Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Teknik
Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

perencanaan infrastruktur perkotaan

3520102012

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=0

ECTS=3.18

2

9 April 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Nurul Makhmudiyah, S.Si., M.T.




Abdiyah Amudi, S.T., M.T.




LYNDA REFNITASARI

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-4

Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.

PLO-5

Mampu menguasai prinsip dasar dan teori dalam bidang perencanaan wilayah dan kota.

PLO-6

Mampu melaksanakan survei baik perorangan maupun kelompok secara efektif dan efisien.

PLO-7

Mampu mengoperasikan aplikasi perangkat lunak yang mendukung riset dalam bidang perencanaan wilayah dan kota.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mahasiswa dapat menerapkan konsep dan teori perencanaan wilayah dan kota dalam merancang infrastruktur perkotaan yang berkelanjutan (C3)

PO - 2

Mahasiswa dapat menganalisis dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari infrastruktur perkotaan yang direncanakan (C4)

PO - 3

Mahasiswa dapat mengevaluasi keefektifan dan keberlanjutan infrastruktur perkotaan yang ada menggunakan kriteria tertentu (C5)

PO - 4

Mahasiswa dapat menciptakan desain infrastruktur perkotaan yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat lokal (C6)

PO - 5

Mahasiswa dapat menerapkan metode penelitian dan analisis data dalam perencanaan infrastruktur perkotaan (C3)

PO - 6

Mahasiswa dapat menganalisis interaksi antara berbagai jenis infrastruktur dalam konteks perkotaan (C4)

PO - 7

Mahasiswa dapat mengevaluasi kebijakan publik terkait infrastruktur perkotaan dan memberikan rekomendasi perbaikan (C5)

PO - 8

Mahasiswa dapat menciptakan strategi implementasi infrastruktur yang mempertimbangkan aspek kelembagaan dan regulasi (C6)

PO - 9

Mahasiswa dapat menerapkan prinsip-prinsip perencanaan yang berkelanjutan dalam pengembangan infrastruktur perkotaan (C3)

Matrik PLO-PO

 
POPLO-4PLO-5PLO-6PLO-7
PO-1   
PO-2   
PO-3   
PO-4   
PO-5   
PO-6   
PO-7   
PO-8   
PO-9   

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6
PO-7
PO-8
PO-9

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Matakuliah Perencanaan Infrastruktur Perkotaan pada program studi Perencanaan Wilayah dan Kota bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang perencanaan infrastruktur yang diperlukan dalam pengembangan perkotaan. Mata kuliah ini membahas tentang konsep dasar perencanaan infrastruktur perkotaan, analisis kebutuhan infrastruktur, teknologi infrastruktur terkini, serta integrasi infrastruktur dengan tata ruang kota. Ruang lingkupnya meliputi transportasi perkotaan, air bersih, sanitasi, energi, telekomunikasi, dan infrastruktur hijau dalam konteks pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Pustaka

Utama :

  1. Campbell, S., & Fainstein, S. (2016). Readings in Planning Theory (4th Edition). Wiley-Blackwell.
  2. Puentes, R., & Tomer, A. (2016). Modernizing Urban Infrastructure for Sustainable Cities
  3. Batty, M. (2018). Inventing Future Cities. MIT Press.
  4. Haarhoff, E. (2018). Cities as Infrastructure: Design, Planning, and Construction. Routledge.
  5. Todes, A., & Harrison, P. (2021). Resilient Cities: Overcoming Climate Change and Urban

Pendukung :

  1. Chorus, P. (2020). Planning Resilient Urban Mobility in Post-Pandemic Cities.
  2. Li, Y., & Zhang, X. (2019). Integrated Infrastructure Planning for Smart Cities.
  3. Barrett, J., & Scott, A. (2018). Urban Regeneration and Infrastructure Development.
  4. Wang, J., & Zhao, L. (2021). Sustainability Assessment of Urban Infrastructure Projects.
  5. Pucher, J., & Buehler, R. (2020). Urban Transport Infrastructure and Climate Adaptation Strategies.
  6. Setiawan, B. (2018). Model Pengelolaan Infrastruktur Berbasis Komunitas.
  7. Sudrajat, T. (2019). Evaluasi Infrastruktur Perkotaan di Indonesia.
  8. Hidayat, R. (2020). Infrastruktur Hijau sebagai Solusi Pembangunan Kota.
  9. Prasetyo, H. (2021). Peran Teknologi dalam Perencanaan Infrastruktur Kota Pintar di Indonesia.

