Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Pendidikan
Program Studi S3 Pendidikan Anak Usia Dini

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Analisis Konsep dan Kebijakan PAUD

8600702003

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=0

ECTS=5.04

1

7 Juli 2025

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Dr. Kartika Rinakit Adhe, M.Pd.




Prof. Dr. Rachma Hasibuan, M.Kes.




MALLEVI AGUSTIN NINGRUM

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-2

Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan

PLO-4

Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mahasiswa mampu menganalisis dan mengkritisi teori-teori mendasar tentang PAUD berdasarkan pendekatan multidisipliner, sehingga dapat mengidentifikasi kesenjangan teori dan praktik yang relevan untuk pengembangan kebijakan dan strategi implementasi.

PO - 2

Mahasiswa mampu menganalisis kompleksitas kebijakan PAUD di tingkat lokal, nasional, dan internasional dengan pendekatan interdisipliner untuk memahami tantangan implementasi kebijakan tersebut.

PO - 3

Mahasiswa mampu mengintegrasikan elemen-elemen teori pendidikan, kebijakan, dan kebutuhan masyarakat dalam merumuskan solusi teoritis untuk permasalahan kompleks di bidang PAUD.

PO - 4

Mahasiswa mampu mengembangkan model analisis kebijakan PAUD berbasis riset teoritis dan data empiris yang melibatkan perspektif transdisipliner untuk mendorong inovasi kebijakan dan praktik.

PO - 5

Mahasiswa mampu mengevaluasi implementasi kebijakan dan program PAUD menggunakan pendekatan teoritis yang komprehensif untuk mengembangkan solusi strategis berbasis bukti.

Matrik PLO-PO

 
POPLO-2PLO-4
PO-1  
PO-2  
PO-3 
PO-4 
PO-5 

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini dirancang untuk mahasiswa program doktoral dengan fokus pada analisis mendalam terhadap teori, konsep, dan kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menggunakan pendekatan inter, multi, dan transdisipliner. Mata kuliah ini merupakan project based learning yang memberikan wawasan tentang kerangka teoritis PAUD, kebijakan pendidikan, serta strategi implementasi yang sesuai dengan tantangan lokal, nasional, dan internasional. Melalui kegiatan akademik yang terintegrasi dengan riset dan kajian kritis, mahasiswa akan mempelajari cara menganalisis hubungan antara teori dan praktik, mengidentifikasi kesenjangan dalam kebijakan, dan mengintegrasikan berbagai elemen keilmuan untuk merancang solusi strategis yang berbasis bukti. Mahasiswa juga akan mengembangkan keterampilan evaluasi dan penyusunan rekomendasi inovatif yang mendorong keberlanjutan dan peningkatan kualitas layanan PAUD. Luaran mata kuliah ini adalah terselenggaranya seminar/mimbar ilmiah sesuai dengan tema yang ditentukan.

Pustaka

Utama :

