Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Pendidikan
Program Studi S2 Bimbingan Dan Konseling

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Pendekatan dan Teori Bimbingan dan Konseling Multibudaya

8610103001

T=3

P=0

ECTS=6.72

2

9 April 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




.......................................




Dr. Bakhrudin All Habsy, M.Pd




ELISABETH CHRISTIANA

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-1

Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya

PLO-2

Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-4

Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.

PLO-11

Mengembangkan model evaluasi dan instrumen untuk keperluan asesmen dalam bimbingan dan konseling

PLO-12

Mengembangkan sistem manajemen, strategi dan media layanan bimbingan dan konseling

PLO-13

Mengembangkan disain, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran pada program S2 dan profesi bimbingan dan konseling

PLO-18

Menguasai berbagai teori, konsep serta hasil penelitian yang relevan dengan paradigma atau kerangka kerja penelitian dalam bidang Bimbingan dan Konseling

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mempunyai ketulusan, komitmen, kesungguhan hati untuk mengembangkan sikap, nilai, dan kemampuan peserta didik.

PO - 2

Mampu menerapkan pengetahuan, keterampilan, dan keahliannya dalam bidang bimbingan dan konseling multibudaya berlandaskan nilai-nilai kependidikan kepada peserta didik dan kepada orang tua.

PO - 3

Menguasai secara mendalam konsep dasar, prinsip-prinsip, teori-teori yang berkaitan dengan bimbingan dan konseling multibudaya dan mampu menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bimbingan dan konseling multibudaya sesuai prosedur

PO - 4

Mampu merancang dan mengimplementasikan program bimbingan dan konseling multibudaya dalam konteks pendidikan secara komprehensif, melalui reset dengan pendekatan multi atau transdisiplin, yang mendapat pengakuan nasional dan/atau internasional.

PO - 5

Mampu memecahkan permasalahan pendidikan yang terkait dengan bidang bimbingan dan konseling multibudaya dalam konteks yang lebih luas sehingga menghasilkan karya yang kreatif, original, teruji yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pendidikan dan kemaslahatan umat manusia.

PO - 6

Memiliki kepribadian kepribadian konselor dapat dilihat dari sikap dan pelayanan terhadap bimbingan dan konseling multibudaya melalui praktek secara langsung dalam melaksanakan layanan bimbingan dan konseling.

PO - 7

Terampil berpikir logis untuk pemecahan masalah di bidang bimbingan dan konseling yang berkaitan dengan multibudaya, mampu merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi untuk menyelesaikan permasalahan sekaligus juga mengoptimalkan layanan bimbingan dan konseling multibudaya berdasarkan prinsip-prinsip dan prosedur dalam konteks pembelajaran, layanan dan riset yang terkait.

PO - 8

Terampil dalam dunia pendidikan untuk pemecahan masalah di bidang bimbingan dan konseling untuk peserta didik yang berkaitan dengan multibudaya, mampu merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi untuk menyelesaikan permasalahan peserta didik, sekaligus juga mengoptimalkan potensi peserta didik berdasarkan prinsip-prinsip dan prosedur dalam konteks pembelajaran, layanan dan riset.

PO - 9

Terampil bekerja mandiri, bekerja sama di dalam tim kolaboratif, bertanggung jawab baik tugas individu maupun tim, serta mengkomunikasikan ide, pendapat, dan argumentasi secara lisan/tertulis berkaitan dengan bimbingan dan konseling multibudaya, mampu merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi untuk menyelesaikan permasalahan peserta didik, sekaligus juga mengoptimalkan potensi peserta didik berdasarkan prinsip-prinsip dan prosedur dalam konteks pembelajaran, layanan dan riset yang terkait.

PO - 10

Menerapkan budaya inklusif dalam menjalankan tugas sebagai pendidik PDBK dan wirausaha berlandaskan agama, moral dan etika

Matrik PLO-PO

 
POPLO-1PLO-2PLO-3PLO-4PLO-11PLO-12PLO-13PLO-18
PO-1       
PO-2       
PO-3       
PO-4       
PO-5       
PO-6       
PO-7       
PO-8       
PO-9       
PO-10       

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6
PO-7
PO-8
PO-9
PO-10

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Pustaka

Utama :

