenjangan (gap) antara hasil implementasi kurikulum dengan kebutuhan kompetensi dunia kerja.
  4. Mampu merumuskan kesimpulan evaluatif tentang efektivitas implementasi kurikulum beserta rekomendasi perbaikan yang berbasis bukti.
Kriteria:

Rubrik sesuai indikator


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Studi Kasus, Diskusi Terpimpin (Guided Discussion), Presentasi, dan Refleksi Kritis..
Analisis Studi Kasus dan Penyusunan Draft Portofolio Evaluasi, Mahasiswa diberikan studi kasus dokumen kurikulum dan data implementasi (misalnya, data tracer study, hasil assessment) suatu program studi PTK. Secara online, mahasiswa diminta untuk menganalisis kesesuaiannya dengan standar mutu dan kebutuhan dunia kerja, lalu menyusun draft laporan evaluasi singkat beserta rekomendasi. Hasil analisis ini dapat dikumpulkan sebagai bagian dari portofolio penilaian.
Materi: Konsep dan Prinsip Evaluasi Kurikulum (terutama formatif dan sumatif)., Standar Mutu Pendidikan Tinggi (SN-Dikti, Akreditasi) dan Standar Kompetensi Kerja (SKNI, kebutuhan industri)., Teknik Pengumpulan dan Analisis Data untuk Evaluasi Kurikulum (kuantitatif dan kualitatif)., Penyusunan Laporan Evaluasi dan Rekomendasi Perbaikan Kurikulum.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu mengevaluasi dan menyimpulkan tingkat efektivitas suatu implementasi kurikulum PTK berdasarkan analisis terhadap pemenuhan standar mutu dan relevansinya dengan tuntutan kompetensi dunia kerja.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan standar mutu serta kebutuhan kompetensi dunia kerja yang relevan dengan suatu program studi PTK.
  2. Mampu menganalisis data dan informasi implementasi kurikulum (seperti capaian pembelajaran, metode pembelajaran, penilaian) terhadap standar mutu yang ditetapkan.
  3. Mampu menilai kesenjangan (gap) antara hasil implementasi kurikulum dengan kebutuhan kompetensi dunia kerja.
  4. Mampu merumuskan kesimpulan evaluatif tentang efektivitas implementasi kurikulum beserta rekomendasi perbaikan yang berbasis bukti.
Kriteria:

Rubrik sesuai indikator


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Studi Kasus, Diskusi Terpimpin (Guided Discussion), Presentasi, dan Refleksi Kritis..
Analisis Studi Kasus dan Penyusunan Draft Portofolio Evaluasi, Mahasiswa diberikan studi kasus dokumen kurikulum dan data implementasi (misalnya, data tracer study, hasil assessment) suatu program studi PTK. Secara online, mahasiswa diminta untuk menganalisis kesesuaiannya dengan standar mutu dan kebutuhan dunia kerja, lalu menyusun draft laporan evaluasi singkat beserta rekomendasi. Hasil analisis ini dapat dikumpulkan sebagai bagian dari portofolio penilaian.
Materi: Konsep dan Prinsip Evaluasi Kurikulum (terutama formatif dan sumatif)., Standar Mutu Pendidikan Tinggi (SN-Dikti, Akreditasi) dan Standar Kompetensi Kerja (SKNI, kebutuhan industri)., Teknik Pengumpulan dan Analisis Data untuk Evaluasi Kurikulum (kuantitatif dan kualitatif)., Penyusunan Laporan Evaluasi dan Rekomendasi Perbaikan Kurikulum.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

16

Minggu ke 16

Menyusun Book Chapter dari hasil Diskusi tentang Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum

Kualitas materi, kualitas bahasa, kualitas referensi

Kriteria:

Berdasarkan rubrik yang sudah ada


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk


daring
20%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 15.01%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 60.01%
3. Penilaian Portofolio 17.5%
4. Praktik / Unjuk Kerja 3.34%
5. Tes 4.17%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.