Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Pendidikan
Program Studi S3 Pendidikan Inklusi

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Asistif Teknologi

8640302003

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=3

P=0

ECTS=7.56

2

9 April 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




.......................................




.......................................




ENDANG PUDJIASTUTI SARTINAH

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-2

Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan

PLO-8

Menerapkan keterampilan analitis dan kreatif tingkat lanjut, khususnya dalam kaitannya dengan pengembangan teori, pengetahuan, teknologi, dan/atau seni baru di dalam bidang keilmuan atau praktik profesional pendidikan inklusif melalui riset, sehingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji.

PLO-9

Menerapkan pemahaman konseptual, kompetensi metodologis, membuat penilaian berdasarkan informasi tentang masalah interdisiplin, multidisiplin, dan transdisiplin untuk menghasilkan penelitian orisinil dan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan kemaslahatan umat manusia, serta mampu mendapat pengakuan nasional dan internasional di era perkembangan teknologi bidang pendidikan inklusif

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menguasai konsep pengembangan teknologi asistif untuk PDBK

PO - 2

Memanfaatkan media dan teknologi asistif dalam layanan pendidikan khusus

PO - 3

Terampil berpikir logis untuk pemecahan masalah di bidang teknologi asistif sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain.

Matrik PLO-PO

 
POPLO-2PLO-8PLO-9
PO-1  
PO-2  
PO-3  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah teknologi asistif akan mengkaji konsep teknologi asistif, penerapan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus, pengembangan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus dan evaluasi penggunaan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus melalui metode studi kasus, project based learningdan small group discussion.

Pustaka

Utama :

  1. Al-Dababneh, K. A., & Al-Zboon, E. K. (2020). Using assistive technologies in the curriculum of children with specific learning disabilities served in inclusion settings: teachers’ beliefs and professionalism. Disability and Rehabilitation: Assistive Technology , 1-11.
  2. Lancioni, G. E., & Singh, N. N. (Eds.). (2014). Assistive technologies for people with diverse abilities . Springer Science & Business Media
  3. OBrolcháin, F. (2018). Autonomy benefits and risks of assistive technologies for persons with intellectual and developmental disabilities. Frontiers in public health , 6 , 296.
  4. Sorgini, F., Caliò, R., Carrozza, M. C., & Oddo, C. M. (2018). Haptic-assistive technologies for audition and vision sensory disabilities. Disability and Rehabilitation: Assistive Technology , 13 (4), 394-421.
  5. Green, Joan L., Assistive technology in special education: resouraces to support literacy, communication, and lca.t·ning ditlcrences, New York and Lndon, 2021, Routledge

Pendukung :

  1. Video Penggunaan Teknologi Asistif

Dosen Pengampu

Prof. Dr. Wagino, M.Pd.

Dr. Wiwik Widajati, M.Pd.

Prof. Dr. Sujarwanto, M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu memahami konsep dasar, jenis-jenis utama, dan pentingnya teknologi asistif serta mengidentifikasi potensi penerapannya untuk meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup individu dengan disabilitas atau kebutuhan khusus

Mahasiswa mampu memahami konsep dasar, jenis-jenis utama, dan pentingnya teknologi asistif serta mengidentifikasi potensi penerapannya untuk meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup individu dengan disabilitas atau kebutuhan khusus

Kriteria:

Pendapat sesuai dan di dukung referensi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Direct Learning, Small Group Disussion
2 X 50

Materi: Konsep, manfaat teknologi asistif, tahapan mendapatkan teknologi asistif
Pustaka: Green, Joan L., resources to support literacy, communication, and lca.t·ning ditlcrences, New York and Lndon, 2021, Routledge
5%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu memahami konsep dasar, jenis-jenis utama, dan pentingnya teknologi asistif serta mengidentifikasi potensi penerapannya untuk meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup individu dengan disabilitas atau kebutuhan khusus

Mahasiswa mampu memahami konsep dasar, jenis-jenis utama, dan pentingnya teknologi asistif serta mengidentifikasi potensi penerapannya untuk meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup individu dengan disabilitas atau kebutuhan khusus

Kriteria:

Pendapat sesuai dan di dukung referensi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Direct Learning, Small Group Disussion
2 X 50

