Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Teknik
Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Manajemen kebencanaan

3520102014

T=3

P=0

ECTS=4.77

4

9 April 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




.......................................




.......................................




LYNDA REFNITASARI

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-6

Mampu melaksanakan survei baik perorangan maupun kelompok secara efektif dan efisien.

PLO-11

Mampu menyusun karya ilmiah berupa dokumen perencanaan, serta hasil riset dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menunjukkan pemahaman yang komprehensif tentang teori dan konsep dasar ilmu manajemen bencana dalam melaksanakan tugas akademik dan profesional

PO - 2

Mahasiswa dapat memahami strategi khusus untuk masing-masing tipe bencana: pengurangan resiko bencana, peningkatan efektifitas penanganan darurat bencana, dan optimalisasi pemulihan dampak bencana

PO - 3

Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan pendekatan pengurangan resiko berbasis komunitas seperti : pengertian, karakteristik dan ciri, dan pelembagaan pengurangan risiko berbasis komunitas di Indonesia

PO - 4

Mahasiswa dapat memahami konsep perencanaan dan manajemen mitigasi bencana, tahapan perencanaan dan manajemenen mitigasi bencana

PO - 5

Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan peran pemerintah, peran swasta, dan peran LSM serta peran aktor lainnya dalam manajemen bencana

Matrik PLO-PO

 
POPLO-6PLO-11
PO-1
PO-2  
PO-3 
PO-4 
PO-5

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini mengajarkan tentang konsep, teori, prinsip, proses dan strategi manajemen bencana dan mampu memformulasikan permasalahan dalam manajemen bencana baik di level global , nasional, maupun daerah.

Pustaka

Utama :

  1. Adiyoso, Wignyo. 2018. Manajemen Bencana : Pengantar dan Isu-Isu Strategis. Bumi Aksara Jakarta.
  2. Danar, Oscar Radyan. 2020. Disaster Governance: Sebuah Pengantar. Diva Press. Yogyakarta.
  3. Haque, C. Emdad. 2005. Mitigation of Natural Hazards and Disasters: International Perspectives. Springer. Dordrecht, The Netherlands.

Pendukung :

  1. Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Tehnologi dan Pendidikan Tinggi. 2019. Panduan Pembelajaran Kebencanaan Untuk Mahasiswa DI PerguruanTinggi. Ristekdikti.
  2. Lampiran Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 33 Th. 2006 tentang Pedoman Umum Mitigasi Bencana.
  3. Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana No. 4 Th.2008 Tentang Pedoman Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana.

Dosen Pengampu

Lynda Refnitasari, S.Si., M.URP

Amjad Muhammad, S.P.W.K., M.URP.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa dapat memahami etika pembelajaran, RPS dan konsep dasar manajemen bencana

Memahami dengan baik etika pembelajaran, RPS mata kuliah, dan konsep dasar manajemen berbasis kinerja

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi, Diskusi
2x50

Materi: Perspektif umum kebencanaan
Pustaka: Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Tehnologi dan Pendidikan Tinggi. 2019. Panduan Pembelajaran Kebencanaan Untuk Mahasiswa DI PerguruanTinggi. Ristekdikti.
5%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa dapat memahami konsep dasar bencana berupa ancaman, bahaya, kerentanan dan resiko bencana.

Mampu mendeskripsikan secara jelas konsep dasar krisis dan kebencanaan.

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi, Diskusi
2x50

Materi: Konsep bencana, dan krisis
Pustaka: Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Tehnologi dan Pendidikan Tinggi. 2019. Panduan Pembelajaran Kebencanaan Untuk Mahasiswa DI PerguruanTinggi. Ristekdikti.
5%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa dapat memahami konsep dan teori manajemen bencana dalam berbagai perspektif

Mampu mendeskripsikan secara jelas konsep bencana dalam berbagai perspektif

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi, Diskusi
2x50

Materi: Perspektif umum kebencanaan
Pustaka: Danar, Oscar Radyan. 2020. Disaster Governance: Sebuah Pengantar. Diva Press. Yogyakarta.
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa dapat memahami konsep dan teori manajemen bencana dalam berbagai perspektif

Mampu mendeskripsikan secara jelas konsep bencana dalam berbagai perspektif

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi, Diskusi
2x50

Materi: Perspektif umum kebencanaan
Pustaka: Danar, Oscar Radyan. 2020. Disaster Governance: Sebuah Pengantar. Diva Press. Yogyakarta.
5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa dapat memahami pembangunan dan kerusakan lingkungan, isu pemanasan global, isu perubahan iklim

Menjelaskan implikasi kerusakan lingkungan terhadap bencana di level global

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi, Diskusi
2x50

Materi: Kebijakan penanggulangan bencana
Pustaka: Adiyoso, Wignyo. 2018. Manajemen Bencana : Pengantar dan Isu-Isu Strategis. Bumi Aksara Jakarta.
5%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa dapat memahami kebijakan penanggulangan bencana di level global, level nasional dan level daerah

Memahami strategi penanggulangan bencana di level global

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi, Diskusi
2x50

Materi: Kebijakan penanggulangan bencana
Pustaka: Adiyoso, Wignyo. 2018. Manajemen Bencana : Pengantar dan Isu-Isu Strategis. Bumi Aksara Jakarta.
5%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa dapat memahami siklus manajemen bencana dan tahapan kebutuhan kapasitas dalam manajemen bencana

