Universitas Negeri Surabaya
Fakultas PSDKU
Program Studi S1 Akuntansi (Kampus Kabupaten Magetan)

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Akuntansi Intermediate I

6221303008

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=1

P=1

ECTS=3.18

2

27 Januari 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Ika Swasti Putri S.E.,M.Ak




Ika Swasti Putri,S.E.,M.Ak




BAYU RAMA LAKSONO

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-8

Mampu menyusun, menyajikan, menganalisis dan menginterprestasi laporan keuangan dan non keuangan dengan mempertimbangkan keberlanjutan untuk tujuan pengambilan keputusan pada level strategis sesuai kode etik profesi dengan dukungan teknologi informasi

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menerapkan konsep dan standar akuntansi keuangan dalam pengakuan, pengukuran, dan penyajian aset lancar (C3)

PO - 2

Menganalisis perbedaan metode penilaian persediaan (FIFO, LIFO, Average) dan dampaknya terhadap laporan keuangan (C4)

PO - 3

Mengevaluasi kebijakan piutang tak tertagih dan penyisihan piutang ragu-ragu berdasarkan prinsip kehati-hatian (C5)

PO - 4

Menerapkan perlakuan akuntansi untuk investasi jangka pendek sesuai dengan standar yang berlaku (C3)

PO - 5

Menganalisis perlakuan akuntansi untuk aset tetap, termasuk kapitalisasi biaya, depresiasi, dan penurunan nilai (C4)

PO - 6

Menciptakan jurnal penyesuaian dan koreksi untuk transaksi kompleks terkait aset tidak berwujud (C6)

PO - 7

Mengevaluasi penerapan prinsip pengakuan pendapatan untuk kontrak jangka panjang dan transaksi khusus (C5)

PO - 8

Menganalisis perlakuan akuntansi untuk liabilitas jangka pendek dan estimasi liabilitas kontinjensi (C4)

PO - 9

Menerapkan standar akuntansi dalam penyusunan laporan arus kas dengan metode langsung dan tidak langsung (C3)

PO - 10

Menciptakan solusi akuntansi yang inovatif untuk masalah pengukuran dan pengakuan elemen laporan keuangan dalam skenario bisnis kompleks (C6)

Matrik PLO-PO

 
POPLO-3PLO-8
PO-1 
PO-2 
PO-3 
PO-4 
PO-5
PO-6
PO-7 
PO-8
PO-9 
PO-10

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6
PO-7
PO-8
PO-9
PO-10

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Akuntansi Intermediate I berkontribusi pada beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan. Pertama, melalui peningkatan literasi keuangan dan kemampuan mahasiswa dalam memahami serta menyusun laporan keuangan secara akurat, mata kuliah ini mendukung SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) karena kompetensi akuntansi yang baik menjadi dasar pengelolaan keuangan yang sehat serta peningkatan kesejahteraan individu dan organisasi. Kedua, penguasaan standar akuntansi (SAK/PSAK/IFRS) serta analisis laporan keuangan yang andal mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan profesionalisme di bidang akuntansi, sehingga berkontribusi pada SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penciptaan tenaga kerja kompeten yang mampu mendukung tata kelola bisnis yang efisien dan produktif. Ketiga, pemahaman mahasiswa terhadap praktik pelaporan keuangan modern yang mengikuti standar global juga berkaitan dengan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) karena akuntansi yang berkualitas merupakan dasar pengembangan sistem informasi keuangan, inovasi tata kelola, dan infrastruktur ekonomi yang transparan serta berkelanjutan. Dengan demikian, pembelajaran Akuntansi Intermediate I tidak hanya menguatkan kemampuan teknis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian SDG 1, 8, dan 9.

Pustaka

Utama :

  1. Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2025). Intermediate Accounting: IFRS Edition. Wiley.
  2. Spiceland, D., Nelson, M., Thomas, W., Winchel, J., Tan, P., & Low, B. (2023). Intermediate Accounting: IFRS Standards Edition (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
  3. International Accounting Standards Board (IASB). (2018). Conceptual Framework for Financial Reporting. IASB.
  4. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2025). Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Efektif per 1 Januari 2025. Jakarta: DSAK-IAI.
  5. IASB. (2025). IAS 16 Property, Plant and Equipment. IFRS Foundation.
  6. IASB. (2024/2025). IAS 36 Impairment of Assets. IFRS Foundation.

Pendukung :

  1. KPMG. (2023). Handbook: Inventory. KPMG International.
  2. PwC. (2025). Inventory—Accounting Guide. PwC Viewpoint.
  3. BDO. (2024). IFRS in Practice: IAS 36 Impairment of Assets. BDO Global.

Dosen Pengampu

Prof. Dr. Hariyati, Ak., M.Si., CA.

Ika Swasti, S.E., M.Ak.

Nur Rizki Wijaya, S.Ak., M.Acc.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa diharapkan dapat: 1) Menjelaskan definisi dan kriteria aset lancar menurut SAK; 2) Menerapkan prinsip pengakuan dan pengukuran awal serta subsequent untuk berbagai jenis aset lancar; 3) Menyajikan aset lancar dalam laporan posisi keuangan sesuai dengan SAK.

  1. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian, karakteristik, dan komponen aset lancar berdasarkan SAK.
  2. Mahasiswa dapat menerapkan konsep pengakuan (recognition) aset lancar sesuai dengan PSAK.
  3. Mahasiswa dapat menerapkan metode pengukuran (measurement) awal dan subsequent untuk kas, piutang, persediaan, dan aset lancar lainnya.
  4. Mahasiswa dapat menyusun penyajian (presentation) aset lancar dalam laporan posisi keuangan yang sesuai dengan ketentuan SAK.
Kriteria:

Rubrik deskriptif Ketepatan mendeskripsikan dan menjelaskan Bentuk non-test: Menjawab latihan soal


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Kuis Online (Quiz) dan Studi Kasus Singkat, Mahasiswa mengerjakan kuis pilihan ganda dan isian singkat melalui LMS untuk menguji pemahaman konsep dasar, serta menganalisis studi kasus sederhana terkait klasifikasi dan pengukuran awal suatu item sebagai aset lancar.
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Materi: 1) Menjelaskan definisi dan kriteria aset lancar menurut SAK; 2) Menerapkan prinsip pengakuan dan pengukuran awal serta subsequent untuk berbagai jenis aset lancar; 3) Menyajikan aset lancar dalam laporan posisi keuangan sesuai dengan SAK.
Pustaka: Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2025). Intermediate Accounting: IFRS Edition. Wiley.

Materi: 1) Menjelaskan definisi dan kriteria aset lancar menurut SAK; 2) Menerapkan prinsip pengakuan dan pengukuran awal serta subsequent untuk berbagai jenis aset lancar; 3) Menyajikan aset lancar dalam laporan posisi keuangan sesuai dengan SAK.
Pustaka: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2025). Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Efektif per 1 Januari 2025. Jakarta: DSAK-IAI.

Materi: Menjelaskan definisi dan kriteria aset lancar menurut SAK; 2) Menerapkan prinsip pengakuan dan pengukuran awal serta subsequent untuk berbagai jenis aset lancar; 3) Menyajikan aset lancar dalam laporan posisi keuangan sesuai dengan SAK.
Pustaka: Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2025). Intermediate Accounting: IFRS Edition. Wiley.