Materi: Konsep, manfaat teknologi asistif, tahapan mendapatkan teknologi asistif
Pustaka: Green, Joan L., resources to support literacy, communication, and lca.t·ning ditlcrences, New York and Lndon, 2021, Routledge
5%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu menganalisis peran teknologi dalam mengatasi berbagai hambatan aksesibilitas yang dihadapi individu dengan disabilitas atau kebutuhan khusus, serta mengevaluasi implikasi etis dan sosial dari penerapan solusi teknologi tersebut

Mahasiswa mampu menganalisis peran teknologi dalam mengatasi berbagai hambatan aksesibilitas yang dihadapi individu dengan disabilitas atau kebutuhan khusus, serta mengevaluasi implikasi etis dan sosial dari penerapan solusi teknologi tersebut

Kriteria:

Diskusi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Direct Learning, Small Group Disussion
2 X 50

Materi: Menghilangkan hambatan: Teknologi dan kemudahan akses, panduan untuk akses komputer dan teknologi asistif, penggunaa perangkat lunak dan jenis dan pemilihan perangkat yang akan digunakan.
Pustaka: Green, Joan L., resources to support literacy, communication, and lca.t·ning ditlcrences, New York and Lndon, 2021, Routledge
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu menganalisis dan mengevaluasi berbagai teknologi dan strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan ekspresi verbal pada individu dengan berbagai kebutuhan komunikasi.

Mahasiswa mampu menganalisis dan mengevaluasi berbagai teknologi dan strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan ekspresi verbal pada individu dengan berbagai kebutuhan komunikasi.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Case-study
2 X 50

Materi: Permasalahan penggunaan teknologi asistif
Pustaka: OBrolcháin, F. (2018). Autonomy benefits and risks of assistive technologies for persons with intellectual and developmental disabilities. Frontiers in public health , 6 , 296.

Materi: teknologi dan strategi untuk meningkatkan ekpresi verbal, sumber daya online yang informatif, alat teknologi yang bermanfaat
Pustaka: Green, Joan L., resources to support literacy, communication, and lca.t·ning ditlcrences, New York and Lndon, 2021, Routledge
5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu menganalisis berbagai jenis perangkat, aplikasi, dan metode Komunikasi Augmentatif dan Alternatif (KAA) serta mengevaluasi kesesuaiannya untuk individu dengan beragam kebutuhan komunikasi.

Mahasiswa mampu menganalisis berbagai jenis perangkat, aplikasi, dan metode Komunikasi Augmentatif dan Alternatif (KAA) serta mengevaluasi kesesuaiannya untuk individu dengan beragam kebutuhan komunikasi.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Case-study
2 X 50

Materi: Permasalahan penggunaan teknologi asistif
Pustaka: OBrolcháin, F. (2018). Autonomy benefits and risks of assistive technologies for persons with intellectual and developmental disabilities. Frontiers in public health , 6 , 296.
5%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu menganalisis dan mengevaluasi berbagai teknologi dan strategi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman pendengaran dan kemampuan bahasa reseptif pada individu dengan beragam kebutuhan belajar dan komunikasi.

