Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Psikologi
Program Studi S2 Psikologi

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Pengembangan instrumen dan pengukuran individu

7310105002

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=3

ECTS=11.2

1

1 Agustus 2024

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Dr. Damajanti Kusuma Dewi, S.Psi., M.Si.




Dr. Damajanti Kusuma Dewi, S.Psi., M.Si.




RIZA NOVIANA KHOIRUNNISA

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-1

Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-8

Mampu mengevaluasi, mengembangkanj mengonstruksikan, dan mengadaptasikan instrumen pengukuran dan asesmen psikologi untuk individu, kelompok, komunitas dan organisasi untuk keperluan penelitian

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menganalisis berbagai teori dan model pengukuran psikologi untuk memahami kelebihan dan keterbatasan masing-masing dalam konteks penelitian dan praktik (C4)

PO - 2

Mengevaluasi validitas dan reliabilitas instrumen pengukuran yang digunakan dalam penelitian psikologi berdasarkan kriteria ilmiah yang berlaku (C5)

PO - 3

Menciptakan instrumen pengukuran baru yang inovatif untuk mengatasi masalah-masalah spesifik dalam penelitian psikologi (C6)

PO - 4

Menganalisis data yang diperoleh dari penggunaan instrumen pengukuran untuk mengidentifikasi pola-pola yang dapat informasikan intervensi psikologis (C4)

PO - 5

Mengevaluasi efektivitas instrumen pengukuran yang telah dikembangkan dalam studi kasus nyata dan simulasi (C5)

PO - 6

Menciptakan metode baru untuk mengadaptasi instrumen pengukuran psikologi dalam konteks budaya yang berbeda (C6)

PO - 7

Menganalisis kesesuaian antara instrumen pengukuran dengan kebutuhan spesifik penelitian atau praktik psikologi (C4)

PO - 8

Mengevaluasi pengaruh nilai-nilai budaya dan etika dalam pengembangan dan penerapan instrumen pengukuran (C5)

PO - 9

Menciptakan kerangka kerja untuk integrasi berbagai metode pengukuran dalam satu studi untuk meningkatkan keakuratan hasil (C6)

Matrik PLO-PO

 
POPLO-1PLO-3PLO-8
PO-1  
PO-2  
PO-3  
PO-4  
PO-5  
PO-6  
PO-7  
PO-8  
PO-9  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6
PO-7
PO-8
PO-9

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Pengembangan Instrumen dan Pengukuran Individu pada jenjang S2 membahas tentang teori dan praktik dalam pengembangan instrumen pengukuran untuk keperluan evaluasi individu. Mahasiswa akan mempelajari konsep dasar pengukuran, teknik pengembangan instrumen, validitas, reliabilitas, dan aspek etis dalam pengukuran individu. Mata kuliah ini juga menekankan pada penerapan instrumen pengukuran dalam konteks penelitian dan evaluasi di berbagai bidang, seperti pendidikan, psikologi, dan bisnis. Tujuan dari mata kuliah ini adalah agar mahasiswa mampu mengembangkan instrumen pengukuran yang valid, reliabel, dan sesuai dengan kebutuhan evaluasi individu dalam berbagai konteks profesional.

Pustaka

Utama :

  1. Azwar, S. (2010). Tes Prestasi. Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar. Edisi II. Yogyakarta: Pustaka Belajar
  2. Dewi, D.K. (2022). Confirmatory Factor Analysis of the Perception of Academic Stress Scale. 10.37517/978-1-74286-697-0-06
  3. Slavin, Robert E. 2017. Educational Psychology: Theory and Practice, 12th ed.Boston: Allyn & Bacon
  4. Sumintono, B., & Widhiarso, W. (2014). Aplikasi Model Rasch. Trim Komunikata.
  5. Dewi, D. K. (2022). CFA of Academic Stress Scale

Pendukung :

  1. Sumintono, B. & Widhiarso, W. (2014). Aplikasi Model Rarsch untuk Penelitian Ilmu-ilmu Sosial. Edisi Revisi. Cimahi: Trim Komunikata Publishing House

Dosen Pengampu

Dr. Damajanti Kusuma Dewi, S.Psi., M.Si.

