
|
Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Keolahragaan Dan Kesehatan
Program Studi S2 Kepelatihan Olahraga
|
Kode Dokumen |
SEMESTER LEARNING PLAN |
Course |
KODE |
Rumpun MataKuliah |
Bobot Kredit |
SEMESTER |
Tanggal Penyusunan |
Anatomi dan Kinesiologi |
8530204009 |
Mata Kuliah Wajib Program Studi |
T=4 |
P=0 |
ECTS=8.96 |
2 |
9 April 2026 |
OTORISASI |
Pengembang S.P |
Koordinator Rumpun matakuliah |
Koordinator Program Studi |
Prof. Dr. Nurkholis, M.Pd.
|
Prof. Dr. Nurkholis, M.Pd.
|
NURKHOLIS |
Model Pembelajaran |
Project Based Learning |
Program Learning Outcomes (PLO)
|
PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah |
PLO-4 |
Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi. |
PLO-7 |
Penguasaan Ilmu Olahraga dan Kepelatihan: Menguasai pengetahuan mendalam tentang anatomi, fisiologi, psikologi, dan biomekanika, serta metodologi kepelatihan olahraga, dan mampu menyimpulkan teori serta konsep dalam ilmu kepelatihan. Selain itu, menguasai konsep IPTEKOR dan metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan campuran yang berbasis pada Revolusi Industri 4.0 untuk pengembangan dan pembinaan atlet. |
PLO-8 |
Pengembangan Pemikiran Ilmiah : Mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui kajian penelitian ilmiah, dengan memperhatikan nilai fisiologis, psikologis, anatomis, dan biomekanika olahraga. |
Program Objectives (PO) |
PO - 1 |
Menganalisis struktur dan fungsi sistem muskuloskeletal secara mendalam untuk memahami kebutuhan biomekanis atlet usia muda dan elit.
|
PO - 2 |
Menerapkan prinsip kinesiologi untuk mengevaluasi efisiensi gerak atlet dalam berbagai tahapan usia dan cabang olahraga.
|
PO - 3 |
Mengidentifikasi disfungsi gerak dan kompensasi biomekanik yang umum terjadi pada atlet usia dini dan menyusun program korektif yang sesuai.
|
PO - 4 |
Merancang program latihan spesifik usia berbasis analisis gerak fungsional untuk mendukung perkembangan performa dan pencegahan cedera.
|
PO - 5 |
Mengintegrasikan hasil analisis postural dan kinesiologis dengan data performa untuk pengambilan keputusan pelatihan elit.
|
PO - 6 |
Menerapkan prinsip kinesiologi dan biomekanika dalam pengembangan model latihan eksplosivitas, kecepatan, dan efisiensi gerak atlet elit.
|
PO - 7 |
Menunjukkan kemampuan berpikir kritis dalam mengkaji jurnal atau hasil riset anatomi-kinesiologi terkini yang relevan dengan pembinaan atlet prestasi.
|
PO - 8 |
Menunjukkan sikap etis dan kolaboratif dalam praktik analisis gerak serta pengambilan keputusan pelatihan berbasis evidence untuk atlet dari berbagai latar belakang.
|
Matrik PLO-PO |
| |
| PO | PLO-4 | PLO-7 | PLO-8 | | PO-1 | | | | | PO-2 | | | | | PO-3 | | | | | PO-4 | | | | | PO-5 | ✔ | | | | PO-6 | | | | | PO-7 | | | | | PO-8 | ✔ | | |
|
Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO) |
| |
| PO |
Minggu Ke |
| 1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
8 |
9 |
10 |
11 |
12 |
13 |
14 |
15 |
16 |
| PO-1 | ✔ | ✔ | | | | | | | | | | | | | | | | PO-2 | | | ✔ | ✔ | | | | | | | | | | | | | | PO-3 | | | | | ✔ | ✔ | | | | | | | | | | | | PO-4 | | | | | | | ✔ | ✔ | | | | | | | | | | PO-5 | | | | | | | | | ✔ | ✔ | | | | | | | | PO-6 | | | | | | | | | | | ✔ | ✔ | | | | | | PO-7 | | | | | | | | | | | | | ✔ | ✔ | | | | PO-8 | | | | | | | | | | | | | | | ✔ | ✔ |
|
Deskripsi Singkat Mata Kuliah
|
Mata kuliah ini membahas struktur dan fungsi sistem muskuloskeletal serta prinsip kinesiologi yang mendasari gerak manusia. Fokus diberikan pada analisis gerak fungsional, identifikasi disfungsi gerak, dan penerapan anatomi dalam perancangan program latihan untuk peningkatan performa dan pencegahan cedera pada atlet. |
Pustaka
|
Utama : |
|
- Milner, C. E. (2019). Functional Anatomy for Sport and Exercise: A Quick A-to-Z Reference (2nd ed.). Routledge.
