Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Teknik
Program Studi S1 Pariwisata

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Bahasa Jepang

9320702038

T=1

P=1

ECTS=3.18

2

9 April 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




.......................................




.......................................




NURUL FARIKHATIR RIZKIYAH

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-7

Menguasai teknik analisis pasar, tren pariwisata, dan strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing industri pariwisata di tingkat lokal, nasional, dan internasional

PLO-11

Mampu menyusun dan menerapkan strategi pemasaran, manajemen operasional, dan rencana bisnis pariwisata berkelanjutan yang berkualitas, beretika dan berorientasi pada kepuasan wisatawan

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menerapkan kosakata dan tata bahasa Jepang dasar untuk berkomunikasi dalam konteks pelayanan pariwisata, seperti menyapa, memberikan informasi arah, dan menjelaskan fasilitas (C3)

PO - 2

Menganalisis percakapan atau teks bahasa Jepang terkait pariwisata untuk mengidentifikasi kebutuhan, preferensi, atau keluhan wisatawan Jepang (C4)

PO - 3

Mengevaluasi kesesuaian materi promosi atau informasi pariwisata berbahasa Jepang berdasarkan kaidah bahasa, budaya, dan efektivitas komunikasi (C5)

PO - 4

Menciptakan dialog atau skenario komunikasi dalam bahasa Jepang untuk simulasi situasi pelayanan pariwisata, seperti check-in, pemanduan, atau penanganan masalah (C6)

PO - 5

Menerapkan strategi komunikasi lintas budaya dalam berbahasa Jepang untuk meningkatkan kepuasan wisatawan Jepang (C3)

PO - 6

Menganalisis tren pariwisata Jepang melalui sumber berita atau media berbahasa Jepang untuk memahami perilaku dan preferensi pasar (C4)

PO - 7

Mengevaluasi kualitas terjemahan atau interpretasi bahasa Jepang dalam konteks pemasaran dan operasional pariwisata (C5)

PO - 8

Menciptakan konten promosi pariwisata sederhana dalam bahasa Jepang (seperti brosur, posting media sosial, atau deskripsi paket wisata) yang menarik dan sesuai dengan budaya target (C6)

PO - 9

Menerapkan bahasa Jepang untuk menjelaskan rencana atau strategi bisnis pariwisata berkelanjutan secara sederhana (C3)

PO - 10

Menganalisis umpan balik atau review wisatawan Jepang untuk mengidentifikasi peluang peningkatan kualitas layanan (C4)

Matrik PLO-PO

 
POPLO-7PLO-11
PO-1 
PO-2 
PO-3 
PO-4 
PO-5 
PO-6 
PO-7 
PO-8 
PO-9 
PO-10

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6
PO-7
PO-8
PO-9
PO-10

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Shokyu Nihongo merupakan mata kuliah tentang tata bahasa Jepang tingkat dasar yang memiliki target pembelajaran setingkat A2 JF Standar. Materi perkuliahan ini meliputi pengkajian pola kalimat dan kosa kata dasar bahasa Jepang, serta bentuk-bentuk ungkapan bahasa Jepang sederhana yang dipakai sehari-hari. Latihan kosakata, pola kalimat dan ungkapan sederhana diimplementasikan dalam latihan intensif dan komprehensif secara tertulis maupun lisan, secara individu dan berkelompok. Melalui kegiatan pembelajaran yang berbasis pada aktivitas diskusi, presentasi dan proyek mahasiswa diharapkan dapat menguasai keterampilan bahasa Jepang baik produktif maupun reseptif setara tingkat A2 JF Standar secara integratif, memiliki kreatifitas dan daya inovasi yang tinggi, serta memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi.

Pustaka

Utama :

Pendukung :

  1. Hand out
  2. Makino, Akiko dkk. 2002. Minna no Nihongo, Shokyuu I Hyojun mondai Shu . Indonesia : PT. Pustaka Lintas Budaya.
  3. Makino, Akiko, dkk. 2002. Minna no Nihongo, Shokyuu I Honyaku Bunpo Kaisetsu Indonesia go Ban . Indonesia : PT. Pustaka Lintas Budaya.

