Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Pendidikan
Program Studi S3 Bimbingan Konseling

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Kajian Bimbingan dan Konseling Resolusi Konflik

8600103007

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=3

P=0

ECTS=7.56

1

25 Agustus 2025

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Dr. Bambang Dibyo Wiyono, M.Pd.




Prof. Dr. Budi Purwoko, M.Pd




NAJLATUN NAQIYAH

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-2

Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan

PLO-9

Mampu melakukan pengabdian kepada masyarakat sebagai hilirisasi penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat global

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menerapkan sikap tangguh, kolaboratif, adaptif, dan inovatif dalam merancang penyelesaian konflik

PO - 2

Menganalisis konflik yang terjadi di sekolah berdasarkan perspektif teori

PO - 3

Mengembangkan layanan bimbingan dan konseling resolusi konflik di sekolah berbasis pada budaya lokal relevan

Matrik PLO-PO

 
POPLO-2PLO-9
PO-1 
PO-2 
PO-3 

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini mengkaji berdasarkan problematik konflik di sekolah/masyarakat untuk menganalisa dan merumuskan pemahaman tentang pengertian konflik, proses terjadinya konflik, faktor-faktor penyebab konflik, menyandingkan teori teori konflik berdasarkan fakta, menganalisis berbagai pendekatan solusi konflik, membandingkan pola solusi konflik destruktif dengan resolusi konflik konstruktif, merumuskan indikator solusi konflik konstruktif, menemukan resolusi konflik dan indikatornya, mengenali berbagai metode dan mempraktikkan resolusi konflik (negosiasi kolaboratif, mediasi, musyawarah), memahami dan memraktekkan konseling resolusi konflik

Pustaka

Utama :

  1. Deutsch, Morton, & Peter Coleman. (Eds). 2000. The Handbook of Conflict Resolution. San Fransisco: Josey Bass.
  2. Wallensteen, P. (2018). Understanding conflict resolution. Sage.
  3. An, I. E. P. (2001). Conflict resolution.
  4. Deutsch, M., Coleman, P. T., & Marcus, E. C. (Eds.). (2011). The handbook of conflict resolution: Theory and practice. John Wiley & Sons.
  5. Purwoko, B., Prawitasari, J. E., Atmoko, A., & Handarini, D. M. (2016). Keefektifan konseling resolusi konflik untuk mengatasi konflik interpersonal pada siswa sekolah menengah atas. Jurnal Pendidikan Humaniora, 4(1), 53-63.

Pendukung :

  1. Purwoko, B. (2015). Konseling Resolusi Konflik untuk Meningkatkan Persepsi Positif Terhadap Konflik dan Sikap Kolaboratif Pada Siswa. ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal, 3(2).

Dosen Pengampu

Dr. Elisabeth Christiana, S.Pd., M.Pd.

Prof. Dr. Budi Purwoko, S.Pd., M.Pd.

Dr. Bambang Dibyo Wiyono, S.Pd., M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

  1. Mahasiswa dapat menganalisis serta merumuskan definisi konflik berdasar unsur-unsurnya
  2. Mahasiswa dapat menguraikan rangkaian proses konflik

Hasil analisis ciri-ciri konflik berdasar kasus konflik di lapangan

Kriteria:

Hasil analisis ciri-ciri konflik berdasar kasus konflik di lapangan, yang lengkap dan komprehensif


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Analisis kasus, diskusi, penugasan
3x50 menit

Materi: Konsep-konsep Konflik mencakup pengertian, proses konflik, faktor penyebab, dan ciri-crinya
Pustaka: Deutsch, Morton, & Peter Coleman. (Eds). 2000. The Handbook of Conflict Resolution. San Fransisco: Josey Bass.
5%

2

Minggu ke 2

  1. Mahasiswa dapat menganalisis faktor-faktor penyebab lahirnya konflik
  2. Mahasiswa dapat menganalisis ciri-ciri konflik berdasarkan unsur-unsurnya
  3. Mahasiswa dapat menganalisis kasus konflik berdasarkan unsur-unsurnya

Presentasi, keaktifan diskusi, kualitas hasil analisis kasus

Kriteria:

Presentasi, keaktifan diskusi, kualitas hasil analisis kasus


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi materi, diskusi, penugasan
3x50 menit

