
|
Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Teknik
Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota
|
Kode Dokumen |
SEMESTER LEARNING PLAN |
Course |
KODE |
Rumpun MataKuliah |
Bobot Kredit |
SEMESTER |
Tanggal Penyusunan |
ekonomi wilayah dan kota |
3520102020 |
|
T=2 |
P=0 |
ECTS=3.18 |
3 |
9 September 2025 |
OTORISASI |
Pengembang S.P |
Koordinator Rumpun matakuliah |
Koordinator Program Studi |
.......................................
|
Nurul Makhmudiyah, S.Si., M.T.
|
LYNDA REFNITASARI |
Model Pembelajaran |
Case Study |
Program Learning Outcomes (PLO)
|
PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah |
PLO-5 |
Mampu menguasai prinsip dasar dan teori dalam bidang perencanaan wilayah dan kota. |
PLO-9 |
Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya berdasarkan hasil analisis informasi dan data. |
Program Objectives (PO) |
PO - 1 |
Memahami konsep dasar ekonomi wilayah dan kota dalam menganalisis struktur perekonomian lokal (C3)
|
PO - 2 |
Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi wilayah menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (C4)
|
PO - 3 |
Mengevaluasi kebijakan pembangunan ekonomi wilayah berdasarkan kriteria efisiensi, pemerataan, dan keberlanjutan (C5)
|
PO - 4 |
Menciptakan model perencanaan pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal wilayah (C6)
|
PO - 5 |
Menganalisis dampak investasi dan infrastruktur terhadap perkembangan ekonomi perkotaan (C4)
|
PO - 6 |
Mengevaluasi sistem transportasi dan aksesibilitas dalam mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah (C5)
|
PO - 7 |
Menerapkan teori lokasi dalam perencanaan tata ruang untuk pengembangan kawasan ekonomi (C3)
|
PO - 8 |
Menciptakan strategi pengentasan kemiskinan melalui pendekatan ekonomi wilayah yang terintegrasi (C6)
|
Matrik PLO-PO |
| |
| PO | PLO-5 | PLO-9 | | PO-1 | ✔ | | | PO-2 | ✔ | ✔ | | PO-3 | | ✔ | | PO-4 | | ✔ | | PO-5 | ✔ | ✔ | | PO-6 | ✔ | | | PO-7 | ✔ | | | PO-8 | | ✔ |
|
Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO) |
| |
| PO |
Minggu Ke |
| 1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
8 |
9 |
10 |
11 |
12 |
13 |
14 |
15 |
16 |
| PO-1 | ✔ | ✔ | | | | | | | | | | | | | | | | PO-2 | | | ✔ | ✔ | | | | | | | | | | ✔ | | | | PO-3 | | | | | | | | | ✔ | ✔ | | | | | | | | PO-4 | | | | | | | | ✔ | | | | | | | | | | PO-5 | | | | | | | ✔ | | | | ✔ | | | | | | | PO-6 | | | | | | | | | | | | ✔ | ✔ | | | | | PO-7 | | | | | ✔ | ✔ | | | | | | | | | | | | PO-8 | | | | | | | | | | | | | | | ✔ | ✔ |
|
Deskripsi Singkat Mata Kuliah
|
Mata kuliah Ekonomi Wilayah Dan Kota pada program studi Perencanaan Wilayah dan Kota bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang konsep dasar ekonomi wilayah dan kota serta aplikasinya dalam perencanaan pembangunan. Mata kuliah ini mencakup studi mengenai teori ekonomi wilayah dan kota, analisis ekonomi spasial, kebijakan ekonomi regional, serta peran ekonomi dalam pembangunan wilayah dan kota. Mahasiswa akan mempelajari berbagai faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi di tingkat regional, serta strategi perencanaan ekonomi yang dapat diterapkan dalam konteks wilayah dan kota. Ruang lingkup mata kuliah mencakup pemahaman terhadap hubungan antara faktor ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam proses perencanaan wilayah dan kota secara berkelanjutan. |
Pustaka
|
Utama : |