Dosen Pengampu

Dr. Mintarsih, S.S., M.Pd.

Muhammad Rizky Ramadhan, BBus., MITHM.

Novia Tesalonika Amanda Rerung, S.Par., M.Sc.

Isnaeni Khurniya Falakhiya, S.Pd., M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

  1. Melalui penjelasan dan diskusi, mahasiswa mampu mampu mengidentifikasi dan memahami kalimat sederhana dalam bentuk kalimat positif, negatif, dan kalimat tanya.
  2. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu memahami cara menyatakan dan menanyakan usia dalam bahasa Jepang.
  1. Menyusun kalimat bahasa Jepang sederhana
  2. kalimat perkenalan diri dalam bahasa jepang
  3. Menyatakan informasi sederhana tentang diri sendiri (nama, asal negara, pekerjaan) dalam bahasa Jepang
Kriteria:

Penilaian berbasis penugasan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Case base study, diskusi, Tanya jawab, penugasan
2 X 50
Case base study, diskusi, Tanya jawab, penugasan
Materi: Pustaka : Makino, Akiko dkk. 2002. Minna no Nihongo, Shokyuu I Hyojun mondai Shu . Indonesia : PT. Pustaka Lintas Budaya. Materi : 第1課&第2課
Pustaka: Hand out
5%

2

Minggu ke 2

Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu menunjukkan dan menanyakan lokasi sebuah benda, tempat, atau obyek lainnya.

  1. Menyusun kalimat bahasa Jepang sederhana secara lisan maupun tertulis untuk menunjukkan lokasi sebuah benda atau tempat dengan benar.
  2. Menggunakan kata penunjuk tempat dan kata tanya sesuai fungsinya.
  3. Menyatakan dan menanyakan waktu secara lisan maupun tertulis dalam bahasa Jepang dengan tepat.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
0%

3

Minggu ke 3

  1. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu menjelaskan ke mana akan pergi dan bagaimana cara mencapai lokasi tersebut sesuai pola kalimat secara lisan maupun tertulis.
  2. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu menyatakan bagaimana cara mencapai tempat tujuan dengan menggunakan alat transportasi, secara lisan maupun tertulis.
  3. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu mendeskripsikan aktivitas yang dilakukan sehari-hari secara lisan maupun tertulis.
  1. Menyusun kalimat bahasa Jepang sederhana untuk menyatakan aktivitas yang menunjukkan perpindahan dari satu tempat ke tempat yang lain dengan menggunakan kata kerja 行きます, 来ます, dan 帰ります
  2. Menggunakan tanggal dan bulan untuk menyatakan aktivitas dengan tepat
  3. Menyusun kalimat sederhana untuk menyatakan aktivitas sehari-hari dengan menggunakan kata kerja dengan tepat

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
5%

4

Minggu ke 4

  1. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu menanyakan bagaimana cara menyatakan nama benda atau menyatakan suatu ungkapan dalam bahasa Jepang.
  2. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu menyatakan kegiatan menerima benda dari orang lain dan memberi benda ke orang lain.
  1. Menyusun kalimat bahasa Jepang sederhana secara lisan maupun tertulis untuk menyatakan alat yang digunakan untuk beraktivitas.
  2. Menyatakan atau menanyakan secara lisan maupun tertulis cara menyebutkan sebuah ungkapan dalam bahasa Jepang.
  3. Menyusun kalimat sederhana secara lisan maupun tertulis untuk menyatakan aktivitas memberi dan menerima dengan tepat

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
Ceramah, diskusi, tanya jawab, penugasan
10%

5

Minggu ke 5

  1. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu menggunakan ungkapan yang menyatakan suka/tidak suka, bisa/tidak bisa, menyatakan kepahaman, kepemilikan, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  2. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu menanyakan dan menjelaskan alasan dengan bahasa Jepang yang sederhana sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.