Materi: Faktor penyebab dan ciri-ciri konflik berdasarkan unsur-unsurnya
Pustaka: Deutsch, M., Coleman, P. T., & Marcus, E. C. (Eds.). (2011). The handbook of conflict resolution: Theory and practice. John Wiley & Sons.
5%

3

Minggu ke 3

  1. Mahasiwa dapat menguraikan berbagai teori konflik
  2. Mahasiswa dapat menganalisis teori-teori konflik, dan menemukan perbedannya

Presentasi, keaktifan diskusi, kualitas hasil analisis kasus

Kriteria:

Presentasi, keaktifan diskusi, kualitas hasil analisis kasus


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi, diskusi, penugasan
3x50 menit

Materi: Teori -teori konflik
Pustaka: Sandole, D. J., Byrne, S., Sandole-Staroste, I., & Senehi, J. (Eds.). (2009). Handbook of conflict analysis and resolution (p. 572). London: Routledge.
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa dapat menganalisis pendekatan penyelesain konflik

Presentasi, keaktifan diskusi, kualitas hasil analisis kasus

Kriteria:

Presentasi, keaktifan diskusi, kualitas hasil analisis kasus


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi makalah, diskusi, dan penugasan
3x50 menit

Materi: Pendekatan penyelesain konflik
Pustaka: Calicchio, S. (2023). Conflict management in 4 steps: Methods, strategies, essential techniques and operational approaches to managing and resolving conflict situations. Stefano Calicchio.
5%

5

Minggu ke 5

  1. Mahasiswa dapat mengidentifikasi perbedaan solusi konflik destruktif dan konstruktif
  2. Mahasiswa dapat membandingkan keuntungan dan kerugian olusi konflik destruktif dan konstruktif
  3. Mahasiswa dapat menganalisis unsur serta bukti hasil keuntungan dan kerugian solusi konflik destruktif dan konstruktif

Presentasi, keaktifan diskusi, kualitas hasil analisis kasus

Kriteria:

Penilaian, portofolio


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi makalah, diskusi, dan penugasan
3x50 menit

Materi: Memahai dan Menganilisis solusi konflik destruktif serta resolusi konflik konstruktif
Pustaka:

Materi: Solusi konflik destruktif serta resolusi konflik konstruktif
Pustaka: Furlong, G. T. (2020). The conflict resolution toolbox: Models and maps for analyzing, diagnosing, and resolving conflict. John Wiley & Sons.

Materi: Solusi konflik destruktif serta resolusi konflik konstruktif
Pustaka: Sandole, D. J., Byrne, S., Sandole-Staroste, I., & Senehi, J. (Eds.). (2009). Handbook of conflict analysis and resolution (p. 572). London: Routledge.
5%

6

Minggu ke 6

  1. Mahasiswa dapat mengidentifikasi perbedaan solusi konflik destruktif dan konstruktif
  2. Mahasiswa dapat membandingkan keuntungan dan kerugian olusi konflik destruktif dan konstruktif
  3. Mahasiswa dapat menganalisis unsur serta bukti hasil keuntungan dan kerugian solusi konflik destruktif dan konstruktif

Presentasi, keaktifan diskusi, kualitas hasil analisis kasus

Kriteria:

Penilaian, portofolio


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi makalah, diskusi, dan penugasan
3x50 menit

Materi: Memahai dan Menganilisis solusi konflik destruktif serta resolusi konflik konstruktif
Pustaka:

Materi: Solusi konflik destruktif serta resolusi konflik konstruktif
Pustaka: Furlong, G. T. (2020). The conflict resolution toolbox: Models and maps for analyzing, diagnosing, and resolving conflict. John Wiley & Sons.