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan permasalahan penggunaan teknologi asistif yang dialami siswa berkebutuhan khusus fisik dan sensorik.Mahasiswa mampu menjelaskan permasalahan penggunaan teknologi asistif yang dialami siswa berkebutuhan khusus intelektual.Mahasiswa mampu menjelaskan permasalahan penggunaan teknologi asistif yang dialami siswa berkebutuhan khusus psikologis.Mahasiswa mampu menjelaskan permasalahan penggunaan teknologi asistif yang dialami siswa berkebutuhan khusus kelainan jamak.
  2. 1. Mengidentifikasi dan menjelaskan berbagai faktor yang dapat memengaruhi pemahaman pendengaran dan bahasa reseptif (misalnya, gangguan pendengaran, gangguan pemrosesan auditori, gangguan bahasa perkembangan, perbedaan bahasa). 2. Menganalisis peran berbagai jenis teknologi asistif dalam mendukung dan meningkatkan pemahaman pendengaran (misalnya, alat bantu dengar, sistem FM, captioning, transkripsi real-time). 3. Mengevaluasi efektivitas berbagai strategi berbasis teknologi untuk meningkatkan bahasa reseptif (misalnya, perangkat lunak interaktif, aplikasi pembelajaran bahasa, buku digital yang dapat disesuaikan). 4. Menganalisis berbagai strategi pengajaran dan intervensi non-teknologi yang terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman pendengaran dan bahasa reseptif (misalnya, visualisasi, parafrase, penggunaan konteks, modifikasi input). 5. Membandingkan dan mengkontraskan kelebihan dan keterbatasan berbagai teknologi dan strategi dalam mengatasi tantangan pemahaman yang berbeda. 6. Menjelaskan prinsip-prinsip pemilihan dan adaptasi teknologi dan strategi yang sesuai dengan profil belajar, kekuatan, dan kebutuhan individu. 7. Menganalisis bagaimana teknologi dapat diintegrasikan dengan strategi pengajaran tradisional untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aksesibel dan mendukung pemahaman. 8. Mengevaluasi peran asesmen yang komprehensif dalam mengidentifikasi kesulitan pemahaman dan memantau kemajuan intervensi. 9. Mendemonstrasikan pemahaman tentang pentingnya kolaborasi antara profesional (audiolog, terapis wicara, pendidik) dan keluarga dalam mendukung pengembangan pemahaman pendengaran dan bahasa reseptif. 10. Merancang rencana intervensi sederhana yang menggabungkan teknologi dan strategi untuk mengatasi tantangan spesifik dalam pemahaman pendengaran dan bahasa reseptif.
Kriteria:

Rubrik: Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik, Skor 3 jika dilakukan dengan baik, Skor 2 jika dilakukan dengan cukup, Skor 1 jika tidak dilakukan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Case-study
2 X 50

Materi: Permasalahan penggunaan teknologi asistif
Pustaka: OBrolcháin, F. (2018). Autonomy benefits and risks of assistive technologies for persons with intellectual and developmental disabilities. Frontiers in public health , 6 , 296.

Materi: Teknologi dan strategi improvement pemahaman auditory dan kemampuan bahadsa reseptif
Pustaka: Green, Joan L., resources to support literacy, communication, and lca.t·ning ditlcrences, New York and Lndon, 2021, Routledge
5%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu menganalisis dan mengevaluasi berbagai teknologi dan strategi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan pemahaman membaca pada individu dengan beragam gaya belajar dan tantangan membaca.

Mahasiswa mampu menganalisis dan mengevaluasi berbagai teknologi dan strategi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan pemahaman membaca pada individu dengan beragam gaya belajar dan tantangan membaca.

Kriteria:

Rubrik: Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik, Skor 3 jika dilakukan dengan baik, Skor 2 jika dilakukan dengan cukup, Skor 1 jika tidak dilakukan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Case-study
2 X 50

Materi: Drill dan praktek menggunakan teknologi untuk meningkatkan kemampuan membaca
Pustaka: Green, Joan L., resources to support literacy, communication, and lca.t·ning ditlcrences, New York and Lndon, 2021, Routledge
5%

8

Minggu ke 8

Mahasiswa mampu menganalisis dan mengevaluasi berbagai teknologi dan strategi yang efektif untuk meningkatkan keterampilan ekspresi tertulis yang dibutuhkan dalam proses menulis, serta menerapkan prinsip-prinsip penggunaannya dalam berbagai konteks penulisan.

