Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Keolahragaan Dan Kesehatan
Program Studi S1 Masase

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

FARMAKOLOGI DASAR

8920402015

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=0

ECTS=3.18

4

11 Februari 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




1. Apt. Ibtisam, S.Farm., M.Sc., Ph.D.




1. Apt. Ibtisam, S.Farm., M.Sc., Ph.D.; 2. Dr. Ika Fitri Ulfindrayani, S.Si, M.Si.




JOESOEF ROEPAJADI

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-5

Menunjukkan integritas, etika profesional, dan tanggung jawab dalam praktik masase berbasis bukti (evidence-based) dan menghargai keragaman budaya, kebutuhan klien, dan prinsip keselamatan pasien

PLO-9

Mampu berkomunikasi efektif dengan klien, tim kesehatan, dan masyarakat dan menggunakan teknologi informasi untuk mendokumentasikan asesmen dan evaluasi terapi

PLO-11

Merancang dan menerapkan protokol terapi masase berbasis kebutuhan klien (kesehatan, kebugaran,\ rehabilitasi atau kecantikan)

PLO-12

Mengoperasikan alat bantu masase dan mengevaluasi efektivitas intervensi masase melalui pengukuran outcome klinis

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menunjukkan tanggung jawab profesional dalam mengenali tanda-tanda peringatan pada klien yang sedang menjalani pengobatan tertentu demi mencegah cedera dan menjamin keselamatan klien.

PO - 2

Mampu melakukan tanya-jawab mengenai riwayat pengobatan klien secara efektif dan mencatatnya ke dalam dokumen terapi sebagai dasar untuk berkoordinasi dengan tenaga kesehatan lainnya.

PO - 3

Mampu memodifikasi tekanan, durasi, dan area pemijatan dalam rencana terapi berdasarkan informasi obat-obatan yang dikonsumsi klien.

PO - 4

Mampu memantau respon fisik dan kenyamanan klien setelah sesi masase serta mengevaluasi penggunaan alat bantu masase pada klien dengan kondisi jaringan yang sensitif akibat efek samping obat.

PO - 5

Mampu menjelaskan pengetahuan konsep teoritis farmakologi dan peranannya dalam bidang terapi.

Matrik PLO-PO

 
POPLO-3PLO-5PLO-9PLO-11PLO-12
PO-1    
PO-2    
PO-3    
PO-4    
PO-5    

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai prinsip farmakologi dan relevansinya dalam praktik terapi masase. Pembelajaran difokuskan pada profil farmakokinetik dan farmakodinamik obat-obatan yang umum dijumpai dalam praktik klinis. Mahasiswa akan melakukan analisis terhadap pengaruh agen farmakologis dalam memodulasi respon fisiologis tubuh terhadap manipulasi fisik. Hal ini bertujuan agar praktisi mampu mengidentifikasi indikasi klinis serta memahami batasan kontraindikasi guna menjamin keamanan pasien (patient safety) dan efektivitas intervensi terapi dalam kolaborasi dengan tenaga medis.

Pustaka

Utama :

  1. Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.
  2. Gladson, B. (2011). Pharmacology for Rehabilitation Professionals. Missouri: Elsevier.
  3. Benson, H. A. E., & Watkinson, A. C. (Eds.). (2012). Transdermal and topical drug delivery: Principles and practice. Wiley.
  4. Handbook dan Modul Ajar Farmakologi Dasar

Pendukung :

  1. Artikel -artikel ilmiah
  2. Thieme, D., & Hemmersbach, P. (Eds.). (2010). Doping in sports (Handbook of Experimental Pharmacology, Vol. 195). Springer
  3. Porter, S. (Ed.). (2003). Tidy's physiotherapy (13th ed.). Butterworth-Heinemann.