|
|
Pendukung : |
|
|
Dosen Pengampu
|
Nurul Makhmudiyah, S.Si., M.T. Abdiyah Amudi, S.T., M.T. |
Minggu Ke- |
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)
|
Penilaian |
Bantuk Pembelajaran,
Metode Pembelajaran,
Penugasan Mahasiswa,
[ Estimasi Waktu] |
Materi Pembelajaran
[ Pustaka ] |
Bobot Penilaian (%) |
Indikator |
Kriteria & Bentuk |
Luring (offline) |
Daring (online) |
(1) |
(2) |
(3) |
(4) |
(5) |
(6) |
(7) |
(8) |
1
Minggu ke 1 |
Mahasiswa dapat mengidentifikasi, menjelaskan, dan menerapkan prinsip-prinsip ekonomi wilayah dan kota untuk menganalisis karakteristik dan dinamika perekonomian lokal. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan definisi dan ruang lingkup ekonomi wilayah dan kota
- Mahasiswa dapat mengidentifikasi komponen-komponen struktur perekonomian lokal
- Mahasiswa mampu menerapkan konsep dasar untuk menganalisis kasus nyata perekonomian lokal
- Mahasiswa dapat menghubungkan teori dengan praktik dalam konteks wilayah dan kota
|
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan presentasi.
|
Analisis Studi Kasus Online, Mahasiswa menganalisis struktur perekonomian suatu kota/kabupaten tertentu berdasarkan data yang tersedia secara online dan membuat laporan analisis
|
Materi: Pengertian dan ruang lingkup ekonomi wilayah dan kota, Konsep dasar pembangunan wilayah dan perkotaan, Struktur perekonomian lokal: sektor primer, sekunder, dan tersier, Analisis basis ekonomi wilayah, Studi kasus: karakteristik perekonomian kota-kota di Indonesia Pustaka: Handbook Perkuliahan |
2% |
2
Minggu ke 2 |
Mahasiswa dapat mengidentifikasi, mengukur, dan mengevaluasi berbagai faktor ekonomi, sosial, dan lingkungan yang memengaruhi pertumbuhan wilayah melalui analisis data dan studi kasus |
- Kemampuan mengidentifikasi variabel-variabel kunci pertumbuhan ekonomi wilayah
- Kemampuan menerapkan teknik analisis kuantitatif sederhana (regresi, korelasi)
- Kemampuan melakukan analisis kualitatif melalui studi kasus wilayah
- Kemampuan menyimpulkan hubungan antar faktor pertumbuhan ekonomi
|
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, analisis data, dan presentasi.
|
|
Materi: Konsep dasar pertumbuhan ekonomi wilayah, Faktor-faktor penentu pertumbuhan ekonomi (investasi, SDM, infrastruktur, institusi), Pendekatan kuantitatif: analisis regresi dan korelasi sederhana, Pendekatan kualitatif: studi kasus dan analisis komparatif, Teknik pengumpulan dan analisis data wilayah Pustaka: Handbook Perkuliahan |
3% |
3
Minggu ke 3 |
Menganalisis faktor determinan pertumbuhan ekonomi wilayah melalui integrasi metode kuantitatif (seperti regresi, analisis data sekunder) dan kualitatif (seperti wawancara, studi kasus) untuk mengidentifikasi pola dan hubungan kausal |
- Kemampuan mengidentifikasi variabel-variabel kunci yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi wilayah
- Kemampuan menerapkan teknik analisis kuantitatif sederhana (misalnya korelasi, regresi linier) pada data ekonomi wilayah
- Kemampuan mengintegrasikan temuan kuantitatif dengan analisis kualitatif untuk interpretasi yang komprehensif
- Kemampuan menyusun kesimpulan analitis berdasarkan evidence dari kedua pendekatan
|
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Kombinasi ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan demonstrasi analisis data dengan software statistik sederhana (seperti Excel atau SPSS).
