Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Keolahragaan Dan Kesehatan
Program Studi S3 Ilmu Keolahragaan

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Etika dan Profesionalisme dalam Penelitian Olahraga

8900102106

Mata Kuliah Pilihan Program Studi

T=1

P=1

ECTS=5.04

2

1 Januari 2025

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Dr. I Dewa Made Aryananda Wijaya Kusuma, S.Pd., M.Or.




Prof. Dr. Agus Hariyanto, M.Kes.




AGUS HARIYANTO

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-1

Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya

PLO-5

Mampu menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik dalam menyelesaikan tugas bidang ilmu keolahragaan secara profesional

PLO-7

Mampu menemukan atau mengembangkan teori/konsepsi/ gagasan ilmiah baru, memberikan kontribusi pada pengembangan serta pengamalan ilmu pengetahuan dan/atau teknologi dalam bidang ilmu keolahragaan yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora dengan menghasilkan penelitian ilmiah berdasarkan metodologi ilmiah, pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif.

PLO-8

Mampu mengembangkan penelitian interdisiplin, multidisiplin atau transdisiplin, termasuk kajian teoritis dan/atau eksperimen dalam bidang ilmu keolahragaan yang dituangkan dalam bentuk disertasi, dan publikasi ilmiah yang diterbitkan di jurnal internasional bereputasi

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mahasiswa mampu menganalisis landasan filosofis, prinsip, dan karakteristik etika penelitian olahraga berbasis manusia.

PO - 2

Mahasiswa mampu menganalisis secara kritis berbagai dilema etika dalam penelitian olahraga dan merumuskan solusi yang logis dan sistematis sesuai dengan kode etik dan standar profesionalisme yang berlaku.

PO - 3

Mahasiswa mampu menguasai dan menerapkan filosofi, teori, serta konsep etika dan profesionalisme terkini dalam merancang dan melaksanakan penelitian di bidang Ilmu Keolahragaan.

PO - 4

Mahasiswa mampu menerapkan kaidah ilmiah secara teoritis dan praktis untuk mengidentifikasi, mencegah, dan menyelesaikan masalah etika yang timbul dalam pelaksanaan penelitian olahraga.

Matrik PLO-PO

 
POPLO-1PLO-5PLO-7PLO-8
PO-1   
PO-2   
PO-3   
PO-4   

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Etika dan Profesionalisme dalam Penelitian Olahraga membahas secara mendalam prinsip, landasan filosofis, serta dilema etika yang muncul dalam penelitian olahraga berbasis manusia, khususnya pada konteks eksperimen, intervensi latihan, pengukuran performa, dan publikasi ilmiah. Mata kuliah ini menekankan refleksi etis kritis, pengambilan keputusan berbasis prinsip, serta tanggung jawab profesional peneliti doktoral dalam seluruh siklus penelitian, mulai dari perancangan, pelaksanaan, analisis, hingga diseminasi dan dampak sosial hasil penelitian. Mahasiswa diharapkan mampu menginternalisasi etika sebagai fondasi validitas ilmiah, integritas akademik, dan kredibilitas keilmuan, serta menerapkannya secara kontekstual dalam penelitian disertasi olahraga.

Pustaka

Utama :

  1. Buku Pedoman penulisan tugas Akhir Unesa

Pendukung :

Dosen Pengampu

Prof. Dr. Agus Hariyanto, M.Kes.

Dr. I Dewa Made Aryananda Wijaya Kusuma, S.Pd., M.Or.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu menjelaskan peran etika dan profesionalisme sebagai fondasi penelitian olahraga berbasis manusia serta keterkaitannya dengan validitas dan kredibilitas ilmiah.

Ketepatan identifikasi kode etik, dan kepatuhan dalam implementasi.

Kriteria:

Sangat Baik: Mampu secara akurat mengidentifikasi semua kode etik relevan dan konsisten mematuhinya dalam setiap aspek proposal/laporan penelitian. Baik: Mampu mengidentifikasi sebagian besar kode etik relevan dan umumnya patuh, dengan sedikit inkonsistensi minor. Cukup: Hanya mampu mengidentifikasi beberapa kode etik relevan dan kepatuhan masih sporadis. Kurang: Tidak mampu mengidentifikasi kode etik relevan atau menunjukkan ketidakpatuhan yang signifikan.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring

Materi: etika
Pustaka: Buku Pedoman penulisan tugas Akhir Unesa
5%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu menganalisis prinsip autonomy, beneficence, non-maleficence, dan justice serta implikasinya dalam pengambilan keputusan penelitian sport science.