Dosen Pengampu

Apt. Ibtisam, S.Farm., M.Sc., Ph.D.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

  1. Mampu menjelaskan pengetahuan konsep teoritis farmakologi dan peranannya dalam bidang terapi.
  2. Mampu memahami konsep dasar Farmakokinetika: mekanisme permeasi, dan proses absorpsi obat (Oral, Transmukoal, Topikal).
  1. Ketepatan menjelaskan definisi dan ruang lingkup farmakokinetika
  2. Kemampuan menguraikan mekanisme permeasi obat (difusi pasif, transpor aktif, dsb)
  3. Ketepatan menjelaskan proses absorpsi obat melalui rute oral dan faktor yang memengaruhinya
Kriteria:

Ketepatan dan Penguasaan materi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
1. Kuliah & Diskusi Kelompok mengenai Definisi Farmakologi, Farmakokinetika, Farmakodinamika, ADME, Bioavailabilitas, dsb. 2. Pendalaman materi Farmakokinetika (Permeasi & Absorpsi).
100 menit

Materi: Chapter 1 Introduction, Chapter 3 Pharmacokinetics & 3 Pharmacodynamics: Rational Dosing & the Time Course of Drug Action.
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.

Materi: Chapter 1 Introduction; Chapter 3 Pharmacokinetics and Drug Dosing.
Pustaka: Gladson, B. (2011). Pharmacology for Rehabilitation Professionals. Missouri: Elsevier.
2%

2

Minggu ke 2

Mampu memahami konsep dasar Farmakokinetika: proses distribusi obat dalam cairan tubuh dan pengikatannya pada protein plasma serta jaringan.

Ketepatan menjelaskan Vd dan faktor yang memengaruhi penyebaran obat ke jaringan.

Kriteria:

Ketepatan dan Penguasaan materi.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Kuliah & Diskusi Kelompok, Pendalaman materi Farmakokinetika (Distribusi Obat).
100 menit

Materi: Chapter 1 Introduction, Chapter 3 Pharmacokinetics & 3 Pharmacodynamics: Rational Dosing & the Time Course of Drug Action.
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.

Materi: Chapter 1 Introduction; Chapter 3 Pharmacokinetics and Drug Dosing.
Pustaka: Gladson, B. (2011). Pharmacology for Rehabilitation Professionals. Missouri: Elsevier.
2%

3

Minggu ke 3

Mampu memahami konsep dasar Farmakokinetika: proses biotransformasi obat di hati (Fase I & II) dan mekanisme eliminasi obat.

Ketepatan menjelaskan metabolisme hati dan klirens ginjal

Kriteria:
  1. Ketepatan dan Penguasaan materi.
  2. Hasil analisa studi kasus.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Kuliah & Analisa Kasus, Pendalaman materi Farmakokinetika (Metabolisme dan Eliminasi Obat).
100 menit

Materi: Chapter 1 Introduction; Chapter 3 Pharmacokinetics & 3 Pharmacodynamics: Rational Dosing & the Time Course of Drug Action; Chapter 4 Drug Biotransformation
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.

Materi: Chapter 1 Introduction; Chapter 3 Pharmacokinetics and Drug Dosing.
Pustaka: Gladson, B. (2011). Pharmacology for Rehabilitation Professionals. Missouri: Elsevier.
2%

4

Minggu ke 4

  1. Mampu memahami konsep dasar Farmakodinamika: mekanisme dasar kerja obat pada reseptor.
  2. Mampu mengevaluasi penguasaan materi Farmakokinetika (ADME).

Ketepatan menjelaskan konsep dasar interaksi obat - reseptor.

Kriteria:

Ketepatan dan Penguasaan materi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Kuliah & Diskusi Kelompok, Pendalaman materi Farmakodinamika 1: Mekanisme dasar kerja obat pada reseptor; definisi Reseptor meliputi Agonis (obat yang mengaktifkan reseptor), Antagonis (obat yang memblokir reseptor), dsb.