- Rasch, P. J., & Burke, R. K. (1978). Kinesiology and Applied Anatomy: The Science of Human Movement (6th ed.). Lippincott Williams & Wilkins.
- Jenkins, S. P. R. (2005). Sports Science Handbook: The Essential Guide to Kinesiology and Sports Science (Vol. 1). Multi-Science Publishing.
|
Pendukung : |
|
- Clark, M. A., Lucett, S. C., & Sutton, B. G. (2020). NASM Essentials of Corrective Exercise Training (2nd ed.). Jones & Bartlett Learning.
|
Dosen Pengampu
|
Prof. Dr. Nurkholis, M.Pd. |
Minggu Ke- |
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)
|
Penilaian |
Bantuk Pembelajaran,
Metode Pembelajaran,
Penugasan Mahasiswa,
[ Estimasi Waktu] |
Materi Pembelajaran
[ Pustaka ] |
Bobot Penilaian (%) |
Indikator |
Kriteria & Bentuk |
Luring (offline) |
Daring (online) |
(1) |
(2) |
(3) |
(4) |
(5) |
(6) |
(7) |
(8) |
1
Minggu ke 1 |
Mahasiswa mampu menganalisis struktur dan fungsi sistem muskuloskeletal secara mendalam untuk memahami kebutuhan biomekanis atlet usia muda dan elit. |
- Mampu menggambarkan struktur muskuloskeletal dan menjelaskan fungsinya dalam konteks olahraga.
- Mampu menjelaskan perbedaan kebutuhan biomekanis antara atlet usia muda dan elit.
|
Kriteria:
Kelengkapan dan kedalaman analisis (≥ 75% benar), argumentasi ilmiah yang logis. Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Ceramah interaktif dan diskusi kasus atletik berbasis anatomi fungsional. 2 Jam |
|
Materi: menganalisis struktur dan fungsi sistem muskuloskeletal Pustaka: Rasch, P. J., & Burke, R. K. (1978). Kinesiology and Applied Anatomy: The Science of Human Movement (6th ed.). Lippincott Williams & Wilkins. |
5% |
2
Minggu ke 2 |
Mahasiswa mampu menganalisis struktur dan fungsi sistem muskuloskeletal secara mendalam untuk memahami kebutuhan biomekanis atlet usia muda dan elit. |
- Mampu menggambarkan struktur muskuloskeletal dan menjelaskan fungsinya dalam konteks olahraga.
- Mampu menjelaskan perbedaan kebutuhan biomekanis antara atlet usia muda dan elit.
|
Kriteria:
Kelengkapan dan kedalaman analisis (≥ 75% benar), argumentasi ilmiah yang logis. Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Ceramah interaktif dan diskusi kasus atletik berbasis anatomi fungsional. 2 Jam |
|
Materi: menganalisis struktur dan fungsi sistem muskuloskeletal Pustaka: Rasch, P. J., & Burke, R. K. (1978). Kinesiology and Applied Anatomy: The Science of Human Movement (6th ed.). Lippincott Williams & Wilkins. |
5% |
3
Minggu ke 3 |
Menerapkan prinsip kinesiologi untuk mengevaluasi efisiensi gerak atlet dalam berbagai tahapan usia dan cabang olahraga. |
- Mampu menggunakan prinsip kinesiologi dalam menganalisis efisiensi gerak.
- Mampu memberikan interpretasi hasil analisis dalam konteks usia dan cabang olahraga.
|
Kriteria:
5 Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Praktikum analisis gerak menggunakan video atlet dan software movement analysis.
|
|
|
5% |
4
Minggu ke 4 |
Menerapkan prinsip kinesiologi untuk mengevaluasi efisiensi gerak atlet dalam berbagai tahapan usia dan cabang olahraga. |
- Mampu menggunakan prinsip kinesiologi dalam menganalisis efisiensi gerak.
- Mampu memberikan interpretasi hasil analisis dalam konteks usia dan cabang olahraga.
|
Kriteria:
5 Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Praktikum analisis gerak menggunakan video atlet dan software movement analysis.
|
|
Materi: Analisis Movement gerak Pustaka: Clark, M. A., Lucett, S. C., & Sutton, B. G. (2020). NASM Essentials of Corrective Exercise Training (2nd ed.). Jones & Bartlett Learning. |
5% |
5
Minggu ke 5 |
|
- Mampu mengidentifikasi pola disfungsi postural atau gerak.
- Mampu menyusun program korektif berbasis data.
|
Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Studi kasus dan penyusunan program korektif secara berkelompok.
|
|
Materi: Studi kasus dan penyusunan program korektif secara berkelompok. Pustaka: Clark, M. A., Lucett, S. C., & Sutton, B. G. (2020). NASM Essentials of Corrective Exercise Training (2nd ed.). Jones & Bartlett Learning. |
5% |
6
Minggu ke 6 |
|
- Mampu mengidentifikasi pola disfungsi postural atau gerak.