  1. Bowman, B. T., Donovan, M. S., & Burns, M. S. (Eds.). (2001). Eager to Learn: Educating Our Preschoolers. National Academies Press.
  2. Bredekamp, S. (2014). Effective Practices in Early Childhood Education: Building a Foundation. Pearson Education.
  3. Frost, J. L., Wortham, S. C., & Reifel, S. (2011). Play and Child Development. Pearson.
  4. Ginsburg, H. P., Lee, J. S., & Boyd, J. S. (2008). Mathematics Education for Young Children: What It is and How to Promote It. National Association for the Education of Young Children (NAEYC).
  5. Heckman, J. J. (2013). Giving Kids a Fair Chance (A Strategy that Works). MIT Press.
  6. Hyson, M. (2008). Enthusiastic and Engaged Learners: Approaches to Learning in the Early Childhood Classroom.Teachers College Press.
  7. OECD. (2021). Starting Strong: Early Childhood Education and Care – International Practices and Challenges. OECD Publishing.
  8. Siraj-Blatchford, I., Sylva, K., Muttock, S., Gilden, R., & Bell, D. (2002). Researching Effective Pedagogy in the Early Years. University of London, Institute of Education.
  9. UNESCO. (2021). Right from the Start: Policies and Practices for Early Childhood Education. UNESCO Publishing.
  10. Woodhead, M., & Moss, P. (Eds.). (2007). Early Childhood and Primary Education: Transitions in the Lives of Young Children. Open University Press.
  11. Piaget, J. (1970). The Child's Conception of the World. Routledge.
  12. Durkheim, E. (1956). Education and Sociology. Free Press.
  13. Howlett, M., & Ramesh, M. (2003). Studying Public Policy: Policy Cycles and Policy Subsystems. Oxford.
  14. Sabatier, P. A. (1999). Theories of the Policy Process. Westview Press.
  15. Stufflebeam, D. L., & Shinkfield, A. J. (2007). Evaluation Theory, Models, and Applications. Jossey-Bass.
  16. Weiss, C. H. (1998). Evaluation: Methods for Studying Programs and Policies. Prentice Hall.
  17. Phelps, C. (2010). Public Policy: An Evolutionary Approach. Wiley-Blackwell.
  18. Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE

Pendukung :

  1. Frost, J. L., Wortham, S. C., & Reifel, S. (2011). Play and Child Development. Pearson.
  2. NAEYC. (2022). Developmentally Appropriate Practice in Early Childhood Programs Serving Children from Birth through Age 8.
  3. Edwards, C., Gandini, L., & Forman, G. (1998). The Hundred Languages of Children: The Reggio Emilia Experience in Transformation.
  4. Kagan, S. L., & Cohen, N. E. (1997). Not By Chance: Creating an Early Care and Education System for America's Children.
  5. Vygotsky, L. (1978). Mind in Society.
  6. Berk, L. E. (2013). Child Development. Pearson.
  7. Gibbons, M. et al. (1994). The New Production of Knowledge: The Dynamics of Science and Research in Contemporary Societies. SAGE.
  8. Edwards, M., & Hulme, D. (1996). Beyond the Magic Bullet: NGO Performance and Accountability in the Post-Cold War World. Kumarian Press.
  9. Hill, M., & Hupe, P. (2009). Implementing Public Policy: Governance in Theory and Practice. SAGE.
  10. Bruner, J. (1996). The Culture of Education. Harvard University Press.
  11. Stone, D. A. (2002). Policy Paradox: The Art of Political Decision Making. W.W. Norton & Company.

Dosen Pengampu

Prof. Dr. Dra. Gunarti Dwi Lestari, M.Si.

Dr. Kartika Rinakit Adhe, S.Pd., M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mengkritisi teori perkembangan anak usia dini menggunakan pendekatan multidisipliner.

  1. 1. Mahasiswa mampu menjelaskan kekuatan dan kelemahan teori perkemban anak usia dini dari perspektif multidisipliner.
  2. 2. Mahasiswa menghasilkan kritik mendalam terhadap minimal dua teori utama PAUD.
Kriteria:
  1. a) Kedalaman analisis teori
  2. b) Relevansi pendekatan
  3. c) Keakuratan referensi.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi panel

Materi: Teori perkembangan anak usia dini, pendekatan multidisipliner.
Pustaka: Piaget, J. (1970). The Child's Conception of the World. Routledge.

Materi: Teori perkembangan anak usia dini, pendekatan multidisipliner.
Pustaka: Vygotsky, L. (1978). Mind in Society.
2%

2

Minggu ke 2

Mengintegrasikan konsep-konsep PAUD dari perspektif psikologi, sosiologi, dan pedagogi untuk menghasilkan sintesis baru dalam pengembangan teori.

  1. 1. Mahasiswa mampu membuat peta konsep yang menghubungkan teori dari psikologi, pedagogi, dan sosiologi dalam konteks PAUD.
  2. 2. Mahasiswa mampu menyusun sintesis dalam bentuk esai atau makalah akademik.
Kriteria:
  1. a)Kelengkapan peta konsep.
  2. b) Kemampuan menjelaskan hubungan antar teori.
  3. c) Kreativitas dalam presentasi konsep

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi Kausus: Analisis artikel riset yang sudah ada.