|
|
Materi: Konsep dasar pertumbuhan ekonomi wilayah dan indikator pengukurannya, Faktor-faktor penentu pertumbuhan ekonomi: sumber daya manusia, infrastruktur, investasi, teknologi, kelembagaan, Pendekatan kuantitatif: pengenalan analisis regresi untuk mengukur pengaruh faktor-faktor ekonomi, Pendekatan kualitatif: teknik wawancara, FGD, dan analisis konten untuk faktor non-kuantitatif, Integrasi temuan kuantitatif dan kualitatif dalam analisis ekonomi wilayah Pustaka: Handbook Perkuliahan |
10% |
4
Minggu ke 4 |
Mampu menganalisis dan menilai efektivitas kebijakan pembangunan wilayah dengan pendekatan multidimensi |
- Kemampuan mengidentifikasi indikator efisiensi, pemerataan, dan keberlanjutan dalam kebijakan pembangunan
- Kemampuan menganalisis dampak kebijakan terhadap pembangunan wilayah
- Kemampuan memberikan rekomendasi perbaikan kebijakan berdasarkan evaluasi kritis
|
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan pembelajaran berbasis masalah.
|
|
Materi: Konsep dasar evaluasi kebijakan pembangunan wilayah, Kriteria evaluasi: efisiensi, pemerataan, dan keberlanjutan, Studi kasus kebijakan pembangunan wilayah di Indonesia, Teknik analisis dampak kebijakan, Penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis evaluasi Pustaka: Handbook Perkuliahan |
5% |
5
Minggu ke 5 |
Mampu menganalisis dan menilai efektivitas kebijakan pembangunan wilayah dengan pendekatan multidimensi |
- Kemampuan mengidentifikasi indikator efisiensi dalam kebijakan pembangunan
- Kemampuan menganalisis dampak pemerataan dari kebijakan yang diterapkan
- Kemampuan mengevaluasi aspek keberlanjutan kebijakan pembangunan
- Kemampuan memberikan rekomendasi perbaikan kebijakan berdasarkan evaluasi
|
Kriteria:
10 Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes |
Studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan analisis kritis.
|
|
Materi: Konsep dasar evaluasi kebijakan pembangunan wilayah, Kriteria efisiensi dalam pembangunan ekonomi, Indikator pemerataan pembangunan wilayah, Prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan, Studi kasus kebijakan pembangunan wilayah di Indonesia Pustaka: Handbook Perkuliahan |
0% |
6
Minggu ke 6 |
Mahasiswa dapat merancang model perencanaan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal yang mencakup identifikasi sumber daya, analisis peluang, strategi pengembangan, dan implementasi berkelanjutan. |
- Kemampuan mengidentifikasi potensi lokal yang relevan untuk ekonomi kreatif
- Kreativitas dalam merancang model pengembangan yang inovatif
- Kesesuaian model dengan karakteristik wilayah dan keberlanjutan
- Kelengkapan komponen perencanaan (analisis, strategi, implementasi, evaluasi)
|
Kriteria:
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Project-based learning, diskusi kelompok, studi kasus, dan presentasi.
|
|
Materi: Konsep ekonomi kreatif dan potensi lokal, Teknik identifikasi dan analisis potensi wilayah, Prinsip perencanaan pengembangan ekonomi kreatif, Studi kasus model pengembangan ekonomi kreatif berbasis lokal Pustaka: Handbook Perkuliahan |
5% |
7
Minggu ke 7 |
Mahasiswa dapat merancang model perencanaan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal yang mencakup identifikasi sumber daya, analisis peluang, strategi pengembangan, dan implementasi yang sesuai dengan karakteristik wilayah. |
- Kemampuan mengidentifikasi potensi lokal yang relevan untuk ekonomi kreatif
- Keterampilan dalam merancang model perencanaan yang inovatif dan aplikatif
- Kemampuan mengintegrasikan konsep ekonomi kreatif dengan potensi wilayah
- Kualitas analisis dalam mengevaluasi dampak pengembangan ekonomi kreatif
|
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Project-based learning, diskusi kelompok, studi kasus, dan presentasi.