  1. Berry, J.W, Poortingga, Y.H, Breugelmans, S.M, Chasiostis, A, Sam, D. L. (2011). Cross-Cultural Psychology: Research and Aplication . UK: Cambridge University Press.
  2. Lee, W.M, Blando, J.A, Mizzele, N.D, Orozco, L. (2007). Introduction To Multicultural Counseling For Helping Professional (2nd Ed) . New York: Taylor & Francis Group.
  3. Matsumoto, D. (1996). Culture and Psychology . California: Brooks/Cole Publishing.
  4. Sue, D.W, Sue, D. (2003). Cultural Competence in Treatment of Ethnic Minority Populations . Washington, DC: APA
  5. Hamzati, N., Naqiyah, N., Mariana, N., & Khusumadewi, A. (2021). Bimbingan Dan Konseling Multibudaya Dengan Latihan Empati Guru Di SD Namira Kraksaan Probolinggo Pasca Pandemi Covid-19. Transformasi Dan Inovasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 102-107.
  6. Rohman, A. (2017). Konseling Pancawaskita: Masidu Untuk Menangani Motivasi Belajar Rendah Siswa MTS Sabilul Huda Cangkring Karanganyar Kabupaten Demak Tahun Ajaran 2016/2017. SOSIO DIALEKTIKA, 2(1).
  7. Sujadi, E. (2015). Konseling Pancawaskita untuk Membentuk Problem Focused Coping. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 3(1), 7-15.
  8. Habsy, B. A. (2022). Konseling Catur Murti. Media Nusa Creative (MNC Publishing).
  9. Habsy, B. A., Rizal, A., Madoni, E. R., Rachmania, N., & Kadri, N. M. (2024). Construction of Ta'lim Muta'allim Counseling Based on the Book of Imam Al-Zarnuji: A Hermeneutical Study. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 8(2), 649-664.
  10. Habsy, B. A., & Wahyuni, F. (2019). Scientific Foundation Of Nusantara Culture Based Counseling Model: Kipas (Konseling Intensif Progressif Adaptif Struktur). European Journal of Education Studies.
  11. Inayah, P., Naqiyah, N., Winingsih, E., & Habsy, B. A. (2025). Karakter konselor efektif berdasarkan nilai‐nilai Nosarara Nosabatutu. JIIP – Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(6), 5789-5796. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i6.8059

Pendukung :

  1. Killian, T., Peters, H.C., & Floren, M. (2023). Development and Validation of the Multicultural and Social Justice Counseling Competencies-Inventory. Measurement and Evaluation in Counseling and Development, 56, 329 - 346.
  2. Wilson, K.B., Pitt, J.S., Raheem, M.A., Acklin, C.L., & Wilson, J.M. (2020). Multicultural Counseling Competencies. Multicultural Instructional Design.
  3. Ridley, C.R., Sahu, A., Console, K., Surya, S., Trần, V., Xie, S., & Yin, C. (2021). The Process Model of Multicultural Counseling Competenceψ. The Counseling Psychologist, 49, 534 - 567.

Dosen Pengampu

Prof. Dr. Najlatun Naqiyah, M.Pd.

Dr. Ari Khusumadewi, S.Pd., M.Pd.

Dr. Bakhrudin All Habsy, M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu membentuk sikap positif terhadap kegiatan dan perkuliahan konseling multibudaya

  1. Mampu membentuk sikap positif terhadap kegiatan dan perkuliahan konseling multibudaya
  2. Mampu membentuk sikap positif terhadap kegiatan dan perkuliahan konseling multibudaya
Kriteria:

Mampu Menyelesaikan menyerahkan tugas-tugas kuliah tepat waktu


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Problem Based Learning
2x50 menit
Daring
2x50 menit
Materi: Introduction to Multicultural
Pustaka: Lee, W.M, Blando, J.A, Mizzele, N.D, Orozco, L. (2007). Introduction To Multicultural Counseling For Helping Professional (2nd Ed) . New York: Taylor & Francis Group.

Materi: Multicultural competence
Pustaka: Wilson, K.B., Pitt, J.S., Raheem, M.A., Acklin, C.L., & Wilson, J.M. (2020). Multicultural Counseling Competencies. Multicultural Instructional Design.
6%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu membentuk sikap positif terhadap kegiatan dan perkuliahan konseling multibudaya

  1. Mampu membentuk sikap positif terhadap kegiatan dan perkuliahan konseling multibudaya
  2. Mampu membentuk sikap positif terhadap kegiatan dan perkuliahan konseling multibudaya
Kriteria:

Mampu Menyelesaikan menyerahkan tugas-tugas kuliah tepat waktu


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Problem Based Learning
2x50 menit
Daring
2x50 menit
Materi: Introduction to Multicultural
Pustaka: Lee, W.M, Blando, J.A, Mizzele, N.D, Orozco, L. (2007). Introduction To Multicultural Counseling For Helping Professional (2nd Ed) . New York: Taylor & Francis Group.

