Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Pendidikan
Program Studi S2 Bimbingan Dan Konseling

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Landasan dan Teori Bimbingan dan Konseling Kelompok

8610103001

T=3

P=0

ECTS=6.72

1

9 April 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




.......................................




.......................................




ELISABETH CHRISTIANA

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-1

Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya

PLO-2

Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-4

Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.

Program Objectives (PO)

Matrik PLO-PO

 
POPLO-1PLO-2PLO-3PLO-4

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Memperluas wawasan bimbingan dan konseling bagi mahasiswa menurut tinjauan filsafat, politik, sosial-budaya, dan historis. Termasuk juga wawasan sistem (pemahaman bimbingan dan konseling sebagai sistem dan sebagai sub sistem pendidikan di sekolah) dan wawasan profesi (bimbingan dan konseling sebagai profesi). Dalam konteks sistem pendidikan, bahasan mencakup penyelenggaraan bimbingan dan konseling dalam hubungannya dengan komponen-komponen pendidikan (kurikulum dan pembelajaran, organisasi dan pengelolaan pendidikan).

Pustaka

Utama :

  1. 1. Bruce Shertzer & Shelley C. Stone. 1981. Fundamentals of Guidance. Boston: Houghton Mifflin
  2. 2. Daniel T. Sciarra. 2004. School Counseling: Foundation and Contemporary Issues. Belmont, CA: Brooks/Cole
  3. 3. Daya Singh Sandhu (Ed). 2001. Elementary School Counseling in A New Millennium. Alexandria, LA: ACA
  4. 4. Deborah C. Davis & Keren M. Humphrey. 2000. College Counseling: Issues and Strategies for a New Millennium. Alexandria, LA: ACA
  5. 5. Garrett McAuliffe & Karen Eriksen. 2000. Preparing Counselors and Therapies. Virginia Beach, VA: ACES

Pendukung :

  1. 6. Robert L. Gibson & Marianne H. Mitchell. 1981. Introduction to guidance. New York: Macmillan Publishing Co., Inc
  2. 7. Norman C. Gysbers & Patricia Henderson. 2006. Developing & Managing Your School Guidance and Counseling Program. Alexandria, LA: ACA
  3. 8. Zark VanZandt & Jo Hayslip. 2001. Developing Your School Counseling Program: A Handbook for Systematic Planning. Belmont, CA: Brooks/Cole

Dosen Pengampu

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Sub-CPMK-1 Perspektif historis bimbingan dan konseling di dunia (khususnya Amerika Serikat): Frank Parsons, Clifford Beers, E.G. Williamson, Carl R. Rogers sd kini Postmodern Counseling. (CPMK-1, CPMK-5)

  1. a. Mahasiswa dapat menjelaskan Perspektif historis bimbingan dan konseling di Indonesia dan Dunia
  2. b. Mahasiswa dapat menjelaskan fungsi, prinsip bimbingan dan konseling yang utama
  3. c. Mahasiswa dapat menjelaskan landasan BK
  4. d. Mahasiswa dapat menjelaskan Sejarah BK
Kriteria:

Pedoman Penskoran (Marking Scheme) Bentuk non-test: ● Meringkas materi kuliah ● Membuat PPT


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Problem based learning

Materi: Pengertian, prinsip, fungsi, landasan historis bimbingan dan konseling
Pustaka:
5%

2

Minggu ke 2

Sub-CPMK-1 Perspektif historis bimbingan dan konseling di dunia (khususnya Amerika Serikat): Frank Parsons, Clifford Beers, E.G. Williamson, Carl R. Rogers sd kini Postmodern Counseling. (CPMK-1, CPMK-5)

  1. a. Mahasiswa dapat menjelaskan Perspektif historis bimbingan dan konseling di Indonesia dan Dunia
  2. b. Mahasiswa dapat menjelaskan fungsi, prinsip bimbingan dan konseling yang utama
  3. c. Mahasiswa dapat menjelaskan landasan BK
  4. d. Mahasiswa dapat menjelaskan Sejarah BK
Kriteria:

Pedoman Penskoran (Marking Scheme) Bentuk non-test: ● Meringkas materi kuliah ● Membuat PPT

Problem based learning

Materi: Pengertian, prinsip, fungsi, landasan historis bimbingan dan konseling
Pustaka:
5%

3

Minggu ke 3

Sub-CPMK-2 Kilas balik layanan Bimbingan dan Konseling di Indonesia (th 60an BP di SMA Gaya Baru; kurikulum 75 kurikulum BP di SD, SMP,SMA, SMK, sd bimbingan dan konseling yang memandirikan kini CPMK-2) CPMK-5)

  1. a. Mahasiswa memahami Kilas balik layanan Bimbingan dan Konseling di Indonesia
  2. b. Mahasiswa dapat dalam menjabarkan tugas pokok bimbingan dan konseling yang memandirikan
Kriteria:

Kriteria: Rubrik Bentuk non-test & tes: Menyusun matrik perbandingan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Problem based learning

Materi: [1] [2] [3] [4]
Pustaka:
5%

4

Minggu ke 4

Sub-CPMK-2 Kilas balik layanan Bimbingan dan Konseling di Indonesia (th 60an BP di SMA Gaya Baru; kurikulum 75 kurikulum BP di SD, SMP,SMA, SMK, sd bimbingan dan konseling yang memandirikan kini CPMK-2) CPMK-5)

  1. a. Mahasiswa memahami Kilas balik layanan Bimbingan dan Konseling di Indonesia
  2. b. Mahasiswa dapat dalam menjabarkan tugas pokok bimbingan dan konseling yang memandirikan
Kriteria:

Kriteria: Rubrik Bentuk non-test & tes: Menyusun matrik perbandingan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Problem based learning

Materi: [1] [2] [3] [4]
Pustaka:
5%

5

Minggu ke 5

Sub-CPMK-3 Setting layanan Bimbingan dan Konseling CPMK-2) CPMK-5)

  1. a. Mahasiswa memahami seting layanan layanan Bimbingan dan Konseling di Indonesia
  2. b. Mahasiswa dapat dalam menjabarkan tugas pokok bimbingan dan konseling yang memandirikan
Kriteria:

Kriteria: Rubrik Bentuk non-test & tes: Menyusun matrik perbandingan

Problem based learning

Materi: [1] [2] [3] [4] [1] [2] [3] [4]
Pustaka:
5%

6

Minggu ke 6

Konteks tugas konselor CPMK-4) CPMK-5)

Mahasiswa memahami tugas konselor bimbingan dan konseling yang memandirikan

Kriteria:

Kriteria: Rubrik Bentuk non-test & tes: Menyusun matrik perbandingan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Problem based learning

Materi: [1] [2] [3] [4]
Pustaka:
5%

7

Minggu ke 7

Ekspektasi kinerja konselor  kinerja guru

  1. Mahasiswa memahami Ekspektasi kinerja konselor  kinerja guru
  2. Mahasiswa memahami peredaan dan persamaan antar keduanya
Kriteria:

Kriteria: Rubrik Bentuk non-test & tes: Menyusun matrik perbandingan

Problem based learning

Materi: 1,2,3,4
Pustaka:
5%

8

Minggu ke 8

UTS

UTS

Kriteria:

Kuantitatif


Bentuk Penilaian :
Tes
UTS

Materi: UTS
Pustaka:
15%

9

Minggu ke 9

Sub-CPMK-1 Mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar Bimbingan dan konseling sebagai profesi: syarat, identitas, sifat dasar, dan wawasan konselor (CPMK-1, CPMK-5)

  1. a. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar Bimbingan dan konseling
  2. b. Mahasiswa dapat menjelaskan profesi BK
Kriteria:

Kriteria: Pedoman Penskoran Bentuk non-test: Instrumen evaluasi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Problem based learning

Materi: konsep dasar Bimbingan dan konseling sebagai profesi: syarat, identitas, sifat dasar, dan wawasan konselor [4] [5]
Pustaka:
5%

10

Minggu ke 10

Bimbingan dan konseling sebagai profesi: tanggungjawab dan kompetensi

  1. a. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar Profesi Bimbingan dan konseling
  2. b. Mahasiswa dapat menjelaskan tanggungjawab dan kompetensi BK
Kriteria:

Kriteria: Pedoman Penskoran Bentuk non-test: Instrumen evaluasi;

Problem based online learning (eLearning:
VINESA)

Materi: Bimbingan dan konseling sebagai profesi: tanggungjawab dan kompetensi [4] [5]
Pustaka:
5%

11

Minggu ke 11

Pelayanan bimbingan dan konseling yang memandirikan pada jalur pendidikan formal: guidance curriculum dan responsive services.

  1. a. Mahasiswa dapat menjelaskan Pelayanan bimbingan dan konseling yang memandirikan
  2. b. Mahasiswa dapat menjelaskan peran tanggung jawab BK pada jalur pendidikan formal: guidance curriculum dan responsive services.
Kriteria:

Kriteria: Pedoman Penskoran Bentuk non-test: Instrumen evaluasi;

Problem based learning

Materi: Pelayanan bimbingan dan konseling yang memandirikan pada jalur pendidikan formal: guidance curriculum dan responsive services. [4] [5]
Pustaka:
5%

12

Minggu ke 12

Pelayanan bimbingan dan konseling yang memandirikan pada jalur pendidikan formal: indivudla planning dan system support.

  1. a. Mahasiswa dapat menjelaskan Pelayanan bimbingan dan konseling yang memandirikan
  2. b. Mahasiswa dapat menjelaskan peran tanggung jawab BK pada jalur pendidikan formal: indivudla planning dan system support..
Kriteria:

Kriteria: Pedoman Penskoran Bentuk non-test: Instrumen evaluasi;


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Problem based learning

Materi: Pelayanan bimbingan dan konseling yang memandirikan pada jalur pendidikan formal: indivudla planning dan system support.. [4] [5]
Pustaka:
5%

13

Minggu ke 13

Kompetensi pendidik konselor

Mahasiswa dapat menjelaskan Kompetensi pendidik konselor..

Kriteria:

Kriteria: Pedoman Penskoran Bentuk non-test: Instrumen evaluasi;


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Problem based learning

Materi: Kompetensi pendidik konselor [4] [5] Kompetensi pendidik konselor
Pustaka:
5%

14

Minggu ke 14

Kode etik jabatan professional konselor

Mahasiswa dapat menjelaskan Kode etik jabatan professional konselor

Kriteria:

Kriteria: Pedoman Penskoran Bentuk non-test: Instrumen evaluasi;

Problem based learning

Materi: Kode etik jabatan professional konselor [4] [5]
Pustaka:
5%

15

Minggu ke 15

Perilaku konselor di lapangan: ”Ya” dan ”Tidak”

Mahasiswa dapat menjelaskan Perilaku konselor di lapangan

Kriteria:

Kriteria: Pedoman Penskoran Bentuk non-test: Instrumen evaluasi;

Problem based learning

Materi: Perilaku konselor di lapangan [4] [5]
Pustaka:
5%

16

Minggu ke 16

UAS

UAS

Kriteria:

UAS


Bentuk Penilaian :
Tes
UAS

Materi: UAS
Pustaka:
15%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 35%
2. Tes 30%
65%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.