Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Teknik
Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

perencanaan kota baru

3520102034

T=2

P=0

ECTS=3.18

0

9 April 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




.......................................




.......................................




LYNDA REFNITASARI

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-6

Mampu melaksanakan survei baik perorangan maupun kelompok secara efektif dan efisien.

PLO-7

Mampu mengoperasikan aplikasi perangkat lunak yang mendukung riset dalam bidang perencanaan wilayah dan kota.

PLO-8

Mampu menganalisis dan mengevaluasi permasalahan bidang perencanaan wilayah dan kota dengan pendekatan yang komprehensif dan inovatif.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mahasiswa mampu mendefinisikan kota baru, perencanaan kota baru, kriteria, karakteristik lokasi perencanaan kota baru

PO - 2

Mahasiswa mampu mengaplikasikan prinsip dan karakteristik metode perencanaan kota baru

PO - 3

Mahasiswa mampu mengaplikasikan konsep perencanaan kota baru berkelanjutan

PO - 4

Mahasiswa mampu mengevaluasi perencanaan kota baru berdasarkan prinsip dan metode yang sesuai dengan studi kasus di dalam dan di luar Indonesia

Matrik PLO-PO

 
POPLO-6PLO-7PLO-8
PO-1 
PO-2  
PO-3 
PO-4  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini akan membahas tentang sejarah, urgensi, potensi dan isu-isu (permasalahan) dari perencanaan kota baru. Selain itu, juga akan dibahas definisi dan kriteria, karakteristik lokasi dan kondisi sosial ekonomi serta ketersediaan sarana dan prasarana dan kelayakan pembiayaan dalam perencanaan kota baru.

Pustaka

Utama :

  1. Djoko Sujarto dan B. Kombaitan.1989. Konsepsi Pedoman Perencanaan dan Perancangan Kota Baru di Indonesia. ITB.
  2. Tunjung W. Suharso.1998.Aspek-aspek Perencanaan dan Pembangunan Kota Baru Metropolitan. ITB
  3. Branc, Melville C. 1995. Perencanaan Kota Komprehensif. Gajah Mada University Press. Jogjakarta

Pendukung :

  1. Lindsay W.1971.Using models for new town design.Architecture
  2. Blowers Hamnet,Sarre(ed). The Future of Cities. Huchinson Educational. 1974

Dosen Pengampu

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu memahami tujuan perkuliahan Perencanaan Kota Baru

Materi pengantar perencanaan kota baru

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi
2x50

Materi: Perencanaan kota baru
Pustaka: Djoko Sujarto dan B. Kombaitan.1989. Konsepsi Pedoman Perencanaan dan Perancangan Kota Baru di Indonesia. ITB.
5%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu memahami sejarah, urgensi, potensi dan permasalahan perencanaan kota baru

Materi sejarah, urgensi, potensi dan permasalahan perencanaan kota baru

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi
2x50

Materi: Sejarah, urgensi, potensi dan permasalahan perencanaan kota baru
Pustaka: Djoko Sujarto dan B. Kombaitan.1989. Konsepsi Pedoman Perencanaan dan Perancangan Kota Baru di Indonesia. ITB.
5%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu memahami jenis dan karakteristik perencanaan kota baru

Materi jenis dan karakteristik perencanaan kota baru

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi
2x50

Materi: Jenis dan karakteristik perencanaan kota baru
Pustaka: Djoko Sujarto dan B. Kombaitan.1989. Konsepsi Pedoman Perencanaan dan Perancangan Kota Baru di Indonesia. ITB.
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu memahami definisi dan istilah penting dalam perencanaan kota baru

Materi definisi dan istilah penting dalam perencanaan kota baru

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi
2x50

Materi: Definisi dan istilah penting dalam perencanaan kota baru
Pustaka: Branc, Melville C. 1995. Perencanaan Kota Komprehensif. Gajah Mada University Press. Jogjakarta
5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu memahami faktor lokasi dalam perencanaan kota baru

Materi faktor lokasi dalam perencanaan kota baru

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi
2x50

Materi: Faktor lokasi dalam perencanaan kota baru
Pustaka: Djoko Sujarto dan B. Kombaitan.1989. Konsepsi Pedoman Perencanaan dan Perancangan Kota Baru di Indonesia. ITB.
5%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu memahami kondisi sosial ekonomi dalam perencanaan kota baru

