Universitas Negeri Surabaya
Fakultas PSDKU
Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling (Kampus Kabupaten Magetan)

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Teori dan Praktik Konseling Psikodinamika

86201103223

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=1

ECTS=4.77

2

30 Januari 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Ach. Sudrajad Nurismawan, S.Pd., M.Pd.




Prof. Dr. Budi Purwoko, S.Pd., M.Pd.




BAKHRUDIN ALL HABSY

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-2

Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menciptakan rancangan sesi konseling psikodinamika awal yang adaptif dan inklusif sesuai karakteristik klien (C6)

PO - 2

Mengevaluasi efektivitas intervensi psikodinamika berdasarkan perkembangan dan perubahan insight klien (C5)

PO - 3

Menciptakan strategi konseling psikodinamika yang inovatif dan kolaboratif untuk mengatasi resistensi klien (C6)

PO - 4

Menganalisis perkembangan teori psikodinamika kontemporer (seperti Relational Psychoanalysis, Attachment Theory) dan relevansinya dengan praktik konseling (C4)

Matrik PLO-PO

 
POPLO-2PLO-3
PO-1 
PO-2 
PO-3 
PO-4 

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan pemahaman teoretis dan keterampilan praktik konseling dalam pendekatan psikodinamika, khususnya psikoanalisis. Materi mencakup konsep dasar, pandangan tentang hakikat manusia, formulasi gangguan perilaku, tujuan dan teknik konseling, proses dan aplikasinya, serta kritik terhadap pendekatan tersebut. Mahasiswa juga dilatih menganalisis kasus, merancang, dan mempraktikkan program konseling berbasis teori psikoanalisis. Perkuliahan bersifat teoretis-praktis dengan penugasan berupa tes tertulis, lisan, dan proyek praktik. Pembelajaran dilaksanakan secara luring dan daring menggunakan metode pembelajaran aktif seperti problem-based learning dan project-based learning. Penilaian didasarkan pada keaktifan mahasiswa, penyelesaian tugas terstruktur, dan ujian. Pokok bahasan meliputi psikodinamika, teori dan teknik konseling psikoanalisis, teori dan teknik konseling Adlerian, serta teknik EMDR.

Pustaka

Utama :

  1. Corey, G. 2017. Theory and practice of counseling and psychotherapy 10th ed . Boston: Cengage learning
  2. Fall, K.A, Holden, J.M., Marquis, A. 2017. Theoretical models of counseling and psychotherapy . Taylor & Francis
  3. Habsy, B. A. (2022). Panorama Teori-Teori Konseling Modern Dan Post Modern: Refleksi Keindahan dalam Konseling. Media Nusa Creative (MNC Publishing).
  4. Habsy, B. A., Mufidha, N., Shelomita, C., Rahayu, I., & Muckorobin, M. I. (2023). Filsafat Dasar dalam Konseling Psikoanalisis: Studi Literatur. Indonesian Journal of Educational Counseling, 7(2), 189-199.
  5. Lee, P. H., & Kim, B. K. (2022). A study on the Counseling Process and Counseling Techniques Applying Freud's Psychoanalysis. Industry Promotion Research, 7(2), 51-58.
  6. Nursalim, M. (2013). Strategi dan intervensi konseling. Jakarta: Akademia Permata.

Pendukung :

  1. Bateman, A. W., Holmes, J., & Allison, E. (2021). Introduction to psychoanalysis: Contemporary theory and practice. Routledge.
  2. Elliott, A. (2017). Psychoanalytic theory: An introduction. Bloomsbury Publishing.
  3. Sonstegard, M. A., Bitter, J. R., & Pelonis, P. (2004). Adlerian group counseling and therapy: Step-by-step (pp. 1-198).

Dosen Pengampu

Prof. Dr. Budi Purwoko, S.Pd., M.Pd.

Muhammad Farid Ilhamuddin, S.Pd., M.Pd.

Issac Briyan Alisyahbana, S.Pd., M.Pd.

Ach. Sudrajad Nurismawan, S.Pd., M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu menganalisis keterkaitan antara teori dan praktik serta menjelaskan implikasinya terhadap proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi profesional.

  1. Mahasiswa mampu menganalisis dan merancang pembelajaran perkuliahan sesuai dengan ketentuan dan kesepakatan yang tertuang dalam kontrak perkuliahan.
  2. Mahasiswa mampu menganalisis dan mengevaluasi rancangan pembelajaran selama satu semester dengan menelaah tujuan, materi, strategi, dan sistem penilaian yang digunakan.
Kriteria:

Kesesuaian pada konsep Freud


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi dan penugasan
3 X 50

Materi: Mahasiswa mampu menganalisis keterkaitan antara pendekatan teoretis dan praktik dalam perkuliahan konseling psikodinamika.
Pustaka: Corey, G. 2017. Theory and practice of counseling and psychotherapy 10th ed . Boston: Cengage learning

Materi: Mahasiswa mampu menganalisis keterkaitan antara pendekatan teoretis dan praktik dalam perkuliahan konseling psikodinamika.
Pustaka: Fall, K.A, Holden, J.M., Marquis, A. 2017. Theoretical models of counseling and psychotherapy . Taylor & Francis
5%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu menganalisis dan membandingkan teori-teori psikodinamika berdasarkan konsep utama, tokoh, serta kontribusinya terhadap pemahaman kepribadian dan perilaku manusia.

