Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Teknik
Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Studio 3 (Perencanaan dan pengelolaan wilayah)

3520104022

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=0

ECTS=3.18

3

31 Agustus 2025

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Naimah Putri Kamila, S.T., M.P.W.K.




Naimah Putri Kamila, S.T., M.P.W.K.




LYNDA REFNITASARI

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-4

Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.

PLO-6

Mampu melaksanakan survei baik perorangan maupun kelompok secara efektif dan efisien.

PLO-7

Mampu mengoperasikan aplikasi perangkat lunak yang mendukung riset dalam bidang perencanaan wilayah dan kota.

PLO-11

Mampu menyusun karya ilmiah berupa dokumen perencanaan, serta hasil riset dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mahasiswa mampu memahami area perencanaan, masalah perencanaan secara umum, dan masalah perencanaan proyek perencanaan yang diberikan secara khusus

PO - 2

Mahasiswa mampu menyiapkan survei lapangan, termasuk data sekunder, instrumen survei, logistik, izin, dan lain-lain

PO - 3

Mahasiswa mampu memahami konteks keterlibatan publik dalam perencanaan, dan mampu menetapkan tujuan yang jelas untuk forum partisipasi yang diadakan serta mempertimbangkan konteks politik dan organisasi tempat forum tersebut berlangsung

PO - 4

Mahasiswa mampu memahami prasyarat dan standar untuk partisipasi yang efektif dalam berbagai konteks perencanaan atau pengelolaan perkotaan.

PO - 5

Mahasiswa mampu mendalami isu-isu budaya yang muncul saat melakukan perencanaan partisipasi dalam masyarakat, dan mengembangkan keterampilan untuk berinteraksi dengan masyarakat yang beragam secara budaya

PO - 6

Mahasiswa mampu mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk memfasilitasi inisiatif partisipatif, menganalisis temuan, dan menindaklanjuti umpan balik serta mempresentasikan hasilnya

Matrik PLO-PO

 
POPLO-4PLO-6PLO-7PLO-11
PO-1   
PO-2   
PO-3   
PO-4   
PO-5   
PO-6   

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Studio 3 (Perencanaan Dan Pengelolaan Wilayah) merupakan mata kuliah inti pada jenjang S1 Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota yang berfokus pada pengembangan kemampuan mahasiswa dalam merancang dan mengelola wilayah secara komprehensif. Isi mata kuliah mencakup analisis permasalahan wilayah, penyusunan rencana tata ruang, pengelolaan sumber daya, serta evaluasi kebijakan pembangunan. Tujuannya adalah agar mahasiswa mampu menerapkan konsep-konsep perencanaan dan pengelolaan wilayah dalam konteks nyata, mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan, serta menghasilkan produk perencanaan yang aplikatif dan berkelanjutan. Ruang lingkup mata kuliah meliputi studi kasus wilayah perkotaan, pendekatan partisipatif, teknik perencanaan strategis, dan instrumentasi kebijakan untuk pengelolaan wilayah yang efektif.

Pustaka

Utama :

  1. Healey, P. (1997). Collaborative Planning: Shaping Places in Fragmented Societies. London, England: Macmillan Press Ltd.
  2. Arnstein (1969): A Ladder Of Citizen Participation, Journal of the American Institute of Planners, 35:4, 216-224

Pendukung :

Dosen Pengampu

Nurul Makhmudiyah, S.Si., M.T.

Abdiyah Amudi, S.T., M.T.

Lynda Refnitasari, S.Si., M.URP

Gusti Aditya Rahadyan, S.T., M.URP.

Amjad Muhammad, S.P.W.K., M.URP.

Naimah Putri Kamila, S.T., M.P.W.K.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

  1. Memahami lingkup dan metoda pelaksanaan studio
  2. Memahami proyek perencanaan kawasan yang akan dilakukan
  3. Membagi kelompok dan organisasi studio
  4. Menyusun timeline pekerjaan
  1. Kemampuan memahami lingkup dan metoda pelaksanaan studio
  2. Kemampuan mempersiapkan studio
Kriteria:
  1. Mahasiswa mampu memahami lingkup dan metoda pelaksanaan studio
  2. Mahasiswa mampu mempersiapkan studio

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan tanya jawab.
4 x 50

Materi: Konsep dasar area perencanaan wilayah, Masalah umum dalam perencanaan wilayah, Identifikasi masalah khusus dalam proyek perencanaan yang diberikan
Pustaka: Handbook Perkuliahan
1%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan menganalisis area perencanaan serta masalah perencanaan umum dan khusus dalam konteks proyek perencanaan wilayah.