Dr. Miftakhul Jannah, S.Psi., M.Si.,Psikolog

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu menganalisis teori dan model pengukuran psikologi serta memahami kelebihan dan keterbatasannya dalam konteks penelitian dan praktik (CPMK-1).

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep pengukuran psikologi
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi kelebihan dan keterbatasan model pengukuran
Kriteria:
  1. Ketepatan konsep pengukuran
  2. Kelengkapan identifikasi kelebihan & keterbatasan model
  3. Kejelasan argumentasi dalam diskusi

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi konsep dasar pengukuran psikologi
Studi kasus penerapan model pengukuran dalam penelitian
Penugasan online memungkinkan. Jenis penugasan yang cocok adalah Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Materi: konsep pengukuran psikologi
Pustaka: Azwar, S. (2010). Tes Prestasi. Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar. Edisi II. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Materi: konsep pengukuran psikologi
Pustaka: Slavin, Robert E. 2017. Educational Psychology: Theory and Practice, 12th ed.Boston: Allyn & Bacon
2%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu menganalisis teori dan model pengukuran secara kritis serta menyajikan argumen ilmiah (CPMK-1).

  1. Mahasiswa mampu menyajikan argumen kritis tentang model pengukuran
  2. Mahasiswa mampu mengaitkan teori dengan konteks penelitian
Kriteria:
  1. Ketepatan analisis teori
  2. Kekuatan argumentasi ilmiah
  3. Relevansi contoh kasus

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi kelompok dan presentasi teori pengukuran
Diskusi daring aplikasi teori pengukuran pada kasus nyata
Diskusi daring tentang aplikasi teori pengukuran psikologi dalam kasus nyata
Materi: teori dan model pengukuran
Pustaka: Azwar, S. (2010). Tes Prestasi. Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar. Edisi II. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Materi: teori dan model pengukuran
Pustaka: Slavin, Robert E. 2017. Educational Psychology: Theory and Practice, 12th ed.Boston: Allyn & Bacon
2%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa diharapkan mampu mengevaluasi, mengembangkan, mengkonstruksikan, dan mengadaptasikan instrumen pengukuran dan asesmen psikologi untuk keperluan penelitian.

  1. Kemampuan mengevaluasi validitas instrumen pengukuran
  2. Kemampuan mengevaluasi reliabilitas instrumen pengukuran
  3. Kemampuan menerapkan kriteria ilmiah dalam penilaian instrumen

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Pembelajaran berbasis diskusi dan studi kasus.
Penugasan online memungkinkan. Jenis penugasan yang cocok adalah membuat analisis kritis terhadap validitas dan reliabilitas instrumen pengukuran yang digunakan dalam penelitian psikologi.
Materi: validitas dan reliabilitas instrumen pengukuran
Pustaka: Azwar, S. (2010). Tes Prestasi. Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar. Edisi II. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Materi: validitas dan reliabilitas instrumen pengukuran
Pustaka: Dewi, D. K. (2022). CFA of Academic Stress Scale
0%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu menerapkan kriteria ilmiah dalam evaluasi validitas dan reliabilitas instrumen (CPMK-2).

  1. Validitas instrumen pengukuran dievaluasi dengan benar
  2. Reliabilitas instrumen pengukuran dievaluasi dengan benar
  3. Penerapan kriteria ilmiah dalam evaluasi instrumen pengukuran
Kriteria:
  1. Ketepatan prosedur evaluasi
  2. Ketepatan interpretasi hasil
  3. Kesesuaian dengan standar ilmiah

Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
Pembelajaran berbasis masalah.
Diskusi daring penerapan kriteria ilmiah
Diskusi daring tentang penerapan kriteria ilmiah dalam evaluasi instrumen pengukuran
Materi: kriteria ilmiah dalam evaluasi validitas dan reliabilitas instrumen
Pustaka: Azwar, S. (2010). Tes Prestasi. Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar. Edisi II. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Materi: kriteria ilmiah dalam evaluasi validitas dan reliabilitas instrumen
Pustaka: Sumintono, B. & Widhiarso, W. (2014). Aplikasi Model Rarsch untuk Penelitian Ilmu-ilmu Sosial. Edisi Revisi. Cimahi: Trim Komunikata Publishing House
4%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu mengembangkan dan mengadaptasi instrumen pengukuran baru sesuai kebutuhan penelitian (CPMK-3).

  1. Mahasiswa mampu merumuskan indikator konstruk
  2. Mahasiswa mampu menyusun aitem instrumen
Kriteria:
  1. Kesesuaian aitem dengan konstruk
  2. Kejelasan redaksi aitem
  3. Kelayakan instrumen digunakan

Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
Diskusi dan praktik pengembangan instrumen
Penyusunan instrumen berdasarkan studi kasus
Penugasan online memungkinkan, Pembuatan instrumen pengukuran baru berdasarkan studi kasus yang diberikan
Materi: mengembangkan dan mengadaptasi instrumen pengukuran
Pustaka: Azwar, S. (2010). Tes Prestasi. Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar. Edisi II. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Materi: mengembangkan dan mengadaptasi instrumen pengukuran
Pustaka: Dewi, D.K. (2022). Confirmatory Factor Analysis of the Perception of Academic Stress Scale. 10.37517/978-1-74286-697-0-06
4%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu menganalisis data hasil pengukuran untuk mengidentifikasi pola yang relevan bagi intervensi psikologis (CPMK-4).

  1. Mahasiswa mampu mengidentifikasi pola data
  2. Mahasiswa mampu mengaitkan hasil dengan intervensi
Kriteria:
  1. Ketepatan analisis data
  2. Ketepatan interpretasi hasil
  3. Relevansi rekomendasi intervensi

Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
Analisis data pengukuran
Diskusi hubungan data dan intervensi psikologis
Diskusi daring tentang analisis data yang diperoleh, Pengumpulan data dan analisis individu secara daring
Materi: data hasil pengukuran untuk mengidentifikasi pola yang relevan
Pustaka: Sumintono, B. & Widhiarso, W. (2014). Aplikasi Model Rarsch untuk Penelitian Ilmu-ilmu Sosial. Edisi Revisi. Cimahi: Trim Komunikata Publishing House

Materi: data hasil pengukuran untuk mengidentifikasi pola yang relevan
Pustaka: Azwar, S. (2010). Tes Prestasi. Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar. Edisi II. Yogyakarta: Pustaka Belajar
4%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa diharapkan mampu mengevaluasi dan mengembangkan instrumen pengukuran psikologi dalam konteks studi kasus nyata dan simulasi.

  1. Kemampuan menganalisis efektivitas instrumen pengukuran
  2. Kemampuan mengidentifikasi kelemahan instrumen pengukuran
  3. Kemampuan mengusulkan perbaikan instrumen pengukuran
Kriteria:
  1. Ketepatan identifikasi kelemahan
  2. Kelayakan usulan perbaikan
  3. Argumentasi berbasis data

Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
Diskusi kelompok dan studi kasus
Analisis efektivitas instrumen
Diskusi online tentang studi kasus penggunaan instrumen pengukuran, Analisis kasus nyata pengembangan instrumen pengukuran
Materi: efektivitas instrumen pengukuran
Pustaka: Azwar, S. (2010). Tes Prestasi. Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar. Edisi II. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Materi: efektivitas instrumen pengukuran
Pustaka: Sumintono, B., & Widhiarso, W. (2014). Aplikasi Model Rasch. Trim Komunikata.
4%

8

Minggu ke 8

Mahasiswa mampu menyusun aitem instrumen pengukuran sesuai kaidah psikometri (CPMK-3).