  1. Mahasiswa mampu menganalisis dan mengevaluasi hakikat psikodinamika Sigmund Freud dengan mengkaji konsep dasar, asumsi teoritis, serta implikasinya terhadap pemahaman perilaku dan kepribadian.
  2. Mahasiswa mampu menganalisis perkembangan teori-teori psikologi sebelum, selama, dan setelah munculnya teori psikodinamika serta menilai pengaruhnya terhadap arah perkembangan psikologi modern.
  3. Mahasiswa mampu menganalisis dan merekonstruksi histori kemunculan teori psikodinamika dengan menelaah latar belakang historis, tokoh, dan konteks ilmiah yang melatarbelakanginya.
  4. Mahasiswa mampu mengevaluasi dan mensintesis hakikat konseling psikodinamika dengan mengintegrasikan prinsip, tujuan, dan peran konselor dalam praktik konseling.
Kriteria:

Kesesuaian pada konsep Freud


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi dan penugasan
3 X 50

Materi: Hakikat Pikodinamika
Pustaka: Corey, G. 2017. Theory and practice of counseling and psychotherapy 10th ed . Boston: Cengage learning
5%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu mengevaluasi hakikat psikodinamika dengan mengkaji asumsi filosofis, dinamika ketidaksadaran, serta relevansinya dalam konteks konseling dan psikoterapi modern.

  1. Mahasiswa mampu menganalisis hakikat manusia berdasarkan teori psikodinamika.
  2. Mahasiswa mampu membandingkan dan mengevaluasi konsep kepribadian sehat dan tidak sehat dalam perspektif psikodinamika.
  3. Mahasiswa mampu menganalisis mekanisme kepribadian berdasarkan tahapan perkembangan psikodinamika.
  4. Mahasiswa mampu menganalisis dan mengaplikasikan mekanisme pertahanan ego psikodinamika melalui contoh kasus dalam kehidupan sehari-hari.
Kriteria:

Ketepatan dan kesesuaian pada teori Psikodinamika


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif

Diskusi dan praktik penugasan
3 X 50
Materi: Teori Psikodinamika
Pustaka: Fall, K.A, Holden, J.M., Marquis, A. 2017. Theoretical models of counseling and psychotherapy . Taylor & Francis
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu menerapkan dan menganalisis teknik-teknik konseling psikoanalisa dalam simulasi kasus konseling sesuai dengan prinsip dan tahapan konseling psikodinamik.

Mahasiswa mampu menganalisis dan menerapkan teknik-teknik psikoanalisa (analisis mimpi, transferensi, abreaksi, dan asosiasi bebas) berdasarkan konsep dan prosedur yang tepat dalam konteks praktik konseling.

Kriteria:

Ketepatan dan kesesuaian pada teori Psikodinamika


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi dan praktik penugasan
3 X 50

Materi: Teknik Psikodinamika
Pustaka: Lee, P. H., & Kim, B. K. (2022). A study on the Counseling Process and Counseling Techniques Applying Freud's Psychoanalysis. Industry Promotion Research, 7(2), 51-58.
5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu mengevaluasi efektivitas penerapan teknik konseling psikoanalisa berdasarkan dinamika klien, proses terapeutik, dan hasil intervensi.

Mahasiswa mampu menganalisis dan menerapkan teknik-teknik psikoanalisa (analisis mimpi, transferensi, abreaksi, dan asosiasi bebas) berdasarkan konsep dan prosedur yang tepat dalam konteks praktik konseling.

Kriteria:

Ketepatan dan kesesuaian pada teori Psikodinamika


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi dan praktik penugasan
3 X 50

Materi: Teknik Psikodinamika
Pustaka: Habsy, B. A., Mufidha, N., Shelomita, C., Rahayu, I., & Muckorobin, M. I. (2023). Filsafat Dasar dalam Konseling Psikoanalisis: Studi Literatur. Indonesian Journal of Educational Counseling, 7(2), 189-199.
5%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu merancang strategi konseling psikoanalisa yang sesuai dengan karakteristik dan permasalahan klien berdasarkan analisis kasus secara komprehensif.

Mahasiswa mampu menganalisis dan menerapkan teknik-teknik psikoanalisa (analisis mimpi, transferensi, abreaksi, dan asosiasi bebas) berdasarkan konsep dan prosedur yang tepat dalam konteks praktik konseling.