1. Mengidentifikasi dan menjelaskan berbagai keterampilan ekspresi tertulis yang esensial untuk menulis (misalnya, menghasilkan ide, menyusun kalimat, mengembangkan paragraf, menggunakan kosakata yang tepat, menerapkan tata bahasa dan ejaan yang benar). 2. Menganalisis peran berbagai jenis teknologi asistif dalam mendukung dan meningkatkan keterampilan ekspresi tertulis (misalnya, perangkat lunak prediksi kata, pemeriksa tata bahasa dan ejaan, speech-to-text, mind mapping software, pengorganisir ide digital). 3. Mengevaluasi efektivitas berbagai strategi berbasis teknologi untuk meningkatkan proses menulis (misalnya, penggunaan platform kolaboratif untuk peer review, alat bantu outlining digital, aplikasi fokus menulis). 4. Menganalisis berbagai strategi pengajaran dan intervensi non-teknologi yang terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan ekspresi tertulis (misalnya, teknik brainstorming, graphic organizers, model penulisan, umpan balik konstruktif). 5. Membandingkan dan mengkontraskan kelebihan dan keterbatasan berbagai teknologi dan strategi dalam mengatasi tantangan yang berbeda dalam ekspresi tertulis. 6. Menjelaskan prinsip-prinsip pemilihan dan adaptasi teknologi dan strategi yang sesuai dengan gaya belajar, kekuatan, dan kebutuhan individu dalam menulis. 7. Menganalisis bagaimana teknologi dapat diintegrasikan dengan strategi pengajaran tradisional untuk menciptakan lingkungan belajar menulis yang lebih mendukung dan efektif. 8. Mengevaluasi peran asesmen formatif dan sumatif dalam memantau perkembangan keterampilan ekspresi tertulis dan efektivitas penggunaan teknologi dan strategi. 9. Mendemonstrasikan pemahaman tentang pentingnya mengajarkan keterampilan metakognitif untuk membantu siswa merefleksikan dan mengatur proses menulis mereka dengan bantuan teknologi dan strategi. 10. Merancang rencana pembelajaran atau intervensi sederhana yang menggabungkan teknologi dan strategi untuk meningkatkan keterampilan ekspresi tertulis dalam tugas penulisan tertentu.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
UTS
2 X 50

Materi: Teknologi dan Strategi untuk Meningkatkan Keterampilan Ekspresi Tertulis yang Dibutuhkan untuk Menulis
Pustaka: Green, Joan L., resources to support literacy, communication, and lca.t·ning ditlcrences, New York and Lndon, 2021, Routledge
10%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus fisik dan sensorik.Mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus intelektual.Mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus psikologis.Mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus dengan kelainan jamak.

Kriteria:

Rubrik: Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik, Skor 3 jika dilakukan dengan baik, Skor 2 jika dilakukan dengan cukup, Skor 1 jika tidak dilakukan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Problem-based learning, small-group discussion
2 X 50

Materi: Evaluasi Teknologi Asistif
Pustaka: Sorgini, F., Caliò, R., Carrozza, M. C., & Oddo, C. M. (2018). Haptic-assistive technologies for audition and vision sensory disabilities. Disability and Rehabilitation: Assistive Technology , 13 (4), 394-421.
5%

10

Minggu ke 10

Melalui metode problem-based learning dan small-group discussion mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus fisik dan sensorik, intelektual, psikologis dan kelainan jamak.

Mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus fisik dan sensorik.Mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus intelektual.Mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus psikologis.Mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus dengan kelainan jamak.

Kriteria:

Rubrik: Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik, Skor 3 jika dilakukan dengan baik, Skor 2 jika dilakukan dengan cukup, Skor 1 jika tidak dilakukan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Problem-based learning, small-group discussion
2 X 50

Materi: Evaluasi Teknologi Asistif
Pustaka: Sorgini, F., Caliò, R., Carrozza, M. C., & Oddo, C. M. (2018). Haptic-assistive technologies for audition and vision sensory disabilities. Disability and Rehabilitation: Assistive Technology , 13 (4), 394-421.
5%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus fisik dan sensorik.Mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus intelektual.Mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus psikologis.Mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus dengan kelainan jamak.

Kriteria:

Rubrik: Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik, Skor 3 jika dilakukan dengan baik, Skor 2 jika dilakukan dengan cukup, Skor 1 jika tidak dilakukan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Problem-based learning, small-group discussion
2 X 50

Materi: Evaluasi Teknologi Asistif
Pustaka: Sorgini, F., Caliò, R., Carrozza, M. C., & Oddo, C. M. (2018). Haptic-assistive technologies for audition and vision sensory disabilities. Disability and Rehabilitation: Assistive Technology , 13 (4), 394-421.
5%

12

Minggu ke 12

Melalui metode problem-based learning dan small-group discussion mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus fisik dan sensorik, intelektual, psikologis dan kelainan jamak.

Mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus fisik dan sensorik.Mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus intelektual.Mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus psikologis.Mahasiswa mampu mengevaluasi penerapan teknologi asistif bagi siswa berkebutuhan khusus dengan kelainan jamak.

