Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Teknik
Program Studi S1 Pariwisata

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

9320702003

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=0

ECTS=3.18

1

9 April 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Annisa Nur Aini, S.Pd., M.Pd




Andika Kuncoro Widagdo, S.Pd., M.Pd




NURUL FARIKHATIR RIZKIYAH

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-5

Menguasai teori, hukum, etika, dan regulasi dalam pengelolaan destinasi, perjalanan wisata, konvensi dan acara, serta hospitaliti yang berwawasan kewirausahaan, berbasis kearifan lokal, dan berprinsip pariwisata berkelanjutan

PLO-9

Mampu merancang, mengelola, dan mengevaluasi produk serta layanan pariwisata (destinasi, perjalanan, event hospitality, dan kewirausahaan) yang inovatif, berkelanjutan dan berdaya saing

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mahasiswa mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam menganalisis potensi bahaya, risiko kerja, serta solusi pencegahan kecelakaan pada berbagai sektor pariwisata.

PO - 2

Mahasiswa mampu memahami teori, regulasi, dan etika K3 dalam pengelolaan destinasi, perjalanan wisata, event, dan hospitaliti dengan memperhatikan kewirausahaan, kearifan lokal, dan prinsip pariwisata berkelanjutan.

PO - 3

Mahasiswa mampu merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi prosedur K3 (SOP, audit mini, rencana tanggap darurat) pada produk dan layanan pariwisata yang inovatif, berdaya saing, dan berorientasi keberlanjutan.

Matrik PLO-PO

 
POPLO-3PLO-5PLO-9
PO-1  
PO-2  
PO-3  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Pariwisata membahas prinsip dasar K3 dalam industri pariwisata meliputi identifikasi bahaya, analisis risiko, pencegahan kecelakaan, ergonomi, kesehatan kerja, serta regulasi terkait. Pembelajaran menggunakan model studi kasus, diskusi aktif, presentasi, kuis, dan simulasi agar mahasiswa mampu menerapkan sistem manajemen K3 pada berbagai sektor pariwisata (hotel, restoran, transportasi, atraksi, dan MICE) serta membangun budaya kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

Pustaka

Utama :

Pendukung :

Dosen Pengampu

Andika Kuncoro Widagdo, M.Pd.

Annisa Nur'aini, S.Pd., M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu memahami konsep dasar K3 di bidang Pariwisata

  1. Mengidentifikasi konsep, tujuan, ruang lingkup K3
  2. Menganalisis manfaat K3 di pariwisata
  3. Mengklasifikasikan risiko umum di destinasi

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi kasus dan diskusi
Studi kasus dan diskusi
5%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu mengidentifikasi elemen manajemen K3 dan menerapkannya pada sektor pariwisata.

Mendeskripsikan elemen manajemen K3


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi kasus dan diskusi

5%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu menganalisis peraturan dan undang-undang K3 serta Global Code of Ethics for Tourism

  1. Mengidentifikasi regulasi K3 nasional pada pariwisata
  2. Menganalisis prinsip Global Code of Ethics for Tourism
  3. Mengevaluasi relevansi regulasi dan kode etik dalam pengelolaan pariwisata

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi kasus dan diskusi
Studi kasus dan diskusi
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu menganalisis teori kecelakaan kerja dalam konteks industri pariwisata.

  1. Mendeskripsikan teori penyebab kecelakaan kerja
  2. Menganalisis kasus dengan teori
  3. Menghubungkan teori penyebab kecelakaan dengan pencegahan kasus di sektor pariwisata

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi kasus dan diskusi

5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu menganalisis metode investigasi kecelakaan kerja

  1. Menguraikan langkah investigasi
  2. Menginterpretasi data kecelakaan
  3. Mampu menyusun laporan sederhana

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi kasus dan diskusi

5%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu menerapkan pertolongan pertama pada kecelakaan kerja (P3K)

  1. Mengidentifikasi prinsip P3K
  2. Mengklasifikasikan kecelakaan di pariwisata
  3. Menerapkan prosedur dasar

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi kasus dan diskusi

5%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu merancang jalur evakuasi sesuai standar K3 di fasilitas pariwisata.

  1. Menguraikan standar jalur evakuasi
  2. Mendesain peta evakuasi
  3. Mengevaluasi jalur evakuasi hotel/atraksi

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi kasus dan diskusi

5%

8

Minggu ke 8

UTS

Materi 1-7


Bentuk Penilaian :
Tes
Tes Tulis

10%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu menerapkan prinsip hygiene dan sanitasi lingkungan pariwisata.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi kasus dan diskusi

5%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu menyusun strategi penanganan limbah pariwisata berbasis K3.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi kasus dan diskusi
Studi kasus dan diskusi
5%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu menganalis sarana dan prasarana pariwisata dengan memperhatikan aspek K3.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi kasus dan diskusi

5%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu menganalisis faktor kesehatan kerja di sektor pariwisata.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi kasus dan diskusi

5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu merancang SOP K3 pada sektor pariwisata (hotel, restoran, atraksi, destinasi).


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi kasus dan diskusi
Studi kasus dan diskusi
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu mengkaji prosedur penanggulangan kebakaran di tempat pariwisata


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi kasus dan diskusi

5%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu mengimplementasikan rancangan SOP K3 berbasis studi kasus di sektor pariwisata


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Studi kasus dan diskusi

20%

16

Minggu ke 16

UAS


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Studi kasus

5%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 65%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 25%
3. Tes 10%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.