
|
Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Pendidikan
Program Studi S3 Bimbingan Konseling
|
Kode Dokumen |
SEMESTER LEARNING PLAN |
Course |
KODE |
Rumpun MataKuliah |
Bobot Kredit |
SEMESTER |
Tanggal Penyusunan |
Kajian Bimbingan dan Konseling Traumatik |
8600103010 |
|
T=2 |
P=0 |
ECTS=5.04 |
2 |
11 Januari 2025 |
OTORISASI |
Pengembang S.P |
Koordinator Rumpun matakuliah |
Koordinator Program Studi |
Dr. Wiryo Nuryono, S.Pd., M.Pd.
|
Prof. Dr. Najlatun Naqiyah, M.Pd.
|
NAJLATUN NAQIYAH |
Model Pembelajaran |
Case Study |
Program Learning Outcomes (PLO)
|
PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah |
PLO-5 |
Memiliki wawasan pendidikan dan keilmuan yang relevan dengan bimbingan dan konseling melalui pendekatan inter, multi dan transdisipliner |
PLO-6 |
Menguasai metodologi penelitian yang terkait keilmuan sosial dan perilaku psikologi khususnya bimbingan dan konseling |
Program Objectives (PO) |
PO - 1 |
Menerapkan metode kualitatif dan kuantitatif dalam penelitian kasus trauma dalam bimbingan dan konseling (C3)
|
PO - 2 |
Menganalisis studi kasus dalam bimbingan dan konseling traumatik untuk memahami dinamika psikologis yang terlibat (C4)
|
PO - 3 |
Mengevaluasi efektivitas teknik intervensi dalam bimbingan dan konseling untuk kasus trauma berdasarkan kriteria ilmiah dan etika profesi (C5)
|
PO - 4 |
Menciptakan model intervensi baru dalam bimbingan dan konseling yang spesifik untuk penanganan trauma (C6)
|
PO - 5 |
Menerapkan teori dan konsepsi baru dalam praktek bimbingan dan konseling untuk kasus trauma (C3)
|
PO - 6 |
Menganalisis efek intervensi bimbingan dan konseling pada korban trauma untuk mengidentifikasi pola-pola pemulihan (C4)
|
PO - 7 |
Mengevaluasi dan mengkritisi teori-teori eksisting dalam bimbingan dan konseling traumatik berdasarkan hasil penelitian terkini (C5)
|
PO - 8 |
Menciptakan kerangka kerja teoretis yang mengintegrasikan pendekatan multidisiplin dalam penanganan trauma (C6)
|
PO - 9 |
Menerapkan pendekatan sistematis dalam mengembangkan dan menilai program bimbingan dan konseling untuk trauma (C3)
|
PO - 10 |
Menganalisis dan mengintegrasikan berbagai sumber data untuk mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang trauma psikologis (C4)
|
Matrik PLO-PO |
| |
| PO | PLO-5 | PLO-6 | | PO-1 | ✔ | | | PO-2 | ✔ | | | PO-3 | ✔ | | | PO-4 | | ✔ | | PO-5 | | ✔ | | PO-6 | | ✔ | | PO-7 | | ✔ | | PO-8 | | ✔ | | PO-9 | ✔ | ✔ | | PO-10 | ✔ | |
|
Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO) |
| |
| PO |
Minggu Ke |
| 1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
8 |
9 |
10 |
11 |
12 |
13 |
14 |
15 |
16 |
| PO-1 | | | | | | | | | | | | | | | | | | PO-2 | ✔ | | | | | | | | ✔ | | | | | | | | | PO-3 | | | | | | | | | | | | | | ✔ | | | | PO-4 | | | ✔ | ✔ | | | | | | ✔ | | | | | | | | PO-5 | | | | | ✔ | | | | | | ✔ | | | | | | | PO-6 | | | | | | ✔ | | | | | | | | | | | | PO-7 | | | | | | | ✔ | ✔ | | | | | | | | ✔ | | PO-8 | | ✔ | | | | | | | | | | | | | ✔ | | | PO-9 | | | | | | | | | | | | ✔ | | | | | | PO-10 | | | | | | | | | | | | | ✔ | | | |
|
Deskripsi Singkat Mata Kuliah
|
Mata kuliah Kajian Bimbingan Dan Konseling Traumatik pada jenjang S3 program studi Bimbingan Konseling bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang berbagai jenis trauma yang dialami individu serta strategi bimbingan dan konseling yang efektif dalam membantu individu yang mengalami trauma. Mata kuliah ini mencakup teori-teori trauma, pendekatan bimbingan dan konseling traumatik, serta teknik intervensi yang sesuai. Ruang lingkupnya meliputi pemahaman tentang dampak trauma, proses pemulihan, pencegahan trauma sekunder bagi para konselor, serta penanganan kasus-kasus trauma secara holistik dan berbasis bukti. |
Pustaka
|
Utama : |
|
- Jatczak, B. G. (tt) Critical Incident Stress Debriefing - Helping public safety employees handle traumatic stress, Eastern Michigan University
- Lisa M. Brown. (2009). Disasters: Impact on Mental Health in an Elderly Population and Practical Suggestions for Preparation, Response, and Recovery. Department of Aging and Mental Health Disparities Florida Mental Health Institute, MHC 1441 University of South Florida.