Materi: Menjelaskan definisi dan kriteria aset lancar menurut SAK; 2) Menerapkan prinsip pengakuan dan pengukuran awal serta subsequent untuk berbagai jenis aset lancar; 3) Menyajikan aset lancar dalam laporan posisi keuangan sesuai dengan SAK.
Pustaka: Spiceland, D., Nelson, M., Thomas, W., Winchel, J., Tan, P., & Low, B. (2023). Intermediate Accounting: IFRS Standards Edition (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
5%

2

Minggu ke 2

Mampu mengidentifikasi, mengklasifikasikan, mencatat, dan melaporkan transaksi-transaksi yang berkaitan dengan akun piutang

  1. Ketepatan dalam mendefinisikan dan menentukan jenis piutang dan mengidentifikasi masalah akuntansi yang terkait dengan pengakuannya
  2. Ketepatan dalam mengidentifikasi masalah akuntansi yang berkaitan dengan penilaian piutang usaha.
  3. .Ketepatan dalam mengidentifikasi masalah akuntansi yang berkaitan dengan pengakuan dan penilaian notes receivables.
  4. .Ketepatan dalam mengidentifikasi masalah akuntansi yang berkaitan dengan pencatatan dan penagihan piutang
  5. Ketepatan dalam menentukan cara melaporkan dan menganalisis piutang
Kriteria:

Rubrik deskriptif Ketepatan mendeskripsikan dan menjelaskan Bentuk non-test: Menjawab latihan soal


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan pemecahan masalah (problem-solving)/offline
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Analisis Studi Kasus Online,
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Materi: mendefinisikan dan menentukan jenis piutang dan mengidentifikasi masalah akuntansi yang terkait dengan pengakuannya
Pustaka: Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2025). Intermediate Accounting: IFRS Edition. Wiley.

Materi: mendefinisikan dan menentukan jenis piutang dan mengidentifikasi masalah akuntansi yang terkait dengan pengakuannya
Pustaka: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2025). Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Efektif per 1 Januari 2025. Jakarta: DSAK-IAI.

Materi: mendefinisikan dan menentukan jenis piutang dan mengidentifikasi masalah akuntansi yang terkait dengan pengakuannya
Pustaka: Spiceland, D., Nelson, M., Thomas, W., Winchel, J., Tan, P., & Low, B. (2023). Intermediate Accounting: IFRS Standards Edition (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
5%

3

Minggu ke 3

Setelah mengikuti pertemuan ini, mahasiswa diharapkan dapat: 1) Mengidentifikasi akuntansi investasi pada surat berharga;Tujuan Investasi Surat Berharga;Pencatatan Investasi Surat Berharga Saham; Pencatatan Investasi Surat Berharga Obligasi ;Penilaian Surat Berharga ; Penyajian Surat Berharga ; Penjualan Kembali Surat Berharga Yang Sudah Dicadangkan Penurunan Nilainya

  1. ketepatan menjelaskan konsep dan asumsi dasar akuntansi investasi pada surat berharga
  2. ketepatan menghitung dan Pencatatan Investasi Surat Berharga Saham
  3. ketepatan dalam Pencatatan Investasi Surat Berharga Obligasi dan Penilaian Surat Berharga
  4. ketepatan dalam Penyajian Surat Berharga ; Penjualan Kembali Surat Berharga Yang Sudah Dicadangkan Penurunan Nilainya
Kriteria:

Rubrik deskriptif Ketepatan mendeskripsikan dan menjelaskan Bentuk non-test: Menjawab latihan soal


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan latihan soal(offline)
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
latihan soal kasus pada sidia
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Materi: 1) Mengidentifikasi akuntansi investasi pada surat berharga;Tujuan Investasi Surat Berharga;Pencatatan Investasi Surat Berharga Saham; Pencatatan Investasi Surat Berharga Obligasi ;Penilaian Surat Berharga ; Penyajian Surat Berharga ; Penjualan Kembali Surat Berharga Yang Sudah Dicadangkan Penurunan Nilainya
Pustaka: Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2025). Intermediate Accounting: IFRS Edition. Wiley.

Materi: 1) Mengidentifikasi akuntansi investasi pada surat berharga;Tujuan Investasi Surat Berharga;Pencatatan Investasi Surat Berharga Saham; Pencatatan Investasi Surat Berharga Obligasi ;Penilaian Surat Berharga ; Penyajian Surat Berharga ; Penjualan Kembali Surat Berharga Yang Sudah Dicadangkan Penurunan Nilainya
Pustaka: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2025). Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Efektif per 1 Januari 2025. Jakarta: DSAK-IAI.

Materi: 1) Mengidentifikasi akuntansi investasi pada surat berharga;Tujuan Investasi Surat Berharga;Pencatatan Investasi Surat Berharga Saham; Pencatatan Investasi Surat Berharga Obligasi ;Penilaian Surat Berharga ; Penyajian Surat Berharga ; Penjualan Kembali Surat Berharga Yang Sudah Dicadangkan Penurunan Nilainya
Pustaka: Spiceland, D., Nelson, M., Thomas, W., Winchel, J., Tan, P., & Low, B. (2023). Intermediate Accounting: IFRS Standards Edition (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
5%

4

Minggu ke 4

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa diharapkan dapat:mengerti arti Penting Persediaan ,Cara Pencatatan Persediaan ,Perhitungan Harga Perolehan Persediaan,Kesalahan Dalam Penghitungan Persediaan ,item Yang Termasuk Persediaan,Penyajian Persediaan Di Neraca

  1. Mampu mengerti arti Penting Persediaan
  2. Mampu mencatat Cara Pencatatan Persediaan
  3. Mampu menghitung Harga Perolehan Persediaan
  4. Mampu menganalisis Kesalahan Dalam Penghitungan Persediaan,item Yang Termasuk Persediaan,Penyajian Persediaan Di Neraca
Kriteria:

Rubrik deskriptif Ketepatan mendeskripsikan dan menjelaskan Bentuk non-test: Menjawab latihan soal


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan tanya jawab..
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Membuat resume dan menyelesaiakan soal mengenai persediaan BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Analisis Studi Kasus dan Forum Diskusi,
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Membuat resume dan menyelesaiakan soal mengenai persediaan BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Materi: arti Penting Persediaan ,Cara Pencatatan Persediaan ,Perhitungan Harga Perolehan Persediaan,Kesalahan Dalam Penghitungan Persediaan ,item Yang Termasuk Persediaan,Penyajian Persediaan Di Neraca
Pustaka: Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2025). Intermediate Accounting: IFRS Edition. Wiley.

Materi: arti Penting Persediaan ,Cara Pencatatan Persediaan ,Perhitungan Harga Perolehan Persediaan,Kesalahan Dalam Penghitungan Persediaan ,item Yang Termasuk Persediaan,Penyajian Persediaan Di Neraca
Pustaka: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2025). Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Efektif per 1 Januari 2025. Jakarta: DSAK-IAI.

Materi: arti Penting Persediaan ,Cara Pencatatan Persediaan ,Perhitungan Harga Perolehan Persediaan,Kesalahan Dalam Penghitungan Persediaan ,item Yang Termasuk Persediaan,Penyajian Persediaan Di Neraca
Pustaka: Spiceland, D., Nelson, M., Thomas, W., Winchel, J., Tan, P., & Low, B. (2023). Intermediate Accounting: IFRS Standards Edition (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
5%

5

Minggu ke 5

Setelah mengikuti pertemuan ini, mahasiswa diharapkan mampu: 1. Menganalisis kriteria dan prosedur kapitalisasi biaya dalam perolehan aset tetap. 2. Menganalisis berbagai metode depresiasi dan penerapannya sesuai dengan karakteristik aset. 3. Menganalisis indikasi, pengukuran, dan pencatatan penurunan nilai (impairment) aset tetap.