Kriteria:

Ketepatan dan kesesuaian pada teori Psikodinamika


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif

Presentasi, diskusi dan penugasan
3 X 50
Materi: Teknik Psikodinamika
Pustaka: Habsy, B. A. (2022). Panorama Teori-Teori Konseling Modern Dan Post Modern: Refleksi Keindahan dalam Konseling. Media Nusa Creative (MNC Publishing).
5%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu mengintegrasikan berbagai teknik konseling psikoanalisa dalam praktik konseling secara etis, reflektif, dan profesional.

Mahasiswa mampu menganalisis dan menerapkan teknik-teknik psikoanalisa (analisis mimpi, transferensi, abreaksi, dan asosiasi bebas) berdasarkan konsep dan prosedur yang tepat dalam konteks praktik konseling.

Kriteria:

Ketepatan dan kesesuaian pada teori Psikodinamika


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi, diskusi dan penugasan
3 X 50

Materi: Teknik Psikodinamika
Pustaka: Lee, P. H., & Kim, B. K. (2022). A study on the Counseling Process and Counseling Techniques Applying Freud's Psychoanalysis. Industry Promotion Research, 7(2), 51-58.
5%

8

Minggu ke 8

Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu: Menganalisis konsep dan sejarah perkembangan konseling psikodinamika. Mengevaluasi konsep dasar konseling dari perspektif Psikoanalisis, Adlerian, dan Carl Gustav Jung. Menganalisis dan menjelaskan gangguan perilaku serta faktor penyebabnya berdasarkan pandangan Freud, Adler, dan Jung. Mengevaluasi efektivitas berbagai teknik konseling psikodinamika dalam menangani masalah konseli. Merancang dan mempraktikkan proses konseling psikodinamika untuk membantu konseli mengatasi permasalahan dalam situasi simulasi dan supervisi.

Mahasiswa mampu menganalisis dan mengevaluasi konsep perkembangan teori psikodinamika.

Kriteria:

Ketepatan dan kesesuaian pada teori Psikodinamika


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Ujian Tertulis
3 X 50

Materi: Teori dan teknik Psikodinamika
Pustaka: Corey, G. 2017. Theory and practice of counseling and psychotherapy 10th ed . Boston: Cengage learning
15%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu menganalisis dan membandingkan teori-teori neo-Freudian dengan menelaah konsep kunci, asumsi dasar, serta implikasinya terhadap pemahaman dinamika kepribadian.

  1. Mahasiswa mampu menganalisis dan mengevaluasi hakikat teori Adlerian.
  2. Mahasiswa mampu menganalisis gangguan perilaku serta mengevaluasi faktor penyebabnya berdasarkan perspektif Adlerian.
  3. Mahasiswa mampu menganalisis dan mensintesis konsep struktur kepribadian dalam perspektif Adlerian melalui presentasi akademik.
  4. Mahasiswa mampu menganalisis hakikat manusia berdasarkan perspektif Adlerian.
Kriteria:

Ketepatan dan kesesuaian pada teori Psikodinamika


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi, diskusi dan penugasan
3 X 50

Materi: Teori Adlerian
Pustaka: Sonstegard, M. A., Bitter, J. R., & Pelonis, P. (2004). Adlerian group counseling and therapy: Step-by-step (pp. 1-198).
5%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu menganalisis dan mengevaluasi teori-teori kepribadian dalam paradigma Trait dengan mengkaji karakteristik utama, kelebihan, keterbatasan, serta relevansinya dalam asesmen kepribadian.

  1. Mahasiswa mampu menganalisis dan mengevaluasi hakikat teori Carl Gustav Jung
  2. Mahasiswa mampu menganalisis gangguan perilaku serta mengevaluasi faktor penyebabnya berdasarkan perspektif Carl Gustav Jung
  3. Mahasiswa mampu menganalisis dan mensintesis konsep struktur kepribadian dalam perspektif Carl Gustav Jung melalui presentasi akademik.
  4. Mahasiswa mampu menganalisis hakikat manusia berdasarkan perspektif Carl Gustav Jung
Kriteria:

Mahasiswa mampu menganalisis perkembangan konsep dan sejarah konseling psikodinamika Gustav Jung, menganalisis gangguan perilaku serta faktor penyebabnya berdasarkan perspektif Gustav Jung, mengevaluasi teknik-teknik konseling Gustav Jung, serta menerapkan praktik konseling psikodinamika Gustav Jung dalam situasi simulasi yang tersupervisi untuk membantu konseli mengatasi permasalahan.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi, diskusi dan penugasan
3 X 50

Materi: Teori dan Teknik Psikodinamika
Pustaka: Corey, G. 2017. Theory and practice of counseling and psychotherapy 10th ed . Boston: Cengage learning
5%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu menganalisis dan mengevaluasi teori-teori kepribadian dalam paradigma Trait dengan mengkaji karakteristik utama, kelebihan, keterbatasan, serta relevansinya dalam asesmen kepribadian.