Dosen Pengampu

Nurul Makhmudiyah, S.Si., M.T.

Abdiyah Amudi, S.T., M.T.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa diharapkan mampu memahami konsep dan teori perencanaan wilayah dan kota dalam merancang infrastruktur perkotaan yang berkelanjutan.

  1. Pemahaman konsep perencanaan wilayah dan kota
  2. Kemampuan merancang infrastruktur perkotaan berkelanjutan
Kriteria:

Tuntas > 69


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi
2x50 menit
Ceramah, diskusi
2x50 menit
Materi: Teori perencanaan wilayah dan kota, Konsep infrastruktur perkotaan berkelanjutan
Pustaka: Campbell, S., & Fainstein, S. (2016). Readings in Planning Theory (4th Edition). Wiley-Blackwell.
5%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan konsep dan teori perencanaan wilayah dan kota dalam merancang infrastruktur perkotaan yang berkelanjutan.

  1. Penerapan konsep perencanaan wilayah dan kota
  2. Keterampilan merancang infrastruktur perkotaan berkelanjutan
Kriteria:

Tuntas > 69


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Ceramah, diskusi
2x50 menit
Ceramah, diskusi
2x50 menit
Materi: Konsep Perencanaan Wilayah dan Kota Berkelanjutan, Prinsip Infrastruktur Perkotaan Ramah Lingkungan, Studi Kasus Perancangan Infrastruktur Perkotaan
Pustaka: Haarhoff, E. (2018). Cities as Infrastructure: Design, Planning, and Construction. Routledge.
5%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari infrastruktur perkotaan yang direncanakan dengan baik dan menyeluruh.

  1. dampak sosial yang dianalisis
  2. dampak ekonomi yang dianalisis
  3. dampak lingkungan yang dianalisis
Kriteria:

Tuntas >65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Pembelajaran Berbasis Masalah.
2x50 menit
Diskusi daring tentang studi kasus dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari infrastruktur perkotaan yang ada di kota masing-masing.
2x50 menit
Materi: Konsep Infrastruktur Perkotaan, Dampak Sosial Infrastruktur Perkotaan, Dampak Ekonomi Infrastruktur Perkotaan, Dampak Lingkungan Infrastruktur Perkotaan
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa diharapkan mampu mengevaluasi keefektifan dan keberlanjutan infrastruktur perkotaan yang ada menggunakan kriteria tertentu dengan analisis yang mendalam.

  1. Analisis keefektifan infrastruktur perkotaan
  2. Analisis keberlanjutan infrastruktur perkotaan
  3. Kemampuan mengevaluasi infrastruktur perkotaan
Kriteria:

Tuntas >65


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Pembelajaran Berbasis Masalah.
2x50 menit
Diskusi daring tentang evaluasi infrastruktur perkotaan menggunakan kriteria tertentu
2x50 menit
Materi: Konsep keefektifan infrastruktur perkotaan, Kriteria keberlanjutan infrastruktur perkotaan, Metode evaluasi infrastruktur perkotaan
Pustaka: Handbook Perkuliahan

Materi: Konsep keefektifan infrastruktur perkotaan, Kriteria keberlanjutan infrastruktur perkotaan, Metode evaluasi infrastruktur perkotaan
Pustaka:
5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa diharapkan mampu menciptakan desain infrastruktur perkotaan yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat lokal.