  1. Mampu Menganalisis kriteria dan prosedur kapitalisasi biaya dalam perolehan aset tetap.
  2. MampuMenganalisis berbagai metode depresiasi dan penerapannya sesuai dengan karakteristik aset
  3. Mampu Menganalisis indikasi, pengukuran, dan pencatatan penurunan nilai (impairment) aset tetap.
Kriteria:

Rubrik deskriptif Ketepatan mendeskripsikan dan menjelaskan Bentuk non-test: Menjawab latihan soal


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan tanya jawab..
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Membuat resume dan menyelesaiakan soal mengenai persediaan BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Analisis Studi Kasus dan Forum Diskusi, Mahasiswa diberikan studi kasus perusahaan
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Membuat resume dan menyelesaiakan soal mengenai persediaan BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Materi: Menganalisis kriteria dan prosedur kapitalisasi biaya dalam perolehan aset tetap. 2. Menganalisis berbagai metode depresiasi dan penerapannya sesuai dengan karakteristik aset. 3. Menganalisis indikasi, pengukuran, dan pencatatan penurunan nilai (impairment) aset tetap.
Pustaka: Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2025). Intermediate Accounting: IFRS Edition. Wiley.

Materi: Menganalisis kriteria dan prosedur kapitalisasi biaya dalam perolehan aset tetap. 2. Menganalisis berbagai metode depresiasi dan penerapannya sesuai dengan karakteristik aset. 3. Menganalisis indikasi, pengukuran, dan pencatatan penurunan nilai (impairment) aset tetap.
Pustaka: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2025). Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Efektif per 1 Januari 2025. Jakarta: DSAK-IAI.

Materi: Menganalisis kriteria dan prosedur kapitalisasi biaya dalam perolehan aset tetap. 2. Menganalisis berbagai metode depresiasi dan penerapannya sesuai dengan karakteristik aset. 3. Menganalisis indikasi, pengukuran, dan pencatatan penurunan nilai (impairment) aset tetap.
Pustaka: Spiceland, D., Nelson, M., Thomas, W., Winchel, J., Tan, P., & Low, B. (2023). Intermediate Accounting: IFRS Standards Edition (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
5%

6

Minggu ke 6

Setelah mengikuti pertemuan ini, mahasiswa diharapkan mampu: 1. Menganalisis kriteria dan prosedur kapitalisasi biaya dalam perolehan aset tetap. 2. Menganalisis berbagai metode depresiasi dan penerapannya sesuai dengan karakteristik aset. 3. Menganalisis indikasi, pengukuran, dan pencatatan penurunan nilai (impairment) aset tetap.

  1. Mampu Menganalisis kriteria dan prosedur kapitalisasi biaya dalam perolehan aset tetap.
  2. MampuMenganalisis berbagai metode depresiasi dan penerapannya sesuai dengan karakteristik aset
  3. Mampu Menganalisis indikasi, pengukuran, dan pencatatan penurunan nilai (impairment) aset tetap.
Kriteria:

Rubrik deskriptif Ketepatan mendeskripsikan dan menjelaskan Bentuk non-test: Menjawab latihan soal


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan tanya jawab..
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Membuat resume dan menyelesaiakan soal mengenai persediaan BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Analisis Studi Kasus dan Forum Diskusi, Mahasiswa diberikan studi kasus perusahaan
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Membuat resume dan menyelesaiakan soal mengenai persediaan BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Materi: Menganalisis kriteria dan prosedur kapitalisasi biaya dalam perolehan aset tetap. 2. Menganalisis berbagai metode depresiasi dan penerapannya sesuai dengan karakteristik aset. 3. Menganalisis indikasi, pengukuran, dan pencatatan penurunan nilai (impairment) aset tetap.
Pustaka: Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2025). Intermediate Accounting: IFRS Edition. Wiley.

Materi: Menganalisis kriteria dan prosedur kapitalisasi biaya dalam perolehan aset tetap. 2. Menganalisis berbagai metode depresiasi dan penerapannya sesuai dengan karakteristik aset. 3. Menganalisis indikasi, pengukuran, dan pencatatan penurunan nilai (impairment) aset tetap.
Pustaka: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2025). Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Efektif per 1 Januari 2025. Jakarta: DSAK-IAI.

Materi: Menganalisis kriteria dan prosedur kapitalisasi biaya dalam perolehan aset tetap. 2. Menganalisis berbagai metode depresiasi dan penerapannya sesuai dengan karakteristik aset. 3. Menganalisis indikasi, pengukuran, dan pencatatan penurunan nilai (impairment) aset tetap.
Pustaka: Spiceland, D., Nelson, M., Thomas, W., Winchel, J., Tan, P., & Low, B. (2023). Intermediate Accounting: IFRS Standards Edition (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
5%

7

Minggu ke 7

Setelah mengikuti pertemuan ini, mahasiswa diharapkan mampu Menganalisis dan menerapkan konsep serta standar akuntansi terkait aset lancar, persediaan, piutang, investasi jangka pendek, dan aset tetap, termasuk pengakuan, pengukuran, penyajian, kapitalisasi biaya, depresiasi, serta penurunan nilai sesuai PSAK yang berlaku

  1. Mampu menerapkan konsep pengakuan, pengukuran, dan penyajian aset lancar.
  2. Mampu membuat jurnal transaksi aset lancar sesuai PSAK.
  3. Mampu menghitung persediaan menggunakan FIFO, LIFO, dan Average.
  4. Mampu menganalisis dampaknya terhadap HPP dan laba perusahaan.
  5. Mampu menghitung penyisihan piutang tak tertagih berdasarkan metode yang tepat.
  6. Mampu mengevaluasi kebijakan kredit dan prinsip kehati‑hatian.
  7. Mampu mengidentifikasi jenis investasi jangka pendek dan mencatat transaksi pembelian/penjualan.
  8. Mampu menyajikan nilai wajar sesuai PSAK instrumen keuangan.
  9. Mampu membedakan biaya yang dikapitalisasi dan dibebankan.
  10. Mampu menghitung depresiasi dan menilai adanya penurunan nilai (impairment).
Kriteria:

Rubrik deskriptif Ketepatan mendeskripsikan dan menjelaskan Bentuk non-test: Menjawab latihan soal


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan tanya jawab..
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Analisis Studi Kasus Online,
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Materi: Menganalisis dan menerapkan konsep serta standar akuntansi terkait aset lancar, persediaan, piutang, investasi jangka pendek, dan aset tetap, termasuk pengakuan, pengukuran, penyajian, kapitalisasi biaya, depresiasi, serta penurunan nilai sesuai PSAK yang berlaku
Pustaka: Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2025). Intermediate Accounting: IFRS Edition. Wiley.

Materi: Menganalisis dan menerapkan konsep serta standar akuntansi terkait aset lancar, persediaan, piutang, investasi jangka pendek, dan aset tetap, termasuk pengakuan, pengukuran, penyajian, kapitalisasi biaya, depresiasi, serta penurunan nilai sesuai PSAK yang berlaku
Pustaka: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2025). Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Efektif per 1 Januari 2025. Jakarta: DSAK-IAI.

