Universitas Negeri Surabaya
Fakultas PSDKU
Program Studi S1 Pendidikan Tata Rias (Kampus Kabupaten Magetan)

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Teori Belajar

8321402010

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=0

P=0

ECTS=0

2

9 April 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




M. Mamduh Winangun, S.Pd., M.Pd.




M. Mamduh Winangun, S.Pd., M.Pd.




SRI USODONINGTYAS

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-5

Menguraikan konsep dasar keilmuan bidang kecantikan kulit, kecantikan rambut, tata rias pengantin dan kosmetologi

PLO-6

Melaksanakan penelitian, menganalisis dan mengimplementasikan hasil penelitian baik pada bidang pendidikan maupun bidang tata rias.

PLO-7

Merancang dan mengkreasikan pembelajaran bidang tata rias.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menerapkan konsep dasar keilmuan bidang tata rias dalam merancang praktik kecantikan yang inovatif (C3)

PO - 2

Menganalisis berbagai teori pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas pengajaran dalam bidang tata rias (C4)

PO - 3

Mengevaluasi hasil penelitian dalam bidang tata rias untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran (C5)

PO - 4

Menciptakan metode pembelajaran baru yang berbasis teori belajar terkini untuk meningkatkan keterampilan praktis mahasiswa (C6)

PO - 5

Menerapkan hasil analisis teori belajar untuk mengembangkan kurikulum tata rias yang responsif dan relevan (C3)

PO - 6

Menganalisis dampak penggunaan berbagai bahan kosmetik dalam praktik tata rias berdasarkan teori kecantikan kulit dan rambut (C4)

PO - 7

Mengevaluasi efektivitas metode pembelajaran yang digunakan dalam tata rias berdasarkan feedback dan hasil belajar mahasiswa (C5)

PO - 8

Menciptakan kombinasi teknik tata rias yang inovatif berdasarkan prinsip-prinsip kosmetologi dan teori belajar (C6)

Matrik PLO-PO

 
POPLO-5PLO-6PLO-7
PO-1  
PO-2  
PO-3  
PO-4  
PO-5  
PO-6  
PO-7  
PO-8 

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6
PO-7
PO-8

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Matakuliah ini mengaji tentang teori-teori yang menjelaskan cara siswa belajar meliputi teori belajar perilaku, teori belajar sosial, teori belajar kognitif, teori belajar konstruktivis, serta teori pemotivasian siswa untuk belajar; dan analisis contoh-contoh kasus di kelas. Perkuliahan disampaikan secara teori dan penugasan. Mata kuliah ini mendukung pencapaian SDGs 4, Quality Education.

Pustaka

Utama :

  1. 1. Hergenhahn, B. R. & Olson, Matthew H. 2012. Theories of Learning (Teori Belajar). Edisi Ketujuh. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
  2. 2. Maskun & Rachmedita, Valensy. 2018. Teori Belajar dan Pembelajaran . Yogyakarta : Graha Ilmu

Pendukung :

  1. Santrock, J.W.2008. Educational Psychology, Third Edition. Boston:McGraw-Hill
  2. Slavin, R. E. 2011.Psikologi Pendidikan Teori dan Praktik. Edisi Kesembilan Jilid 1. Jakarta: PT Indeks.
  3. Slavin, R. E. 2011.Psikologi Pendidikan Teori dan Praktik. Edisi Kesembilan Jilid 2. Jakarta: PT Indeks
  4. Woolfolk, A. 2010.Educational Psychology, Global Edition.Eleventh Edition. New Jersey: Pearson Education.

Dosen Pengampu

M Mamduh Winangun, M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu memahami perbedaan Belajar dan Pembelajaran

  1. Menjelaskan apa itu Belajar
  2. Menjelaskan apa itu Pembelajaran
Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi, presentasi, tugas
2x50 menit
Pendekatan pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student-centered learning) · Metode pembelajaran bersifat deduktif · Strategi pembelajaran berupa penelusuran literatur, diskusi, dan evaluasi hasil belajar.
Materi: Belajar dan Pembelajaran
Pustaka: 2. Maskun & Rachmedita, Valensy. 2018. Teori Belajar dan Pembelajaran . Yogyakarta : Graha Ilmu

Materi: Belajar dan Pembelajaran
Pustaka: 1. Hergenhahn, B. R. & Olson, Matthew H. 2012. Theories of Learning (Teori Belajar). Edisi Ketujuh. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
4%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu memahami Pilar Pendidikan menurut UNESCO dan

