Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Keolahragaan Dan Kesehatan
Program Studi S1 Masase

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

ORTOPAEDI DASAR

8920402012

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=1

P=1

ECTS=3.18

3

9 April 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Mochamad Azhar Ilmi, S.Or., M.Kes.




Dr. Joesoef Roepajadi, M.Pd




JOESOEF ROEPAJADI

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-6

Menguasai konsep anatomi, fisiologi, dan biomekanika tubuh manusia terkait terapi masase

PLO-7

Memahami prinsip-prinsip asesmen fisik, tes, dan pengukuran kebugaran untuk intervensi masase

PLO-8

Menjelaskan patologi umum (nyeri otot, cedera olahraga, gangguan postur) yang memerlukan terapi masase

PLO-11

Merancang dan menerapkan protokol terapi masase berbasis kebutuhan klien (kesehatan, kebugaran,\ rehabilitasi atau kecantikan)

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menerapkan prinsip anatomi, fisiologi, dan biomekanika tubuh manusia dalam analisis kebutuhan terapi masase untuk kondisi ortopedi (C3)

PO - 2

Menganalisis hasil asesmen fisik dan pengukuran kebugaran untuk mengidentifikasi disfungsi muskuloskeletal yang memerlukan intervensi masase (C4)

PO - 3

Mengevaluasi patologi umum (nyeri otot, cedera olahraga, gangguan postur) dalam konteks indikasi dan kontraindikasi terapi masase (C5)

PO - 4

Menciptakan protokol terapi masase yang inovatif untuk kondisi ortopedi spesifik berdasarkan analisis kebutuhan klien (C6)

PO - 5

Menerapkan teknik asesmen ortopedi dasar dalam penentuan pendekatan terapi masase yang tepat (C3)

PO - 6

Menganalisis hubungan antara biomekanika tubuh dan patologi ortopedi untuk mengoptimalkan intervensi terapi masase (C4)

PO - 7

Mengevaluasi efektivitas protokol terapi masase yang diterapkan pada berbagai kondisi ortopedi berdasarkan kriteria outcome yang terukur (C5)

PO - 8

Menciptakan modifikasi teknik masase adaptif untuk kebutuhan rehabilitasi ortopedi yang kompleks (C6)

PO - 9

Menerapkan prinsip fisiologi jaringan dalam penatalaksanaan terapi masase untuk pemulihan cedera ortopedi (C3)

PO - 10

Menganalisis pola gangguan postur tubuh dan mengintegrasikannya dalam perencanaan terapi masase komprehensif (C4)

Matrik PLO-PO

 
POPLO-6PLO-7PLO-8PLO-11
PO-1   
PO-2   
PO-3   
PO-4   
PO-5   
PO-6  
PO-7   
PO-8   
PO-9   
PO-10  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6
PO-7
PO-8
PO-9
PO-10

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Ortopaedi Dasar memberikan pemahaman dasar tentang sistem muskuloskeletal, meliputi anatomi, fisiologi, dan biomekanika tulang, sendi, otot, serta jaringan ikat. Mahasiswa mempelajari prinsip-prinsip gangguan ortopedi umum seperti fraktur, dislokasi, cedera olahraga, dan kondisi degeneratif. Tujuannya adalah agar mahasiswa mampu mengidentifikasi masalah ortopedi dasar, memahami indikasi dan kontraindikasi terapi manual, serta menerapkan pengetahuan ini dalam praktik masase yang aman dan efektif. Ruang lingkup mencakup assessment sederhana, prinsip penanganan awal, dan adaptasi teknik masase untuk klien dengan kondisi ortopedi.

Pustaka

Utama :

  1. Lowe, W. (2023). Orthopedic Massage.
  2. McRae, R. (2022). Clinical Orthopedic Examination.

Pendukung :

  1. PERDOSSI (2023). Pedoman Praktik Dokter Spesialis Orthopedi di Indonesia.

Dosen Pengampu

Dr. dr. Ananda Perwira Bakti, M.Kes.

Mochamad Azhar Ilmi, S.Or., M.Kes.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

  1. Kontrak kuliah
  2. Mahasiswa mampu memahami ruang lingkup dan prinsip dasar orthopedi

Perhatian mahasiswa dalam perkuliahan

Kriteria:

Mahasiswa yang aktif bertanya/berdiskusi dan memperhatikan dalam proses perkuliahan mendapatkan poin tambahan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi
2 x 50 menit
Google meet, forum diskusi
2 x 50 menit
Materi: Pengantar orthopedi, terminologi dasar, peran massage dalam konteks orthopedi
Pustaka: Lowe, W. (2023). Orthopedic Massage.
5%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu mengidentifikasi anatomi muskuloskeletal

Perhatian mahasiswa dalam perkuliahan

Kriteria:

Kuis, tugas kelompok


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Praktikum anatomi (model/atlas)
2 x 50 menit
Google meet, Animasi anatomi 3D
2 x 50 menit
Materi: Anatomi tulang, sendi, otot utama
Pustaka: McRae, R. (2022). Clinical Orthopedic Examination.
5%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu mengidentifikasi tanda-tanda gangguan muskuloskeletal

Mampu mengidentifikasi gejala klinis

Kriteria:

Laporan tugas


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Studi kasus, diskusi klinis
2 x 50 menit
Google meet, forum diskusi
Materi: Nyeri, keterbatasan gerak, deformitas, inflamasi
Pustaka: McRae, R. (2022). Clinical Orthopedic Examination.
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu membedakan pola nyeri muskuloskeletal

Mampu membedakan jenis pola nyeri

Kriteria:

Kuis


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Analisis gejala, diskusi kasus
2 x 50 menit
Video demonstrasi
2 x 50 menit
Materi: Pola nyeri trauma, degeneratif, inflamasi
Pustaka: PERDOSSI (2023). Pedoman Praktik Dokter Spesialis Orthopedi di Indonesia.
5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu menjelaskan mekanisme cedera orthopedi umum

Mampu menyebutkan mekanisme cedera

Kriteria:

Tugas individu


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Ceramah, studi kasus
2 x 50 menit
Google meet, Forum diskusi online
2 x 50 menit
Materi: Sprain, strain, fraktur, dislokasi
Pustaka: Lowe, W. (2023). Orthopedic Massage.
5%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu memahami patomekanika penyakit orthopedi umum

Mampu menjelaskan patomekanika penyakit

Kriteria:

Tugas makalah individu


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Ceramah, diskusi kasus
2 x 50 menit
Google meet, Forum diskusi online
2 x 50 menit
Materi: Osteoarthritis, Skoliosis, HNP (Hernia Nukleus Pulposus)
Pustaka: PERDOSSI (2023). Pedoman Praktik Dokter Spesialis Orthopedi di Indonesia.
5%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu membedakan kondisi yang memerlukan rujukan medis

Mampu menentukan kondisi rujukan

Kriteria:

Presentasi kasus


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi kasus klinis
2 x 50 menit
Google meet, Forum diskusi online
2 x 50 menit
Materi: Red flag symptoms, indikasi rujukan
Pustaka: PERDOSSI (2023). Pedoman Praktik Dokter Spesialis Orthopedi di Indonesia.
5%

8

Minggu ke 8

UTS – Evaluasi teori & keterampilan dasar asesmen orthopedi

Penguasaan mahasiswa mengintegrasi materi teori dari pertemuan 1-7

Kriteria:

Nilai ujian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Tes tertulis & praktik
2 x 50 menit
Tes online
2 x 50 menit
Materi: Ujian teori & praktik pertemuan 1-7
Pustaka: Lowe, W. (2023). Orthopedic Massage.
15%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu menerapkan pemeriksaan orthopedi dasar

Mampu melakukan pemeriksaan sederhana

Kriteria:

Penilaian praktik


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Praktikum klinis
2 x 50 menit
Video tutorial
2 x 50 menit
Materi: Inspeksi, palpasi, ROM (Range of Motion)
Pustaka: McRae, R. (2022). Clinical Orthopedic Examination.
5%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu menerapkan tes fungsional sederhana

Mampu melakukan tes fungsional

Kriteria:

Laporan praktik


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Praktikum klinis
2 x 50 menit
Virtual demo interaktif
2 x 50 menit
Materi: Tes ortopedi bahu, lutut, punggung
Pustaka: McRae, R. (2022). Clinical Orthopedic Examination.

Materi: Tes ortopedi bahu, lutut, punggung
Pustaka: McRae, R. (2022). Clinical Orthopedic Examination.
5%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu menerapkan teknik masase yang aman untuk kasus orthopedi sederhana

Mampu melakukan praktik masase yang aman

Kriteria:

Penilaian praktik


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Praktikum
Praktikum klinis
2 x 50 menit
Video demonstrasi
2 x 50 menit
Materi: Teknik masase pendukung untuk nyeri punggung bawah, leher kaku, strain otot ringan
Pustaka: Lowe, W. (2023). Orthopedic Massage.
5%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu membedakan kontra indikasi absolut & relatif masase

Mampu menjelaskan kontra indikasi masase

Kriteria:

Kuis, tugas


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi kasus klinis
2 x 50 menit
Google meet, forum diskusi online
2 x 50 menit
Materi: Infeksi, fraktur, inflamasi akut
Pustaka: Lowe, W. (2023). Orthopedic Massage.
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu berkolaborasi dengan tim orthopedi secara interprofesional

Mampu mensimulasikan kolaborasi interprofesional

Kriteria:

Penilaian presentasi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Simulasi kolaborasi
2 x 50 menit
Google meet, forum diskusi online
2 x 50 menit
Materi: Peran dokter orthopedi, fisioterapis, dan terapis masase
Pustaka: PERDOSSI (2023). Pedoman Praktik Dokter Spesialis Orthopedi di Indonesia.
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu mendokumentasikan asesmen orthopedi secara sistematis

Mampu membuat dokumentasi asesmen

Kriteria:

Laporan praktik


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Praktikum pencatatan
2 x 50 menit
Google meet, forum diskusi online
2 x 50 menit
Materi: Rekam medis sederhana
Pustaka: PERDOSSI (2023). Pedoman Praktik Dokter Spesialis Orthopedi di Indonesia.
5%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu menganalisis studi kasus orthopedi ringan

Mampu menganalisis kasus orthopedi sederhana

Kriteria:

Presentasi kasus


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Problem based learning
2 x 50 menit
Google meet, forum diskusi online
2 x 50 menit
Materi: Kasus: low back pain, frozen shoulder, knee pain ringan, ankle pain ringan, elbow pain ringan
Pustaka: McRae, R. (2022). Clinical Orthopedic Examination.
5%

16

Minggu ke 16

UAS – Integrasi asesmen, intervensi aman, dan dokumentasi

Penguasaan mahasiswa yang integratif terhadap teori dan praktik dari pertemuan 1-15

Kriteria:

Nilai ujian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja, Tes
Tes tertulis & praktik
2 x 50 menit
Tes online
2 x 50 menit
Materi: Ujian teori dan praktik kasus pertemuan 1-15
Pustaka: McRae, R. (2022). Clinical Orthopedic Examination.
20%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 69.17%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 7.5%
3. Penilaian Portofolio 5%
4. Penilaian Praktikum 2.5%
5. Praktik / Unjuk Kerja 6.67%
6. Tes 14.17%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.