Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Pendidikan
Program Studi S3 Ilmu Pendidikan

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Integrasi Perspektif Multi-disiplin dalam Pendidikan Anak Usia Dini

8800503018

T=2

P=0

ECTS=5.04

3

9 April 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Dr. Kartika Rinakit Adhe, M. Pd




.......................................




GUNARTI DWI LESTARI

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-6

Mengembangkan pemikiran kritis, inovatif, dan visioner dalam memajukan pendidikan nasional dan global.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menganalisis integrasi perspektif psikologi, sosiologi, dan neurosains dalam perkembangan anak usia dini (C4)

PO - 2

Mengevaluasi efektivitas pendekatan multi-disiplin dalam praktik pendidikan anak usia dini (C5)

PO - 3

Menciptakan framework integratif multi-disiplin untuk pengembangan kurikulum PAUD (C6)

PO - 4

Mengevaluasi kebijakan pendidikan anak usia dini dari perspektif multi-disiplin (C5)

PO - 5

Menganalisis isu-isu kontemporer dalam pendidikan anak usia dini melalui lensa multi-disiplin (C4)

Matrik PLO-PO

 
POPLO-3PLO-6
PO-1 
PO-2
PO-3 
PO-4
PO-5 

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini membahas pendekatan integratif dalam pendidikan anak usia dini melalui perspektif multidisiplin seperti psikologi perkembangan, sosiologi, antropologi, dan pendidikan. Tujuannya adalah untuk mengembangkan pemahaman komprehensif tentang bagaimana berbagai disiplin ilmu dapat saling melengkapi dalam merancang dan menerapkan praktik pendidikan yang holistik bagi anak usia dini. Ruang lingkup mencakup analisis kritis terhadap teori-teori multidisiplin, integrasi konsep dari berbagai bidang ke dalam kurikulum PAUD, serta pengembangan model pembelajaran yang responsive terhadap kebutuhan perkembangan anak secara menyeluruh. Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan melakukan analisis kritis inovasi pendidikan berbasis pendekatan multidisiplin.

Pustaka

Utama :

  1. Edwards, C., Gandini, L., & Forman, G. (2012). The Hundred Languages of Children: The Reggio Emilia Experience in Transformation.
  2. Santrock, J. W. (2020). Child Development. McGraw-Hill.
  3. Fleer, M. (2010). Early Learning and Development: Cultural-Historical Concepts in Play. Cambridge University Press.

Pendukung :

Dosen Pengampu

Prof. Dr. Dra. Gunarti Dwi Lestari, M.Si.

Dr. Kartika Rinakit Adhe, S.Pd., M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu menjelaskan urgensi dan kompleksitas isu PAUD serta peran integrasi multi-disiplin dalam memecahkan tantangan pendidikan anak usia dini.

Partisipasi aktif dalam diskusi awal.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan presentasi.

2%

2

Minggu ke 2

  1. Mahasiswa mampu menganalisis keterkaitan teori psikologi perkembangan dan filsafat pendidikan dengan praktik PAUD modern
  2. Teori perkembangan anak klasik & kontemporer (Piaget, Vygotsky, Bronfenbrenner, neuro-psikologi)
  1. Kemampuan mengidentifikasi elemen multi-disiplin yang relevan untuk model pembelajaran PAUD
  2. Kemampuan merancang model pembelajaran yang memadukan perspektif multi-disiplin
  3. Kemampuan menjelaskan alasan pemilihan pendekatan multi-disiplin dalam rancangan model pembelajaran

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan praktik merancang model pembelajaran.

6%

3

Minggu ke 3

  1. Mahasiswa mampu menganalisis keterkaitan Perspektif Sosiologi dengan praktik PAUD modern
  2. Keluarga, budaya, masyarakat, dan kebijakan sosial dalam PAUD
  1. Kemampuan mengidentifikasi elemen multi-disiplin yang relevan untuk PAUD
  2. Keterampilan merancang model pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan perkembangan anak
  3. Kemampuan mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu dalam desain pembelajaran

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan workshop perancangan model pembelajaran.