Mahasiswa mempraktekkan konseling psikodinamika prespektif Adlerian untuk membantu konseli menagani kesulitannya dalam situasi simulasi dan tersupervisi.

Kriteria:

Ketepatan dan kesesuaian pada teori Psikodinamika


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Presentasi, diskusi dan penugasan
3 X 50

Materi: Teknik Konseling
Pustaka: Nursalim, M. (2013). Strategi dan intervensi konseling. Jakarta: Akademia Permata.
5%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu menganalisis dan mengevaluasi teori-teori kepribadian dalam paradigma Trait dengan mengkaji karakteristik utama, kelebihan, keterbatasan, serta relevansinya dalam asesmen kepribadian.

Mahasiswa mempraktekkan konseling psikodinamika prespektif Carl Jung untuk membantu konseli menagani kesulitannya dalam situasi simulasi dan tersupervisi.

Kriteria:

Ketepatan dan kesesuaian pada teori Psikodinamika


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk

Presentasi, diskusi dan penugasan
3 X 50
Materi: Teknik Konseling
Pustaka: Nursalim, M. (2013). Strategi dan intervensi konseling. Jakarta: Akademia Permata.
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu menganalisis dan membandingkan teori-teori neo-Freudian dengan menelaah konsep kunci, asumsi dasar, serta implikasinya terhadap pemahaman dinamika kepribadian.

  1. Mahasiswa mampu merancang dan menyusun mini research berdasarkan perspektif psikodinamika.
  2. Mahasiswa mampu menganalisis dan memformulasikan kasus dalam perspektif psikodinamika.
  3. Mahasiswa mampu menerapkan dan mengevaluasi teknik psikodinamika dalam penyelesaian kasus.
Kriteria:

Ketepatan dan kesesuaian analisa sesuai teori Psikodinamika


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi, diskusi dan penugasan
3 X 50

Materi: Teknik Konseling
Pustaka: Bateman, A. W., Holmes, J., & Allison, E. (2021). Introduction to psychoanalysis: Contemporary theory and practice. Routledge.
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu menganalisis dan membandingkan teori-teori neo-Freudian dengan menelaah konsep kunci, asumsi dasar, serta implikasinya terhadap pemahaman dinamika kepribadian.

  1. Mahasiswa mampu merancang dan menyusun mini research berdasarkan perspektif psikodinamika.
  2. Mahasiswa mampu menganalisis dan memformulasikan kasus dalam perspektif psikodinamika.
  3. Mahasiswa mampu menerapkan dan mengevaluasi teknik psikodinamika dalam penyelesaian kasus.
Kriteria:

Ketepatan dan kesesuaian analisa sesuai teori Psikodinamika


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Presentasi, diskusi dan penugasan
2 X 50

Materi: Teknik Konseling
Pustaka: Elliott, A. (2017). Psychoanalytic theory: An introduction. Bloomsbury Publishing.
5%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu menganalisis dan membandingkan teori-teori neo-Freudian dengan menelaah konsep kunci, asumsi dasar, serta implikasinya terhadap pemahaman dinamika kepribadian.

  1. Mahasiswa mampu merancang dan menyusun mini research berdasarkan perspektif psikodinamika.
  2. Mahasiswa mampu menganalisis dan memformulasikan kasus dalam perspektif psikodinamika.
  3. Mahasiswa mampu menerapkan dan mengevaluasi teknik psikodinamika dalam penyelesaian kasus.
Kriteria:

Ketepatan dan kesesuaian analisa sesuai teori Psikodinamika


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk

Presentasi, diskusi dan penugasan
3 X 50
Materi: Teknik Konseling
Pustaka: Bateman, A. W., Holmes, J., & Allison, E. (2021). Introduction to psychoanalysis: Contemporary theory and practice. Routledge.
5%

16

Minggu ke 16

Mahasiswa mampu mengintegrasikan dan mempraktikkan pendekatan konseling psikodinamika, khususnya konseling Adlerian, melalui perancangan dan pelaksanaan teknik konseling yang sesuai dengan kebutuhan klien secara etis dan profesional.

  1. Keakuratan analisa masalah
  2. Ketepatan pemilihan teknik dan prosedur
  3. Kecakapan konselor dan ketuntasan penyelesaian masalah
Kriteria:

Ketepatan dan kesesuaian pada teori Psikodinamika


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Presentasi, diskusi dan penugasan
3 X 50

Materi: Teori dan Teknik Psikodinamika
Pustaka: Corey, G. 2017. Theory and practice of counseling and psychotherapy 10th ed . Boston: Cengage learning
15%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 57.5%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 42.5%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.