Materi: Menganalisis dan menerapkan konsep serta standar akuntansi terkait aset lancar, persediaan, piutang, investasi jangka pendek, dan aset tetap, termasuk pengakuan, pengukuran, penyajian, kapitalisasi biaya, depresiasi, serta penurunan nilai sesuai PSAK yang berlaku
Pustaka: Spiceland, D., Nelson, M., Thomas, W., Winchel, J., Tan, P., & Low, B. (2023). Intermediate Accounting: IFRS Standards Edition (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
5%

8

Minggu ke 8

Setelah mengikuti pertemuan ini, mahasiswa diharapkan mampu Menganalisis dan menerapkan konsep serta standar akuntansi terkait aset lancar, persediaan, piutang, investasi jangka pendek, dan aset tetap, termasuk pengakuan, pengukuran, penyajian, kapitalisasi biaya, depresiasi, serta penurunan nilai sesuai PSAK yang berlaku

  1. Mampu menerapkan konsep pengakuan, pengukuran, dan penyajian aset lancar.
  2. Mampu membuat jurnal transaksi aset lancar sesuai PSAK.
  3. Mampu menghitung persediaan menggunakan FIFO, LIFO, dan Average.
  4. Mampu menganalisis dampaknya terhadap HPP dan laba perusahaan.
  5. Mampu menghitung penyisihan piutang tak tertagih berdasarkan metode yang tepat.
  6. Mampu mengevaluasi kebijakan kredit dan prinsip kehati‑hatian.
  7. Mampu mengidentifikasi jenis investasi jangka pendek dan mencatat transaksi pembelian/penjualan.
  8. Mampu menyajikan nilai wajar sesuai PSAK instrumen keuangan.
  9. Mampu membedakan biaya yang dikapitalisasi dan dibebankan.
  10. Mampu menghitung depresiasi dan menilai adanya penurunan nilai (impairment).
Kriteria:

Rubrik deskriptif Ketepatan mendeskripsikan dan menjelaskan Bentuk non-test: Menjawab latihan soal


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan tanya jawab..
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Analisis Studi Kasus Online,
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Materi: Menganalisis dan menerapkan konsep serta standar akuntansi terkait aset lancar, persediaan, piutang, investasi jangka pendek, dan aset tetap, termasuk pengakuan, pengukuran, penyajian, kapitalisasi biaya, depresiasi, serta penurunan nilai sesuai PSAK yang berlaku
Pustaka: Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2025). Intermediate Accounting: IFRS Edition. Wiley.

Materi: Menganalisis dan menerapkan konsep serta standar akuntansi terkait aset lancar, persediaan, piutang, investasi jangka pendek, dan aset tetap, termasuk pengakuan, pengukuran, penyajian, kapitalisasi biaya, depresiasi, serta penurunan nilai sesuai PSAK yang berlaku
Pustaka: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2025). Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Efektif per 1 Januari 2025. Jakarta: DSAK-IAI.

Materi: Menganalisis dan menerapkan konsep serta standar akuntansi terkait aset lancar, persediaan, piutang, investasi jangka pendek, dan aset tetap, termasuk pengakuan, pengukuran, penyajian, kapitalisasi biaya, depresiasi, serta penurunan nilai sesuai PSAK yang berlaku
Pustaka: Spiceland, D., Nelson, M., Thomas, W., Winchel, J., Tan, P., & Low, B. (2023). Intermediate Accounting: IFRS Standards Edition (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
15%

9

Minggu ke 9

Setelah mengikuti pertemuan ini, mahasiswa diharapkan mampu menganalisis transaksi kompleks terkait aset tidak berwujud, mengidentifikasi kebutuhan penyesuaian dan koreksi, serta merancang dan mencatat jurnal akuntansi yang tepat sesuai dengan standar akuntansi keuangan.

  1. Mampu mengidentifikasi peristiwa atau transaksi yang memerlukan penyesuaian atau koreksi pada aset tidak berwujud.
  2. Mampu menghitung nilai amortisasi, impairment loss, atau revaluasi aset tidak berwujud sesuai dengan PSAK/IFRS yang relevan.
  3. Mampu merancang dan mencatat jurnal penyesuaian yang tepat untuk transaksi kompleks aset tidak berwujud.
  4. Mampu merancang dan mencatat jurnal koreksi kesalahan yang terkait dengan pengakuan atau pengukuran aset tidak berwujud.
  5. Mampu menyusun penjelasan atau catatan atas jurnal yang dibuat untuk mendukung keputusan akuntansi.
Kriteria:

Rubrik deskriptif Ketepatan mendeskripsikan dan menjelaskan Bentuk non-test: Menjawab latihan soal


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Praktikum
Studi Kasus, Diskusi Terpandang, Demonstrasi, dan Latihan Terstruktur..
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Analisis Studi Kasus dan Pembuatan Jurnal Komprehensif, Mahasiswa diberikan sebuah studi kasus naratif yang menggambarkan serangkaian transaksi kompleks sepanjang periode fiskal terkait akuisisi, pengembangan, dan potensi impairment aset tidak berwujud pada sebuah perusahaan. Mahasiswa diminta untuk: 1) Menganalisis kasus dan mengidentifikasi titik-titik yang memerlukan penyesuaian atau koreksi. 2) Melakukan perhitungan yang diperlukan (amortisasi, nilai impairment, dll). 3) Merancang dan mencatat seluruh jurnal penyesuaian dan koreksi yang tepat pada tanggal yang relevan. 4) Menyertakan penjelasan singkat (memo) untuk setiap jurnal yang dibuat, mendasarkan pada prinsip akuntansi yang berlaku. Tugas dikumpulkan dalam format dokumen (PDF atau Word) melalui LMS.
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Materi: Review konsep aset tidak berwujud (pengakuan, pengukuran awal, dan pengukuran subsequent)., Prinsip amortisasi aset tidak berwujud dan metode perhitungannya., Pengujian impairment aset tidak berwujud dan pencatatan impairment loss., Revaluasi aset tidak berwujud (jika diizinkan oleh standar) dan perlakuan akuntansinya., Kesalahan dalam pengakuan atau pengukuran aset tidak berwujud dan prosedur koreksinya., Analisis transaksi kompleks (e.g., akuisisi bisnis dengan goodwill, pengembangan internal, pelepasan aset) dan implikasi jurnal penyesuaiannya.
Pustaka: Handbook Perkuliahan

Materi: Review konsep aset tidak berwujud (pengakuan, pengukuran awal, dan pengukuran subsequent)., Prinsip amortisasi aset tidak berwujud dan metode perhitungannya., Pengujian impairment aset tidak berwujud dan pencatatan impairment loss., Revaluasi aset tidak berwujud (jika diizinkan oleh standar) dan perlakuan akuntansinya., Kesalahan dalam pengakuan atau pengukuran aset tidak berwujud dan prosedur koreksinya., Analisis transaksi kompleks (e.g., akuisisi bisnis dengan goodwill, pengembangan internal, pelepasan aset) dan implikasi jurnal penyesuaiannya.
Pustaka: Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2025). Intermediate Accounting: IFRS Edition. Wiley.

Materi: Review konsep aset tidak berwujud (pengakuan, pengukuran awal, dan pengukuran subsequent)., Prinsip amortisasi aset tidak berwujud dan metode perhitungannya., Pengujian impairment aset tidak berwujud dan pencatatan impairment loss., Revaluasi aset tidak berwujud (jika diizinkan oleh standar) dan perlakuan akuntansinya., Kesalahan dalam pengakuan atau pengukuran aset tidak berwujud dan prosedur koreksinya., Analisis transaksi kompleks (e.g., akuisisi bisnis dengan goodwill, pengembangan internal, pelepasan aset) dan implikasi jurnal penyesuaiannya.
Pustaka: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2025). Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Efektif per 1 Januari 2025. Jakarta: DSAK-IAI.