Orisinalitas tulisan, ketiadaan indikasi fabrikasi/falsifikasi data.

Kriteria:

Sangat Baik: Seluruh karya tulis (proposal, laporan, dll.) 100% orisinal dengan kutipan dan rujukan yang sempurna, tidak ada indikasi fabrikasi/falsifikasi. Baik: Sebagian besar karya tulis orisinal dengan sedikit kesalahan dalam kutipan/rujukan, tanpa indikasi fabrikasi/falsifikasi. Cukup: Terdapat beberapa bagian yang terindikasi kurang orisinal atau sedikit ketidakakuratan data yang tidak disengaja. Kurang: Terindikasi plagiarisme substansial atau bukti fabrikasi/falsifikasi data.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring

Materi: Plagiarisme
Pustaka: Buku Pedoman penulisan tugas Akhir Unesa
5%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu mengevaluasi karakteristik khusus dan konsekuensi etis penelitian olahraga berbasis manusia, terutama terkait risiko fisik dan psikologis.

Kelengkapan dan kejujuran pelaporan dalam proposal/laporan penelitian.

Kriteria:

Sangat Baik: Melaporkan metodologi secara detail, semua temuan (positif/negatif), dan keterbatasan secara jujur dan komprehensif. Baik: Melaporkan sebagian besar detail metodologi dan temuan, dengan beberapa keterbatasan yang kurang eksplisit. Cukup: Pelaporan metodologi, temuan, atau keterbatasan masih kurang detail atau kurang transparan. Kurang: Pelaporan tidak transparan, ada data atau informasi penting yang disembunyikan.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
2x50

Materi: Kelengkapan Proposal
Pustaka: Buku Pedoman penulisan tugas Akhir Unesa
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu menganalisis dan menerapkan prosedur informed consent yang etis pada berbagai konteks penelitian olahraga, termasuk latihan intensif dan lintas budaya.

Kriteria:

Sangat Baik: Mampu menganalisis isu etika baru dengan kerangka etika yang relevan dan merumuskan respons etis yang adaptif. Baik: Mampu menganalisis isu etika baru dengan bantuan, namun respons etisnya cukup adaptif. Cukup: Kesulitan dalam menganalisis isu etika baru dan respons etisnya kaku. Kurang: Tidak mampu memahami atau merespons isu etika baru.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
100

Materi: Analisis Kasus
Pustaka: Buku Pedoman penulisan tugas Akhir Unesa
5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu menerapkan prinsip kerahasiaan, privasi, dan perlindungan data subjek secara etis dalam penelitian olahraga.

Kedalaman analisis, identifikasi perspektif yang berbeda.

Kriteria:

Sangat Baik: Menganalisis studi kasus secara mendalam, mengidentifikasi semua pihak terkait dan perspektif etis yang berbeda dengan argumen yang kuat. Baik: Menganalisis studi kasus cukup mendalam, mengidentifikasi sebagian besar perspektif, namun ada minoritas yang terlewat. Cukup: Analisis studi kasus dangkal, hanya mengidentifikasi beberapa perspektif utama. Kurang: Tidak mampu menganalisis studi kasus atau salah mengidentifikasi dilema etika.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
luring
100

Materi: analisis kasus
Pustaka: Buku Pedoman penulisan tugas Akhir Unesa
5%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu merancang perlindungan etis bagi populasi rentan dalam penelitian olahraga melalui penerapan assent, guardian consent, dan ethical safeguards.

Ketepatan identifikasi konflik kepentingan, kualitas strategi pengelolaan.

Kriteria:

Sangat Baik: Mampu secara akurat mengidentifikasi semua potensi konflik kepentingan (personal, finansial, institusional) dan merumuskan strategi pengelolaan yang komprehensif dan etis. Baik: Mampu mengidentifikasi sebagian besar konflik kepentingan dan merumuskan strategi yang memadai. Cukup: Hanya mengidentifikasi beberapa konflik kepentingan dan strategi pengelolaan kurang detail. Kurang: Tidak mampu mengidentifikasi konflik kepentingan atau merumuskan strategi yang tidak etis.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
100

Materi: Analisis data
Pustaka: Buku Pedoman penulisan tugas Akhir Unesa
5%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu melakukan ethical risk–benefit analysis dan menunjukkan tanggung jawab moral terhadap kesejahteraan dan keselamatan subjek penelitian.

Logika dan relevansi solusi yang diusulkan.