  1. Kemampuan menjelaskan konsep area perencanaan wilayah
  2. Kemampuan mengidentifikasi masalah perencanaan umum dalam studi kasus
  3. Kemampuan menganalisis masalah khusus dalam proyek perencanaan yang diberikan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan tanya jawab.
4 x 50

Materi: Konsep dasar area perencanaan wilayah, Masalah umum dalam perencanaan wilayah, Identifikasi masalah khusus dalam proyek perencanaan yang diberikan
Pustaka: Handbook Perkuliahan
1%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa dapat merencanakan dan mempersiapkan survei lapangan secara mandiri dan sistematis sesuai dengan kebutuhan perencanaan wilayah.

  1. Kemampuan merancang instrumen survei yang sesuai dengan tujuan perencanaan
  2. Kemampuan menyusun rencana logistik dan pengurusan izin survei
  3. Kemampuan mengorganisir tim dan sumber daya untuk survei lapangan
Kriteria:
  1. Ketepatan dalam merancang instrumen atau perangkat survei
  2. Kesiapan dalam rencana logistik dan perizinan survei

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Presentasi, Diskusi
4 x 50

Materi: Jenis dan sumber data sekunder untuk perencanaan wilayah, Prinsip penyusunan kuesioner dan instrumen survei, Perencanaan logistik dan manajemen risiko di lapangan, Prosedur pengurusan izin survei dan etika penelitian
Pustaka: Handbook Perkuliahan
1%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa dapat merencanakan dan mempersiapkan survei lapangan secara mandiri dan sistematis sesuai dengan kebutuhan perencanaan wilayah.

  1. Kemampuan merancang instrumen survei yang sesuai dengan tujuan perencanaan
  2. Kemampuan menyusun rencana logistik dan pengurusan izin survei
  3. Kemampuan mengorganisir tim dan sumber daya untuk survei lapangan
Kriteria:
  1. Ketepatan dalam merancang instrumen atau perangkat survei
  2. Kesiapan dalam rencana logistik dan perizinan survei

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Presentasi, Diskusi
4 x 50

Materi: Jenis dan sumber data sekunder untuk perencanaan wilayah, Prinsip penyusunan kuesioner dan instrumen survei, Perencanaan logistik dan manajemen risiko di lapangan, Prosedur pengurusan izin survei dan etika penelitian
Pustaka: Handbook Perkuliahan
15%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu memahami prasyarat untuk partisipasi publik yang efektif dalam perencanaan kawasan

  1. Kemampuan menjelaskan konsep dan pentingnya partisipasi publik dalam perencanaan kawasan
  2. Kemampuan merumuskan tujuan yang jelas dan terukur untuk suatu forum partisipasi publik
Kriteria:
  1. Ketajaman konsep dan pemahaman partisipasi publik
  2. Kejelasan tujuan dan terukur

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Diskusi kelompok, dan simulasi perencanaan partisipatif.
4 x 50

Materi: Konsep dasar partisipasi publik dalam perencanaan wilayah, Teknik dan metode forum partisipasi (misalnya: focus group discussion, public hearing, workshop), Analisis konteks politik dan organisasi dalam perencanaan partisipatif, Studi kasus keberhasilan dan kegagalan partisipasi publik dalam perencanaan
Pustaka: Handbook Perkuliahan
1%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa dapat menganalisis pentingnya partisipasi publik dalam perencanaan wilayah, merumuskan tujuan forum partisipasi, serta mengidentifikasi dan mempertimbangkan faktor politik dan organisasi yang mempengaruhi proses partisipasi.

  1. Kemampuan menjelaskan konsep dan pentingnya partisipasi publik dalam perencanaan kawasan
  2. Kemampuan merumuskan tujuan yang jelas dan terukur untuk suatu forum partisipasi publik
Kriteria:
  1. Ketajaman konsep dan pemahaman partisipasi publik
  2. Kejelasan tujuan dan terukur

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan simulasi perencanaan partisipatif.