- Norris, F. H., Hamblen, e. L., & Rosen, C. S. (2009). Service Characteristics and Counseling Outcomes: Lessons from a Cross-Site Evaluation of Crisis Counseling After Hurricanes Katrina, Rita and Wilma. Adm Policy Ment Health, 36:176–185(Springer Science+Business Media
- Zainuddin, A. F. (2008). Spiritual Emotional Freedom Technique, for Healing+ Success Happiness+ Greatness
|
Pendukung : |
|
- Ifdil, & Faizah Abd Ghani. (2012). Pelayanan Kaunseling Kesehatan Mental Pasca Bencana di Indonesia Paper presented at the Seminar International Kaunseling MALINDO-2, Padang.
- Prayitno.(2009). Prayitno. (2010). Traumatic counseling For disaster victims. Paper, Internasional Seminar. Parung: P4TK Penjas dan BK
- Sunardi. (2007). Gangguan Stres Pasca Trauma (Post Traumatic Stress Disorder) dalam Perspektif Kaunseling. PLB FIP Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung.
- Wollman, D. (1993). Critical incident stress debriefing and crisis groups: A review of the literature. Group, 17(2), 70-83.
|
Dosen Pengampu
|
|
Minggu Ke- |
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)
|
Penilaian |
Bantuk Pembelajaran,
Metode Pembelajaran,
Penugasan Mahasiswa,
[ Estimasi Waktu] |
Materi Pembelajaran
[ Pustaka ] |
Bobot Penilaian (%) |
Indikator |
Kriteria & Bentuk |
Luring (offline) |
Daring (online) |
(1) |
(2) |
(3) |
(4) |
(5) |
(6) |
(7) |
(8) |
1
Minggu ke 1 |
Mahasiswa mampu mengaplikasikan metode kualitatif dan kuantitatif dalam penelitian bimbingan dan konseling traumatik untuk mengatasi kasus trauma dengan efektif. |
- Pemahaman metode kualitatif dan kuantitatif
- Kemampuan mengidentifikasi kasus trauma
- Kemampuan menangani kasus trauma
|
Kriteria:
keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80% Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio |
Pembelajaran berbasis diskusi dan studi kasus. 3 x 50 |
Diskusi daring tentang penerapan metode kualitatif dan kuantitatif dalam penelitian bimbingan dan konseling traumatik 3 x 50 |
Materi: Mahasiswa mampu mengaplikasikan metode kualitatif dan kuantitatif dalam penelitian bimbingan dan konseling traumatik untuk mengatasi kasus trauma dengan efektif. Pustaka: Jatczak, B. G. (tt) Critical Incident Stress Debriefing - Helping public safety employees handle traumatic stress, Eastern Michigan University |
7% |
2
Minggu ke 2 |
Mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan metode kualitatif dan kuantitatif dalam penelitian bimbingan dan konseling traumatik untuk menangani kasus trauma dengan efektif. |
- Analisis data kualitatif dan kuantitatif
- Pemahaman terhadap kasus trauma
- Kemampuan mengidentifikasi masalah trauma
- Kemampuan merumuskan solusi yang efektif
|
Kriteria:
Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80% Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Pembelajaran aktif, diskusi kelompok, studi kasus. 3 x 50 |
Diskusi daring tentang penerapan metode kualitatif dan kuantitatif dalam penelitian kasus trauma 3 x 50 |
Materi: Mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan metode kualitatif dan kuantitatif dalam penelitian bimbingan dan konseling traumatik untuk menangani kasus trauma dengan efektif. Pustaka: Norris, F. H., Hamblen, e. L., & Rosen, C. S. (2009). Service Characteristics and Counseling Outcomes: Lessons from a Cross-Site Evaluation of Crisis Counseling After Hurricanes Katrina, Rita and Wilma. Adm Policy Ment Health, 36:176–185(Springer Science Business Media |
6% |
3
Minggu ke 3 |
Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis studi kasus dalam konteks bimbingan dan konseling traumatik untuk memahami dinamika psikologis yang terjadi serta merumuskan intervensi yang tepat. |
- Analisis studi kasus bimbingan dan konseling traumatik
- Pemahaman dinamika psikologis
- Pengidentifikasian intervensi yang diperlukan
|
Kriteria:
Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80% Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Diskusi kelompok dan studi kasus. 3 x 50 |
Diskusi daring tentang analisis studi kasus bimbingan traumatik 3 x 50 |