  1. Desain infrastruktur perkotaan inovatif
  2. Responsif terhadap kebutuhan masyarakat lokal
  3. Penerapan konsep keberlanjutan dalam desain
Kriteria:

Tuntas > 69


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Pembelajaran Berbasis Proyek.
2x50 menit
Diskusi daring tentang desain infrastruktur perkotaan inovatif, Penugasan proyek desain infrastruktur perkotaan
2x50 menit
Materi: Konsep Desain Inovatif, Keberlanjutan Infrastruktur Perkotaan, Responsif terhadap Kebutuhan Masyarakat
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa diharapkan mampu menguasai metode penelitian dan analisis data yang relevan dengan perencanaan infrastruktur perkotaan.

  1. Pemahaman metode penelitian
  2. Kemampuan analisis data
  3. Kemampuan menerapkan metode dalam konteks perencanaan infrastruktur perkotaan
Kriteria:

Tuntas >65


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Pembelajaran berbasis proyek.
2x50 menit
Diskusi daring tentang penerapan metode penelitian dalam perencanaan infrastruktur perkotaan
2x50 menit
Materi: Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif, Analisis data spasial, Penerapan metode dalam studi kasus
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis interaksi antara berbagai jenis infrastruktur dalam konteks perkotaan dengan baik dan mendalam.

  1. Interpretasi interaksi infrastruktur perkotaan
  2. Analisis dampak interaksi infrastruktur
  3. Kemampuan menghubungkan infrastruktur
Kriteria:

Tuntas >65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Pembelajaran Berbasis Masalah.
2x50 menit
Diskusi daring tentang studi kasus interaksi infrastruktur perkotaan
2x50 menit
Materi: Teori interaksi infrastruktur perkotaan, Studi kasus interaksi infrastruktur, Pemodelan interaksi infrastruktur
Pustaka: Handbook Perkuliahan
10%

8

Minggu ke 8

Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan metode penelitian yang tepat dan melakukan analisis data yang akurat dalam konteks perencanaan infrastruktur perkotaan.

  1. Kemampuan merumuskan pertanyaan penelitian yang jelas
  2. Kemampuan mengumpulkan data secara sistematis
  3. Kemampuan menganalisis data dengan tepat
  4. Kemampuan menyajikan hasil penelitian secara terstruktur
Kriteria:

Tuntas >65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio, Tes
Pembelajaran aktif melalui diskusi, studi kasus, dan praktikum.
2x50 menit
Penugasan penelitian dan analisis data melalui LMS
2x50 menit
Materi: Pengertian metode penelitian, Tahapan penelitian, Teknik analisis data, Penerapan metode penelitian dalam perencanaan infrastruktur perkotaan
Pustaka: Handbook Perkuliahan
10%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa diharapkan mampu mengevaluasi kebijakan publik terkait infrastruktur perkotaan, memberikan rekomendasi perbaikan yang konstruktif, dan menyusun laporan evaluasi yang komprehensif.

  1. Analisis kebijakan publik
  2. Rekomendasi perbaikan infrastruktur perkotaan
  3. Kemampuan menyusun laporan evaluasi
Kriteria:

Tuntas >65


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi, studi kasus, analisis kebijakan.
2x50 menit
Diskusi daring tentang studi kasus kebijakan publik terkait infrastruktur perkotaan
2x50 menit
Materi: Teori kebijakan publik, Metode evaluasi kebijakan, Studi kasus kebijakan infrastruktur perkotaan
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa diharapkan mampu menciptakan strategi implementasi infrastruktur yang mempertimbangkan aspek kelembagaan dan regulasi dengan baik dalam konteks perencanaan infrastruktur perkotaan.

  1. Analisis kelembagaan yang mendukung implementasi infrastruktur
  2. Pemahaman regulasi terkait infrastruktur perkotaan
  3. Kemampuan menciptakan strategi implementasi yang sesuai dengan kelembagaan dan regulasi
Kriteria:

Tuntas >65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Pembelajaran berbasis proyek.
2x50 menit
Diskusi daring tentang studi kasus implementasi infrastruktur perkotaan
2x50 menit
Materi: Analisis kelembagaan dalam perencanaan infrastruktur, Regulasi infrastruktur perkotaan, Strategi implementasi infrastruktur yang sesuai dengan kelembagaan dan regulasi
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi kebutuhan kelembagaan dan regulasi dalam implementasi infrastruktur perkotaan serta mampu merumuskan strategi yang tepat untuk mengatasi tantangan tersebut.

