Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Pendidikan
Program Studi S3 Ilmu Pendidikan

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Asesmen Proses dan Hasil Belajar

8800502002

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=0

ECTS=5.04

1

27 Agustus 2024

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Prof. Dr. Dra. Gunarti Dwi Lestari, M.Si.




Prof. Dr. Rusijono, M.Pd.




GUNARTI DWI LESTARI

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-6

Mengembangkan pemikiran kritis, inovatif, dan visioner dalam memajukan pendidikan nasional dan global.

PLO-8

Menguasai filosofi, teori, metodologi, dan praktik pendidikan mutakhir serta memiliki pemahaman mendalam tentang paradigma penelitian dan analisis sistem dalam kebijakan pendidikan.

PLO-9

Mampu mengelola, memimpin, dan mengembangkan riset pendidikan yang bermanfaat, serta mendiseminasikan hasilnya melalui publikasi internasional dan membangun jejaring akademik global.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mahasiswa mampu menganalisis secara kritis berbagai paradigma asesmen, baik tradisional maupun kontemporer, dan menerapkannya dalam konteks pendidikan yang spesifik dengan mempertimbangkan standar kompetensi kerja yang relevan.

PO - 2

Mahasiswa mampu mengembangkan dan mengimplementasikan pendekatan inovatif dalam asesmen, termasuk integrasi teknologi seperti big data dan AI, untuk meningkatkan efektivitas dan relevansi evaluasi pendidikan di tingkat nasional dan global.

PO - 3

Mahasiswa mampu menguasai dan mengkritisi teori, metodologi, dan praktik asesmen terkini, serta menunjukkan pemahaman mendalam tentang implikasi teoritis dan praktis dari berbagai model pengukuran modern seperti Item Response Theory (IRT) dan Cognitive Diagnostic Assessment (CDA).

PO - 4

Mahasiswa mampu merancang, mengelola, dan mengevaluasi proyek penelitian asesmen yang kompleks, serta mendiseminasikan hasilnya melalui publikasi dan jejaring akademik global, dengan mempertimbangkan aspek etis, sosial, dan kultural.

PO - 5

Mahasiswa mampu mengembangkan instrumen asesmen yang valid, reliabel, dan adil, serta menggunakan hasilnya untuk pengambilan keputusan pendidikan yang berdasarkan data dengan mempertimbangkan konteks global dan lokal.

Matrik PLO-PO

 
POPLO-3PLO-6PLO-8PLO-9
PO-1   
PO-2   
PO-3   
PO-4   
PO-5  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Asesmen Proses dan Hasil Belajar dalam program S3 Ilmu Pendidikan menyajikan eksplorasi komprehensif terhadap teori, metodologi, dan praktik terkini dalam evaluasi pendidikan. Ruang lingkup mata kuliah ini mencakup analisis kritis terhadap paradigma asesmen, mulai dari pendekatan tradisional hingga inovasi kontemporer seperti asesmen autentik, asesmen berbasis kinerja, dan learning analytics. Mahasiswa akan mendalami aspek-aspek psikometrik dalam pengembangan instrumen asesmen, termasuk validitas, reliabilitas, dan fairness, serta mengkaji implikasi teoritis dan praktis dari berbagai model pengukuran modern seperti Item Response Theory (IRT) dan Cognitive Diagnostic Assessment (CDA). Mata kuliah ini juga akan membahas isu-isu krusial seperti asesmen untuk pembelajaran (assessment for learning), asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning), dan integrasi teknologi dalam proses asesmen. Melalui proyek penelitian dan studi kasus, peserta didik akan mengembangkan kemampuan untuk merancang sistem asesmen yang komprehensif, menganalisis data asesmen secara sophisticated, dan menginterpretasikan hasil asesmen untuk pengambilan keputusan pendidikan yang informed. Penekanan khusus akan diberikan pada eksplorasi potensi big data dan artificial intelligence dalam revolusi praktik asesmen, serta pada analisis kritis terhadap implikasi etis, sosial, dan kultural dari berbagai pendekatan asesmen dalam konteks global.