Materi: Integrasi konsep PAUD, psikologi perkembangan, sosiologi pendidikan, pedagogi PAUD
Pustaka: Berk, L. E. (2013). Child Development. Pearson.

Materi: Integrasi konsep PAUD, psikologi perkembangan, sosiologi pendidikan, pedagogi PAUD
Pustaka: Durkheim, E. (1956). Education and Sociology. Free Press.
3%

3

Minggu ke 3

Mengevaluasi kebijakan PAUD menggunakan model analisis kebijakan publik dan pendekatan empiris.

  1. 1. Mahasiswa mampu merumuskan analisis kritis terhadap kebijakan PAUD berbasis indikator mutu.
  2. 2. Mahasiswa menyusun laporan evaluasi dengan menggunakan data empiris dalam desain.
Kriteria:
  1. a) Kedalaman analisis kebijakan.
  2. b) Ketepatan penggunaan data.
  3. c) kejelasan penyampaian hasil

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Project Based Learning

Materi: Evaluasi kebijakan PAUD, analisis kebijakan publik, pendekatan empiris.
Pustaka: Howlett, M., & Ramesh, M. (2003). Studying Public Policy: Policy Cycles and Policy Subsystems. Oxford.

Materi: Evaluasi kebijakan PAUD, analisis kebijakan p
Pustaka: Heckman, J. J. (2013). Giving Kids a Fair Chance (A Strategy that Works). MIT Press.
2%

4

Minggu ke 4

Menyusun pengembangan konsep PAUD inovatif berbasis pendekatan transdisipliner.

  1. 1. Mahasiswa menghasilkan model konseptual yang inovatif dan relevan untuk PAUD.
  2. 2. Mahasiswa mampu mempresentasikan konsep secara logis dan berdasarkan literatur ilmiah.
Kriteria:
  1. a) Inovasi model yang diajukan.
  2. b) Validitas data pendukung.
  3. c) Kelayakan implementasi model.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi Kelompok

Materi: Pendekatan transdisipliner dalam PAUD, konsep inovatif dalam pendidikan anak usia dini.
Pustaka: Gibbons, M. et al. (1994). The New Production of Knowledge: The Dynamics of Science and Research in Contemporary Societies. SAGE.

Materi: Pendekatan transdisipliner dalam PAUD, konsep inovatif dalam pendidikan anak usia dini.
Pustaka: Ginsburg, H. P., Lee, J. S., & Boyd, J. S. (2008). Mathematics Education for Young Children: What It is and How to Promote It. National Association for the Education of Young Children (NAEYC).
3%

5

Minggu ke 5

Mengkonstruksi kerangka teoritis untuk mengidentifikasi isu-isu utama kebijakan PAUD.

  1. 1. Mahasiswa mampu merancang kerangka teoritis yang terstruktur dan didukung bukti penelitian
  2. 2. Mahasiswa menyajikan analisis yang mengidentifikasi isu utama kebijakan PAUD.
Kriteria:
  1. a) Kompleksitas kerangka teoritis.
  2. b)Relevansi elemen yang dipilih.
  3. c) Keterpaduan penjelasan kerangka.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi Kelompok

Materi: Identifikasi isu-isu utama dalam kebijakan PAUD, kerangka teoritis dalam analisis kebijakan.
Pustaka: Sabatier, P. A. (1999). Theories of the Policy Process. Westview Press.

Materi: Identifikasi isu-isu utama dalam kebijakan PAUD, kerangka teoritis dalam analisis kebijakan.
Pustaka: UNESCO. (2021). Right from the Start: Policies and Practices for Early Childhood Education. UNESCO Publishing.
5%

6

Minggu ke 6

Merancang pendekatan baru untuk menghadapi tantangan kebijakan PAUD berbasis data global dan lokal.