Materi: Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis studi kasus dalam konteks bimbingan dan konseling traumatik untuk memahami dinamika psikologis yang terjadi serta merumuskan intervensi yang tepat. Pustaka: Zainuddin, A. F. (2008). Spiritual Emotional Freedom Technique, for Healing Success Happiness Greatness |
7% |
4
Minggu ke 4 |
Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis studi kasus dalam konteks bimbingan dan konseling traumatik untuk memahami dinamika psikologis yang terjadi serta merumuskan intervensi yang tepat. |
- Analisis studi kasus bimbingan dan konseling traumatik
- Pemahaman dinamika psikologis
- Pengidentifikasian intervensi yang diperlukan
|
Kriteria:
Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80% Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Diskusi kelompok dan studi kasus. 3 x 50 |
Diskusi daring tentang analisis studi kasus bimbingan traumatik 3 x 50 |
Materi: Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis studi kasus dalam konteks bimbingan dan konseling traumatik untuk memahami dinamika psikologis yang terjadi serta merumuskan intervensi yang tepat. Pustaka: Zainuddin, A. F. (2008). Spiritual Emotional Freedom Technique, for Healing Success Happiness Greatness |
7% |
5
Minggu ke 5 |
Mahasiswa diharapkan mampu mengevaluasi efektivitas teknik intervensi dalam bimbingan dan konseling traumatik dengan menggunakan kriteria ilmiah dan etika profesi. |
- Kemampuan menilai efektivitas teknik intervensi
- Penerapan kriteria ilmiah dalam evaluasi
- Penerapan etika profesi dalam evaluasi
|
Kriteria:
Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80% Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio |
Diskusi kelompok dan studi kasus. 3 x 50 |
Diskusi daring tentang studi kasus evaluasi teknik intervensi 3 x 50 |
Materi: Mahasiswa diharapkan mampu mengevaluasi efektivitas teknik intervensi dalam bimbingan dan konseling traumatik dengan menggunakan kriteria ilmiah dan etika profesi. Pustaka: Lisa M. Brown. (2009). Disasters: Impact on Mental Health in an Elderly Population and Practical Suggestions for Preparation, Response, and Recovery. Department of Aging and Mental Health Disparities Florida Mental Health Institute, MHC 1441 University of South Florida. |
6% |
6
Minggu ke 6 |
Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan model intervensi baru dalam bimbingan dan konseling traumatik yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan spesifik kasus. |
- Inovasi dalam model intervensi
- Relevansi dengan kasus spesifik
- Kreativitas dalam pendekatan
|
Kriteria:
Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80% Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio |
Pembelajaran Berbasis Masalah. 3 x 50 |
Diskusi daring tentang pengembangan model intervensi baru, Penugasan membuat proposal model intervensi inovatif 3 x 50 |
Materi: Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan model intervensi baru dalam bimbingan dan konseling traumatik yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan spesifik kasus. Pustaka: Prayitno.(2009). Prayitno. (2010). Traumatic counseling For disaster victims. Paper, Internasional Seminar. Parung: P4TK Penjas dan BK |
6% |
7
Minggu ke 7 |
Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan teori dan konsepsi baru dalam praktik bimbingan dan konseling untuk kasus-kasus traumatik yang kompleks. |
- Penerapan teori baru dalam kasus traumatik
- Penerapan konsepsi baru dalam praktik bimbingan dan konseling
|
Kriteria:
Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80% Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Diskusi kelompok dan studi kasus. 3 x 50 |
Diskusi daring tentang penerapan teori baru dalam kasus traumatik 3 x 50 |
Materi: Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan teori dan konsepsi baru dalam praktik bimbingan dan konseling untuk kasus-kasus traumatik yang kompleks. Pustaka: Wollman, D. (1993). Critical incident stress debriefing and crisis groups: A review of the literature. Group, 17(2), 70-83. |
6% |
8
Minggu ke 8 |
UTS |
- Penerapan teori baru dalam kasus traumatik
- Penerapan konsepsi baru dalam praktik bimbingan dan konseling
|
Kriteria:
Didasarkan pada rubrik penilaian yang telah dibuat oleh dosen pengampu Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Diskusi kelompok dan studi kasus. 3 x 50 |