Memahami siklus manajemen bencana

Kriteria:

Tuntas > 65


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi, Diskusi
2x50

Materi: Manajemen bencana
Pustaka: Lampiran Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 33 Th. 2006 tentang Pedoman Umum Mitigasi Bencana.
5%

8

Minggu ke 8

    Memahami siklus manajemen bencana

    Kriteria:

    Tuntas > 65


    Bentuk Penilaian :
    Tes
    Tes Tulis/Lisan
    2x50

    Materi: Manajemen bencana
    Pustaka: Lampiran Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 33 Th. 2006 tentang Pedoman Umum Mitigasi Bencana.
    15%

    9

    Minggu ke 9

    Mahasiswa dapat memahami strategi khusus untuk masing- masing tipe bencana: pengurangan resiko bencana, peningkatan efektifitas penanganan darurat bencana, dan optimalisasi pemulihan dampak bencana

    Memahami strategi khusus dalam pengurangan resiko bencana

    Kriteria:

    Tuntas > 65


    Bentuk Penilaian :
    Aktifitas Partisipasif
    Presentasi, Diskusi
    2x50

    Materi: Manajemen bencana
    Pustaka: Lampiran Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 33 Th. 2006 tentang Pedoman Umum Mitigasi Bencana.
    5%

    10

    Minggu ke 10

    Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan pendekatan pengurangan resiko berbasis komunitas seperti : pengertian, karakteristik dan ciri, dan pelembagaan pengurangan resiko berbasis komunitas di Indonesia

    Memahami konsep mitigasi bencana berbasis komunitas

    Kriteria:

    Tuntas > 65


    Bentuk Penilaian :
    Aktifitas Partisipasif
    Presentasi, Diskusi
    2x50

    Materi: Pelembagaan pengurangan risiko berbasis komunitas di Indonesia
    Pustaka: Lampiran Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 33 Th. 2006 tentang Pedoman Umum Mitigasi Bencana.
    5%

    11

    Minggu ke 11

    Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan isu gender dalam manajemen bencana

    Memahami isu gender dalam manajemen bencana

    Kriteria:

    5


    Bentuk Penilaian :
    Aktifitas Partisipasif
    Presentasi, Diskusi

    Materi: Isu gender dalam manajemen bencana
    Pustaka: Haque, C. Emdad. 2005. Mitigation of Natural Hazards and Disasters: International Perspectives. Springer. Dordrecht, The Netherlands.
    5%

    12

    Minggu ke 12

    Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan analisis resiko bencana

    Memahami konsep analisis resiko bencana

    Kriteria:

    5


    Bentuk Penilaian :
    Aktifitas Partisipasif
    Presentasi, Diskusi

    Materi: Analisis risiko bencana
    Pustaka: Danar, Oscar Radyan. 2020. Disaster Governance: Sebuah Pengantar. Diva Press. Yogyakarta.
    5%

    13

    Minggu ke 13

    Mahasiswa dapat memahami konsep perencanaan dan manajemen mitigasi bencana

    Memahami konsep perencanaan dan manajemen pengurangan resiko bencana

    Kriteria:

    5


    Bentuk Penilaian :
    Aktifitas Partisipasif
    Presentasi, Diskusi

    Materi: Memahami konsep perencanaan dan manajemen pengurangan resiko bencana
    Pustaka: Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana No. 4 Th.2008 Tentang Pedoman Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana.
    5%

    14

    Minggu ke 14

    Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan peran pemerintah, peran swasta, dan peran LSM serta peran aktor lainnya dalam manajemen bencana

    Menganalisis peran masing- masing aktor dalam penanggulangan bencana (mitigasi bencana)

    Kriteria:

    5


    Bentuk Penilaian :
    Aktifitas Partisipasif
    Presentasi, Diskusi

    Materi: Memahami konsep perencanaan dan manajemen pengurangan resiko bencana
    Pustaka: Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana No. 4 Th.2008 Tentang Pedoman Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana.
    5%

    15

    Minggu ke 15

    Mahasiswa dapat menganalisis dan menjelaskan kasus atau program penanggulangan bencana di Indonesia

    Menganalisis dan menjelaskan kasus atau program penanggulangan bencana di Indonesia

    Kriteria:

    5


    Bentuk Penilaian :
    Aktifitas Partisipasif
    Presentasi, Diskusi

    Materi: Program penanggulangan bencana di Indonesia
    Pustaka: Adiyoso, Wignyo. 2018. Manajemen Bencana : Pengantar dan Isu-Isu Strategis. Bumi Aksara Jakarta.
    5%

    16

    Minggu ke 16

    Ujian Akhir Semester

    Memahami teori dan konsep dasar manajemen kebencanaan


    Bentuk Penilaian :
    Tes
    Tes Tulis/Lisan

    Materi: Contoh manajemen kebencanaan
    Pustaka: Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Tehnologi dan Pendidikan Tinggi. 2019. Panduan Pembelajaran Kebencanaan Untuk Mahasiswa DI PerguruanTinggi. Ristekdikti.
    15%



    Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

    No Evaluasi Persentase
    1. Aktifitas Partisipasif 70%
    2. Tes 30%
    100%

    Catatan

    1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
    2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
    3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
    4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
    5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
    6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
    7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
    8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
    9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
    10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
    11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
    12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.