Materi: Solusi konflik destruktif serta resolusi konflik konstruktif
Pustaka: Sandole, D. J., Byrne, S., Sandole-Staroste, I., & Senehi, J. (Eds.). (2009). Handbook of conflict analysis and resolution (p. 572). London: Routledge.
5%

7

Minggu ke 7

  1. Mahasiswa dapat mengidentifikasi konsep, ciri, prosedur negosiasi kolaboratif perbedaan solusi konflik destruktif dan konstruktif
  2. dapat menganalisis unsur serta bukti hasil keuntungan dan kerugian olusi konflik destruktif dan konstruktif

Presentasi, keaktifan diskusi, kualitas hasil analisis kasus

Kriteria:

Presentasi, keaktifan diskusi, kualitas hasil analisis kasus


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi makalah, diskusi, dan penugasan
2x50"

Materi: Negosiasi kolaboratif
Pustaka: Zartman, I. W. (2007). Negotiation and conflict management: Essays on theory and practice. Routledge.
5%

8

Minggu ke 8

UTS

Penilaian

Kriteria:

Penilaian


Bentuk Penilaian :
Tes
Tes
3x50

Materi: Memahai dan Menganilisis solusi konflik destruktif serta resolusi konflik konstruktif
Pustaka: Deutsch, Morton, & Peter Coleman. (Eds). 2000. The Handbook of Conflict Resolution. San Fransisco: Josey Bass.
10%

9

Minggu ke 9

  1. Menganalisis dan mengembangkan layanan mediasi di sekolah
  2. Menerapkan layanan mediasi yang telah dirancang
  1. Hasil pengembangan dan penerapan layanan mediasi di sekolah
  2. Presentasi, keaktifan diskusi, kualitas pengembangan produk
Kriteria:

Hasil pengembangan dan penerapan layanan mediasi di sekolah yang tepat dan layak


Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
Project Based Learning
3x50
Presentasi makalah, diskusi, dan penugasan
Materi: Mediasi
Pustaka: Moore, C. W. (2014). The mediation process: Practical strategies for resolving conflict. John Wiley & Sons.
5%

10

Minggu ke 10

  1. Menganalisis dan mengembangkan Musyawarah sekolah
  2. Menerapkan layanan musyawarah yang telah dirancang
  1. Hasil pengembangan dan penerapan musyawarah di sekolah
  2. Presentasi, keaktifan diskusi, kualitas pengembangan produk
Kriteria:

Hasil pengembangan dan penerapan layanan musyawarah di sekolah yang tepat dan layak


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Presentasi makalah, diskusi, dan penugasan
2x50"

Materi: Musyawarah
Pustaka: Purwoko, B., Prawitasari, J. E., Atmoko, A., & Handarini, D. M. (2016). Keefektifan konseling resolusi konflik untuk mengatasi konflik interpersonal pada siswa sekolah menengah atas. Jurnal Pendidikan Humaniora, 4(1), 53-63.
8%

11

Minggu ke 11

  1. Menganalisis dan mengimplementasikan konseling resolusi konflik
  2. Mengidentifikasi pendekatan konseling yang relevan untuk resolusi konflik

Presentasi, keaktifan diskusi, kualitas analisis pendekatan yang digunakan dalam konseling resolusi konflik

Kriteria:

Presentasi, keaktifan diskusi, kualitas analisis pendekatan yang digunakan dalam konseling resolusi konflik


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Presentasi makalah, diskusi, dan penugasan
3x50"
Presentasi makalah, diskusi, dan penugasan
Materi: Konseling resolusi konflik
Pustaka: Calicchio, S. (2023). Conflict management in 4 steps: Methods, strategies, essential techniques and operational approaches to managing and resolving conflict situations. Stefano Calicchio.

Materi: Konseling resolusi konflik
Pustaka: Purwoko, B., Prawitasari, J. E., Atmoko, A., & Handarini, D. M. (2016). Keefektifan konseling resolusi konflik untuk mengatasi konflik interpersonal pada siswa sekolah menengah atas. Jurnal Pendidikan Humaniora, 4(1), 53-63.
7%

12

Minggu ke 12

  1. Menganalisis dan mengimplementasikan konseling resolusi konflik
  2. Mengidentifikasi pendekatan konseling yang relevan untuk resolusi konflik

Presentasi, keaktifan diskusi, kualitas analisis pendekatan yang digunakan dalam konseling resolusi konflik

Kriteria:

Presentasi, keaktifan diskusi, kualitas analisis pendekatan yang digunakan dalam konseling resolusi konflik


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Presentasi makalah, diskusi, dan penugasan
3x50"
Presentasi makalah, diskusi, dan penugasan
Materi: Konseling resolusi konflik
Pustaka: Calicchio, S. (2023). Conflict management in 4 steps: Methods, strategies, essential techniques and operational approaches to managing and resolving conflict situations. Stefano Calicchio.

