Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Pendidikan
Program Studi S3 Ilmu Pendidikan

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Kajian Model Pendidikan

8800502009

T=2

P=0

ECTS=5.04

1

20 Agustus 2024

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Dr. Rivo Nugroho, S.Pd., M.Pd.




Prof. Dr. Dra. Gunarti Dwi Lestari, M.Si.




GUNARTI DWI LESTARI

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-6

Mengembangkan pemikiran kritis, inovatif, dan visioner dalam memajukan pendidikan nasional dan global.

PLO-8

Menguasai filosofi, teori, metodologi, dan praktik pendidikan mutakhir serta memiliki pemahaman mendalam tentang paradigma penelitian dan analisis sistem dalam kebijakan pendidikan.

PLO-10

Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan seni baru di bidang pendidikan melalui penelitian interdisipliner, memecahkan masalah kompleks dengan pendekatan inovatif, dan memimpin tim multidisipliner dalam proyek penelitian besar sambil mengelola sumber daya dan mengintegrasikan teknologi mutakhir untuk kebijakan pendidikan berbasis bukti.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menganalisis secara kritis berbagai model pendidikan historis dan kontemporer.

PO - 2

Mengevaluasi efektivitas, kelebihan, dan keterbatasan model pendidikan dalam konteks yang beragam.

PO - 3

Mengembangkan sintesis dan adaptasi model pendidikan untuk menjawab tantangan abad ke-21.

PO - 4

Merancang model pendidikan inovatif yang responsif terhadap kebutuhan lokal dan global.

Matrik PLO-PO

 
POPLO-3PLO-6PLO-8PLO-10
PO-1  
PO-2 
PO-3  
PO-4  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Kajian Model Pendidikan dalam program S3 Ilmu Pendidikan menawarkan eksplorasi mendalam dan analisis kritis terhadap berbagai model pendidikan yang telah berkembang secara historis maupun kontemporer. Ruang lingkup mata kuliah ini mencakup investigasi komprehensif terhadap fondasi filosofis, psikologis, dan sosiologis yang mendasari berbagai model pendidikan, mulai dari model tradisional hingga inovasi pedagogis terkini. Mahasiswa akan mengkaji secara sistematis evolusi model-model pendidikan seperti pendidikan progresif, konstruktivisme, pendidikan berbasis kompetensi, problem-based learning, dan model-model kontemporer seperti flipped classroom, blended learning, dan personalized learning. Fokus utama akan diberikan pada analisis komparatif efektivitas, kelebihan, dan keterbatasan setiap model dalam konteks yang beragam, serta pada eksplorasi potensi sintesis dan adaptasi model untuk menjawab tantangan pendidikan abad ke-21. Melalui studi kasus mendalam, simulasi, dan proyek penelitian evaluatif, peserta didik akan mengembangkan kemampuan untuk menganalisis secara kritis implementasi model-model pendidikan, mengevaluasi dampaknya terhadap hasil belajar dan perkembangan peserta didik, serta merancang model pendidikan inovatif yang responsif terhadap kebutuhan lokal dan global. Mata kuliah ini juga akan membahas isu-isu krusial seperti skalabilitas model pendidikan, adaptabilitas lintas budaya, dan integrasi teknologi dalam berbagai model pembelajaran. Penekanan khusus akan diberikan pada pengembangan kerangka analitis yang memungkinkan evaluasi holistik terhadap model pendidikan, meliputi aspek pedagogis, sosial, ekonomi, dan kultural.

Pustaka

Utama :

  1. Holmes, W., Bialik, M., & Fadel, C. (2019). Artificial intelligence in education: Promises and implications for teaching and learning. Center for Curriculum Redesign.
  2. OECD. (2019). Trends shaping education 2019. OECD Publishing.
  3. FitzGerald, E., Jones, A., Kucirkova, N., & Scanlon, E. (2018). A literature synthesis of personalised technology-enhanced learning: What works and why. Research in Learning Technology, 26.
  4. O'Flaherty, J., & Phillips, C. (2015). The use of flipped classrooms in higher education: A scoping review. The Internet and Higher Education, 25, 85-95.
  5. Savery, J. R. (2015). Overview of problem-based learning: Definitions and distinctions. In A. Walker, H. Leary, C. Hmelo-Silver, & P. Ertmer (Eds.), Essential readings in problem-based learning: Exploring and extending the legacy of Howard S. Barrows (pp. 9-15). Purdue University Press.
  6. Gonczi, A. (2013). Competency-based approaches: Linking theory and practice in professional education with particular reference to health education. Educational Philosophy and Theory, 45(12), 1290-1306.
  7. Bonk, C. J., & Graham, C. R. (2012). The handbook of blended learning: Global perspectives, local designs. John Wiley & Sons.
  8. Bergmann, J., & Sams, A. (2012). Flip your classroom: Reach every student in every class every day. International Society for Technology in Education.
  9. Dale H. Schunk. (2012). Learning Theories: An Educational Perspective. Pearson Education, Inc. Allyn & Bacon
  10. Silverman, Jason. & Hoyos, Veronica. (2018). Distance Learning, E-Learning and Blended Learning in Mathematics Education. Internasional Trends in Research and Development. Springer
  11. Salamun, dkk. (2023). Model-model Pembelajaran Inovatif. Yayasan Kita Menulis
  12. Picciano, Anthony G., Dziuban, Charles D., Graham, Charles R. (2014). Blended Learning: Research Perspective. Int Rev Educ
  13. Filmer, D. P., & Rogers, F. H. (2019). World Development Report 2018: Learning to Realize Education's Promise.