Materi: Chapter 1 Introduction; Chapter 2 Drug Receptors & Pharmacodynamics; Chapter 3 Pharmacokinetics & 3 Pharmacodynamics: Rational Dosing & the Time Course of Drug Action.
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.

Materi: Chapter 1 Introduction; Chapter 2 Pharmacodynamics: Mechanism of Action.
Pustaka: Gladson, B. (2011). Pharmacology for Rehabilitation Professionals. Missouri: Elsevier.
8%

5

Minggu ke 5

Mampu memahami variasi respon tubuh terhadap obat, konsep indeks terapeutik (jendela terapi), serta faktor yang memengaruhi sensitivitas reseptor.

  1. Ketepatan menjelaskan hubungan dosis-respon dan keamanan obat (indeks terapeutik).
  2. Ketepatan menganalisa studi kasus
Kriteria:
  1. Ketepatan dan Penguasaan materi.
  2. Ketajaman Analisis

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Kuliah & Analisis Kasus: Membahas mengapa dosis obat yang sama bisa memberikan efek berbeda pada otot klien yang berbeda (faktor usia, genetik, atau kondisi fisik).
100 menit

Materi: Chapter 1 Introduction; Chapter 2 Drug Receptors & Pharmacodynamics; Chapter 3 Pharmacokinetics & 3 Pharmacodynamics: Rational Dosing & the Time Course of Drug Action.
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.

Materi: Chapter 1 Introduction; Chapter 2 Pharmacodynamics: Mechanism of Action, Chapter 4 Adverse Drug Reactions.
Pustaka: Gladson, B. (2011). Pharmacology for Rehabilitation Professionals. Missouri: Elsevier.
8%

6

Minggu ke 6

  1. Mampu memahami berbagai bentuk sediaan obat (padat, cair, semi-padat) dan karakteristik penyerapan sediaan topikal yang digunakan dalam masase.
  2. Mampu mengevaluasi penguasaan materi Farmakodinamika.

Kemampuan memilih sediaan topikal yang tepat sesuai dengan kondisi kulit dan tujuan terapi.

Kriteria:

Ketepatan klasifikasi.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Praktikum Mandiri / Demonstrasi: Mengamati perbedaan daya serap gel, krim, salep, dan minyak sebagai media terapi.
100 menit

Materi: Chapter 1 Skin Structure, Function, and Permeation; Chapter 2 Passive Skin Permeation Enhancement.
Pustaka: Benson, H. A. E., & Watkinson, A. C. (Eds.). (2012). Transdermal and topical drug delivery: Principles and practice. Wiley.

Materi: Zhao, L., Chen, J., Bai, B., Song, G., Zhang, J., Yu, H., Huang, S., Wang, Z., & Lu, G. (2024). Topical drug delivery strategies for enhancing drug effectiveness by skin barriers, drug delivery systems and individualized dosing. Frontiers in pharmacology, 14, 1333986. https://doi.org/10.3389/fphar.2023.1333986
Pustaka: Artikel -artikel ilmiah
8%

7

Minggu ke 7

Mampu mengidentifikasi penggolongan obat berdasarkan logo/tanda (Bebas, Terbatas, Keras) serta penggolongan obat tradisional (Jamu, OHT, Fitofarmaka).

Ketepatan mengidentifikasi logo penggolongan obat dan memahami batasan wewenang penggunaan obat tradisional dalam masase.

Kriteria:

Ketepatan identifikasi.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Praktikum Mandiri / Demonstrasi: Mahasiswa mengidentifikasi berbagai kemasan obat yang dibawa dan menentukan kategori keamanannya.
100 menit

Materi: 7 Logo kemasan obat dan 3 logo obat bahan alam
Pustaka: Handbook dan Modul Ajar Farmakologi Dasar
8%

8

Minggu ke 8

Evaluasi Tengah Semester (UTS)

Nilai UTS yang menunjukkan penguasaan materi minggu 1 - 7

Kriteria:

Ketepatan jawaban UTS


Bentuk Penilaian :
Tes

Evaluasi Tengah Semester (UTS)
100 menit
10%

9

Minggu ke 9

Mampu menganalisis profil obat pada atlet dan disabilitas untuk menjamin keselamatan selama sesi masase.