Pustaka

Utama :

  1. AERA, APA, & NCME (Eds.). (2014). Standards for Educational and Psychological Testing. Washington, DC: American Educational Research Association.
  2. Embretson, S. E., & Reise, S. P. (2000). Item Response Theory for Psychologists. Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum Associates.
  3. Wilson, M. (2005). Constructing Measures: An Item Response Modeling Approach. Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum Associates.
  4. Brookhart, S. M. (2010). Formative Assessment Strategies for Every Classroom: An ASCD Action Tool. Alexandria, VA: ASCD.
  5. Rusijono, R., Jaedun, A., Kartowagiran, B., Ahman, A., Laliyo, L. A., & Mam, S. (2020). Developing the teacher's social competency assessment instrument in the fourth industrial revolution era. Jurnal Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, 24(2), 125-135.
  6. Rosyanafi, R. J., Lestari, G. D., Susilo, H., Nusantara, W., & Nuraini, F. (2023). The dark side of innovation: Understanding research misconduct with chat gpt in nonformal education studies at universitas negeri surabaya. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian, 9(3), 220-228.

Pendukung :

  1. Black, P., & Wiliam, D. (1998). Assessment and classroom learning. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 5(1), 7-74. https://doi.org/10.1080/0969595980050102
  2. Greiff, S., Wüstenberg, S., & Avvisati, F. (2015). Computer-based assessment of complex problem solving: Concept, implementation, and application. Educational Technology & Society, 18(2), 85-99.
  3. Wiliam, D. (2011). What is assessment for learning? Studies in Educational Evaluation, 37(1), 3-14. https://doi.org/10.1016/j.stueduc.2011.03.001
  4. Chappuis, J. (2015). Seven Strategies of Assessment for Learning. Boston, MA: Pearson.
  5. Bennett, R. E. (2011). Formative Assessment: A Critical Review. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 18(1), 5-25.
  6. Van der Linden, W. J., & Hambleton, R. K. (Eds.). (2013). Handbook of Modern Item Response Theory. New York, NY: Springer.
  7. Lane, S., Raymond, M. R., & Haladyna, T. M. (Eds.). (2015). Handbook of Test Development (2nd ed.). New York, NY: Routledge.

Dosen Pengampu

Prof. Dr. Rusijono, M.Pd.

Prof. Dr. Dra. Gunarti Dwi Lestari, M.Si.

Dr. Heryanto Susilo, S.Pd., M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Memahami definisi dan konsep dasar asesmen dalam pendidikan.

Partisipasi aktif dalam diskusi dan Kemampuan menjelaskan konsep dasar asesmen.

Kriteria:

Pemahaman konsep dasar dan Keterlibatan dalam diskusi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah interaktif dan diskusi
100 Menit
daring
Materi: Definisi dan konsep dasar asesmen, sejarah dan perkembangan asesmen dalam pendidikan.
Pustaka: Brookhart, S. M. (2010). Formative Assessment Strategies for Every Classroom: An ASCD Action Tool. Alexandria, VA: ASCD.
5%

2

Minggu ke 2

Menganalisis perbedaan antara paradigma asesmen tradisional dan kontemporer.

Kualitas analisis perbedaan paradigma asesmen dan Keterampilan presentasi

Kriteria:

Kedalaman analisis dan Keterampilan komunikasi dalam presentasi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi kelompok dan presentasi kelompok
100 menit

Materi: Paradigma asesmen tradisional vs. kontemporer, peran asesmen dalam proses pembelajaran.
Pustaka: Bennett, R. E. (2011). Formative Assessment: A Critical Review. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 18(1), 5-25.
5%

3

Minggu ke 3

Mengidentifikasi karakteristik asesmen autentik

Kemampuan mengidentifikasi elemen kunci asesmen autentik dan Partisipasi dalam diskusi studi kasus

Kriteria:

Identifikasi elemen kunci dan Keterlibatan dalam studi kasus


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramahdan studi kasus
100 menit

Materi: Konsep dan karakteristik asesmen autentik, perbedaan dengan asesmen tradisional
Pustaka: Wiliam, D. (2011). What is assessment for learning? Studies in Educational Evaluation, 37(1), 3-14. https://doi.org/...
5%

4

Minggu ke 4

Mengembangkan contoh instrumen asesmen berbasis kinerja.