Diskusi daring tentang penerapan teori baru dalam kasus traumatik 3 x 50 |
Materi: Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan teori dan konsepsi baru dalam praktik bimbingan dan konseling untuk kasus-kasus traumatik yang kompleks. Pustaka: Wollman, D. (1993). Critical incident stress debriefing and crisis groups: A review of the literature. Group, 17(2), 70-83. |
6% |
9
Minggu ke 9 |
Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis pengaruh variabel sosial, ekonomi, dan budaya dalam kasus bimbingan dan konseling traumatik dengan baik dan mendalam. |
- Analisis faktor sosial dalam kasus bimbingan traumatik
- Analisis faktor ekonomi dalam kasus konseling traumatik
- Analisis faktor budaya dalam kasus bimbingan traumatik
|
Kriteria:
Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80% Bentuk Penilaian : Penilaian Portofolio, Tes |
Diskusi kelompok dan studi kasus. 3 x 50 |
Diskusi daring tentang studi kasus kasus bimbingan traumatik 3 x 50 |
Materi: Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis pengaruh variabel sosial, ekonomi, dan budaya dalam kasus bimbingan dan konseling traumatik dengan baik dan mendalam. Pustaka: Ifdil, & Faizah Abd Ghani. (2012). Pelayanan Kaunseling Kesehatan Mental Pasca Bencana di Indonesia Paper presented at the Seminar International Kaunseling MALINDO-2, Padang. |
6% |
10
Minggu ke 10 |
Mahasiswa diharapkan mampu menguasai kemampuan kognitif dalam mengevaluasi dan menyempurnakan pendekatan teoritis dalam bimbingan dan konseling traumatik berdasarkan hasil penelitian terkini. |
- teori bimbingan dan konseling traumatik
- hasil penelitian terkini
- evaluasi pendekatan teoritis
|
Kriteria:
Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80% Bentuk Penilaian : Penilaian Portofolio |
Diskusi kelompok dan presentasi. 3 x 50 |
Diskusi daring tentang penerapan teori bimbingan traumatik dalam kasus nyata 3 x 50 |
Materi: Mahasiswa diharapkan mampu menguasai kemampuan kognitif dalam mengevaluasi dan menyempurnakan pendekatan teoritis dalam bimbingan dan konseling traumatik berdasarkan hasil penelitian terkini. Pustaka: Norris, F. H., Hamblen, e. L., & Rosen, C. S. (2009). Service Characteristics and Counseling Outcomes: Lessons from a Cross-Site Evaluation of Crisis Counseling After Hurricanes Katrina, Rita and Wilma. Adm Policy Ment Health, 36:176–185(Springer Science Business Media |
6% |
11
Minggu ke 11 |
Mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan inovasi dalam bimbingan dan konseling traumatik yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses diagnosa dan intervensi. |
- Inovasi alat bantu diagnosa dan intervensi
- Efektivitas solusi yang dihasilkan
- Efisiensi penggunaan metode baru
|
Kriteria:
Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80% Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Pembelajaran berbasis proyek. 3 x 50 |
Diskusi daring tentang konsep inovasi dalam bimbingan traumatik 3 x 50 |
Materi: Mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan inovasi dalam bimbingan dan konseling traumatik yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses diagnosa dan intervensi. Pustaka: Prayitno.(2009). Prayitno. (2010). Traumatic counseling For disaster victims. Paper, Internasional Seminar. Parung: P4TK Penjas dan BK |
7% |
12
Minggu ke 12 |
Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan pendekatan multidisipliner dalam menangani isu-isu traumatik dalam bimbingan dan konseling. |
- Kemampuan menerapkan konsep multidisipliner dalam kasus bimbingan dan konseling traumatik
- Kemampuan berkolaborasi dengan disiplin ilmu lain dalam menyelesaikan kasus traumatik
|
Kriteria:
Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80% Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Pembelajaran kolaboratif, diskusi kelompok, studi kasus. 3 x 50 |
Diskusi daring antar mahasiswa tentang penerapan pendekatan multidisipliner dalam kasus bimbingan dan konseling traumatik 3 x 50 |