  1. · Menjelaskan pilar Learning to Know · ·
  2. · Menjelaskan pilar Learning to do
  3. Menjelaskan pilar Learning to be
  4. Menjelaskan pilar Learning to Live together
Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi, Diskusi, Tugas
2x50 menit
Pendekatan pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student-centered learning) · Metode pembelajaran bersifat deduktif · Strategi pembelajaran berupa penelusuran literatur, diskusi, dan evaluasi hasil belajar.
2x15 menit
Materi: Prinsip Pembelajaran UNESCO
Pustaka: 1. Hergenhahn, B. R. & Olson, Matthew H. 2012. Theories of Learning (Teori Belajar). Edisi Ketujuh. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
4%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu memahami masalah-masalah belajar

  1. Menjelaskan masalah –masalah belajar.
  2. Menjelaskan jenis-jenis masalah belajar
  3. Memberikan contoh masalah dalam pembelajaran
Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif

Pendekatan pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student-centered learning) · Metode pembelajaran bersifat deduktif · Strategi pembelajaran berupa penelusuran literatur, diskusi, dan evaluasi hasil belajar.
2 X 50
Materi: Masalah-Masalah Pembelajaran
Pustaka: 1. Hergenhahn, B. R. & Olson, Matthew H. 2012. Theories of Learning (Teori Belajar). Edisi Ketujuh. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
4%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu memahami hakekat hasil belajar

  1. - Mendefinisikan hakekat hasil belajar
  2. Menjelaskan fungsi hasil belajar
  3. Menjelaskan beberapa upaya untuk meningkatkan hasil belajar
  4. Menjelaskan kriteria hasil belajar
Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
· Pendekatan pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student-centered learning) · Metode pembelajaran bersifat deduktif · Strategi pembelajaran berupa penelusuran literatur, diskusi, dan evaluasi hasil belajar.
2 X 50

Materi: Hakikat Belajar dan Pembelajaran
Pustaka: 2. Maskun & Rachmedita, Valensy. 2018. Teori Belajar dan Pembelajaran . Yogyakarta : Graha Ilmu

Materi: Hakikat Belajar dan Pembelajaran
Pustaka: 1. Hergenhahn, B. R. & Olson, Matthew H. 2012. Theories of Learning (Teori Belajar). Edisi Ketujuh. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Materi: Hakikat Belajar dan Pembelajaran
Pustaka: Santrock, J.W.2008. Educational Psychology, Third Edition. Boston:McGraw-Hill
4%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu memahami Teori Belajar Behavioristik

  1. Menjelaskan pengertian belajar menurut Teori belajar behavioristic ·
  2. Menjelaskan tokoh-tokoh aliran Behavioristik teori pemrosesan informasi dengan menggunakan bagan Memberikan contoh pembelajaran menurut teori belajat bahavioristik
Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
· Pendekatan pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student-centered learning) · Metode pembelajaran bersifat deduktif · Strategi pembelajaran berupa penelusuran literatur, diskusi, dan evaluasi hasil belajar.
2 X 50

Materi: Hakikat Belajar dan Pembelajaran
Pustaka: 1. Hergenhahn, B. R. & Olson, Matthew H. 2012. Theories of Learning (Teori Belajar). Edisi Ketujuh. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
4%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu memahami Teori Belajar Kognitif

  1. Menjelaskan Teori Belajar Kognitif
  2. Menjelaskan teori belajar kognitif menurut Piaget
  3. Menjelaskan teori belajar kognitif menurut Bruner
  4. Menjelaskan teori belajar kognitif menurut Gagne
  5. Menjelaskn Teori Pemrosesan Informasi Memberikan contoh penerapan pembelajaran menurut teori Belajar kognitif
Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
· Pendekatan pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student-centered learning) · Metode pembelajaran bersifat deduktif · Strategi pembelajaran berupa penelusuran literatur, diskusi, dan evaluasi hasil belajar.
2 X 50

Materi: Teori Belajar Kognitif
Pustaka: 2. Maskun & Rachmedita, Valensy. 2018. Teori Belajar dan Pembelajaran . Yogyakarta : Graha Ilmu

Materi: eori Belajar Kognitif
Pustaka: 1. Hergenhahn, B. R. & Olson, Matthew H. 2012. Theories of Learning (Teori Belajar). Edisi Ketujuh. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
4%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa memahami Teori belajar konstruktivitis

· Menjelaskan pengertian teori belajar konstruktivistik · Menjelaskan tujuan dari teori konstruktivistik · Menjelaskan prinsip-prinsip teori konstruktivistik · Menjelaskan teori konstruktivistik dalam pembelajaran

Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
· Pendekatan pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student-centered learning) · Metode pembelajaran bersifat deduktif · Strategi pembelajaran berupa penelusuran literatur, diskusi, dan evaluasi hasil belajar.
2 X 50