Materi: Review konsep aset tidak berwujud (pengakuan, pengukuran awal, dan pengukuran subsequent)., Prinsip amortisasi aset tidak berwujud dan metode perhitungannya., Pengujian impairment aset tidak berwujud dan pencatatan impairment loss., Revaluasi aset tidak berwujud (jika diizinkan oleh standar) dan perlakuan akuntansinya., Kesalahan dalam pengakuan atau pengukuran aset tidak berwujud dan prosedur koreksinya., Analisis transaksi kompleks (e.g., akuisisi bisnis dengan goodwill, pengembangan internal, pelepasan aset) dan implikasi jurnal penyesuaiannya.
Pustaka: Spiceland, D., Nelson, M., Thomas, W., Winchel, J., Tan, P., & Low, B. (2023). Intermediate Accounting: IFRS Standards Edition (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
5%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu mengevaluasi dan mengkritisi penerapan metode pengakuan pendapatan (seperti metode persentase penyelesaian dan metode kontrak selesai) pada kontrak jangka panjang, serta menilai kepatuhan dan dampaknya terhadap laporan keuangan untuk transaksi khusus seperti penjualan cicilan, konsinyasi, dan royalti.

  1. Mampu mengevaluasi kesesuaian penerapan metode persentase penyelesaian dan kontrak selesai pada studi kasus kontrak jangka panjang.
  2. Mampu menganalisis dan menilai dampak pengakuan pendapatan dari transaksi khusus terhadap kinerja keuangan entitas.
  3. Mampu memberikan rekomendasi atau keputusan terkait pengakuan pendapatan berdasarkan evaluasi terhadap prinsip akuntansi dan etika profesi.
Kriteria:

Rubrik deskriptif Ketepatan mendeskripsikan dan menjelaskan Bentuk non-test: Menjawab latihan soal


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi Kasus, Diskusi Terpimpin, Presentasi, dan Tanya Jawab Interaktif..
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Analisis dan Evaluasi Studi Kasus Online, Mahasiswa diberikan studi kasus komprehensif (berupa dokumen atau video scenario) terkait kontrak jangka panjang atau transaksi khusus. Mahasiswa diminta untuk membuat video presentasi singkat atau dokumen analisis tertulis yang berisi evaluasi kritis terhadap metode pengakuan pendapatan yang digunakan, dampaknya, serta rekomendasi perbaikan jika diperlukan. Tugas dikumpulkan dan didiskusikan melalui forum LMS.
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Materi: Review Prinsip Pengakuan Pendapatan (PSAK 72/IFRS 15)., Metode Pengakuan Pendapatan Kontrak Jangka Panjang: Persentase Penyelesaian dan Kontrak Selesai., Evaluasi Transaksi Khusus: Penjualan Cicilan, Konsinyasi, dan Royalti., Analisis Dampak Pengakuan Pendapatan terhadap Laporan Keuangan dan Rasio., Studi Kasus Komprehensif untuk Evaluasi.
Pustaka: Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2025). Intermediate Accounting: IFRS Edition. Wiley.

Materi: Review Prinsip Pengakuan Pendapatan (PSAK 72/IFRS 15)., Metode Pengakuan Pendapatan Kontrak Jangka Panjang: Persentase Penyelesaian dan Kontrak Selesai., Evaluasi Transaksi Khusus: Penjualan Cicilan, Konsinyasi, dan Royalti., Analisis Dampak Pengakuan Pendapatan terhadap Laporan Keuangan dan Rasio., Studi Kasus Komprehensif untuk Evaluasi.
Pustaka: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2025). Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Efektif per 1 Januari 2025. Jakarta: DSAK-IAI.

Materi: Review Prinsip Pengakuan Pendapatan (PSAK 72/IFRS 15)., Metode Pengakuan Pendapatan Kontrak Jangka Panjang: Persentase Penyelesaian dan Kontrak Selesai., Evaluasi Transaksi Khusus: Penjualan Cicilan, Konsinyasi, dan Royalti., Analisis Dampak Pengakuan Pendapatan terhadap Laporan Keuangan dan Rasio., Studi Kasus Komprehensif untuk Evaluasi.
Pustaka: Spiceland, D., Nelson, M., Thomas, W., Winchel, J., Tan, P., & Low, B. (2023). Intermediate Accounting: IFRS Standards Edition (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
5%

11

Minggu ke 11

Setelah mengikuti pertemuan ini, mahasiswa diharapkan dapat: 1) Menganalisis karakteristik dan pengakuan liabilitas jangka pendek seperti utang usaha, utang wesel, dan pendapatan diterima di muka. 2) Mengevaluasi dan mengestimasi pengakuan liabilitas kontinjensi berdasarkan kemungkinan terjadinya dan kemampuan untuk mengestimasi jumlahnya. 3) Menerapkan prinsip pengukuran dan pengungkapan yang sesuai untuk liabilitas jangka pendek dan kontinjensi dalam penyusunan laporan keuangan.

  1. Mampu mengidentifikasi dan mengklasifikasikan jenis-jenis liabilitas jangka pendek dalam transaksi bisnis.
  2. Mampu menganalisis kriteria pengakuan dan pengukuran liabilitas kontinjensi sesuai PSAK.
  3. Mampu menyusun jurnal dan pengungkapan yang tepat terkait liabilitas jangka pendek dan estimasi liabilitas kontinjensi dalam studi kasus.
  4. Mampu mengevaluasi dampak pengakuan liabilitas terhadap posisi keuangan dan kinerja perusahaan.
Kriteria:

Rubrik deskriptif Ketepatan mendeskripsikan dan menjelaskan Bentuk non-test: Menjawab latihan soal


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah interaktif, diskusi kasus, tanya jawab, dan pemecahan masalah (problem-solving) berbasis studi kasus nyata..
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Analisis Studi Kasus Online, Mahasiswa diberikan studi kasus berbentuk narasi atau data keuangan perusahaan yang melibatkan transaksi liabilitas jangka pendek dan situasi kontinjensi. Mahasiswa diminta untuk menganalisis kasus tersebut, menentukan perlakuan akuntansi yang tepat (pengakuan, pengukuran, penjurnalan, dan pengungkapan), serta menyusun jawaban analitis dalam bentuk dokumen (PDF/DOC) yang diunggah ke LMS.
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Materi: Konsep dan definisi liabilitas jangka pendek., Jenis-jenis liabilitas jangka pendek: utang usaha, utang wesel, utang pajak, pendapatan diterima di muka, dan bagian lancar utang jangka panjang., Pengakuan dan pengukuran liabilitas jangka pendek., Konsep liabilitas kontinjensi menurut PSAK., Kriteria pengakuan liabilitas kontinjensi: probable, reasonably estimable, dan remote., Pengukuran dan pengungkapan liabilitas kontinjensi dalam laporan keuangan., Studi kasus penerapan perlakuan akuntansi untuk liabilitas jangka pendek dan kontinjensi.
Pustaka: Handbook Perkuliahan

Materi: Konsep dan definisi liabilitas jangka pendek., Jenis-jenis liabilitas jangka pendek: utang usaha, utang wesel, utang pajak, pendapatan diterima di muka, dan bagian lancar utang jangka panjang., Pengakuan dan pengukuran liabilitas jangka pendek., Konsep liabilitas kontinjensi menurut PSAK., Kriteria pengakuan liabilitas kontinjensi: probable, reasonably estimable, dan remote., Pengukuran dan pengungkapan liabilitas kontinjensi dalam laporan keuangan., Studi kasus penerapan perlakuan akuntansi untuk liabilitas jangka pendek dan kontinjensi.
Pustaka: Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2025). Intermediate Accounting: IFRS Edition. Wiley.

