Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Pendidikan
Program Studi S3 Bimbingan Konseling

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Kajian Konseling Individual

8600103009

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=4

P=0

ECTS=10.08

2

11 Januari 2025

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Dr. Ari Khusumadewi, S.Pd., M.Pd.




Prof. Dr. Moch. Nursalim, M.Si.




NAJLATUN NAQIYAH

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-6

Menguasai metodologi penelitian yang terkait keilmuan sosial dan perilaku psikologi khususnya bimbingan dan konseling

PLO-7

Mampu menemukan dan mengembangkan teori/konsepsi/gagasan ilmiah baru dan berkonstribusi pada pengembangan/pengalaman ilmu pengetahuan dan/atau teknologi

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menerapkan teori dan konsep dasar konseling dalam merancang intervensi untuk kasus individu dalam konteks pendidikan dan komunitas (C3)

PO - 2

Menganalisis studi kasus dalam konseling individu untuk mengidentifikasi masalah dan kebutuhan klien secara sistematis (C4)

PO - 3

Mengevaluasi efektivitas teknik dan pendekatan konseling yang digunakan dalam studi kasus nyata (C5)

PO - 4

Menciptakan model intervensi konseling yang inovatif berdasarkan analisis kebutuhan klien dan teori konseling yang relevan (C6)

PO - 5

Menerapkan keterampilan konseling lanjutan dalam simulasi konseling untuk mengatasi masalah klien secara efektif (C3)

PO - 6

Menganalisis dan mengkritisi literatur terkini dalam konseling individu untuk mendukung praktik berbasis bukti (C4)

PO - 7

Mengevaluasi dampak intervensi konseling terhadap perkembangan psikologis dan sosial klien (C5)

PO - 8

Menciptakan alat ukur atau metode penilaian baru untuk mengevaluasi proses dan hasil konseling individu (C6)

PO - 9

Menerapkan prinsip etika dan profesionalisme dalam merancang dan melaksanakan konseling individu (C3)

PO - 10

Menganalisis peran konselor dalam menghadapi tantangan etis dan profesional dalam praktik konseling individu (C4)

Matrik PLO-PO

 
POPLO-6PLO-7
PO-1 
PO-2 
PO-3 
PO-4
PO-5 
PO-6 
PO-7 
PO-8 
PO-9 
PO-10 

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6
PO-7
PO-8
PO-9
PO-10

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Kajian Konseling Individual pada jenjang S3 program studi Bimbingan Konseling bertujuan untuk mendalami konsep, teori, dan praktik konseling individual secara mendalam. Mata kuliah ini membahas berbagai pendekatan konseling individual, teknik intervensi, asesmen, dan strategi dalam membantu individu mengatasi masalah psikologis dan emosional. Ruang lingkupnya meliputi studi kasus, simulasi sesi konseling, etika konseling, serta penelitian terkait konseling individual.

Pustaka

Utama :

  1. Jess Feist & Gregory J. Feist. Theories of Personality

Pendukung :

  1. Dini Rakhmawati. 2005. Model-model pendekatan konseling. Universitas negeri semarang
  2. Taufik. 2014. Model-model konseling. Universitas negeri padang.

Dosen Pengampu

Prof. Dr. Mochamad Nursalim, M.Si.

Dr. Denok Setiawati, M.Pd., Kons.

Dr. Evi Winingsih, S.Pd., M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan teori dan konsep dasar konseling dalam merancang intervensi yang tepat untuk kasus individu dalam konteks pendidikan dan komunitas.

  1. Pemahaman teori konseling
  2. Kemampuan merancang intervensi
  3. Penerapan konsep dasar konseling
Kriteria:

Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80%


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Pembelajaran Berbasis Masalah.
3 x 50
Diskusi daring tentang penerapan teori konseling dalam kasus individu, Membuat portofolio intervensi konseling untuk kasus simulasi
3 x 50
Materi: Teori Konseling, Konsep Dasar Konseling, Intervensi Konseling
Pustaka: Handbook Perkuliahan

Materi: Teori Konseling, Konsep Dasar Konseling, Intervensi Konseling
Pustaka: Jess Feist & Gregory J. Feist. Theories of Personality
5%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan teori dan konsep dasar konseling dalam merancang intervensi yang tepat untuk kasus individu dalam konteks pendidikan dan komunitas.

  1. Pemahaman teori konseling
  2. Kemampuan merancang intervensi
  3. Penerapan konsep dasar konseling
Kriteria:

Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80%


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Pembelajaran Berbasis Masalah.
3 x 50
Diskusi daring tentang penerapan teori konseling dalam kasus individu, Membuat portofolio intervensi konseling untuk kasus simulasi
3 x 50
Materi: Teori Konseling, Konsep Dasar Konseling, Intervensi Konseling
Pustaka: Jess Feist & Gregory J. Feist. Theories of Personality
7%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu menganalisis studi kasus dalam konseling individu untuk mengidentifikasi masalah dan kebutuhan klien secara sistematis.