  1. 1. Mahasiswa menghasilkan strategi kebijakan yang inovatif dan realistis berbasis global dan lokal.
  2. 2. Mahasiswa mampu mendukung rancangannya dengan data atau literatur relevan.
Kriteria:
  1. a) Inovasi strategi yang diusulkan.
  2. b) Kesesuaian dengan tantangan kebijakan.
  3. c) Pemanfaatan data yang mendukung.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Project Based Learning

Materi: Tantangan kebijakan PAUD, analisis data global dan lokal, perancangan kebijakan berbasis data.
Pustaka: Edwards, M., & Hulme, D. (1996). Beyond the Magic Bullet: NGO Performance and Accountability in the Post-Cold War World. Kumarian Press.

Materi: tan
Pustaka: OECD. (2021). Starting Strong: Early Childhood Education and Care – International Practices and Challenges. OECD Publishing.
5%

7

Minggu ke 7

Mengembangkan model evaluasi kebijakan PAUD berbasis indikator kualitas layanan tentang kebijakan PAUD berbasis data global dan lokal.

  1. 1. Mahasiswa merancang indikator evaluasi yang terukur, relevan, dan berbasis data.
  2. 2. Mahasiswa mempresentasikan hasil model evaluasi dalam format akademik.
Kriteria:
  1. a) Kelengkapan indikator yang dirancang.
  2. b) Akurasi dalam membangun model evaluasi.
  3. c) Kesesuaian dengan konteks PAUD.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Project Based Learning

Materi: Evaluasi kebijakan PAUD, indikator kualitas layanan PAUD, model evaluasi kebijakan .
Pustaka: Stufflebeam, D. L., & Shinkfield, A. J. (2007). Evaluation Theory, Models, and Applications. Jossey-Bass.

Materi: Evaluasi kebijakan PAUD, indikator kualitas layanan PAUD, model evaluasi kebijakan .
Pustaka: Bowman, B. T., Donovan, M. S., & Burns, M. S. (Eds.). (2001). Eager to Learn: Educating Our Preschoolers. National Academies Press.
5%

8

Minggu ke 8

Ujian Tengah Semester (UTS)

Mahasiswa mampu mengerjakan ujian tengah semester berupa analisis konsep dan kebijakan PAUD berbasis data global dan lokal.

Kriteria:
  1. a) Mahasiswa dapat menunjukkan pemahaman yang mendalam mengenai teori-teori perkembangan anak usia dini dan kebijakan PAUD.
  2. b) Mahasiswa mampu mengintegrasikan berbagai konsep PAUD dari perspektif psikologi, sosiologi, dan pedagogi untuk mengusulkan ide kebijakan baru.
  3. c) Mahasiswa mampu menganalisis kebijakan PAUD dengan menggunakan model analisis kebijakan publik dan pendekatan empiris yang relevan.
  4. d) Mahasiswa mampu menggabungkan temuan dari berbagai disiplin ilmu untuk menghasilkan sintesis baru dalam pengembangan kebijakan PAUD.
  5. e) Mahasiswa dapat menyampaikan hasil analisis dan rekomendasi kebijakan dengan jelas, meyakinkan, dan profesional, baik dalam bentuk tulisan maupun lisan.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Sumatif

10%

9

Minggu ke 9

Analisis kebijakan PAUD tentang pembelajaran mendalam

  1. 1. Mahasiswa menghasilkan dokumen rekomendasi kebijakan yang sistematis dan berorientasi solusi.
  2. 2. Mahasiswa mampu memberikan rekomendasi berbasis bukti untuk perbaikan kebijakan.
Kriteria:
  1. a) Logika strategi yang diajukan.
  2. b) Kedalaman analisis pendukung.
  3. c) Kreativitas dalam solusi.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Project Based Learning

Materi: Perbaikan kebijakan berbasis evaluasi, analisis bukti, pengembangan kebijakan PAUD.
Pustaka: Weiss, C. H. (1998). Evaluation: Methods for Studying Programs and Policies. Prentice Hall.