Pendukung :

  1. Voogt, J., & Roblin, N. P. (2012). A comparative analysis of international frameworks for 21st century competences: Implications for national curriculum policies. Journal of Curriculum Studies, 44(3), 299-321.
  2. Garrison, D. R., & Vaughan, N. D. (2008). Blended learning in higher education: Framework, principles, and guidelines. John Wiley & Sons.
  3. Hodge, S. (2007). The origins of competency-based training. Australian Journal of Adult Learning, 47(2), 179-209.
  4. Fullan, M. (2007). The new meaning of educational change (4th ed.). Teachers College Press.
  5. Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. John Wiley & Sons.
  6. Lillard, A. S. (2005). Montessori: The science behind the genius. Oxford University Press.
  7. Kozulin, A. (2003). Vygotsky's educational theory in cultural context. Cambridge University Press.

Dosen Pengampu

Prof. Dr. Dra. Gunarti Dwi Lestari, M.Si.

Dr. Nunuk Hariyati, S.Pd., M.Pd.

Dr. Rivo Nugroho, S.Pd., M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu mengidentifikasi model-model pendidikan klasik

  1. Mahasiswa mampu mengabstraksi model pendidikan klasik
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi model-model pendidikan klasik
Kriteria:

Mahasiswa yang aktif bertanya/berdiskusi dan memperhatikan dalam proses perkuliahan mendapatkan poin tambahan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Kuliah interaktif dan diskusi kelompok
100 menit

Materi: Pengantar model pendidikan, Model pendidikan Yunani dan Romawi kuno
Pustaka: Kozulin, A. (2003). Vygotsky's educational theory in cultural context. Cambridge University Press.
3%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu menganalisis model pendidikan abad pertengahan dan renaisans

  1. Mahasiswa mampu mengidentifikasi model pendidikan abad pertengahan
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi model pendidikan abad renaisans
Kriteria:

Rubrik analisis (kedalaman, kontekstualisasi)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Seminar dan presentasi mahasiswa
100

Materi: Model pendidikan skolastik, Model pendidikan humanistik
Pustaka: Lillard, A. S. (2005). Montessori: The science behind the genius. Oxford University Press.
3%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu mengkaji dan mengabstraksi model pendidikan modern awal

Kemampuan mahasiswa dalam menganalisis kritis model pendidikan modern awal

Kriteria:

Rubrik diskusi (kedalaman analisis, kontribusi ide)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Studi kasus dan diskusi kelompok
100 menit

Materi: Model pendidikan Comenius, Rousseau, Pestalozzi
Pustaka: Fullan, M. (2007). The new meaning of educational change (4th ed.). Teachers College Press.
4%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu mengkaji dan mengevaluasi model pendidikan progresif

Kemampuan mahasiswa dalam mengkaji dan mengevaluasi model pendidikan progresif secara kritis

Kriteria:

Rubrik presentasi (analisis kritis, aplikasi kontekstual)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Debat dan presentasi kelompok
100 menit

Materi: Model pendidikan John Dewey, Montessori
Pustaka: Lillard, A. S. (2005). Montessori: The science behind the genius. Oxford University Press.
5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu mengabstraksi dan menganalisis model pendidikan konstruktivis

Kualitas analisis efektivitas model konstruktivis

Kriteria:

Rubrik analisis (kedalaman, aplikasi praktis)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Kuliah tamu/diskusi panel
100 menit

Materi: Model Piaget, Vygotsky, Bruner
Pustaka: Kozulin, A. (2003). Vygotsky's educational theory in cultural context. Cambridge University Press.
5%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu mengabstraksi dan mengevaluasi model pendidikan berbasis kompetensi

Kemampuan evaluasi kritis model berbasis kompetensi

Kriteria:

Rubrik evaluasi (objektivitas, kedalaman analisis)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Simulasi dan role-play
100 menit

Materi: Dasar-dasar pendidikan berbasis kompetensi, Implementasi dan kritik
Pustaka: Gonczi, A. (2013). Competency-based approaches: Linking theory and practice in professional education with particular reference to health education. Educational Philosophy and Theory, 45(12), 1290-1306.
5%