Menyusun kalimat bahasa Jepang sederhana secara lisan maupun tertulis untuk suka/tidak suka, bisa/tidak bisa, menyatakan kepahaman, dan kepemilikan.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
5%

6

Minggu ke 6


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif


5%

7

Minggu ke 7

  1. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu menyatakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  2. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu memberikan kesan dan impresi singkat tentang suatu peristiwa dan pengalaman di masa lalu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  3. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu membuat perbandingan sederhana tentang hal-hal yang sudah dikenal, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.

Menyatakan atau menanyakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, secara lisan maupun tertulis.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
5%

8

Minggu ke 8

  1. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu menyatakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  2. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu memberikan kesan dan impresi singkat tentang suatu peristiwa dan pengalaman di masa lalu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  3. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu membuat perbandingan sederhana tentang hal-hal yang sudah dikenal, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.

Menyatakan atau menanyakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, secara lisan maupun tertulis.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
10%

9

Minggu ke 9

  1. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu menyatakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  2. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu memberikan kesan dan impresi singkat tentang suatu peristiwa dan pengalaman di masa lalu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  3. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu membuat perbandingan sederhana tentang hal-hal yang sudah dikenal, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.

Menyatakan atau menanyakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, secara lisan maupun tertulis.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
5%

10

Minggu ke 10

  1. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu menyatakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  2. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu memberikan kesan dan impresi singkat tentang suatu peristiwa dan pengalaman di masa lalu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  3. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu membuat perbandingan sederhana tentang hal-hal yang sudah dikenal, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.

Menyatakan atau menanyakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, secara lisan maupun tertulis.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
5%

11

Minggu ke 11

  1. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu menyatakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  2. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu memberikan kesan dan impresi singkat tentang suatu peristiwa dan pengalaman di masa lalu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  3. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu membuat perbandingan sederhana tentang hal-hal yang sudah dikenal, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.

Menyatakan atau menanyakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, secara lisan maupun tertulis.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
5%

12

Minggu ke 12

  1. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu menyatakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  2. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu memberikan kesan dan impresi singkat tentang suatu peristiwa dan pengalaman di masa lalu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  3. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu membuat perbandingan sederhana tentang hal-hal yang sudah dikenal, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.

Menyatakan atau menanyakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, secara lisan maupun tertulis.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
10%

13

Minggu ke 13

  1. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu menyatakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  2. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu memberikan kesan dan impresi singkat tentang suatu peristiwa dan pengalaman di masa lalu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  3. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu membuat perbandingan sederhana tentang hal-hal yang sudah dikenal, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.

Menyatakan atau menanyakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, secara lisan maupun tertulis.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
5%

14

Minggu ke 14

  1. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu menyatakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  2. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu memberikan kesan dan impresi singkat tentang suatu peristiwa dan pengalaman di masa lalu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  3. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu membuat perbandingan sederhana tentang hal-hal yang sudah dikenal, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.

Menyatakan atau menanyakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, secara lisan maupun tertulis.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
10%

15

Minggu ke 15

  1. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu menyatakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  2. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu memberikan kesan dan impresi singkat tentang suatu peristiwa dan pengalaman di masa lalu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  3. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu membuat perbandingan sederhana tentang hal-hal yang sudah dikenal, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.

Menyatakan atau menanyakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, secara lisan maupun tertulis.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
5%

16

Minggu ke 16

  1. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu menyatakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  2. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu memberikan kesan dan impresi singkat tentang suatu peristiwa dan pengalaman di masa lalu, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.
  3. Melalui penjelasan dan diskusi serta latihan, mahasiswa mampu membuat perbandingan sederhana tentang hal-hal yang sudah dikenal, sesuai kaidah tata bahasa Jepang dengan benar.

Menyatakan atau menanyakan jumlah satuan benda, jumlah orang, jam, durasi waktu, secara lisan maupun tertulis.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
Case base study, diskusi, tanya jawab, penugasan
10%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 72.5%
2. Tes 27.5%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.