Materi: Perbaikan kebijakan berbasis evaluasi, analisis bukti, pengembangan kebijakan PAUD.
Pustaka: NAEYC. (2022). Developmentally Appropriate Practice in Early Childhood Programs Serving Children from Birth through Age 8.
2%

10

Minggu ke 10

Analisis kebijakan wajib belajar 13 tahun

  1. 1. Mahasiswa menghasilkan dokumen rekomendasi kebijakan yang sistematis dan berorientasi solusi.
  2. 2. Mahasiswa menyajikan rekomendasi dalam forum diskusi atau seminar akademik.
Kriteria:
  1. a) Logika strategi yang diajukan.
  2. b) Kedalaman analisis pendukung.
  3. c) Keterpaduan elemen dalam strategi

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Problem-Based Learning (PBL)

Materi: Integrasi analisis kebijakan dalam rekomendasi strategis, strategi kebijakan PAUD.
Pustaka: Hill, M., & Hupe, P. (2009). Implementing Public Policy: Governance in Theory and Practice. SAGE.

Materi: Integrasi analisis kebijakan dalam rekomendasi strategis, strategi kebijakan PAUD.
Pustaka: Bredekamp, S. (2014). Effective Practices in Early Childhood Education: Building a Foundation. Pearson Education.
3%

11

Minggu ke 11

Analisis dan Kebijakan Kecerdasan Artificial dan Koding Jenjang PAUD

  1. 1. Mahasiswa menghasilkan rancangan pembelajaran berbasis teori PAUD yang didukung hasil riset.
  2. 2. Mahasiswa mampu memvalidasi rancangan melalui simulasi atau studi kasus.
Kriteria:
  1. a) Inovasi dalam rancangan pembelajaran.
  2. b) Keterpaduan teori dan praktik. Ketepatan u
  3. c) Ketepatan uji simulasi.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Project Based Learning

Materi: Model pembelajaran inovatif dalam PAUD, teori PAUD terkini, kebijakan Pendidikan.
Pustaka: Bruner, J. (1996). The Culture of Education. Harvard University Press.

Materi: Model pembelajaran inovatif dalam PAUD, teori PAUD terkini, kebijakan Pendidikan.
Pustaka: Frost, J. L., Wortham, S. C., & Reifel, S. (2011). Play and Child Development. Pearson.
2%

12

Minggu ke 12

Analisis Kebijakan Tantangan kualitas guru dan lembaga

  1. 1. Mahasiswa menghasilkan rancangan pembelajaran berbasis teori PAUD yang didukung hasil riset.
  2. 2. Mahasiswa mampu memvalidasi rancangan melalui simulasi atau studi kasus.
Kriteria:
  1. a) Inovasi dalam rancangan pembelajaran.
  2. b) Keterpaduan teori dan praktik.
  3. c) Ketepatan uji simulasi.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Project Based Learning

Materi: Model pembelajaran inovatif dalam PAUD, teori PAUD terkini, kebijakan Pendidikan.
Pustaka: Bruner, J. (1996). The Culture of Education. Harvard University Press.

Materi: Model pembelajaran inovatif dalam PAUD, teori PAUD terkini, kebijakan Pendidikan.
Pustaka: Frost, J. L., Wortham, S. C., & Reifel, S. (2011). Play and Child Development. Pearson.
3%

13

Minggu ke 13

Analisis dan Kebijakan akses ke pengasuhan layak dan kondisi kesehatan

1. Mahasiswa menghasilkan laporan rancangan model pembelajaran inovatif berbasis teori PAUD berdasarkan hasil analisis kebijakan terkini.

Kriteria:
  1. a) Kejelasan konsep model pembelajaran berbasis pendekatan transdisipliner.
  2. b) Relevansi dokumen dengan isu PAUD.
  3. c) Ketepatan data dan analisis yang digunakan.
  4. d) Argumentasi rekomendasi yang logis dan berbasis teori.
  5. e) Kemampuan menyampaikan rekomendasi secara sistematis, persuasif, dan di dukung visualisasi menarik.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Problem-Based Learning (PBL)

Materi: Laporan rancangan model pembelajaran inovatif berbasis transdisipliner.
Pustaka: Phelps, C. (2010). Public Policy: An Evolutionary Approach. Wiley-Blackwell.