7

Minggu ke 7

Mengkaji model pembelajaran berbasis masalah dan proyek

Kemampuan mengkaji dan mengaplikasikan model PBL dan PjBL

Kriteria:

Rubrik proyek (kreativitas, efektivitas penerapan)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Workshop dan simulasi
100 menit

Materi: Problem-based learning, Project-based learning
Pustaka: Savery, J. R. (2015). Overview of problem-based learning: Definitions and distinctions. In A. Walker, H. Leary, C. Hmelo-Silver, & P. Ertmer (Eds.), Essential readings in problem-based learning: Exploring and extending the legacy of Howard S. Barrows (pp. 9-15). Purdue University Press.
5%

8

Minggu ke 8

UTS

Pemahaman dan aplikasi konsep model pendidikan

Kriteria:

Rubrik ujian (ketepatan, analisis kritis, sintesis)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ujian tertulis
100 menit

Materi: UTS
Pustaka:
15%

9

Minggu ke 9

Menganalisis model pembelajaran terbalik (flipped learning)

Kemampuan analisis dan sintesis model flipped learning

Kriteria:

Rubrik analisis (inovasi, aplikabilitas)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Demonstrasi dan praktik langsung
100

Materi: Konsep flipped learning, Implementasi dan evaluasi
Pustaka: Bergmann, J., & Sams, A. (2012). Flip your classroom: Reach every student in every class every day. International Society for Technology in Education.
5%

10

Minggu ke 10

  1. Mahasiswa mampu Materi: Konsep blended learning, Desain dan implementasi
  2. Mahasiswa mampu mengevaluasi model pembelajaran campuran (blended learning)

Kualitas evaluasi dan desain model blended learning

Kriteria:

Rubrik proyek (kreativitas, efektivitas)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Proyek kelompok dan presentasi
100 menit

Materi: Konsep blended learning, Desain dan implementasi
Pustaka: Bonk, C. J., & Graham, C. R. (2012). The handbook of blended learning: Global perspectives, local designs. John Wiley & Sons.
5%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu mengkaji dan menganalisis model pembelajaran personalisasi

Kemampuan analisis kritis model pembelajaran personalisasi

Kriteria:

Rubrik diskusi (kedalaman analisis, inovasi ide)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Seminar dan diskusi kelompok
100

Materi: Pembelajaran adaptif, AI dalam personalisasi pembelajaran
Pustaka: Holmes, W., Bialik, M., & Fadel, C. (2019). Artificial intelligence in education: Promises and implications for teaching and learning. Center for Curriculum Redesign.
5%

12

Minggu ke 12

Mengembangkan model pembelajaran berbasis keterampilan abad ke-21

Kualitas pengembangan model pembelajaran abad ke-21

Kriteria:

Rubrik proyek (inovasi, aplikabilitas, komprehensif)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Workshop dan presentasi konsep
100 menit

Materi: Framework keterampilan abad ke-21, Integrasi dalam model pembelajaran
Pustaka: Voogt, J., & Roblin, N. P. (2012). A comparative analysis of international frameworks for 21st century competences: Implications for national curriculum policies. Journal of Curriculum Studies, 44(3), 299-321.
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu menganalisis kebutuhan pendidikan kontemporer lokal dan global

Kualitas analisis kebutuhan pendidikan

Kriteria:

Rubrik penelitian (kedalaman, relevansi)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Penelitian lapangan dan presentasi
100 menit

Materi: Analisis tren pendidikan global, Identifikasi kebutuhan lokal
Pustaka: OECD. (2019). Trends shaping education 2019. OECD Publishing.
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu mengembangkan kerangka konseptual model pendidikan inovatif

Kualitas kerangka konseptual model pendidikan

Kriteria:

Rubrik desain (inovasi, kelayakan, dampak)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Design thinking workshop
100 menit

Materi: Desain thinking dalam pengembangan model pendidikan
Pustaka: Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. John Wiley & Sons.
5%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu menyusun proposal model pendidikan inovatif

Kualitas proposal model pendidikan inovatif

Kriteria:

Rubrik proposal (originalitas, kelayakan, potensi dampak)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Penulisan proposal dan peer review
100 menit

Materi: Struktur proposal model pendidikan, Strategi implementasi
Pustaka: Fullan, M. (2007). The new meaning of educational change (4th ed.). Teachers College Press.
5%

16

Minggu ke 16

UAS

Kemampuan mempresentasikan dan mempertahankan model pendidikan inovatif

Kriteria:

Rubrik presentasi (konten, inovasi, argumentasi)


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Presentasi proposal model pendidikan inovatif
100 menit

Materi: UAS
Pustaka:
20%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 63%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 15%
3. Praktik / Unjuk Kerja 22%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.