  1. Aitem disusun sesuai indikator konstruk
  2. Aitem memenuhi kaidah bahasa dan psikometri
Kriteria:
  1. Kejelasan redaksi
  2. Kejelasan redaksi
  3. Tidak bias dan ambigu

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Praktik penulisan aitem
Review dan revisi aitem

Materi: menyusun aitem instrumen pengukuran sesuai kaidah psikometri
Pustaka: Azwar, S. (2010). Tes Prestasi. Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar. Edisi II. Yogyakarta: Pustaka Belajar
10%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu mengadaptasi instrumen pengukuran psikologi dalam konteks budaya yang berbeda (CPMK-6).

  1. Sensitivitas terhadap nilai-nilai budaya
  2. Kemampuan mengidentifikasi perbedaan budaya yang mempengaruhi instrumen pengukuran
  3. Kreativitas dalam menciptakan metode adaptasi
Kriteria:
  1. Sensitivitas budaya
  2. Ketepatan prosedur adaptasi
  3. Konsistensi konstruk

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Project adaptasi instrumen lintas budaya
Diskusi daring studi kasus
Diskusi daring tentang studi kasus adaptasi instrumen dalam konteks budaya yang berbeda
Materi: adaptasi instrumen pengukuran psikologi dalam konteks budaya yang berbeda
Pustaka: Dewi, D. K. (2022). CFA of Academic Stress Scale
6%

10

Minggu ke 10

Mampu mengevaluasi, mengembangkan, mengkonstruksikan, dan mengadaptasikan instrumen pengukuran dan asesmen psikologi untuk keperluan penelitian.

  1. Kemampuan mengevaluasi instrumen pengukuran psikologi
  2. Kemampuan mengembangkan instrumen pengukuran psikologi
  3. Kemampuan mengadaptasikan instrumen pengukuran psikologi
Kriteria:
  1. Ketepatan evaluasi
  2. Kelayakan pengembangan
  3. Kesesuaian konteks budaya

Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
Project lanjutan adaptasi instrumen
Diskusi evaluasi hasil
Diskusi daring tentang studi kasus adaptasi instrumen dalam konteks budaya yang berbeda
Materi: adaptasi instrumen pengukuran psikologi dalam konteks budaya yang berbeda
Pustaka: Azwar, S. (2010). Tes Prestasi. Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar. Edisi II. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Materi: adaptasi instrumen pengukuran psikologi dalam konteks budaya yang berbeda
Pustaka: Sumintono, B. & Widhiarso, W. (2014). Aplikasi Model Rarsch untuk Penelitian Ilmu-ilmu Sosial. Edisi Revisi. Cimahi: Trim Komunikata Publishing House
4%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu memilih instrumen pengukuran yang sesuai dengan kebutuhan penelitian atau praktik psikologi (CPMK-7).

  1. Kemampuan menganalisis kebutuhan spesifik penelitian atau praktik psikologi
  2. Kemampuan memilih instrumen pengukuran yang tepat
Kriteria:
  1. Ketepatan analisis kebutuhan
  2. Kesesuaian instrumen
  3. Argumentasi ilmiah

Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
Diskusi, studi kasus, dan tanya jawab.
Diskusi daring tentang studi kasus pemilihan instrumen pengukuran
Materi: adaptasi instrumen pengukuran psikologi dalam konteks budaya yang berbeda
Pustaka: Azwar, S. (2010). Tes Prestasi. Fungsi dan Pengembangan Pengukuran Prestasi Belajar. Edisi II. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Materi: adaptasi instrumen pengukuran psikologi dalam konteks budaya yang berbeda
Pustaka: Sumintono, B. & Widhiarso, W. (2014). Aplikasi Model Rarsch untuk Penelitian Ilmu-ilmu Sosial. Edisi Revisi. Cimahi: Trim Komunikata Publishing House
4%

12

Minggu ke 12

Mampu menganalisis kesesuaian antara instrumen pengukuran dengan kebutuhan spesifik penelitian atau praktik psikologi.