Materi: Laporan rancangan model pembelajaran inovatif berbasis transdisipliner.
Pustaka: Edwards, C., Gandini, L., & Forman, G. (1998). The Hundred Languages of Children: The Reggio Emilia Experience in Transformation.
5%

14

Minggu ke 14

Analisis dan Kebijakan Akses rendah ke prasekolah dan ketidakmerataan layanan jenjang PAUD

1. Mahasiswa mampu mengkomunikasikan rekomendasi dengan cara yang meyakinkan.

Kriteria:
  1. a) Kejelasan konsep model pembelajaran berbasis pendekatan transdisipliner.
  2. b) Relevansi dokumen dengan isu PAUD.
  3. c) Ketepatan data dan analisis yang digunakan.
  4. d) Argumentasi rekomendasi yang logis dan berbasis teori.
  5. e) Kemampuan menyampaikan rekomendasi secara sistematis, persuasif, dan didukung visualisasi menarik.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Problem-Based Learning (PBL)

Materi: Laporan rancangan model pembelajaran inovatif berbasis transdisipliner.
Pustaka: Phelps, C. (2010). Public Policy: An Evolutionary Approach. Wiley-Blackwell.

Materi: Laporan rancangan model pembelajaran inovatif berbasis transdisipliner.
Pustaka: Edwards, C., Gandini, L., & Forman, G. (1998). The Hundred Languages of Children: The Reggio Emilia Experience in Transformation.
10%

15

Minggu ke 15

Analisis Kebijakan Paradigma Literasi dan Numerasi jenjang PAUD

1. Mahasiswa melakukan desiminasi melalui mimbar ilmiah atau seminar

Kriteria:
  1. a) Kejelasan dan koherensi kerangka analisis berbasis teori terkini dan data empiris.
  2. b) Relevansi kerangka dengan isu kebijakan PAUD
  3. c) Kelengkapan dan ketepatan integrasi temuan dalam laporan.
  4. d) Struktur laporan yang logis, sistematis, dan sesuai dengan format ilmiah.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Problem-Based Learning (PBL)

Materi: Kerangka analisis kebijakan PAUD, integrasi data empiris dan teori.
Pustaka: Stone, D. A. (2002). Policy Paradox: The Art of Political Decision Making. W.W. Norton & Company.

Materi: Kerangka analisis kebijakan PAUD, integrasi data empiris dan teori.
Pustaka: Siraj-Blatchford, I., Sylva, K., Muttock, S., Gilden, R., & Bell, D. (2002). Researching Effective Pedagogy in the Early Years. University of London, Institute of Education.
20%

16

Minggu ke 16

Mendesiminasikan rancangan model pembelajaran inovatif berbasis teori PAUD berdasarkan hasil analisis kebijakan terkini.

1. Mahasiswa melakukan desiminasi melalui mimbar ilmiah atau seminar

Kriteria:
  1. a) Kejelasan dan koherensi kerangka analisis berbasis teori terkini dan data empiris.
  2. b) Relevansi kerangka dengan isu kebijakan PAUD.
  3. c) Kelengkapan dan ketepatan integrasi temuan dalam laporan.
  4. d) Struktur laporan yang logis, sistematis, dan sesuai dengan format ilmiah.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Project-Based Learning

Materi: Penyusunan laporan akademik riset PAUD, mendukung kebijakan PAUD berbasis bukti.
Pustaka: Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE

Materi: Penyusunan laporan akademik riset PAUD, mendukung kebijakan PAUD berbasis bukti.
Pustaka: Woodhead, M., & Moss, P. (Eds.). (2007). Early Childhood and Primary Education: Transitions in the Lives of Young Children. Open University Press.
20%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 79.5%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 20.5%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.