Kemampuan mengidentifikasi risiko farmakologis (seperti doping atau spastisitas) pada populasi khusus

Kriteria:
  1. Ketepatan dan Penguasaan materi
  2. Ketajaman Analisis

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Kuliah dan Diskusi: 1. Pemahaman tentang obat Doping; 2. Diskusi kasus penggunaan obat rutin pada atlet dan dampaknya terhadap respon fisik.
100 menit

Materi: Drugs With Important Actions On Smooth Muscle
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.

Materi: Malve H. O. (2018). Sports Pharmacology: A Medical Pharmacologist's Perspective. Journal of pharmacy & bioallied sciences, 10(3), 126–136. https://doi.org/10.4103/jpbs.JPBS_229_17
Pustaka: Artikel -artikel ilmiah

Materi: Chapter 3 Doping and its Emerging Prohibition
Pustaka: Thieme, D., & Hemmersbach, P. (Eds.). (2010). Doping in sports (Handbook of Experimental Pharmacology, Vol. 195). Springer
8%

10

Minggu ke 10

Mampu memahami prinsip dasar toksikologi, reaksi toksik obat pada jaringan otot dan kulit, serta dampaknya terhadap proses pemulihan fisik.

  1. Kemampuan mengidentifikasi tanda-tanda toksisitas lokal pada jaringan (seperti reaksi alergi berat atau perubahan integritas jaringan akibat penggunaan obat topikal/sistemik jangka panjang).
  2. Ketepatan analisis mengenai pengaruh zat toksik terhadap penurunan performa fisik atau kenyamanan klien saat diterapi.
Kriteria:
  1. Ketepatan, Penguasaan Materi, dan Ketajaman Analisis (Kualitatif).
  2. Menggunakan rubrik deskriptif untuk menilai kedalaman argumen mahasiswa dalam diskusi kasus.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Kuliah dan Diskusi: mengenai efek toksik obat tertentu terhadap sistem muskuloskeletal (misal: efek jangka panjang kortikosteroid terhadap kelemahan tendon/otot).
100 menit

Materi: Drugs Used To Treat Diseases Of The Blood, Inflammation, & Gout
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.

Materi: Musculoskeletal Assessment; An Introduction to Fractures; An Introduction to Back Pain; Common Chronic Inflammatory; Physiotherapy in Rheumatology
Pustaka: Porter, S. (Ed.). (2003). Tidy's physiotherapy (13th ed.). Butterworth-Heinemann.
8%

11

Minggu ke 11

Mampu memahami interaksi obat dengan makanan/nutrient

  1. Kemampuan mengidentifikasi contoh nyata interaksi obat dengan makanan/nutrisi yang sering ditemui dalam praktik terapi masase.
  2. Kemampuan menganalisis risiko klinis (Kejadian Tidak Diharapkan/KTD) yang mungkin muncul akibat interaksi obat - makanan selama sesi terapi.
Kriteria:
  1. Ketepatan, Penguasaan Materi, dan Ketajaman Analisis (Kualitatif).
  2. Ketepatan Analisis Kasus (Rubrik Deskriptif).

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Kuliah dan Diskusi:
1. Pemahaman mekanisme interaksi obat dengan makanan.
2. Diskusi kasus mengenai KTD yang muncul akibat konsumsi makanan/nutrien tertentu saat klien berada dalam rejimen pengobatan
100 menit

Materi: Drugs Used To Treat Diseases Of The Blood, Inflammation, & Gout
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.
8%

12

Minggu ke 12

Mampu memahami interaksi obat dengan bahan alam (Jamu/Herbal/Fitofarmaka)

  1. Ketepatan menjelaskan mekanisme dasar interaksi obat sistemik dengan sediaan herbal (Jamu/OHT/Fitofarmaka).
  2. Kemampuan menganalisis risiko (KTD) dari penggunaan herbal tertentu dalam konteks terapi masase.
  3. Ketepatan usulan langkah koordinasi dengan tenaga kesehatan lain berdasarkan temuan kasus interaksi.
Kriteria:
  1. Ketepatan Penguasaan Materi, dan Ketajaman Analisis (Kualitatif).
  2. Ketepatan Analisis Kasus (Rubrik Deskriptif).