6%

4

Minggu ke 4

  1. Mahasiswa mampu menganalisis keterkaitan Perspektif Pedagogi dengan praktik PAUD modern
  2. Aliran pedagogi PAUD (Montessori, Reggio Emilia, HighScope, Bank Street)
  1. Mampu mengidentifikasi elemen kunci dari psikologi, sosiologi, dan neurosains yang relevan dengan PAUD
  2. Mampu membandingkan perspektif ketiga disiplin ilmu dalam konteks perkembangan anak
  3. Mampu mensintesis temuan dari ketiga disiplin untuk memberikan rekomendasi praktis dalam setting PAUD

Bentuk Penilaian :
Praktik / Unjuk Kerja
Kuliah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan analisis literatur.
Analisis studi kasus integrasi multidisiplin, Diskusi forum online tentang penerapan perspektif psikologi, sosiologi, dan neurosains
6%

5

Minggu ke 5

  1. Mahasiswa mampu menganalisis keterkaitan Perspektif Antropologi dengan praktik PAUD modern
  2. PAUD dalam konteks budaya lokal, etnografi pendidikan anak
  1. Kemampuan mengidentifikasi indikator keberhasilan pendekatan multi-disiplin
  2. Kemampuan menganalisis data dan bukti praktik
  3. Kemampuan menyusun rekomendasi berdasarkan evaluasi
  4. Kemampuan menyajikan hasil evaluasi secara sistematis

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan simulasi evaluasi.

6%

6

Minggu ke 6

  1. Mahasiswa mampu menganalisis keterkaitan Perspektif Kesehatan & Gizi dengan praktik PAUD modern
  2. Hubungan PAUD dengan kesehatan fisik, mental, dan gizi anak
  1. Kemampuan menganalisis studi kasus implementasi pendekatan multi-disiplin
  2. Ketepatan dalam menerapkan kriteria evaluasi efektivitas
  3. Kualitas rekomendasi perbaikan berdasarkan temuan evaluasi

Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
Studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan evaluasi kritis.

6%

7

Minggu ke 7

  1. Mahasiswa mampu menganalisis keterkaitan Perspektif Teknologi & Digitalisasi dengan praktik PAUD modern
  2. EdTech, AI, dan STEAM dalam PAUD
  1. Kemampuan merancang framework yang menggabungkan minimal tiga disiplin ilmu
  2. Kesesuaian framework dengan prinsip perkembangan anak usia dini
  3. Kejelasan dan koherensi dalam penyusunan struktur framework
  4. Kreativitas dan inovasi dalam integrasi perspektif multi-disiplin
  5. Kemampuan mempresentasikan dan mempertahankan framework yang dibuat

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Project-based learning, diskusi kelompok, presentasi, dan studi kasus.

6%

8

Minggu ke 8

UTS mengukur semua pengetahuan kritis pertemuan 1 - 7


Bentuk Penilaian :
Tes


10%

9

Minggu ke 9

  1. Tingkat partisipasi PAUD rendah, keterkaitan gizi dengan PAUD, konflik sosial di negara belum berkembang
  2. PAUD di Negara Belum Berkembang – Isu Kesehatan, Gizi, dan Akses Pendidikan (Negara Belum Berkembang (contoh: beberapa negara Afrika, Asia Selatan)
  1. Kemampuan mengidentifikasi faktor biologis, lingkungan, dan budaya yang mempengaruhi pembelajaran
  2. Kemampuan menganalisis interaksi antar faktor dalam konteks pembelajaran
  3. Kemampuan memberikan contoh konkret dampak faktor terhadap perkembangan belajar anak

Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
Studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan analisis literatur multidisiplin.

6%

10

Minggu ke 10

  1. Dukungan infrastruktur, kualitas guru, kebijakan nasional pada negara berkembang
  2. PAUD di Negara Berkembang – Antara Harapan dan Tantangan (Negara Berkembang (contoh: Indonesia, Malaysia, Brazil)
  1. Kemampuan mengidentifikasi aspek multi-disiplin dalam kebijakan PAUD
  2. Kemampuan menganalisis dampak kebijakan dari berbagai perspektif disiplin ilmu
  3. Kemampuan memberikan evaluasi kritis dan rekomendasi yang konstruktif

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan analisis kebijakan.