Kriteria:

Sangat Baik: Merumuskan solusi yang logis, konsisten dengan prinsip etika, didukung oleh bukti, dan relevan dengan konteks masalah. Baik: Merumuskan solusi yang cukup logis, konsisten dengan prinsip, namun dukungan bukti atau relevansi masih dapat ditingkatkan. Cukup: Solusi yang dirumuskan kurang logis atau tidak sepenuhnya sesuai dengan prinsip etika. Kurang: Solusi yang dirumuskan tidak logis atau bahkan kontraproduktif secara etika.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
100

Materi: logika berfikir
Pustaka: Buku Pedoman penulisan tugas Akhir Unesa
5%

8

Minggu ke 8

Mahasiswa mampu menganalisis dan menjelaskan secara kritis landasan filosofis, prinsip dasar, serta isu etika utama dalam penelitian olahraga berbasis manusia, termasuk informed consent, perlindungan subjek, populasi rentan, dan manajemen risiko penelitian. (UTS)

Penerapan langkah-langkah dalam kerangka kerja pengambilan keputusan etis.

Kriteria:

Sangat Baik: Mampu menerapkan setiap langkah kerangka kerja secara sistematis dan menyeluruh dalam menyelesaikan dilema etika. Baik: Mampu menerapkan sebagian besar langkah kerangka kerja dengan sedikit inkonsistensi. Cukup: Penerapan kerangka kerja tidak sistematis atau ada langkah-langkah penting yang terlewat. Kurang: Tidak mampu menerapkan kerangka kerja pengambilan keputusan etis.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
luring
100

Materi: pengambilan keputusan
Pustaka: Buku Pedoman penulisan tugas Akhir Unesa
15%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu mengevaluasi desain dan metodologi penelitian olahraga berdasarkan prinsip etika dan validitas ilmiah.

Refleksi pemahaman filosofi dalam desain penelitian dan justifikasi etis.

Kriteria:

Sangat Baik: Menunjukkan pemahaman mendalam tentang filosofi etika dan secara konsisten menerapkannya dalam semua aspek desain penelitian dan argumen etis. Baik: Memahami sebagian besar filosofi etika dan menerapkannya dalam sebagian besar konteks. Cukup: Pemahaman filosofi etika masih parsial dan penerapannya kurang konsisten. Kurang: Tidak menunjukkan pemahaman yang memadai tentang filosofi etika.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
100

Materi: Filosofi Etika
Pustaka: Buku Pedoman penulisan tugas Akhir Unesa
5%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan mencegah pelanggaran integritas akademik serta menerapkan good scientific practice dalam penelitian olahraga.

Kelengkapan dan kejelasan dokumen informed consent, proses mendapatkan persetujuan.

Kriteria:

Sangat Baik: Menyusun dokumen informed consent yang sangat jelas, komprehensif, sesuai usia/kapasitas subjek, dan mampu menerapkan proses informed consent secara etis dan efektif, termasuk untuk populasi rentan. Baik: Menyusun dokumen informed consent yang memadai dan menerapkan proses yang cukup baik, dengan sedikit celah untuk populasi rentan. Cukup: Dokumen informed consent kurang lengkap atau prosesnya kurang memadai, terutama untuk populasi rentan. Kurang: Dokumen informed consent atau prosesnya tidak memenuhi standar etika.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Praktikum
Luring
100

Materi: Informed Consent
Pustaka: Buku Pedoman penulisan tugas Akhir Unesa
5%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu menganalisis isu etika dalam pengolahan, analisis, dan pelaporan hasil penelitian olahraga, termasuk selective reporting dan konflik kepentingan.

Adanya prosedur perlindungan data dalam proposal/pelaksanaan penelitian.

Kriteria:

Sangat Baik: Merancang dan mengimplementasikan prosedur yang sangat ketat untuk memastikan privasi dan kerahasiaan data partisipan. Baik: Merancang prosedur yang cukup baik untuk perlindungan privasi dan kerahasiaan data, dengan minoritas kecil potensi risiko. Cukup: Prosedur perlindungan privasi dan kerahasiaan data masih lemah atau belum konsisten. Kurang: Tidak ada atau sangat minim prosedur perlindungan privasi dan kerahasiaan data.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
100

Materi: Perlindungan Provasi
Pustaka: Buku Pedoman penulisan tugas Akhir Unesa
5%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu mengevaluasi praktik etika publikasi dan diseminasi ilmiah, termasuk kepengarangan, peer review, dan risiko jurnal predator.

Pemahaman dan integrasi tren etika baru dalam desain penelitian.