Materi: Konsep dan definisi liabilitas jangka pendek., Jenis-jenis liabilitas jangka pendek: utang usaha, utang wesel, utang pajak, pendapatan diterima di muka, dan bagian lancar utang jangka panjang., Pengakuan dan pengukuran liabilitas jangka pendek., Konsep liabilitas kontinjensi menurut PSAK., Kriteria pengakuan liabilitas kontinjensi: probable, reasonably estimable, dan remote., Pengukuran dan pengungkapan liabilitas kontinjensi dalam laporan keuangan., Studi kasus penerapan perlakuan akuntansi untuk liabilitas jangka pendek dan kontinjensi.
Pustaka: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2025). Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Efektif per 1 Januari 2025. Jakarta: DSAK-IAI.

Materi: Konsep dan definisi liabilitas jangka pendek., Jenis-jenis liabilitas jangka pendek: utang usaha, utang wesel, utang pajak, pendapatan diterima di muka, dan bagian lancar utang jangka panjang., Pengakuan dan pengukuran liabilitas jangka pendek., Konsep liabilitas kontinjensi menurut PSAK., Kriteria pengakuan liabilitas kontinjensi: probable, reasonably estimable, dan remote., Pengukuran dan pengungkapan liabilitas kontinjensi dalam laporan keuangan., Studi kasus penerapan perlakuan akuntansi untuk liabilitas jangka pendek dan kontinjensi.
Pustaka: Spiceland, D., Nelson, M., Thomas, W., Winchel, J., Tan, P., & Low, B. (2023). Intermediate Accounting: IFRS Standards Edition (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
5%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu menerapkan prinsip akuntansi untuk menyusun laporan arus kas dari data laporan keuangan lainnya, baik dengan metode langsung maupun tidak langsung, sesuai dengan standar yang berlaku.

  1. Membedakan komponen arus kas dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.
  2. Menyusun laporan arus kas dengan metode langsung dari data transaksi atau rekonsiliasi.
  3. Menyusun laporan arus kas dengan metode tidak langsung dengan menyesuaikan laba bersih.
  4. Menganalisis dan merekonsiliasi perbedaan antara laba bersih dan arus kas dari aktivitas operasi.
  5. Mengidentifikasi dan mengklasifikasikan transaksi ke dalam kategori arus kas yang tepat sesuai PSAK.
Kriteria:

Rubrik deskriptif Ketepatan mendeskripsikan dan menjelaskan Bentuk non-test: Menjawab latihan soal


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Praktikum
Ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan latihan soal/tugas penyusunan laporan arus kas..
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Latihan Penyusunan Laporan Arus Kas (Studi Kasus), Mahasiswa diberikan data laporan keuangan (neraca komparatif dan laporan laba rugi) suatu perusahaan. Tugasnya adalah menyusun laporan arus kas lengkap menggunakan metode tidak langsung dan (jika data memungkinkan) komponen metode langsung untuk aktivitas operasi. Tugas dikumpulkan melalui LMS dalam format dokumen (PDF atau Word) disertai langkah-langkah perhitungan.
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Materi: Konsep dan tujuan Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement)., Klasifikasi arus kas: aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan., Langkah-langkah penyusunan Laporan Arus Kas metode langsung., Langkah-langkah penyusunan Laporan Arus Kas metode tidak langsung., Rekonsiliasi laba bersih ke arus kas dari aktivitas operasi., Analisis perbandingan dan penerapan metode langsung vs. tidak langsung., Studi kasus penyusunan laporan arus kas dari neraca dan laporan laba rugi.
Pustaka: Handbook Perkuliahan

Materi: Konsep dan tujuan Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement)., Klasifikasi arus kas: aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan., Langkah-langkah penyusunan Laporan Arus Kas metode langsung., Langkah-langkah penyusunan Laporan Arus Kas metode tidak langsung., Rekonsiliasi laba bersih ke arus kas dari aktivitas operasi., Analisis perbandingan dan penerapan metode langsung vs. tidak langsung., Studi kasus penyusunan laporan arus kas dari neraca dan laporan laba rugi.
Pustaka: Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2025). Intermediate Accounting: IFRS Edition. Wiley.

Materi: Konsep dan tujuan Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement)., Klasifikasi arus kas: aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan., Langkah-langkah penyusunan Laporan Arus Kas metode langsung., Langkah-langkah penyusunan Laporan Arus Kas metode tidak langsung., Rekonsiliasi laba bersih ke arus kas dari aktivitas operasi., Analisis perbandingan dan penerapan metode langsung vs. tidak langsung., Studi kasus penyusunan laporan arus kas dari neraca dan laporan laba rugi.
Pustaka: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2025). Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Efektif per 1 Januari 2025. Jakarta: DSAK-IAI.

Materi: Konsep dan tujuan Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement)., Klasifikasi arus kas: aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan., Langkah-langkah penyusunan Laporan Arus Kas metode langsung., Langkah-langkah penyusunan Laporan Arus Kas metode tidak langsung., Rekonsiliasi laba bersih ke arus kas dari aktivitas operasi., Analisis perbandingan dan penerapan metode langsung vs. tidak langsung., Studi kasus penyusunan laporan arus kas dari neraca dan laporan laba rugi.
Pustaka: Spiceland, D., Nelson, M., Thomas, W., Winchel, J., Tan, P., & Low, B. (2023). Intermediate Accounting: IFRS Standards Edition (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu menganalisis skenario bisnis kompleks, mengidentifikasi masalah pengukuran dan pengakuan akuntansi, serta merancang dan mengusulkan solusi akuntansi yang inovatif, etis, dan sesuai dengan kerangka konseptual pelaporan keuangan.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menganalisis masalah spesifik dalam pengukuran aset, liabilitas, ekuitas, pendapatan, atau beban pada skenario bisnis kompleks.
  2. Mampu mengevaluasi keterbatasan penerapan standar akuntansi yang ada terhadap skenario yang diberikan.
  3. Mampu merancang dan mengusulkan solusi pengukuran atau pengakuan yang inovatif, didukung oleh argumentasi konseptual yang kuat.
  4. Mampu menyusun rekomendasi kebijakan akuntansi atau catatan atas laporan keuangan yang mencerminkan solusi yang diusulkan.
  5. Mampu mempresentasikan solusi yang diusulkan dengan jelas, logis, dan mempertimbangkan implikasi etika serta praktis.
Kriteria:

Rubrik deskriptif Ketepatan mendeskripsikan dan menjelaskan Bentuk non-test: Menjawab latihan soal