- Mampu menyusun program korektif berbasis data.
|
Kriteria:
Kesesuaian program dengan hasil analisis, kelogisan progresi latihan. Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Studi kasus dan penyusunan program korektif secara berkelompok.
|
|
Materi: Studi kasus dan penyusunan program korektif secara berkelompok. Pustaka: Clark, M. A., Lucett, S. C., & Sutton, B. G. (2020). NASM Essentials of Corrective Exercise Training (2nd ed.). Jones & Bartlett Learning. |
5% |
7
Minggu ke 7 |
Mahasiswa mampu merancang program latihan spesifik usia berbasis analisis gerak fungsional untuk mendukung perkembangan performa dan pencegahan cedera. |
- Mampu menyusun latihan spesifik usia berdasarkan hasil analisis.
- Mampu menjelaskan rasionalisasi latihan yang dibuat.
|
Kriteria:
Relevansi latihan, struktur program, dan rasionalisasi ilmiah. Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Project-based learning: perancangan program berbasis studi literatur dan asesmen gerak. 2 Jam |
|
Materi: Merancang program latihan spesifik usia berbasis analisis gerak fungsional Pustaka: Rasch, P. J., & Burke, R. K. (1978). Kinesiology and Applied Anatomy: The Science of Human Movement (6th ed.). Lippincott Williams & Wilkins. |
15% |
8
Minggu ke 8 |
Mahasiswa mampu merancang program latihan spesifik usia berbasis analisis gerak fungsional untuk mendukung perkembangan performa dan pencegahan cedera. |
- Mampu menyusun latihan spesifik usia berdasarkan hasil analisis.
- Mampu menjelaskan rasionalisasi latihan yang dibuat.
|
Kriteria:
Relevansi latihan, struktur program, dan rasionalisasi ilmiah. Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Project-based learning: perancangan program berbasis studi literatur dan asesmen gerak. 2 Jam |
|
Materi: Merancang program latihan spesifik usia berbasis analisis gerak fungsional Pustaka: Rasch, P. J., & Burke, R. K. (1978). Kinesiology and Applied Anatomy: The Science of Human Movement (6th ed.). Lippincott Williams & Wilkins. |
15% |
9
Minggu ke 9 |
Mahasiswa mampu mengintegrasikan hasil analisis postural dan kinesiologis dengan data performa untuk pengambilan keputusan pelatihan elit. |
- Mampu memadukan data postural, kinesiologi, dan performa.
- Mampu menginterpretasikan data untuk perencanaan latihan.
|
Kriteria:
Tingkat integrasi data, akurasi rekomendasi pelatihan. Bentuk Penilaian : Praktik / Unjuk Kerja |
Simulasi pengambilan keputusan pelatihan berbasis data kinerja dan analisis gerak. 2 Jam |
|
Materi: analisis postural dan kinesiologis dengan data performa Pustaka: Rasch, P. J., & Burke, R. K. (1978). Kinesiology and Applied Anatomy: The Science of Human Movement (6th ed.). Lippincott Williams & Wilkins. |
7% |
10
Minggu ke 10 |
Mahasiswa mampu mengintegrasikan hasil analisis postural dan kinesiologis dengan data performa untuk pengambilan keputusan pelatihan elit. |
- Mampu memadukan data postural, kinesiologi, dan performa.
- Mampu menginterpretasikan data untuk perencanaan latihan.
|
Kriteria:
Tingkat integrasi data, akurasi rekomendasi pelatihan. Bentuk Penilaian : Praktik / Unjuk Kerja |
Simulasi pengambilan keputusan pelatihan berbasis data kinerja dan analisis gerak. 2 Jam |
|
Materi: analisis postural dan kinesiologis dengan data performa Pustaka: Rasch, P. J., & Burke, R. K. (1978). Kinesiology and Applied Anatomy: The Science of Human Movement (6th ed.). Lippincott Williams & Wilkins. |
7% |
11
Minggu ke 11 |
Mahasiswa mampu menerapkan prinsip kinesiologi dan biomekanika dalam pengembangan model latihan eksplosivitas, kecepatan, dan efisiensi gerak atlet elit |
- Mampu merancang latihan berdasarkan prinsip biomekanika.