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Kuliah dan Diskusi:
1. Pemahaman tentang mekanisme interaksi obat dengan sediaan herbal (Jamu/OHT/Fitofarmaka);
2. Identifikasi jamu/fitofarmaka yang memengaruhi sirkulasi dan integritas jaringan;
3. Diskusi kasus efek dari konsumsi jamu/fitofarmaka/herbal tertentu selama terapi masase.
100 menit

Materi: Drugs Used To Treat Diseases Of The Blood, Inflammation, & Gout
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.
8%

13

Minggu ke 13

Mampu memahami interaksi obat dengan aktivitas fisik dan terapi untuk disabilitas.

  1. Ketepatan dalam menentukan perubahan tekanan (ringan/sedang/dalam) berdasarkan profil obat klien disabilitas.
  2. Kemampuan menyesuaikan durasi masase agar tidak mengganggu stabilitas fisik akibat pengaruh obat dan aktivitas fisik.
Kriteria:
  1. Ketepatan, Penguasaan Materi, dan Ketajaman Analisis (Kualitatif).
  2. Menggunakan rubrik deskriptif untuk menilai kedalaman argumen mahasiswa dalam diskusi kasus.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Project-based learning: Diskusi kelompok merancang draf protokol terapi bagi klien disabilitas dengan rejimen obat rutin.
100 menit

Materi: Drugs Used To Treat Diseases Of The Blood, Inflammation, & Gout
Pustaka: Katzung, B.G., Masters, S.B. and Trevor, A.J., Eds. (2012) Basic and Clinical Pharmacology. 12th Edition, McGraw-Hill Medical, New York.

Materi: Musculoskeletal Assessment; An Introduction to Fractures; An Introduction to Back Pain; Common Chronic Inflammatory; Physiotherapy in Rheumatology
Pustaka: Porter, S. (Ed.). (2003). Tidy's physiotherapy (13th ed.). Butterworth-Heinemann.
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu menyusun project review artikel berbasis bukti paling mutakhir terkait farmakologi dalam hubungannya dengan terapi masase.

Ketepatan dalam memantau respon fisik klien yang dikaitkan dengan efek samping obat dalam artikel tinjauan


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Mahasiswa mampu menyusun dan mempublikasikan hasil project review artikel berbasis bukti paling mutakhir terkait farmakologi dalam hubungannya dengan terapi masase
100 menit

5%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu menyusun project review artikel berbasis bukti paling mutakhir terkait farmakologi dalam hubungannya dengan terapi masase.

Ketepatan dalam memantau respon fisik klien yang dikaitkan dengan efek samping obat dalam artikel tinjauan


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Mahasiswa mampu menyusun dan mempublikasikan hasil project review artikel berbasis bukti paling mutakhir terkait farmakologi dalam hubungannya dengan terapi masase
100 menit

5%

16

Minggu ke 16

Mahasiswa mampu menyusun project review artikel berbasis bukti paling mutakhir terkait farmakologi dalam hubungannya dengan terapi masase.

Ketepatan dalam memantau respon fisik klien yang dikaitkan dengan efek samping obat dalam artikel tinjauan


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Mahasiswa mampu menyusun dan mempublikasikan hasil project review artikel berbasis bukti paling mutakhir terkait farmakologi dalam hubungannya dengan terapi masase
100 menit

5%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 26%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 64%
3. Tes 10%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.