Materi: Konsep dasar partisipasi publik dalam perencanaan wilayah, Teknik dan metode forum partisipasi (misalnya: focus group discussion, public hearing, workshop), Analisis konteks politik dan organisasi dalam perencanaan partisipatif, Studi kasus keberhasilan dan kegagalan partisipasi publik dalam perencanaan
Pustaka: Handbook Perkuliahan
1%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu mengidentifikasi isu budaya dalam perencanaan partisipatif, menerapkan strategi komunikasi lintas budaya, dan merancang pendekatan inklusif dalam interaksi masyarakat.

  1. Kemampuan mengidentifikasi isu budaya dalam studi kasus perencanaan
  2. Keterampilan merancang strategi komunikasi yang sensitif budaya
  3. Kemampuan menerapkan pendekatan partisipatif inklusif dalam simulasi interaksi
Kriteria:
  1. Ketepatan identifikasi isu yang ditemukan dalam studi kasus
  2. Ketepatan penggunaan strategi komunikasi kepada warga

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan refleksi.
4 x 50

Materi: Konsep budaya dan keragaman dalam perencanaan wilayah, Isu-isu budaya dalam proses partisipasi masyarakat, Teknik komunikasi dan negosiasi lintas budaya, Studi kasus perencanaan partisipatif dengan tantangan budaya, Pendekatan inklusif dalam pengelolaan wilayah beragam budaya
Pustaka: Handbook Perkuliahan
1%

8

Minggu ke 8

  1. Mahasiswa mampu mengolah data yang didapatkan dari lapangan
  2. Mahasiswa mampu menganalisis temuan dari hasil diskusi perencanaan partisipatif bersama warga
  1. Hasil survei
  2. Pengolahan data
Kriteria:
  1. Kelengkapan data yang didapat dari lapangan
  2. Kedalaman analisis hasil temuan perencanaan partisipatif

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Presentasi, diskusi
4 x 50

1%

9

Minggu ke 9

  1. Mahasiswa mampu mengolah data yang didapatkan dari lapangan
  2. Mahasiswa mampu menganalisis temuan dari hasil diskusi perencanaan partisipatif bersama warga

Laporan Fakta dan Analisis

Kriteria:
  1. Kelengkapan data yang didapat dari lapangan
  2. Kedalaman analisis hasil temuan perencanaan partisipatif

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Presentasi, diskusi
4 x 50

1%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu menyajikan hasil analisis dengan efektif dan merumuskan konsep perencanaan

Konsep Perencanaan

Kriteria:

Kedalaman konsep berdasarkan hasil temuan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Presentasi ke Dinas terkait
4 x 50

Materi: Teknik fasilitasi partisipatif, Analisis data kualitatif dan kuantitatif dari umpan balik, Strategi presentasi efektif dan penyusunan rekomendasi
Pustaka: Handbook Perkuliahan
10%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu menyajikan hasil analisis dengan efektif dan merumuskan konsep perencanaan

Konsep Perencanaan

Kriteria:

Kedalaman konsep berdasarkan hasil temuan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Presentasi Akhir Kelas dan Diskusi
4 x 50

Materi: Teknik fasilitasi partisipatif, Analisis data kualitatif dan kuantitatif dari umpan balik, Strategi presentasi efektif dan penyusunan rekomendasi
Pustaka: Handbook Perkuliahan
10%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu mengidentifikasi isu budaya dalam perencanaan partisipatif, menerapkan strategi interaksi yang sensitif budaya, dan merancang pendekatan inklusif dalam pengelolaan wilayah.

  1. Kemampuan mengidentifikasi isu budaya dalam studi kasus perencanaan partisipatif
  2. Keterampilan merancang strategi interaksi yang sesuai dengan konteks budaya masyarakat
  3. Kemampuan menyusun rekomendasi pendekatan inklusif dalam pengelolaan wilayah

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Presentasi Akhir dengan Warga Sasaran Studi
4 x 50

Materi: Konsep budaya dan keragaman budaya dalam perencanaan wilayah, Isu-isu budaya dalam proses partisipasi masyarakat, Teknik dan etika berinteraksi dengan masyarakat beragam budaya, Studi kasus perencanaan partisipatif dengan tantangan budaya, Pendekatan inklusif dan sensitif budaya dalam pengelolaan wilayah
Pustaka: Handbook Perkuliahan
15%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu mengidentifikasi isu budaya dalam perencanaan partisipatif, menerapkan strategi interaksi yang sensitif budaya, dan merancang pendekatan inklusif dalam pengelolaan wilayah.