Kriteria:

Sangat Baik: Mampu secara komprehensif menjelaskan dan mengintegrasikan tren etika terbaru (misalnya etika AI, wearable devices) ke dalam desain penelitian olahraga. Baik: Memahami sebagian besar tren etika terbaru dan mencoba mengintegrasikannya. Cukup: Pemahaman terhadap tren etika terbaru masih terbatas dan belum terintegrasi dengan baik. Kurang: Tidak memiliki pemahaman atau mengabaikan tren etika terbaru.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
100

Materi: etika penggunaan AI
Pustaka: Buku Pedoman penulisan tugas Akhir Unesa
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu menganalisis relasi kuasa, konflik peran, dan coercion terselubung dalam penelitian olahraga melalui pendekatan ethical reflexivity.

Kelengkapan dan kualitas bagian etika dalam proposal penelitian.

Kriteria:

Sangat Baik: Bagian etika dalam protokol penelitian sangat komprehensif, mencakup semua aspek etika yang relevan dengan prosedur yang jelas dan kuat. Baik: Bagian etika dalam protokol penelitian cukup komprehensif, dengan sedikit area yang bisa lebih detail. Cukup: Bagian etika dalam protokol penelitian masih kurang lengkap atau prosedur etika kurang jelas. Kurang: Bagian etika dalam protokol penelitian sangat minim atau tidak ada.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
100

Materi: penyusunan Protokol
Pustaka: Buku Pedoman penulisan tugas Akhir Unesa
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu mengevaluasi konflik kepentingan dan komersialisasi penelitian olahraga serta dampaknya terhadap independensi dan objektivitas riset.

Inovasi dan efektivitas strategi pencegahan.

Kriteria:

Sangat Baik: Mampu mengembangkan strategi pencegahan pelanggaran etika yang inovatif, komprehensif, dan sangat efektif. Baik: Mampu mengembangkan strategi pencegahan yang efektif, meskipun kurang inovatif. Cukup: Strategi pencegahan masih dasar dan kurang efektif dalam mencegah pelanggaran. Kurang: Tidak mampu mengembangkan strategi pencegahan yang berarti.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
100

Materi: Strategi pencegahan
Pustaka: Buku Pedoman penulisan tugas Akhir Unesa
5%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu menganalisis tanggung jawab sosial peneliti olahraga dalam produksi pengetahuan, interpretasi hasil, dan implikasi kebijakan berbasis riset.

Rancangan prosedur penanganan keluhan/insiden, dan kemampuan simulasi penanganan.

Kriteria:

Sangat Baik: Merancang prosedur penanganan keluhan/insiden etika yang sangat jelas, adil, dan mampu mensimulasikan penanganan kasus dengan respons yang tepat. Baik: Merancang prosedur yang cukup baik dan mampu mensimulasikan penanganan dengan respons yang memadai. Cukup: Prosedur penanganan masih kurang jelas atau simulasi penanganan menunjukkan kelemahan. Kurang: Tidak mampu merancang atau mengimplementasikan prosedur penanganan keluhan/insiden etika.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Luring
100

Materi: Prosedur menangani Keluhan
Pustaka: Buku Pedoman penulisan tugas Akhir Unesa
5%

16

Minggu ke 16

Mahasiswa mampu mengevaluasi dan merumuskan solusi terhadap dilema etika kompleks dalam penelitian olahraga, serta menunjukkan refleksi etis profesional dalam desain penelitian, analisis data, publikasi ilmiah, relasi kuasa, konflik kepentingan, dan tanggung jawab sosial peneliti. (UAS)

Kualitas pelaporan hasil, pengakuan kontribusi, dan kepatuhan standar publikasi.

Kriteria:

Sangat Baik: Menulis laporan ilmiah yang sangat akurat, transparan, mengakui semua kontribusi secara tepat, dan memenuhi semua standar etika publikasi terkemuka. Baik: Menulis laporan ilmiah yang akurat dan transparan, namun ada sedikit kekurangan dalam pengakuan kontribusi atau kepatuhan standar publikasi minor. Cukup: Laporan ilmiah masih kurang akurat, kurang transparan, atau ada masalah etika publikasi yang signifikan. Kurang: Laporan ilmiah tidak memenuhi standar akurasi atau etika publikasi dasar.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Luring
100

Materi: laporan ilmiah
Pustaka: Buku Pedoman penulisan tugas Akhir Unesa
15%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 85%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 5%
3. Penilaian Portofolio 7.5%
4. Penilaian Praktikum 2.5%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.