Materi kondisi sosial ekonomi dalam perencanaan kota baru

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi
2x50

Materi: Kondisi sosial ekonomi dalam perencanaan kota baru
Pustaka: Tunjung W. Suharso.1998.Aspek-aspek Perencanaan dan Pembangunan Kota Baru Metropolitan. ITB
5%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu memahami sarana dan prasarana dalam perencanaan kota baru

Materi sarana dan prasarana dalam perencanaan kota baru

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi
2x50

Materi: Sarana dan prasarana dalam perencanaan kota baru
Pustaka: Tunjung W. Suharso.1998.Aspek-aspek Perencanaan dan Pembangunan Kota Baru Metropolitan. ITB
5%

8

Minggu ke 8

Ujian Tengah Semester

Ujian Tengah Semester

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Tes
Ujian Tulis/Lisan
2x50

Materi: Sarana dan prasarana dalam perencanaan kota baru
Pustaka: Tunjung W. Suharso.1998.Aspek-aspek Perencanaan dan Pembangunan Kota Baru Metropolitan. ITB
15%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu memahami dan mengaplikasikan metode analisis dalam perencanaan kota baru

Materi metode analisis dalam perencanaan kota baru

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi
2x50

Materi: Metode analisis dalam perencanaan kota baru
Pustaka: Branc, Melville C. 1995. Perencanaan Kota Komprehensif. Gajah Mada University Press. Jogjakarta
5%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu memahami kelayakan perencanaan kota baru

Materi kelayakan perencanaan kota baru

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi
2x50

Materi: Kelayakan perencanaan kota baru
Pustaka: Tunjung W. Suharso.1998.Aspek-aspek Perencanaan dan Pembangunan Kota Baru Metropolitan. ITB
5%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu memahami masalah, pendekatan studi kasus perencanaan kota baru di Indonesia

Materi pendekatan studi kasus perencanaan kota baru di Indonesia

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi
2x50

Materi: Pendekatan studi kasus perencanaan kota baru di Indonesia
Pustaka: Djoko Sujarto dan B. Kombaitan.1989. Konsepsi Pedoman Perencanaan dan Perancangan Kota Baru di Indonesia. ITB.
5%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu memahami pendekatan dan prinsip tindak perencanaan kota baru di Indonesia

Materi pendekatan dan prinsip tindak perencanaan kota baru di Indonesia

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi
2x50

Materi: Pendekatan studi kasus perencanaan kota baru di Indonesia
Pustaka: Djoko Sujarto dan B. Kombaitan.1989. Konsepsi Pedoman Perencanaan dan Perancangan Kota Baru di Indonesia. ITB.
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu memahami pendekatan evaluasi perencanaan kota baru di Indonesia

Materi pendekatan evaluasi perencanaan kota baru di Indonesia

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi
2x50

Materi: Pendekatan studi kasus perencanaan kota baru di Indonesia
Pustaka: Djoko Sujarto dan B. Kombaitan.1989. Konsepsi Pedoman Perencanaan dan Perancangan Kota Baru di Indonesia. ITB.
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu memahami pendekatan dan prinsip tindak perencanaan kota baru di luar Indonesia

Materi pendekatan dan prinsip tindak perencanaan kota baru di luar Indonesia

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi
2x50

Materi: Pendekatan dan prinsip tindak perencanaan kota baru di luar Indonesia
Pustaka: Lindsay W.1971.Using models for new town design.Architecture
5%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu memahami pendekatan evaluasi perencanaan kota baru di luar Indonesia

Materi pendekatan evaluasi perencanaan kota baru di luar Indonesia

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, Diskusi
2x50

Materi: Pendekatan evaluasi perencanaan kota baru di luar Indonesia
Pustaka: Blowers Hamnet,Sarre(ed). The Future of Cities. Huchinson Educational. 1974
5%

16

Minggu ke 16

Ujian Akhir Semester

Ujian Akhir Semester

Kriteria:

Tuntas > 65

Ujian Tulis/Lisan
2x50

Materi: Pendekatan evaluasi perencanaan kota baru di luar Indonesia
Pustaka: Blowers Hamnet,Sarre(ed). The Future of Cities. Huchinson Educational. 1974
15%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 70%
2. Tes 15%
85%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.