  1. Kemampuan mengidentifikasi isu budaya dalam studi kasus perencanaan partisipatif
  2. Keterampilan merancang strategi interaksi yang sesuai dengan konteks budaya masyarakat
  3. Kemampuan menyusun rekomendasi pendekatan inklusif dalam pengelolaan wilayah

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Studi kasus, diskusi kelompok, simulasi interaksi, presentasi, dan refleksi.
4 x 50

Materi: Konsep budaya dan keragaman budaya dalam perencanaan wilayah, Isu-isu budaya dalam proses partisipasi masyarakat, Teknik dan etika berinteraksi dengan masyarakat beragam budaya, Studi kasus perencanaan partisipatif dengan tantangan budaya, Pendekatan inklusif dan sensitif budaya dalam pengelolaan wilayah
Pustaka: Handbook Perkuliahan
10%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu mempresentasikan hasil analisis dan umpan balik dari inisiatif partisipatif serta merancang tindak lanjut yang sesuai.

  1. Paparan presentasi akhir
  2. Hasil analisis perencanaan
  3. Tindak lanjut dari umpan balik warga
  4. Komunikasi dan presentasi
Kriteria:
  1. Kemampuan menyusun presentasi yang jelas dan terstruktur
  2. Ketepatan dalam menganalisis dan menginterpretasi temuan partisipatif
  3. Kualitas dalam merespons dan menindaklanjuti umpan balik
  4. Keterampilan komunikasi dan fasilitasi selama presentasi

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Presentasi, diskusi interaktif, dan peer review.
4 x 50

Materi: Teknik presentasi efektif untuk hasil partisipatif, Analisis temuan dan umpan balik dari stakeholder, Strategi tindak lanjut dalam perencanaan partisipatif, Penyusunan rekomendasi berdasarkan hasil analisis
Pustaka: Handbook Perkuliahan
20%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu mempresentasikan hasil analisis dan umpan balik dari inisiatif partisipatif serta merancang tindak lanjut yang sesuai.

  1. Paparan presentasi akhir
  2. Hasil analisis perencanaan
  3. Tindak lanjut dari umpan balik warga
  4. Komunikasi dan presentasi
Kriteria:
  1. Kemampuan menyusun presentasi yang jelas dan terstruktur
  2. Ketepatan dalam menganalisis dan menginterpretasi temuan partisipatif
  3. Kualitas dalam merespons dan menindaklanjuti umpan balik
  4. Keterampilan komunikasi dan fasilitasi selama presentasi

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Presentasi, diskusi interaktif, dan peer review.
4 x 50

Materi: Teknik presentasi efektif untuk hasil partisipatif, Analisis temuan dan umpan balik dari stakeholder, Strategi tindak lanjut dalam perencanaan partisipatif, Penyusunan rekomendasi berdasarkan hasil analisis
Pustaka: Handbook Perkuliahan
6%

16

Minggu ke 16

Mahasiswa mampu mempresentasikan hasil analisis dan umpan balik dari inisiatif partisipatif serta merancang tindak lanjut yang sesuai.

Ujian Akhir Semester

Kriteria:
  1. Ketepatan dan pemahaman materi minggu 1 sampai 15
  2. Penguasaan hasil perencanaan partisipatif berdasarkan studi kasus

Bentuk Penilaian :
Praktik / Unjuk Kerja
Presentasi, diskusi interaktif, dan peer review.
4 x 50

Materi: Teknik presentasi efektif untuk hasil partisipatif, Analisis temuan dan umpan balik dari stakeholder, Strategi tindak lanjut dalam perencanaan partisipatif, Penyusunan rekomendasi berdasarkan hasil analisis
Pustaka: Handbook Perkuliahan
6%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 36%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 50%
3. Praktik / Unjuk Kerja 14%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.