  1. Kemampuan menganalisis instrumen pengukuran
  2. Kemampuan mengidentifikasi kebutuhan penelitian
  3. Kemampuan mengadaptasi instrumen pengukuran
Kriteria:
  1. Ketepatan analisis
  2. Relevansi usulan adaptasi
  3. Kejelasan argumentasi

Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
Diskusi, Studi Kasus, Tugas Individu.
Diskusi daring tentang analisis instrumen pengukuran yang relevan dengan penelitian psikologi
Materi: adaptasi tes
Pustaka: Sumintono, B., & Widhiarso, W. (2014). Aplikasi Model Rasch. Trim Komunikata.
4%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu mengevaluasi pengaruh nilai budaya dan etika dalam pengembangan instrumen (CPMK-8).

  1. Pengidentifikasikan nilai-nilai budaya yang memengaruhi pengukuran
  2. Menganalisis implikasi etika dalam pengembangan instrumen pengukuran
  3. Menilai relevansi nilai-nilai budaya dalam konteks pengukuran
Kriteria:
  1. Ketepatan identifikasi isu
  2. Kedalaman analisis
  3. Kesesuaian dengan etika profesi

Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
Diskusi kelompok dan studi kasus.
Penugasan tulis tentang analisis pengaruh nilai-nilai budaya dalam pengukuran
Materi: adaptasi dan modifikasi instrumen pengukuran
Pustaka: Slavin, Robert E. 2017. Educational Psychology: Theory and Practice, 12th ed.Boston: Allyn & Bacon

Materi: adaptasi dan modifikasi instrumen pengukuran
Pustaka: Dewi, D.K. (2022). Confirmatory Factor Analysis of the Perception of Academic Stress Scale. 10.37517/978-1-74286-697-0-06
4%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu mengintegrasikan berbagai metode pengukuran dalam satu kerangka kerja (CPMK-9).

  1. Mahasiswa mampu menyusun kerangka kerja pengukuran
  2. Mahasiswa mampu menjelaskan integrasi metode
Kriteria:
  1. Kejelasan kerangka
  2. Konsistensi metode
  3. Keakuratan hasil

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Diskusi, Studi Kasus, Penugasan Individu.
Diskusi Online, Penugasan Individu Online
Materi: Pengenalan Integrasi Metode Pengukuran, Pembelajaran Kerangka Kerja Pengukuran, Penerapan dalam Studi Kasus
Pustaka: Dewi, D.K. (2022). Confirmatory Factor Analysis of the Perception of Academic Stress Scale. 10.37517/978-1-74286-697-0-06
4%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu mengembangkan instrumen pengukuran yang valid dan reliabel untuk berbagai populasi (CPMK-3).

  1. Mahasiswa mampu menunjukkan validitas & reliabilitas
  2. Mahasiswa mampu menyesuaikan instrumen dengan populasi
Kriteria:
  1. Bukti validitas & reliabilitas
  2. Kesesuaian populasi
  3. Kualitas instrumen

Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
Pembelajaran Berbasis Proyek.
Penugasan Proyek
Materi: adaptasi dan modifikasi instrumen pengukuran
Pustaka: Dewi, D.K. (2022). Confirmatory Factor Analysis of the Perception of Academic Stress Scale. 10.37517/978-1-74286-697-0-06
4%

16

Minggu ke 16

Mahasiswa mampu mempresentasikan hasil pengembangan instrumen pengukuran secara komprehensif (CPMK-9).

  1. Kelengkapan instrumen
  2. Kejelasan presentasi dan argumentasi
Kriteria:
  1. Integrasi seluruh CPMK
  2. Kualitas instrumen
  3. Profesionalitas presentasi

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Presentasi alat ukur (project akhir)

Materi: Presentasi alat ukur
Pustaka:

Materi: Presentasi
Pustaka: Slavin, Robert E. 2017. Educational Psychology: Theory and Practice, 12th ed.Boston: Allyn & Bacon
40%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 6%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 48%
3. Penilaian Portofolio 46%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.