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi Kasus Kompleks, Diskusi Terpandu (Guided Discussion), Project-Based Learning, Presentasi dan Kritik Konstruktif..
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Project-Based Assignment (Asinkronus), Mahasiswa secara individu atau berkelompok kecil diberikan sebuah skenario bisnis kompleks (dalam bentuk narasi atau data) melalui LMS. Tugas mereka adalah menganalisis skenario, mengidentifikasi masalah pengukuran/pengakuan, dan membuat sebuah proposal solusi akuntansi yang inovatif dalam bentuk dokumen tertulis (misalnya, memo kebijakan akuntansi atau draft catatan atas laporan keuangan) yang diunggah ke LMS. Dapat dilengkapi dengan rekaman presentasi singkat (video) untuk menjelaskan solusi mereka.
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Materi: Review Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan (Konsep Pengakuan dan Pengukuran)., Kompleksitas dalam Pengukuran Nilai Wajar (Fair Value) dan Biaya Historis., Masalah Pengakuan untuk Transaksi dan Peristiwa Bisnis yang Tidak Biasa (Unusual Transactions)., Inovasi dalam Akuntansi: Pendekatan Berbasis Prinsip vs. Aturan, dan Peran Judgment Profesional., Analisis Kasus Nyata atau Skenario Simulasi Bisnis Kompleks (misal: akuisisi dengan kontinjensi, instrumen keuangan hybrid, kontrak jangka panjang dengan variabel kompleks).
Pustaka: Handbook Perkuliahan

Materi: Review Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan (Konsep Pengakuan dan Pengukuran)., Kompleksitas dalam Pengukuran Nilai Wajar (Fair Value) dan Biaya Historis., Masalah Pengakuan untuk Transaksi dan Peristiwa Bisnis yang Tidak Biasa (Unusual Transactions)., Inovasi dalam Akuntansi: Pendekatan Berbasis Prinsip vs. Aturan, dan Peran Judgment Profesional., Analisis Kasus Nyata atau Skenario Simulasi Bisnis Kompleks (misal: akuisisi dengan kontinjensi, instrumen keuangan hybrid, kontrak jangka panjang dengan variabel kompleks).
Pustaka: Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2025). Intermediate Accounting: IFRS Edition. Wiley.

Materi: Review Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan (Konsep Pengakuan dan Pengukuran)., Kompleksitas dalam Pengukuran Nilai Wajar (Fair Value) dan Biaya Historis., Masalah Pengakuan untuk Transaksi dan Peristiwa Bisnis yang Tidak Biasa (Unusual Transactions)., Inovasi dalam Akuntansi: Pendekatan Berbasis Prinsip vs. Aturan, dan Peran Judgment Profesional., Analisis Kasus Nyata atau Skenario Simulasi Bisnis Kompleks (misal: akuisisi dengan kontinjensi, instrumen keuangan hybrid, kontrak jangka panjang dengan variabel kompleks).
Pustaka: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2025). Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Efektif per 1 Januari 2025. Jakarta: DSAK-IAI.

Materi: Review Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan (Konsep Pengakuan dan Pengukuran)., Kompleksitas dalam Pengukuran Nilai Wajar (Fair Value) dan Biaya Historis., Masalah Pengakuan untuk Transaksi dan Peristiwa Bisnis yang Tidak Biasa (Unusual Transactions)., Inovasi dalam Akuntansi: Pendekatan Berbasis Prinsip vs. Aturan, dan Peran Judgment Profesional., Analisis Kasus Nyata atau Skenario Simulasi Bisnis Kompleks (misal: akuisisi dengan kontinjensi, instrumen keuangan hybrid, kontrak jangka panjang dengan variabel kompleks).
Pustaka: Spiceland, D., Nelson, M., Thomas, W., Winchel, J., Tan, P., & Low, B. (2023). Intermediate Accounting: IFRS Standards Edition (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa dapat merancang dan mengusulkan solusi akuntansi yang kreatif dan inovatif untuk menangani tantangan pengukuran dan pengakuan aset, liabilitas, ekuitas, pendapatan, dan beban dalam situasi bisnis yang tidak standar atau kompleks.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menganalisis masalah pengukuran dan pengakuan dalam skenario bisnis kompleks.
  2. Mampu mengevaluasi berbagai alternatif solusi akuntansi yang ada dan potensi keterbatasannya.
  3. Mampu merancang solusi akuntansi yang inovatif, koheren, dan sesuai dengan kerangka konseptual pelaporan keuangan.
  4. Mampu mempresentasikan dan mempertahankan solusi yang diusulkan dengan argumentasi yang logis dan didukung prinsip akuntansi.
Kriteria:

Rubrik deskriptif Ketepatan mendeskripsikan dan menjelaskan Bentuk non-test: Menjawab latihan soal


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi Kasus Kompleks, Diskusi Terpandang, Project-Based Learning, Presentasi dan Debat Solusi..
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
1, Pengembangan dan Pengumpulan Proposal Solusi Akuntansi berbasis studi kasus yang diberikan melalui LMS, dilengkapi dengan video presentasi singkat yang diunggah oleh mahasiswa untuk mempertahankan solusinya.
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Materi: Review Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan (Konsep Pengakuan dan Pengukuran)., Analisis Kasus Bisnis Kompleks (misal: transaksi gabungan, instrumen keuangan hybrid, kontrak jangka panjang dengan variabel kompleks)., Teknik Brainstorming dan Pemecahan Masalah Kreatif dalam Akuntansi., Pengembangan dan Presentasi Proposal Solusi Akuntansi.
Pustaka: Handbook Perkuliahan

Materi: Review Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan (Konsep Pengakuan dan Pengukuran)., Analisis Kasus Bisnis Kompleks (misal: transaksi gabungan, instrumen keuangan hybrid, kontrak jangka panjang dengan variabel kompleks)., Teknik Brainstorming dan Pemecahan Masalah Kreatif dalam Akuntansi., Pengembangan dan Presentasi Proposal Solusi Akuntansi.
Pustaka: Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2025). Intermediate Accounting: IFRS Edition. Wiley.

Materi: Review Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan (Konsep Pengakuan dan Pengukuran)., Analisis Kasus Bisnis Kompleks (misal: transaksi gabungan, instrumen keuangan hybrid, kontrak jangka panjang dengan variabel kompleks)., Teknik Brainstorming dan Pemecahan Masalah Kreatif dalam Akuntansi., Pengembangan dan Presentasi Proposal Solusi Akuntansi.
Pustaka: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2025). Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Efektif per 1 Januari 2025. Jakarta: DSAK-IAI.

Materi: Review Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan (Konsep Pengakuan dan Pengukuran)., Analisis Kasus Bisnis Kompleks (misal: transaksi gabungan, instrumen keuangan hybrid, kontrak jangka panjang dengan variabel kompleks)., Teknik Brainstorming dan Pemecahan Masalah Kreatif dalam Akuntansi., Pengembangan dan Presentasi Proposal Solusi Akuntansi.
Pustaka: Spiceland, D., Nelson, M., Thomas, W., Winchel, J., Tan, P., & Low, B. (2023). Intermediate Accounting: IFRS Standards Edition (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
5%

15

Minggu ke 15

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa diharapkan dapat merancang dan mengusulkan pendekatan atau model akuntansi yang kreatif dan tepat untuk menangani tantangan pengukuran dan pengakuan aset, liabilitas, ekuitas, pendapatan, dan beban dalam situasi bisnis yang tidak lazim atau kompleks.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menganalisis masalah pengukuran dan pengakuan dalam skenario bisnis kompleks yang diberikan.
  2. Mampu merancang solusi akuntansi yang inovatif, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara konseptual.
  3. Mampu mengevaluasi kelebihan dan keterbatasan dari solusi inovatif yang diusulkan dibandingkan dengan praktik konvensional.
  4. Mampu menyajikan solusi yang diusulkan dalam bentuk rekomendasi kebijakan atau prosedur akuntansi yang jelas dan terstruktur.
Kriteria:

Rubrik deskriptif Ketepatan mendeskripsikan dan menjelaskan Bentuk non-test: Menjawab latihan soal


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Studi Kasus Kompleks, Diskusi Terpandang (Guided Discussion), Project-Based Learning, Presentasi dan Kritik Konstruktif..
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Project-Based Assignment (Asinkronus), Mahasiswa secara individu atau kelompok kecil (melalui kolaborasi online) diberikan sebuah skenario bisnis kompleks fiktif atau berdasarkan kasus nyata. Tugas mereka adalah menganalisis masalah pengukuran/pengakuan yang ada, merancang minimal dua alternatif solusi akuntansi yang inovatif, mengevaluasi kelebihan dan kekurangan masing-masing, serta merekomendasikan satu solusi terbaik disertai justifikasi konseptual yang mendalam. Hasil akhir disusun dalam bentuk dokumen tertulis (seperti policy brief atau proposal) dan/atau video presentasi singkat yang diunggah ke LMS.
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Materi: Review Prinsip Pengukuran dan Pengakuan (Historical Cost, Fair Value, dll.) dalam Konteks Kompleks., Analisis Kasus-Kasus Kontemporer dengan Isu Pengukuran dan Pengakuan yang Menantang (misal: aset kripto, kontrak jangka panjang kompleks, instrument keuangan hybrid)., Teknik Perancangan Solusi Akuntansi: Analisis Masalah, Pengembangan Alternatif, dan Justifikasi Konseptual., Penyusunan Rekomendasi Kebijakan Akuntansi dan Implikasi Penyajian Laporan Keuangan.
Pustaka: Handbook Perkuliahan

Materi: Review Prinsip Pengukuran dan Pengakuan (Historical Cost, Fair Value, dll.) dalam Konteks Kompleks., Analisis Kasus-Kasus Kontemporer dengan Isu Pengukuran dan Pengakuan yang Menantang (misal: aset kripto, kontrak jangka panjang kompleks, instrument keuangan hybrid)., Teknik Perancangan Solusi Akuntansi: Analisis Masalah, Pengembangan Alternatif, dan Justifikasi Konseptual., Penyusunan Rekomendasi Kebijakan Akuntansi dan Implikasi Penyajian Laporan Keuangan.
Pustaka: Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2025). Intermediate Accounting: IFRS Edition. Wiley.

Materi: Review Prinsip Pengukuran dan Pengakuan (Historical Cost, Fair Value, dll.) dalam Konteks Kompleks., Analisis Kasus-Kasus Kontemporer dengan Isu Pengukuran dan Pengakuan yang Menantang (misal: aset kripto, kontrak jangka panjang kompleks, instrument keuangan hybrid)., Teknik Perancangan Solusi Akuntansi: Analisis Masalah, Pengembangan Alternatif, dan Justifikasi Konseptual., Penyusunan Rekomendasi Kebijakan Akuntansi dan Implikasi Penyajian Laporan Keuangan.
Pustaka: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2025). Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Efektif per 1 Januari 2025. Jakarta: DSAK-IAI.

Materi: Review Prinsip Pengukuran dan Pengakuan (Historical Cost, Fair Value, dll.) dalam Konteks Kompleks., Analisis Kasus-Kasus Kontemporer dengan Isu Pengukuran dan Pengakuan yang Menantang (misal: aset kripto, kontrak jangka panjang kompleks, instrument keuangan hybrid)., Teknik Perancangan Solusi Akuntansi: Analisis Masalah, Pengembangan Alternatif, dan Justifikasi Konseptual., Penyusunan Rekomendasi Kebijakan Akuntansi dan Implikasi Penyajian Laporan Keuangan.
Pustaka: Spiceland, D., Nelson, M., Thomas, W., Winchel, J., Tan, P., & Low, B. (2023). Intermediate Accounting: IFRS Standards Edition (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
5%

16

Minggu ke 16

Mahasiswa dapat merancang dan mengusulkan solusi akuntansi yang kreatif dan kontekstual untuk masalah pengukuran dan pengakuan aset, liabilitas, ekuitas, pendapatan, dan beban dalam situasi bisnis yang tidak lazim atau kompleks.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menganalisis masalah pengukuran dan pengakuan dalam skenario bisnis kompleks yang diberikan.
  2. Mampu mengevaluasi berbagai alternatif solusi akuntansi yang ada beserta implikasi penerapannya.
  3. Mampu merancang solusi akuntansi yang inovatif, etis, dan sesuai dengan kerangka konseptual pelaporan keuangan.
  4. Mampu mempresentasikan dan mempertahankan solusi yang dibuat dengan argumentasi yang logis dan didukung prinsip akuntansi yang berlaku.
Kriteria:

Rubrik deskriptif Ketepatan mendeskripsikan dan menjelaskan Bentuk non-test: Menjawab latihan soal


Bentuk Penilaian :
Tes
Studi Kasus Kompleks, Diskusi Terpandang, Project-Based Learning, Presentasi dan Simulasi Debat.
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Online SIDIA
(1x(3x170’)): Diskusi TM (1x(3x50’)): Penjelasan materi dan diskusi Tugas: Menyusun ringkasan mengenai Conceptual Framework for Financial Reporting BM (1x(3x60’)): Pemahaman materi PT (1x(3x60’)): Tugas Individu
Materi: Review Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan (Konsep Pengukuran dan Pengakuan)., Analisis Kasus-Kasus Kompleks Pengukuran Aset Tidak Berwujud, Kontrak Gabungan, dan Transaksi dengan Banyak Elemen., Teknik Pemecahan Masalah Kreatif dalam Akuntansi., Pengembangan Proposal Solusi Akuntansi yang Inovatif dan Beretika.
Pustaka: Handbook Perkuliahan

Materi: Review Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan (Konsep Pengukuran dan Pengakuan)., Analisis Kasus-Kasus Kompleks Pengukuran Aset Tidak Berwujud, Kontrak Gabungan, dan Transaksi dengan Banyak Elemen., Teknik Pemecahan Masalah Kreatif dalam Akuntansi., Pengembangan Proposal Solusi Akuntansi yang Inovatif dan Beretika
Pustaka: Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2025). Intermediate Accounting: IFRS Edition. Wiley.

Materi: Review Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan (Konsep Pengukuran dan Pengakuan)., Analisis Kasus-Kasus Kompleks Pengukuran Aset Tidak Berwujud, Kontrak Gabungan, dan Transaksi dengan Banyak Elemen., Teknik Pemecahan Masalah Kreatif dalam Akuntansi., Pengembangan Proposal Solusi Akuntansi yang Inovatif dan Beretika
Pustaka: Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2025). Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Efektif per 1 Januari 2025. Jakarta: DSAK-IAI.

Materi: Review Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan (Konsep Pengukuran dan Pengakuan)., Analisis Kasus-Kasus Kompleks Pengukuran Aset Tidak Berwujud, Kontrak Gabungan, dan Transaksi dengan Banyak Elemen., Teknik Pemecahan Masalah Kreatif dalam Akuntansi., Pengembangan Proposal Solusi Akuntansi yang Inovatif dan Beretika
Pustaka: Spiceland, D., Nelson, M., Thomas, W., Winchel, J., Tan, P., & Low, B. (2023). Intermediate Accounting: IFRS Standards Edition (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
15%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 70%
2. Penilaian Portofolio 2.5%
3. Penilaian Praktikum 5%
4. Tes 22.5%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.