Materi: Multicultural competence
Pustaka: Wilson, K.B., Pitt, J.S., Raheem, M.A., Acklin, C.L., & Wilson, J.M. (2020). Multicultural Counseling Competencies. Multicultural Instructional Design.
6%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu mengambil keputusan yang kontekstual dalam konteks penelitian bimbingan dan konseling multibudaya

Kriteria : ketepatan dan kesesuaian Bentuk non-tes: presentasi dan kinerja (hasil identifikasi dan analisis)

Kriteria:

keputusan yang kontekstual dalam konteks penelitian bimbingan dan konseling multibudaya Pustaka utama, internet, referensi/sumber belajar/media lain baik digital maupun


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Project Base Learning
2x50 menit

2x50 menit
Materi: konteks penelitian bimbingan dan konseling multibudaya
Pustaka: Sue, D.W, Sue, D. (2003). Cultural Competence in Treatment of Ethnic Minority Populations . Washington, DC: APA

Materi: Konteks penelitian bimbingan dan konseling multibudaya
Pustaka: Wilson, K.B., Pitt, J.S., Raheem, M.A., Acklin, C.L., & Wilson, J.M. (2020). Multicultural Counseling Competencies. Multicultural Instructional Design.

Materi: keputusan yang kontekstual dalam konteks penelitian bimbingan dan konseling multibudaya
Pustaka: Hamzati, N., Naqiyah, N., Mariana, N., & Khusumadewi, A. (2021). Bimbingan Dan Konseling Multibudaya Dengan Latihan Empati Guru Di SD Namira Kraksaan Probolinggo Pasca Pandemi Covid-19. Transformasi Dan Inovasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 102-107.
6%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu mengambil keputusan yang kontekstual dalam konteks penelitian bimbingan dan konseling multibudaya

Kriteria : ketepatan dan kesesuaian Bentuk non-tes: presentasi dan kinerja (hasil identifikasi dan analisis)

Kriteria:

keputusan yang kontekstual dalam konteks penelitian bimbingan dan konseling multibudaya Pustaka utama, internet, referensi/sumber belajar/media lain baik digital maupun


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Project Base Learning
2x50 menit

2x50 menit
Materi: konteks penelitian bimbingan dan konseling multibudaya
Pustaka: Sue, D.W, Sue, D. (2003). Cultural Competence in Treatment of Ethnic Minority Populations . Washington, DC: APA

Materi: Konteks penelitian bimbingan dan konseling multibudaya
Pustaka: Wilson, K.B., Pitt, J.S., Raheem, M.A., Acklin, C.L., & Wilson, J.M. (2020). Multicultural Counseling Competencies. Multicultural Instructional Design.

Materi: keputusan yang kontekstual dalam konteks penelitian bimbingan dan konseling multibudaya
Pustaka: Hamzati, N., Naqiyah, N., Mariana, N., & Khusumadewi, A. (2021). Bimbingan Dan Konseling Multibudaya Dengan Latihan Empati Guru Di SD Namira Kraksaan Probolinggo Pasca Pandemi Covid-19. Transformasi Dan Inovasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 102-107.
6%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu merancang teknik bimbingan kelompok yang memperhatikan keberagaman budaya dan perspektif multibudaya.

Mampu mengimplementasikan nilai humaniora dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang bimbingan dan konseling

Kriteria:

Implementasi nilai humaniora


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Project Base Learning
2x50 Menit

Materi: Teknik bimbingan kelompok yang memperhatikan keberagaman budaya dan perspektif multibudaya.
Pustaka: Lee, W.M, Blando, J.A, Mizzele, N.D, Orozco, L. (2007). Introduction To Multicultural Counseling For Helping Professional (2nd Ed) . New York: Taylor & Francis Group.