6%

11

Minggu ke 11

  1. Inovasi kurikulum, teknologi dalam PAUD, kesenjangan akses kelompok minoritas pada negara maju
  2. Pendidikan Anak Usia Dini di Negara Maju – Antara Inovasi dan Tantangan (Negara Maju (contoh: Finlandia, Jepang, AS)


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk


6%

12

Minggu ke 12

  1. Mobilitas pendidikan, kerjasama internasional, SDG 4.2
  2. ASEAN & Global South – Kolaborasi untuk PAUD Berkualitas Perbandingan Regional (ASEAN–Afrika–Amerika Latin)
  1. Kemampuan mengidentifikasi prinsip neurosains yang relevan dengan pembelajaran PAUD
  2. Kemampuan menerapkan teori psikologi kognitif dalam merancang aktivitas pembelajaran
  3. Kemampuan merancang desain pembelajaran yang mempertimbangkan perkembangan otak dan kognitif anak
  4. Kemampuan mengevaluasi kesesuaian desain pembelajaran dengan prinsip neurosains dan psikologi kognitif

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan simulasi desain pembelajaran.

Materi: Prinsip dasar neurosains dalam perkembangan anak usia dini, Teori psikologi kognitif dan penerapannya dalam PAUD, Integrasi neurosains dan psikologi kognitif dalam desain pembelajaran, Studi kasus penerapan prinsip multi-disiplin dalam setting PAUD
Pustaka: Handbook Perkuliahan
6%

13

Minggu ke 13

Perspektif Multikultural Pendidikan Anak di Era Globalisasi – Multikulturalisme vs Lokalitas

  1. Kemampuan mengidentifikasi dan mengintegrasikan berbagai perspektif disiplin ilmu dalam assessment
  2. Kreativitas dalam merancang model assessment yang holistik dan sesuai konteks PAUD
  3. Ketepatan dalam memilih dan menerapkan teknik serta instrumen assessment yang relevan
  4. Kemampuan mengevaluasi dan merevisi model assessment berdasarkan umpan balik

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Project-based learning, diskusi kelompok, presentasi, dan studi kasus.

6%

14

Minggu ke 14

Isu Global Kontemporer: Isu Kontemporer PAUD – Digitalisasi, AI, dan Krisis Iklim

  1. Kemampuan mengidentifikasi minimal 3 isu kontemporer PAUD
  2. Kemampuan menganalisis isu menggunakan minimal 2 perspektif disiplin ilmu
  3. Kualitas argumentasi dalam menyajikan analisis multi-disiplin
  4. Kesesuaian rekomendasi solusi dengan analisis yang dilakukan

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan analisis kritis dengan pendekatan problem-based learning.

Materi: Isu kontemporer PAUD (teknologi digital, inklusi, parenting modern), Perspektif psikologi perkembangan dalam analisis isu PAUD, Pendekatan sosiologis terhadap fenomena PAUD kontemporer, Neurosains dan implikasinya pada praktik PAUD, Integrasi multi-disiplin dalam pemecahan masalah PAUD
Pustaka: Handbook Perkuliahan
6%

15

Minggu ke 15

Sintesis Multi-disiplin ntegrasi Perspektif Multi-disiplin dalam PAUD untuk SDGs 4

  1. Kemampuan mengidentifikasi isu kontemporer PAUD yang relevan
  2. Ketepatan dalam menerapkan perspektif multi-disiplin pada analisis isu
  3. Kedalaman analisis perbandingan antar perspektif disiplin ilmu
  4. Kualitas rekomendasi yang dihasilkan berdasarkan analisis multi-disiplin

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Studi kasus, diskusi kelompok terpandu, presentasi analisis, dan refleksi kritis dengan pendekatan collaborative learning.

Materi: Isu-isu kontemporer PAUD (teknologi digital, pola asuh modern, inklusi, sustainability), Perspektif psikologi perkembangan dalam analisis isu PAUD, Perspektif sosiologi dan antropologi pendidikan, Perspektif neurosains dan kesehatan anak, Teknik integrasi multi-disiplin dalam pemecahan masalah
Pustaka: Handbook Perkuliahan
6%

16

Minggu ke 16


Bentuk Penilaian :
Tes


10%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 1%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 49%
3. Penilaian Portofolio 15%
4. Praktik / Unjuk Kerja 15%
5. Tes 20%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.