Kualitas instrumen yang dikembangkan dan Partisipasi dalam diskusi kelompok

Kriteria:

Inovasi dan relevansi instrumen serta Keterlibatan dalam diskusi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Latihan pengembangan instrumen dan diskusi kelompok
100 menit

Materi: Definisi dan penerapan asesmen berbasis kinerja, contoh dan pengembangan instrumen.
Pustaka: Brookhart, S. M. (2010). Formative Assessment Strategies for Every Classroom: An ASCD Action Tool. Alexandria, VA: ASCD.
5%

5

Minggu ke 5

Memahami konsep validitas dan reliabilitas dalam pengembangan instrumen asesmen.

  1. Pemahaman konsep validitas dan reliabilitas
  2. Ketepatan dalam analisis
Kriteria:
  1. Pemahaman teori
  2. Ketepatan analisis

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah dan latihan analisis validitas
100 menit

Materi: Definisi dan jenis-jenis validitas (validitas isi, konstruk, dan kriteria), serta reliabilitas (test-retest, inter-rater, dan internal consistency).
Pustaka: AERA, APA, & NCME (Eds.). (2014). Standards for Educational and Psychological Testing. Washington, DC: American Educational Research Association.
5%

6

Minggu ke 6

Mengkaji konsep fairness dalam asesmen dan implikasinya pada keadilan pendidikan

  1. Pemahaman konsep fairness
  2. Partisipasi aktif dalam diskusi
Kriteria:
  1. Pemahaman fairness
  2. Keterlibatan dalam diskusi

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi panel dan studi kasus
100 menit

Materi: Konsep fairness dalam asesmen, prinsip-prinsip fairness, dan studi kasus.
Pustaka: Lane, S., Raymond, M. R., & Haladyna, T. M. (Eds.). (2015). Handbook of Test Development (2nd ed.). New York, NY: Routledge.
5%

7

Minggu ke 7

Menjelaskan prinsip dasar Item Response Theory (IRT) dan menerapkan dalam analisis data.

  1. Pemahaman prinsip IRT
  2. Kualitas hasil analisis data IRT
Kriteria:
  1. Pemahaman konsep IRT
  2. Kualitas analisis data

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah dan praktik analisis data IRT
100 menit

Materi: Konsep dasar IRT, aplikasi IRT dalam pengukuran pendidikan
Pustaka: Embretson, S. E., & Reise, S. P. (2000). Item Response Theory for Psychologists. Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum Associates.
5%

8

Minggu ke 8

Mahasiswa mampu merancang, menguji, dan menerapkan instrumen asesmen yang memenuhi standar psikometrik (validitas, reliabilitas, keadilan) serta menggunakan data hasil asesmen untuk membuat keputusan pendidikan yang strategis dan kontekstual.

Kemampuan menjawab soal ujian yang mencakup semua topik yang telah dibahas

Kriteria:

Ketepatan dan kelengkapan jawaban


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Ujian tertulis
100 MENIT

Materi: Ujian mencakup seluruh materi dari pertemuan 1-7
Pustaka:
5%

9

Minggu ke 9

Setelah mengikuti pertemuan ini, mahasiswa mampu: 1) Menganalisis secara kritis prinsip-prinsip dasar, asumsi, dan keunggulan Item Response Theory (IRT) dibandingkan teori pengukuran klasik; 2) Mengevaluasi metodologi dan aplikasi Cognitive Diagnostic Assessment (CDA) dalam mendiagnosis profil kemampuan kognitif peserta didik; 3) Mensintesis implikasi teoretis dan praktis dari penerapan IRT dan CDA dalam pengembangan instrumen asesmen, interpretasi hasil, serta pengambilan keputusan pendidikan; 4) Merancang kritik konstruktif terhadap keterbatasan dan tantangan implementasi model pengukuran modern dalam konteks pendidikan Indonesia.