Materi: Keberagaman Budaya dan Perepsektif Multibudaya
Pustaka: Berry, J.W, Poortingga, Y.H, Breugelmans, S.M, Chasiostis, A, Sam, D. L. (2011). Cross-Cultural Psychology: Research and Aplication . UK: Cambridge University Press.
6%

6

Minggu ke 6

Mampu menyesuaikan teknik bimbingan klasikal untuk diterapkan dalam konteks multikultural

Kriteria : ketepatan dan kesesuaian Bentuk non-tes: presentasi dan kinerja (hasil rancangan)

Kriteria:

Ketepatan dan kesesuaian Bentuk non-tes: presentasi dan kinerja (hasil rancangan)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes
Case Study
2x50 Menit

Materi: menyesuaikan teknik bimbingan klasikal untuk diterapkan dalam konteks multikultural
Pustaka: Berry, J.W, Poortingga, Y.H, Breugelmans, S.M, Chasiostis, A, Sam, D. L. (2011). Cross-Cultural Psychology: Research and Aplication . UK: Cambridge University Press.

Materi: menyesuaikan teknik bimbingan klasikal untuk diterapkan dalam konteks multikultural
Pustaka: Matsumoto, D. (1996). Culture and Psychology . California: Brooks/Cole Publishing.
6%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu mengembangkan teknik konseling individual yang responsif terhadap keberagaman budaya.

Kriteria:

Kriteria : ketepatan dan kesesuaian Bentuk non-tes: presentasi dan kinerja (hasil rancangan)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Project Base Learning
2x50 Menit

Materi: teknik konseling individual yang responsif terhadap keberagaman budaya.
Pustaka: Sue, D.W, Sue, D. (2003). Cultural Competence in Treatment of Ethnic Minority Populations . Washington, DC: APA

Materi: teknik konseling individual yang responsif terhadap keberagaman budaya.
Pustaka: Killian, T., Peters, H.C., & Floren, M. (2023). Development and Validation of the Multicultural and Social Justice Counseling Competencies-Inventory. Measurement and Evaluation in Counseling and Development, 56, 329 - 346.
6%

8

Minggu ke 8

Project Base Learning
2x50 Menit

Materi: Multibudaya dalam Penerapan Layanan Bimbingan dan Konseling
Pustaka: Berry, J.W, Poortingga, Y.H, Breugelmans, S.M, Chasiostis, A, Sam, D. L. (2011). Cross-Cultural Psychology: Research and Aplication . UK: Cambridge University Press.
7%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu menyesuaikan teknik konseling kelompok untuk diterapkan dalam konteks multikultural.

Kriteria:

teknik konseling kelompok untuk diterapkan dalam konteks multikultural. Pustaka utama, internet, referensi/sumber belajar/media lain baik digital maupun non digital , Pustaka utama, internet, referensi/sumber belajar/media lain baik digital maupun non digital


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Project Base Learning

Materi: Teknik Konseling Kelompok Multibudaya
Pustaka: Berry, J.W, Poortingga, Y.H, Breugelmans, S.M, Chasiostis, A, Sam, D. L. (2011). Cross-Cultural Psychology: Research and Aplication . UK: Cambridge University Press.
6%

10

Minggu ke 10

Peran guru sebagai model, inspirasi dan motivator ramah budaya untuk membimbing siswa di sekolah dasar

Kriteria:

Kriteria : ketepatan dan kesesuaian Bentuk non-tes: presentasi dan kinerja (hasil rancangan)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio, Praktik / Unjuk Kerja
Project Base Learning
2x50 Menit

Materi: Mampu Memahami peran guru sebagai model, inspirasi dan motivator ramah budaya untuk membimbing siswa di sekolah dasar
Pustaka: Hamzati, N., Naqiyah, N., Mariana, N., & Khusumadewi, A. (2021). Bimbingan Dan Konseling Multibudaya Dengan Latihan Empati Guru Di SD Namira Kraksaan Probolinggo Pasca Pandemi Covid-19. Transformasi Dan Inovasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 102-107.

Materi: Mampu Memahami peran guru sebagai model, inspirasi dan motivator ramah budaya untuk membimbing siswa di sekolah dasar
Pustaka: Killian, T., Peters, H.C., & Floren, M. (2023). Development and Validation of the Multicultural and Social Justice Counseling Competencies-Inventory. Measurement and Evaluation in Counseling and Development, 56, 329 - 346.
7%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu mengidentifikasi strategi untuk mengembangkan sikap, nilai, dan kemampuan peserta didik dengan ketulusan, komitmen, dan kesungguhan hati

  1. Identifikasi strategi untuk mengembangkan : 1. Sikap 2. Nilai kemampuan peserta didik dengan ketulusan, komitmen, dan kesungguhan hati.
  2. Kriteria : ketepatan dan kesesuaian Bentuk non-tes: presentasi dan kinerja (hasil rancangan)
Kriteria:

Identifikasi strategi untuk mengembangkan : 1. Sikap 2. Nilai kemampuan peserta didik dengan ketulusan, komitmen, dan kesungguhan hati Pustaka utama, internet, referensi/sumber belajar/media lain baik digital maupun non digital


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Project Base Learning
2x50 Menit

Materi: Identifikasi strategi untuk mengembangkan : 1. Sikap 2. Nilai kemampuan peserta didik dengan ketulusan, komitmen, dan kesungguhan hati Pustaka utama, internet, referensi/sumber belajar/media lain baik digital maupun non digital
Pustaka: Matsumoto, D. (1996). Culture and Psychology . California: Brooks/Cole Publishing.

Materi: Identifikasi strategi untuk mengembangkan : 1. Sikap 2. Nilai kemampuan peserta didik dengan ketulusan, komitmen, dan kesungguhan hati Pustaka utama, internet, referensi/sumber belajar/media lain baik digital maupun non digital
Pustaka: Ridley, C.R., Sahu, A., Console, K., Surya, S., Trần, V., Xie, S., & Yin, C. (2021). The Process Model of Multicultural Counseling Competenceψ. The Counseling Psychologist, 49, 534 - 567.
7%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu mengenal model konseling Pancawaskita

Mampu mengenal model konseling Pancawaskita

Kriteria:

Kriteria : ketepatan dan kesesuaian Bentuk non-tes: presentasi dan kinerja (hasil rancangan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Project Base Learning
2x50 Menit

Materi: Konseling Pancawaskita
Pustaka: Sujadi, E. (2015). Konseling Pancawaskita untuk Membentuk Problem Focused Coping. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 3(1), 7-15.
7%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu mengenal model Konseling, Intensif, Progresif dan Struktur (KIPAS)

Mampu mengenal model konseling Konseling, Intensif, Progresif dan Struktur (KIPAS)

Kriteria:

Kriteria : ketepatan dan kesesuaian Bentuk non-tes: presentasi dan kinerja (hasil rancangan)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes
Project Base Learning
2x50 Menit

Materi: Model Konseling, Intensif, Progresif dan Struktur (KIPAS)
Pustaka: Habsy, B. A., & Wahyuni, F. (2019). Scientific Foundation Of Nusantara Culture Based Counseling Model: Kipas (Konseling Intensif Progressif Adaptif Struktur). European Journal of Education Studies.
7%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu mengenal model Konseling catur murti

Mampu mengenal model Konseling catur murti

Kriteria:
  1. Kriteria : ketepatan dan kesesuaian Bentuk non-tes: presentasi dan kinerja (hasil rancangan)
  2. Model pelatihan konseling multi budaya Pustaka utama, internet, referensi/sumber belajar/media lain baik digital maupun non digital

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio, Penilaian Praktikum, Praktik / Unjuk Kerja, Tes
Mampu mengenal model Konseling catur murti
2x50 Menit

Materi: Mampu mengenal model Konseling catur murti
Pustaka: Habsy, B. A. (2022). Konseling Catur Murti. Media Nusa Creative (MNC Publishing).
7%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu mengenal model Konseling ta’lim muta’alim

Kriteria : ketepatan dan kesesuaian Bentuk non-tes: presentasi dan kinerja (hasil rancangan)

Kriteria:
  1. Kriteria : ketepatan dan kesesuaian Bentuk non-tes: presentasi dan kinerja (hasil rancangan)
  2. Model pelatihan konseling multi budaya Pustaka utama, internet, referensi/sumber belajar/media lain baik digital maupun non digital

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Project Base Learning
2x50 Menit

Materi: model Konseling ta’lim muta’alim
Pustaka: Habsy, B. A., Rizal, A., Madoni, E. R., Rachmania, N., & Kadri, N. M. (2024). Construction of Ta'lim Muta'allim Counseling Based on the Book of Imam Al-Zarnuji: A Hermeneutical Study. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 8(2), 649-664.
7%

16

Minggu ke 16

Kriteria : ketepatan dan kesesuaian Bentuk non-tes: presentasi dan kinerja (hasil rancangan


Bentuk Penilaian :
Tes
Cas Study
2x50 Menit

10%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 53.08%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 9.58%
3. Penilaian Portofolio 5.92%
4. Penilaian Praktikum 1.17%
5. Praktik / Unjuk Kerja 14.75%
6. Tes 15.5%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.