Materi: Konseling resolusi konflik
Pustaka: Purwoko, B., Prawitasari, J. E., Atmoko, A., & Handarini, D. M. (2016). Keefektifan konseling resolusi konflik untuk mengatasi konflik interpersonal pada siswa sekolah menengah atas. Jurnal Pendidikan Humaniora, 4(1), 53-63.
7%

13

Minggu ke 13

Merancang layanan bimbingan resolusi konflik di sekolah berbasis pada budaya-budaya lokal relevan

Rancangan bimbingan resolusi konflik di sekolah berbasis pada budaya-budaya lokal relevan

Kriteria:

Kualitas rancangan bimbingan resolusi konflik di sekolah berbasis pada budaya-budaya lokal relevan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Presentasi makalah, diskusi, dan penugasan
3x50
Presentasi makalah, diskusi, dan penugasan
Materi: Resolusi konflik
Pustaka: Purwoko, B. (2015). Konseling Resolusi Konflik untuk Meningkatkan Persepsi Positif Terhadap Konflik dan Sikap Kolaboratif Pada Siswa. ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal, 3(2).

Materi: Resolusi konflik
Pustaka: Pollack, J. (2020). Conflict resolution playbook: practical communication skills for preventing, managing, and resolving conflict. Sourcebooks, Inc..
5%

14

Minggu ke 14

Merancang layanan bimbingan resolusi konflik di sekolah berbasis pada budaya-budaya lokal relevan

Rancangan bimbingan resolusi konflik di sekolah berbasis pada budaya-budaya lokal relevan

Kriteria:

Kualitas rancangan bimbingan resolusi konflik di sekolah berbasis pada budaya-budaya lokal relevan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Presentasi makalah, diskusi, dan penugasan
3x50
Presentasi makalah, diskusi, dan penugasan
Materi: Resolusi konflik
Pustaka: Purwoko, B. (2015). Konseling Resolusi Konflik untuk Meningkatkan Persepsi Positif Terhadap Konflik dan Sikap Kolaboratif Pada Siswa. ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal, 3(2).

Materi: Resolusi konflik
Pustaka: Pollack, J. (2020). Conflict resolution playbook: practical communication skills for preventing, managing, and resolving conflict. Sourcebooks, Inc..
5%

15

Minggu ke 15

Merancang layanan bimbingan resolusi konflik di sekolah berbasis pada budaya-budaya lokal relevan

Rancangan bimbingan resolusi konflik di sekolah berbasis pada budaya-budaya lokal relevan

Kriteria:

Kualitas rancangan bimbingan resolusi konflik di sekolah berbasis pada budaya-budaya lokal relevan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Presentasi makalah, diskusi, dan penugasan
3x50
Presentasi makalah, diskusi, dan penugasan
Materi: Resolusi konflik
Pustaka: Purwoko, B. (2015). Konseling Resolusi Konflik untuk Meningkatkan Persepsi Positif Terhadap Konflik dan Sikap Kolaboratif Pada Siswa. ELEMENTARY: Islamic Teacher Journal, 3(2).

Materi: Resolusi konflik
Pustaka: Pollack, J. (2020). Conflict resolution playbook: practical communication skills for preventing, managing, and resolving conflict. Sourcebooks, Inc..
5%

16

Minggu ke 16

Mahasiswa mampu merancang layanan konseling resolusi konflik di sekolah berbasis pada budaya-budaya lokal relevan

Rancangan konseling resolusi konflik di sekolah berbasis pada budaya-budaya lokal relevan

Kriteria:

Kualitas rancangan konseling resolusi konflik di sekolah berbasis pada budaya-budaya lokal relevan


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Presentasi makalah, diskusi, dan penugasan
3x50

Materi: UAS
Pustaka: Purwoko, B., Prawitasari, J. E., Atmoko, A., & Handarini, D. M. (2016). Keefektifan konseling resolusi konflik untuk mengatasi konflik interpersonal pada siswa sekolah menengah atas. Jurnal Pendidikan Humaniora, 4(1), 53-63.
13%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 53.5%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 20.5%
3. Penilaian Portofolio 16%
4. Tes 10%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.