Kriteria:

Rubrik: Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik, Skor 3 jika dilakukan dengan baik, Skor 2 jika dilakukan dengan cukup, Skor 1 jika tidak dilakukan


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Problem-based learning, small-group discussion
2 X 50

Materi: Evaluasi Teknologi Asistif
Pustaka: Sorgini, F., Caliò, R., Carrozza, M. C., & Oddo, C. M. (2018). Haptic-assistive technologies for audition and vision sensory disabilities. Disability and Rehabilitation: Assistive Technology , 13 (4), 394-421.
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu mendesain teknologi asistif berdasarkan asesmen kebutuhan dan analisis spesifikasi teknologi. Mahasiswa mampu merangkai teknologi asistif berdasarkan asesmen kebutuhan dan analisis spesifikasi teknologi. Mahasiswa mampu mengkritisi teknologi asistif yang telah disusus oleh kelompok lainnya.

Kriteria:

Rubrik: Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik, Skor 3 jika dilakukan dengan baik, Skor 2 jika dilakukan dengan cukup, Skor 1 jika tidak dilakukan


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Project-based learning, small-group discussion, dan presentasi
2 X 50

Materi: Pengembangan Asistif Teknologi
Pustaka: Al-Dababneh, K. A., & Al-Zboon, E. K. (2020). Using assistive technologies in the curriculum of children with specific learning disabilities served in inclusion settings: teachers’ beliefs and professionalism. Disability and Rehabilitation: Assistive Technology , 1-11.
5%

14

Minggu ke 14


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Praktikum
Project-based learning, small-group discussion, dan presentasi
2 X 50

Materi: Pengembangan Asistif Teknologi
Pustaka: Al-Dababneh, K. A., & Al-Zboon, E. K. (2020). Using assistive technologies in the curriculum of children with specific learning disabilities served in inclusion settings: teachers’ beliefs and professionalism. Disability and Rehabilitation: Assistive Technology , 1-11.
5%

15

Minggu ke 15

Melalui project based learning mahasiswa mampu menciptakan teknologi asistif berdasarkan asesmen kebutuhan dan analisis spesifikasi teknologi.

Mahasiswa mampu mendesain teknologi asistif berdasarkan asesmen kebutuhan dan analisis spesifikasi teknologi. Mahasiswa mampu merangkai teknologi asistif berdasarkan asesmen kebutuhan dan analisis spesifikasi teknologi. Mahasiswa mampu mengkritisi teknologi asistif yang telah disusus oleh kelompok lainnya.

Kriteria:

Rubrik: Skor 4 bila dilakukan dengan sangat baik, Skor 3 jika dilakukan dengan baik, Skor 2 jika dilakukan dengan cukup, Skor 1 jika tidak dilakukan


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Project-based learning, small-group discussion, dan presentasi
2 X 50

Materi: Pengembangan Asistif Teknologi
Pustaka: Al-Dababneh, K. A., & Al-Zboon, E. K. (2020). Using assistive technologies in the curriculum of children with specific learning disabilities served in inclusion settings: teachers’ beliefs and professionalism. Disability and Rehabilitation: Assistive Technology , 1-11.

Materi: Pengembangan Asistif Teknologi dan Pemanfaatan Aplikasi dan Program Daring untuk Meningkatkan Keterampilan
Pustaka: Green, Joan L., Assistive technology in special education: resouraces to support literacy, communication, and lca.t·ning ditlcrences, New York and Lndon, 2021, Routledge
5%

16

Minggu ke 16

mampu mengidentifikasi dan membuat Program Interaktif untuk Melatih Keterampilan Kognitif

mampu mengidentifikasi dan membuat Program Interaktif untuk Melatih Keterampilan Kognitif


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
UAS
2 X 50

Materi: Program Interaktif untuk Melatih Keterampilan Kognitif
Pustaka: Green, Joan L., Assistive technology in special education: resouraces to support literacy, communication, and lca.t·ning ditlcrences, New York and Lndon, 2021, Routledge
20%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 32.5%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 32.5%
3. Penilaian Portofolio 17.5%
4. Penilaian Praktikum 2.5%
5. Praktik / Unjuk Kerja 15%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.