Materi: Konsep pendekatan multidisipliner, Studi kasus tentang penanganan isu-isu traumatik, Kolaborasi antar disiplin ilmu dalam bimbingan dan konseling Pustaka: Lisa M. Brown. (2009). Disasters: Impact on Mental Health in an Elderly Population and Practical Suggestions for Preparation, Response, and Recovery. Department of Aging and Mental Health Disparities Florida Mental Health Institute, MHC 1441 University of South Florida. |
6% |
13
Minggu ke 13 |
Mahasiswa diharapkan mampu memahami konsep dan manfaat pendekatan multidisipliner dalam menangani isu-isu traumatik dalam bimbingan dan konseling. |
- Pemahaman konsep pendekatan multidisipliner
- Kemampuan menerapkan pendekatan multidisipliner dalam kasus studi
- Kemampuan berargumentasi tentang manfaat pendekatan multidisipliner
|
Kriteria:
Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80% Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio, Tes |
Diskusi kelompok, studi kasus, presentasi. 3 x 50 |
Diskusi daring tentang penerapan pendekatan multidisipliner dalam kasus studi 3 x 50 |
Materi: Konsep pendekatan multidisipliner, Manfaat pendekatan multidisipliner dalam bimbingan dan konseling, Studi kasus penerapan pendekatan multidisipliner Pustaka: Wollman, D. (1993). Critical incident stress debriefing and crisis groups: A review of the literature. Group, 17(2), 70-83. |
6% |
14
Minggu ke 14 |
Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis dan mengintegrasikan berbagai sumber ilmu pengetahuan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang trauma dalam konteks bimbingan dan konseling. |
- Analisis sumber ilmu pengetahuan tentang trauma
- Integrasi berbagai teori dalam bimbingan dan konseling
- Pemahaman mendalam tentang pengaruh trauma
|
Kriteria:
Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80% Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Diskusi kelompok dan presentasi. 3 x 50 |
Diskusi daring tentang studi kasus trauma dan penerapan teori dalam kasus nyata 3 x 50 |
Materi: Teori trauma dalam bimbingan dan konseling, Pengaruh trauma terhadap individu dan intervensi yang tepat, Studi kasus trauma dan penanganannya Pustaka: Handbook Perkuliahan Materi: Teori trauma dalam bimbingan dan konseling, Pengaruh trauma terhadap individu dan intervensi yang tepat, Studi kasus trauma dan penanganannya Pustaka: Prayitno.(2009). Prayitno. (2010). Traumatic counseling For disaster victims. Paper, Internasional Seminar. Parung: P4TK Penjas dan BK |
6% |
15
Minggu ke 15 |
Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang trauma dan pengaruhnya dalam bimbingan dan konseling melalui analisis yang kritis dan integratif. |
- analisis sumber ilmu pengetahuan tentang trauma
- integrasi konsep trauma dalam bimbingan dan konseling
|
Kriteria:
Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80% Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Diskusi kelompok dan presentasi. 3 x 50 |
Diskusi daring tentang studi kasus trauma dan penerapan strategi intervensi 3 x 50 |
Materi: Teori trauma, Dampak trauma dalam bimbingan dan konseling, Strategi intervensi trauma Pustaka: Handbook Perkuliahan Materi: Teori trauma, Dampak trauma dalam bimbingan dan konseling, Strategi intervensi trauma Pustaka: Norris, F. H., Hamblen, e. L., & Rosen, C. S. (2009). Service Characteristics and Counseling Outcomes: Lessons from a Cross-Site Evaluation of Crisis Counseling After Hurricanes Katrina, Rita and Wilma. Adm Policy Ment Health, 36:176–185(Springer Science Business Media |
7% |
16
Minggu ke 16 |
UAS |
- Kemampuan menganalisis teori-teori eksisting
- Kemampuan mengidentifikasi kelemahan teori-teori yang ada
- Kemampuan mengaitkan teori dengan penelitian terkini
|
Kriteria:
Didasarkan pada rubrik penilaian yang telah dibuat oleh dosen pengampu Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio |
Diskusi kelompok, studi kasus, presentasi. 3 x 50 |
Diskusi daring tentang teori-teori terbaru dalam bimbingan dan konseling traumatik 3 x 50 |
Materi: Teori-teori bimbingan dan konseling traumatik, Penelitian terkini dalam bidang bimbingan dan konseling traumatik Pustaka: Handbook Perkuliahan Materi: Teori-teori bimbingan dan konseling traumatik, Penelitian terkini dalam bidang bimbingan dan konseling traumatik Pustaka: Jatczak, B. G. (tt) Critical Incident Stress Debriefing - Helping public safety employees handle traumatic stress, Eastern Michigan University |
5% |