  1. Kemampuan mengidentifikasi kebutuhan kelembagaan dan regulasi
  2. Kemampuan merumuskan strategi implementasi infrastruktur
Kriteria:

Tuntas >65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Pembelajaran berbasis masalah.
2x50 menit
Diskusi daring tentang studi kasus implementasi infrastruktur perkotaan
2x50 menit
Materi: Aspek kelembagaan dalam implementasi infrastruktur perkotaan, Peran regulasi dalam pembangunan infrastruktur, Strategi implementasi infrastruktur yang mempertimbangkan kelembagaan dan regulasi
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan prinsip-prinsip perencanaan yang berkelanjutan dalam pengembangan infrastruktur perkotaan.

  1. Penerapan prinsip-prinsip perencanaan berkelanjutan
  2. Kemampuan menganalisis dampak keberlanjutan dalam perencanaan infrastruktur perkotaan
Kriteria:

Tuntas >65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Pembelajaran Berbasis Masalah.
2x50 menit
Diskusi daring tentang penerapan prinsip-prinsip perencanaan berkelanjutan dalam studi kasus konkret, Penugasan membuat proposal perencanaan infrastruktur perkotaan berkelanjutan
2x50 menit
Materi: Konsep keberlanjutan dalam perencanaan perkotaan, Strategi perencanaan berkelanjutan, Studi kasus perencanaan infrastruktur perkotaan yang berkelanjutan
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi dan menerapkan prinsip-prinsip perencanaan yang berkelanjutan dalam pengembangan infrastruktur perkotaan.

  1. Penerapan prinsip-prinsip perencanaan berkelanjutan
  2. Analisis dampak pengembangan infrastruktur perkotaan
Kriteria:

Tuntas >65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Pembelajaran berbasis proyek.
2x50 menit
Diskusi daring tentang penerapan prinsip-prinsip perencanaan berkelanjutan dalam kasus nyata
2x50 menit
Materi: Konsep perencanaan berkelanjutan, Strategi pengembangan infrastruktur perkotaan, Studi kasus implementasi prinsip-prinsip berkelanjutan
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

14

Minggu ke 14

Ketepatan menjelaskan Para Pihak (Stakeholders) (The parties (Stakeholders))


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Ceramah, diskusi
2x50 menit
Ceramah, diskusi
2x50 menit
Materi: Stakeholder in Planning
Pustaka: Barrett, J., & Scott, A. (2018). Urban Regeneration and Infrastructure Development.
5%

15

Minggu ke 15

Studi kasus isu pengembangan ekonomi wilayah dan kota menggunakan teknik analisis yang sudah di ajarkan

  1. Analisis Strength, Weakness, Opportunity, Threats (SWOT)
  2. Prosedur dan proses analisis SWOT
  3. Formulasi strategis infrastruktur
Kriteria:

Tuntas >65


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Projek, diskusi
2x50 menit
Projek, diskusi
2x50 menit
Materi: Strength, Weakness, Opportunity, Threats (SWOT)
Pustaka: Prasetyo, H. (2021). Peran Teknologi dalam Perencanaan Infrastruktur Kota Pintar di Indonesia.

Materi: Penerapan Insfrastuktur Perkotaan
Pustaka: Sudrajat, T. (2019). Evaluasi Infrastruktur Perkotaan di Indonesia.
5%

16

Minggu ke 16

Mahasiswa dapat menciptakan strategi implementasi infrastruktur yang mempertimbangkan aspek kelembagaan dan regulasi

Laporan project strategi perencanaan insfrastuktur perkotaan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes
Project, diskusi
2x50 menit
Project, diskusi
2x50 menit
Materi: Insfrastruktur Perkotaan
Pustaka: Setiawan, B. (2018). Model Pengelolaan Infrastruktur Berbasis Komunitas.
15%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 32.5%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 52.5%
3. Penilaian Portofolio 7.5%
4. Tes 7.5%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.