|
Membuat draft model perencanaan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal wilayah pilihan mahasiswa, Mengumpulkan analisis potensi lokal melalui survei online atau data sekunder, Presentasi video singkat mengenai rancangan model yang dibuat
|
Materi: Konsep ekonomi kreatif dan potensi lokal, Teknik identifikasi dan analisis potensi wilayah, Prinsip perencanaan pengembangan ekonomi kreatif, Studi kasus pengembangan ekonomi kreatif berbasis lokal, Penyusunan model perencanaan dan evaluasi dampak Pustaka: Handbook Perkuliahan |
5% |
8
Minggu ke 8 |
Mahasiswa mampu merancang model perencanaan pengembangan ekonomi kreatif yang memanfaatkan potensi lokal secara efektif dan berkelanjutan. |
- Kemampuan mengidentifikasi potensi lokal yang relevan untuk ekonomi kreatif
- Ketepatan dalam merumuskan strategi pengembangan berbasis potensi lokal
- Kreativitas dalam merancang model perencanaan yang inovatif dan aplikatif
- Kemampuan menyusun rencana implementasi yang feasible dan berkelanjutan
|
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan workshop perancangan model.
|
Analisis potensi lokal dan draft model perencanaan
|
Materi: Konsep ekonomi kreatif dan kaitannya dengan potensi lokal, Teknik identifikasi dan analisis potensi lokal wilayah, Prinsip-prinsip perancangan model pengembangan ekonomi kreatif, Studi kasus penerapan model di berbagai wilayah, Penyusunan rencana implementasi dan evaluasi Pustaka: Handbook Perkuliahan |
20% |
9
Minggu ke 9 |
Mahasiswa dapat mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menyimpulkan dampak investasi dan infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi, kesenjangan sosial, dan keberlanjutan perkotaan. |
- Mampu mengidentifikasi jenis investasi dan infrastruktur yang mempengaruhi ekonomi perkotaan
- Mampu menganalisis data perkembangan ekonomi perkotaan pasca investasi infrastruktur
- Mampu mengevaluasi dampak sosial-ekonomi dari investasi infrastruktur terhadap masyarakat perkotaan
- Mampu menyimpulkan rekomendasi kebijakan berdasarkan analisis dampak
|
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan presentasi analisis.
|
Analisis Studi Kasus Online, Mahasiswa menganalisis dampak investasi infrastruktur pada suatu kota tertentu menggunakan data online dan menyusun laporan analisis
|
Materi: Teori investasi dan infrastruktur dalam ekonomi perkotaan, Studi kasus perkembangan ekonomi perkotaan akibat investasi infrastruktur, Analisis data ekonomi perkotaan (pertumbuhan GDP, lapangan kerja, distribusi pendapatan), Dampak investasi infrastruktur terhadap kesenjangan sosial dan lingkungan perkotaan Pustaka: Handbook Perkuliahan |
5% |
10
Minggu ke 10 |
Mahasiswa dapat mengidentifikasi faktor-faktor investasi dan infrastruktur yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi perkotaan, serta menganalisis dampaknya terhadap pembangunan wilayah. |
- Kemampuan menganalisis data investasi dan infrastruktur perkotaan
- Kemampuan mengevaluasi dampak investasi terhadap pertumbuhan ekonomi
- Kemampuan mengidentifikasi kendala dan peluang dalam pengembangan infrastruktur perkotaan
|
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Tes |
Studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan analisis data.