- Mampu menjelaskan pengaruh latihan terhadap efisiensi dan performa.
|
Kriteria:
Keilmiahan model, kesesuaian dengan prinsip biomekanika. Bentuk Penilaian : Praktik / Unjuk Kerja |
Workshop penyusunan model latihan dengan pendekatan biomekanika. 2 Jam |
|
Materi: Penerapan prinsip kinesiologi dan biomekanika dalam pengembangan model latihan eksplosivitas, kecepatan, dan efisiensi gerak atlet elit Pustaka: Jenkins, S. P. R. (2005). Sports Science Handbook: The Essential Guide to Kinesiology and Sports Science (Vol. 1). Multi-Science Publishing. |
7% |
12
Minggu ke 12 |
Mahasiswa mampu menerapkan prinsip kinesiologi dan biomekanika dalam pengembangan model latihan eksplosivitas, kecepatan, dan efisiensi gerak atlet elit |
- Mampu merancang latihan berdasarkan prinsip biomekanika.
- Mampu menjelaskan pengaruh latihan terhadap efisiensi dan performa.
|
Kriteria:
Keilmiahan model, kesesuaian dengan prinsip biomekanika. Bentuk Penilaian : Praktik / Unjuk Kerja |
Workshop penyusunan model latihan dengan pendekatan biomekanika. 2 Jam |
|
Materi: Penerapan prinsip kinesiologi dan biomekanika dalam pengembangan model latihan eksplosivitas, kecepatan, dan efisiensi gerak atlet elit Pustaka: Jenkins, S. P. R. (2005). Sports Science Handbook: The Essential Guide to Kinesiology and Sports Science (Vol. 1). Multi-Science Publishing. |
7% |
13
Minggu ke 13 |
Mahasiswa mampu menunjukkan kemampuan berpikir kritis dalam mengkaji jurnal atau hasil riset anatomi-kinesiologi terkini yang relevan dengan pembinaan atlet prestasi. |
- Mampu menilai kekuatan dan kelemahan metodologi penelitian.
- Mampu menyimpulkan implikasi hasil riset terhadap praktik kepelatihan.
|
Kriteria:
Kedalaman analisis, kemampuan menyusun argumen dan sintesis. |
Critical review jurnal ilmiah dan presentasi temuan. 2 Jam |
|
Materi: Critical review jurnal ilmiah dan presentasi temuan. Pustaka: Jenkins, S. P. R. (2005). Sports Science Handbook: The Essential Guide to Kinesiology and Sports Science (Vol. 1). Multi-Science Publishing. |
5% |
14
Minggu ke 14 |
Mahasiswa mampu menunjukkan kemampuan berpikir kritis dalam mengkaji jurnal atau hasil riset anatomi-kinesiologi terkini yang relevan dengan pembinaan atlet prestasi. |
- Mampu menilai kekuatan dan kelemahan metodologi penelitian.
- Mampu menyimpulkan implikasi hasil riset terhadap praktik kepelatihan.
|
Kriteria:
Kedalaman analisis, kemampuan menyusun argumen dan sintesis. |
Critical review jurnal ilmiah dan presentasi temuan. 2 Jam |
|
Materi: Critical review jurnal ilmiah dan presentasi temuan. Pustaka: Jenkins, S. P. R. (2005). Sports Science Handbook: The Essential Guide to Kinesiology and Sports Science (Vol. 1). Multi-Science Publishing. |
5% |
15
Minggu ke 15 |
Mahasiswa mampu Menunjukkan sikap etis dan kolaboratif dalam praktik analisis gerak serta pengambilan keputusan pelatihan berbasis evidence untuk atlet dari berbagai latar belakang. |
- Mampu menunjukkan kerja tim dan tanggung jawab profesional.
- Mampu mengedepankan etika dalam pengambilan keputusan pelatihan.
|
Kriteria:
Partisipasi aktif, sikap etis, kemampuan berkolaborasi. Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Diskusi kelompok dan simulasi etika profesional dalam pelatihan. 2 |
|
Materi: Diskusi kelompok dan simulasi etika profesional dalam pelatihan. Pustaka: Clark, M. A., Lucett, S. C., & Sutton, B. G. (2020). NASM Essentials of Corrective Exercise Training (2nd ed.). Jones & Bartlett Learning. |
6% |
16
Minggu ke 16 |
Mahasiswa mampu Menunjukkan sikap etis dan kolaboratif dalam praktik analisis gerak serta pengambilan keputusan pelatihan berbasis evidence untuk atlet dari berbagai latar belakang. |
- Mampu menunjukkan kerja tim dan tanggung jawab profesional.
- Mampu mengedepankan etika dalam pengambilan keputusan pelatihan.
|
Kriteria:
Partisipasi aktif, sikap etis, kemampuan berkolaborasi. Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Diskusi kelompok dan simulasi etika profesional dalam pelatihan. 2 |
|
Materi: Diskusi kelompok dan simulasi etika profesional dalam pelatihan. Pustaka: Clark, M. A., Lucett, S. C., & Sutton, B. G. (2020). NASM Essentials of Corrective Exercise Training (2nd ed.). Jones & Bartlett Learning. |
6% |