  1. Pemahaman konsep CDA
  2. Partisipasi dalam diskusi kelompok
Kriteria:
  1. Pemahaman CDA
  2. Keterlibatan dalam diskusi

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Ceramah dan diskusi kelompok
100 menit

Materi: Konsep CDA, penerapan CDA dalam analisis data pendidikan
Pustaka: Lane, S., Raymond, M. R., & Haladyna, T. M. (Eds.). (2015). Handbook of Test Development (2nd ed.). New York, NY: Routledge.
15%

10

Minggu ke 10

Mengembangkan strategi implementasi asesmen untuk pembelajaran

  1. Kualitas strategi asesmen yang dikembangkan
  2. Partisipasi dalam simulasi
Kriteria:
  1. Kreativitas strategi
  2. Partisipasi dalam simulasi

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi kelompok dan simulasi penerapan
100 menit

Materi: Konsep asesmen untuk pembelajaran, penerapan dalam kelas
Pustaka: Brookhart, S. M. (2010). Formative Assessment Strategies for Every Classroom: An ASCD Action Tool. Alexandria, VA: ASCD.
5%

11

Minggu ke 11

Menerapkan konsep asesmen sebagai pembelajaran dalam konteks pendidikan

  1. Kemampuan menerapkan konsep asesmen sebagai pembelajaran
  2. Partisipasi dalam workshop
Kriteria:
  1. Penerapan konsep
  2. Keterlibatan dalam diskusi

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Workshop dan diskusi
100 menit

Materi: Konsep asesmen sebagai pembelajaran, integrasi asesmen dalam proses belajar mengajar
Pustaka: Rosyanafi, R. J., Lestari, G. D., Susilo, H., Nusantara, W., & Nuraini, F. (2023). The dark side of innovation: Understanding research misconduct with chat gpt in nonformal education studies at universitas negeri surabaya. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian, 9(3), 220-228.
5%

12

Minggu ke 12

Mengidentifikasi peran big data dan AI dalam asesmen pendidikan

  1. Kualitas contoh penerapan teknologi
  2. Pemahaman peran teknologi dalam asesmen
Kriteria:
  1. Inovasi dan efektivitas penerapan teknologi
  2. Pemahaman konsep

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Workshop dan diskusi
100 menit

Materi: Big data dan AI dalam asesmen, aplikasi praktis teknologi dalam evaluasi pendidikan
Pustaka: Greiff, S., Wüstenberg, S., & Avvisati, F. (2015). Computer-based assessment of complex problem solving: Concept, implementation, and application. Educational Technology & Society, 18(2), 85-99.
5%

13

Minggu ke 13

Menerapkan teori dan metode asesmen dalam studi kasus nyata

  1. Kualitas analisis studi kasus
  2. Kemampuan menerapkan teori dalam praktik
Kriteria:
  1. Relevansi dan ketepatan analisis
  2. Keterlibatan dalam diskusi

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi kasus dan diskusi kelompok
100 menit

Materi: Pendekatan studi kasus dalam asesmen pendidikan, analisis kasus
Pustaka: Bennett, R. E. (2011). Formative Assessment: A Critical Review. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 18(1), 5-25.
5%

14

Minggu ke 14

Mengembangkan proyek asesmen yang komprehensif

  1. Kualitas dan kelengkapan proyek asesmen
  2. Partisipasi dalam pengembangan proyek
Kriteria:
  1. Kelengkapan dan inovasi proyek
  2. Keterlibatan dalam pengembangan proyek

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Pengembangan proyek dan diskusi kelompok
100 menit

Materi: Langkah-langkah pengembangan proyek asesmen, metodologi dan implementasi
Pustaka: Lane, S., Raymond, M. R., & Haladyna, T. M. (Eds.). (2015). Handbook of Test Development (2nd ed.). New York, NY: Routledge.
5%

15

Minggu ke 15

Mempresentasikan hasil proyek asesmen secara sistematis dan kritis

  1. Kualitas presentasi dan kemampuan menjawab pertanyaan
  2. Keterampilan komunikasi dan penyampaian ide
Kriteria:
  1. Kualitas presentasi
  2. Kemampuan menjawab pertanyaan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Presentasi kelompok dan sesi tanya jawab
100 menit

Materi: Teknik presentasi dan komunikasi ilmiah, feedback konstruktif
Pustaka: Chappuis, J. (2015). Seven Strategies of Assessment for Learning. Boston, MA: Pearson.
5%

16

Minggu ke 16

UAS

Kemampuan menjawab soal ujian yang mencakup semua CPMK yang telah dibahas

Kriteria:

Ketepatan dan kelengkapan jawaban


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ujian tertulis komprehensif
100 menit

Materi: Ujian komprehensif yang mencakup seluruh materi dari pertemuan 1-15
Pustaka:
15%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 82.5%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 2.5%
3. Penilaian Portofolio 2.5%
4. Tes 12.5%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.