|
Analisis studi kasus perkembangan ekonomi perkotaan, Diskusi online mengenai dampak investasi infrastruktur
|
Materi: Teori investasi dan infrastruktur dalam ekonomi perkotaan, Studi kasus perkembangan ekonomi perkotaan, Analisis data investasi dan infrastruktur, Dampak investasi pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Pustaka: Handbook Perkuliahan |
5% |
11
Minggu ke 11 |
Mahasiswa dapat mengevaluasi efektivitas sistem transportasi dan aksesibilitas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah, mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan, serta memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan analisis data dan teori ekonomi. |
- Kemampuan mengevaluasi dampak sistem transportasi terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah
- Kemampuan menganalisis tingkat aksesibilitas dan kaitannya dengan perkembangan ekonomi
- Kemampuan memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan evaluasi kritis
|
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan analisis data transportasi dan ekonomi wilayah.
|
|
Materi: Konsep sistem transportasi dan aksesibilitas dalam ekonomi wilayah, Indikator pengukuran aksesibilitas dan dampak ekonomi, Studi kasus evaluasi sistem transportasi di berbagai wilayah, Teknik analisis data transportasi dan ekonomi Pustaka: Handbook Perkuliahan |
5% |
12
Minggu ke 12 |
Mahasiswa dapat menganalisis dan mengevaluasi dampak sistem transportasi dan aksesibilitas terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah, serta memberikan rekomendasi kebijakan berdasarkan hasil evaluasi. |
- Kemampuan menganalisis hubungan antara sistem transportasi dan pertumbuhan ekonomi wilayah
- Kemampuan mengevaluasi tingkat aksesibilitas suatu wilayah berdasarkan indikator transportasi
- Kemampuan memberikan rekomendasi kebijakan transportasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi
|
Kriteria:
10 Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan analisis data transportasi.
|
|
Materi: Konsep dasar sistem transportasi dan aksesibilitas, Indikator evaluasi sistem transportasi, Dampak transportasi terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah, Studi kasus evaluasi sistem transportasi di berbagai wilayah Pustaka: Handbook Perkuliahan |
0% |
13
Minggu ke 13 |
|
|
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
|
|
|
5% |
14
Minggu ke 14 |
Mahasiswa dapat merancang, mengembangkan, dan mengevaluasi strategi pengentasan kemiskinan yang holistik dan berkelanjutan melalui integrasi aspek ekonomi, sosial, spasial, dan kelembagaan dalam konteks wilayah. |
- Kemampuan merumuskan strategi pengentasan kemiskinan yang relevan dengan karakteristik wilayah
- Kualitas integrasi aspek ekonomi, sosial, dan spasial dalam rancangan strategi
- Tingkat inovasi dan keberlanjutan dalam solusi yang diusulkan
- Kemampuan presentasi dan argumentasi atas strategi yang dibuat
|
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Project-based learning, diskusi kelompok, studi kasus, presentasi, dan simulasi perencanaan wilayah.
|
|
Materi: Konsep kemiskinan multidimensi dalam ekonomi wilayah, Pendekatan terintegrasi dalam pengentasan kemiskinan, Analisis konteks lokal dan potensi wilayah, Perancangan strategi berbasis evidence-based policy, Evaluasi dampak dan keberlanjutan strategi pengentasan kemiskinan Pustaka: Handbook Perkuliahan |
5% |
15
Minggu ke 15 |
|
|
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
|
|
|
10% |
16
Minggu ke 16 |
Mahasiswa dapat menciptakan strategi pengentasan kemiskinan yang holistik dan terintegrasi dengan konteks wilayah. |
- Kemampuan mengidentifikasi faktor penyebab kemiskinan di suatu wilayah
- Kemampuan merancang strategi intervensi yang terintegrasi dengan potensi ekonomi lokal
- Kemampuan mengevaluasi dampak strategi pengentasan kemiskinan terhadap pembangunan wilayah
|
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan simulasi perencanaan.
|
|
Materi: Konsep kemiskinan multidimensi dalam ekonomi wilayah, Pendekatan terintegrasi dalam pengentasan kemiskinan, Analisis potensi ekonomi lokal untuk pengurangan kemiskinan, Studi kasus strategi pengentasan kemiskinan di berbagai wilayah Pustaka: Handbook Perkuliahan |
15% |