Materi: Teori Belajar Kognitif
Pustaka: 2. Maskun & Rachmedita, Valensy. 2018. Teori Belajar dan Pembelajaran . Yogyakarta : Graha Ilmu

Materi: Teori Belajar Konstruktivistik
Pustaka: 1. Hergenhahn, B. R. & Olson, Matthew H. 2012. Theories of Learning (Teori Belajar). Edisi Ketujuh. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
4%

8

Minggu ke 8

Ujian Tengah Semester

UTS

Kriteria:

UTS


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
UTS
2 X 50

Materi: UTS
Pustaka: Santrock, J.W.2008. Educational Psychology, Third Edition. Boston:McGraw-Hill
20%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa dapat memahami teori belajar Sibernetik

  1. Menjelaskan pengertian teori belajar sibernetik
  2. Menjelaskan sejarah sibernetik
  3. Menjelaskan tokoh-tokoh belajar sibernetik
  4. Menjelaskan penerapan teori belajar sibernetik
Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)
  6. Nilai Akhir Mahasiswa:
  7. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tuas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
· Pendekatan pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student-centered learning) · Metode pembelajaran bersifat deduktif · Strategi pembelajaran berupa penelusuran literatur, diskusi, dan evaluasi hasil belajar.
2 X 50

Materi: Teori Belajar Sibernetik
Pustaka: 2. Maskun & Rachmedita, Valensy. 2018. Teori Belajar dan Pembelajaran . Yogyakarta : Graha Ilmu

Materi: Teori Belajar Sibernetik
Pustaka: 1. Hergenhahn, B. R. & Olson, Matthew H. 2012. Theories of Learning (Teori Belajar). Edisi Ketujuh. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
8%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa memahami teori belajar Revolusi Sosio-Kultural

  1. Menjelaskan pengertian teori belajar Revolusi sosio-kultural
  2. Menjelaskan tokoh-tokoh yang mendasari terbentuknya teori revolusi sosio-kultural
  3. Menjelaskan kelebihan dan kekurangan Teori Revolusi Sosio-kultural
  4. Memberikan penjelasan bagaimana penerapan teori belajar Revolusi Sosio-Kultural
Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)
  6. Nilai Akhir Mahasiswa:
  7. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tuas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
· Pendekatan pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student-centered learning) · Metode pembelajaran bersifat deduktif Strategi pembelajaran berupa penelusuran literatur, diskusi, dan evaluasi hasil belajar
2 X 50

Materi: Teori Belajar Sosiokultural
Pustaka: 1. Hergenhahn, B. R. & Olson, Matthew H. 2012. Theories of Learning (Teori Belajar). Edisi Ketujuh. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Materi: Teori Belajar Sosiokultural
Pustaka: 2. Maskun & Rachmedita, Valensy. 2018. Teori Belajar dan Pembelajaran . Yogyakarta : Graha Ilmu

Materi: Teori Belajar Sosiokultural
Pustaka: Santrock, J.W.2008. Educational Psychology, Third Edition. Boston:McGraw-Hill
4%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu memahami teori belajar social

  1. Menjelaskan pengertian teori belajar social
  2. Menyebutkan tokoh yang mendasari terbentuknya teori belajar sosial
  3. Menjelaskan bagaimana perkembangan teori belajar sosial
  4. Menjelaskan konsep dasar teori belajar sosial Menjelaskan bagaimana penerapan teori belajar social
Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)
  6. Nilai Akhir Mahasiswa:
  7. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tugas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
· Pendekatan pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student-centered learning) · Metode pembelajaran bersifat deduktif · Strategi pembelajaran berupa penelusuran literatur, diskusi, dan evaluasi hasil belajar.
2 X 50

Materi: Teori belajar social
Pustaka: 1. Hergenhahn, B. R. & Olson, Matthew H. 2012. Theories of Learning (Teori Belajar). Edisi Ketujuh. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Materi: Teori belajar social
Pustaka: 2. Maskun & Rachmedita, Valensy. 2018. Teori Belajar dan Pembelajaran . Yogyakarta : Graha Ilmu

Materi: Teori belajar social
Pustaka: Santrock, J.W.2008. Educational Psychology, Third Edition. Boston:McGraw-Hill

Materi: Teori belajar social
Pustaka: Slavin, R. E. 2011.Psikologi Pendidikan Teori dan Praktik. Edisi Kesembilan Jilid 1. Jakarta: PT Indeks.
4%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa memahami Teori kecerdasan ganda

· Menjelaskan teori kecerdasan ganda · Menjelaskan macam-macam bentuk kecerdasan Menjelaskan bidang pekerjaan yang di sesuaikan dengan kecerdasan siswa

Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)
  6. Nilai Akhir Mahasiswa:
  7. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tugas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
· Pendekatan pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student-centered learning) · Metode pembelajaran bersifat deduktif · Strategi pembelajaran berupa penelusuran literatur, diskusi, dan evaluasi hasil belajar.
2 X 50

Materi: Teori Kecerdasan Ganda
Pustaka: 1. Hergenhahn, B. R. & Olson, Matthew H. 2012. Theories of Learning (Teori Belajar). Edisi Ketujuh. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
4%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa memahami teori pemrosesan informasi

  1. · Menjelaskan teori pemrosesan informasi
  2. Menjelaskan tokoh-tokoh teori pemrosesan informasi
  3. Menjelaskan pemrosesan imformasi menggunakan memori inderawi
  4. Menjelaskan pemrosesan informasi menggunakan memori jangka pendek
  5. Menjelaskan pemrosesan informasi menggunakan memori jangka panjang
Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)
  6. Nilai Akhir Mahasiswa:
  7. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tugas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
· Pendekatan pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student-centered learning) · Metode pembelajaran bersifat deduktif Strategi pembelajaran berupa penelusuran literatur, diskusi, dan evaluasi hasil belajar.
2 X 50

Materi: teori pemrosesan informasi
Pustaka: 1. Hergenhahn, B. R. & Olson, Matthew H. 2012. Theories of Learning (Teori Belajar). Edisi Ketujuh. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Materi: teori pemrosesan informasi
Pustaka: 1. Hergenhahn, B. R. & Olson, Matthew H. 2012. Theories of Learning (Teori Belajar). Edisi Ketujuh. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Materi: teori pemrosesan informasi
Pustaka: Santrock, J.W.2008. Educational Psychology, Third Edition. Boston:McGraw-Hill

Materi: teori pemrosesan informasi
Pustaka: Slavin, R. E. 2011.Psikologi Pendidikan Teori dan Praktik. Edisi Kesembilan Jilid 1. Jakarta: PT Indeks.
4%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu memahami bagaimana melibatkan kecerdasan dalam pembelajaran

  1. Menjelaskan keterlibatan kecerdasan dalam pembelajaran
  2. Menjelaskan macam-macam kecerdasan dan ciri-cirinya
  3. Menjelaskan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan kecerdasan
  4. Memberikan contoh strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan kecerdasan sisiwa
Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)
  6. Nilai Akhir Mahasiswa:
  7. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tugas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
· Pendekatan pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student-centered learning) · Metode pembelajaran bersifat deduktif Strategi pembelajaran berupa penelusuran literatur, diskusi, dan evaluasi hasil belajar.
2 X 50

Materi: kecerdasan dalam pembelajaran
Pustaka: 1. Hergenhahn, B. R. & Olson, Matthew H. 2012. Theories of Learning (Teori Belajar). Edisi Ketujuh. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Materi: kecerdasan dalam pembelajaran
Pustaka: 2. Maskun & Rachmedita, Valensy. 2018. Teori Belajar dan Pembelajaran . Yogyakarta : Graha Ilmu

Materi: kecerdasan dalam pembelajaran
Pustaka: Santrock, J.W.2008. Educational Psychology, Third Edition. Boston:McGraw-Hill

Materi: kecerdasan dalam pembelajaran
Pustaka: Slavin, R. E. 2011.Psikologi Pendidikan Teori dan Praktik. Edisi Kesembilan Jilid 1. Jakarta: PT Indeks.

Materi: kecerdasan dalam pembelajaran
Pustaka: 1. Hergenhahn, B. R. & Olson, Matthew H. 2012. Theories of Learning (Teori Belajar). Edisi Ketujuh. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
4%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu memahami teori motivasi belajar

· Menjelaskan pengertian motivasi belajar · Mendefinisikan macam-macam motivasi · Menjelaskan factor-faktor yang memperngaruhi motivasi · Menjelaskan cara meningkatkan motivasi belajar

Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)
  6. Nilai Akhir Mahasiswa:
  7. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tugas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
· Pendekatan pembelajaran berpusat pada mahasiswa (student-centered learning) · Metode pembelajaran bersifat deduktif Strategi pembelajaran berupa penelusuran literatur, diskusi, dan evaluasi hasil belajar
2 X 50

Materi: teori motivasi belajar
Pustaka: 1. Hergenhahn, B. R. & Olson, Matthew H. 2012. Theories of Learning (Teori Belajar). Edisi Ketujuh. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
4%

16

Minggu ke 16

UAS

Rubrik penilaian

Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Tes
Diskusi
2 X 50 Menit

Materi: UAS
Pustaka: 2. Maskun & Rachmedita, Valensy. 2018. Teori Belajar dan Pembelajaran . Yogyakarta : Graha Ilmu
20%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 60%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 20%
3. Tes 20%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.