  1. Analisis masalah klien
  2. Identifikasi kebutuhan klien
  3. Kemampuan sistematis dalam analisis studi kasus
Kriteria:

Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80%


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Diskusi kelompok dan studi kasus.
3 x 50
Diskusi daring tentang analisis studi kasus yang diberikan
3 x 50
Materi: Pengenalan studi kasus dalam konseling individu, Teknik analisis masalah klien, Strategi identifikasi kebutuhan klien
Pustaka: undefined

Materi: Pengenalan studi kasus dalam konseling individu, Teknik analisis masalah klien, Strategi identifikasi kebutuhan klien
Pustaka: Taufik. 2014. Model-model konseling. Universitas negeri padang.
6%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis studi kasus dalam konseling individu dengan baik untuk mengidentifikasi masalah dan kebutuhan klien secara sistematis.

  1. Analisis studi kasus konseling individu
  2. Identifikasi masalah klien
  3. Identifikasi kebutuhan klien
Kriteria:

Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80%


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Diskusi kelompok dan studi kasus.
3 x 50
Diskusi online tentang analisis studi kasus konseling individu
3 x 50
Materi: Pengenalan studi kasus konseling individu, Teknik analisis studi kasus, Identifikasi masalah dan kebutuhan klien
Pustaka: Taufik. 2014. Model-model konseling. Universitas negeri padang.
6%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa diharapkan mampu mengevaluasi dengan kritis efektivitas teknik dan pendekatan konseling yang digunakan dalam studi kasus nyata.

  1. Analisis teknik konseling
  2. Evaluasi pendekatan konseling
  3. Rekomendasi perbaikan teknik konseling

Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
Diskusi kelompok, studi kasus, role play.
3 x 50
Diskusi daring tentang studi kasus konseling yang diberikan
3 x 50
Materi: Pengenalan studi kasus konseling, Teknik konseling yang efektif, Pendekatan konseling yang beragam, Evaluasi efektivitas konseling
Pustaka: Handbook Perkuliahan

Materi: Pengenalan studi kasus konseling, Teknik konseling yang efektif, Pendekatan konseling yang beragam, Evaluasi efektivitas konseling
Pustaka: Jess Feist & Gregory J. Feist. Theories of Personality
6%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa diharapkan mampu mengevaluasi teknik dan pendekatan konseling yang digunakan dalam studi kasus nyata dengan kritis dan objektif.

  1. Kemampuan analisis teknik konseling
  2. Kemampuan evaluasi pendekatan konseling
  3. Kemampuan memberikan rekomendasi perbaikan
Kriteria:

Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80%


Bentuk Penilaian :
Tes
Diskusi kelompok, studi kasus, role play.
3 x 50
Diskusi daring tentang studi kasus konseling yang diberikan dengan analisis teknik dan pendekatan konseling yang digunakan.
3 x 50
Materi: Pengenalan studi kasus konseling, Teknik konseling yang efektif, Pendekatan konseling yang beragam
Pustaka: Handbook Perkuliahan

Materi: Pengenalan studi kasus konseling, Teknik konseling yang efektif, Pendekatan konseling yang beragam
Pustaka: Taufik. 2014. Model-model konseling. Universitas negeri padang.
7%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa diharapkan mampu menciptakan model intervensi konseling yang inovatif berdasarkan analisis kebutuhan klien dan teori konseling yang relevan.

  1. Kemampuan menganalisis kebutuhan klien
  2. Kemampuan mengaplikasikan teori konseling yang relevan
  3. Kreativitas dalam merancang model intervensi konseling
Kriteria:

Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80%


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Pembelajaran berbasis masalah.
3 x 50
Diskusi daring tentang analisis kebutuhan klien dan penerapan teori konseling dalam kasus studi yang diberikan.
3 x 50
Materi: Analisis kebutuhan klien, Teori konseling yang relevan, Pengembangan model intervensi konseling
Pustaka: Dini Rakhmawati. 2005. Model-model pendekatan konseling. Universitas negeri semarang
7%

8

Minggu ke 8

UTS

  1. analisis efektivitas teknik konseling
  2. evaluasi pendekatan konseling
  3. identifikasi keberhasilan dan kekurangan
Kriteria:

Didasarkan pada rubrik penilaian yang telah dibuat oleh dosen pengampu


Bentuk Penilaian :
Tes
Diskusi kelompok, studi kasus, role play.
3 x 50
Diskusi daring tentang studi kasus konseling nyata
3 x 50
Materi: Pengenalan evaluasi teknik konseling, Studi kasus konseling nyata, Analisis efektivitas pendekatan konseling
Pustaka: Jess Feist & Gregory J. Feist. Theories of Personality
6%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan menciptakan model intervensi konseling yang inovatif berdasarkan analisis kebutuhan klien dan teori konseling yang relevan.

  1. Analisis kebutuhan klien
  2. Penerapan teori konseling
  3. Kreativitas dalam merancang intervensi
Kriteria:

ketepatan dan kesesuaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes
Pembelajaran berbasis masalah.
3 x 50
Diskusi daring tentang analisis kebutuhan klien dan penerapan teori konseling
3 x 50
Materi: Analisis kebutuhan klien, Teori konseling yang relevan, Pengembangan model intervensi konseling
Pustaka: Dini Rakhmawati. 2005. Model-model pendekatan konseling. Universitas negeri semarang
6%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan menciptakan model intervensi konseling yang inovatif berdasarkan analisis kebutuhan klien dan teori konseling yang relevan.

  1. Analisis kebutuhan klien
  2. Penerapan teori konseling
  3. Kreativitas dalam merancang intervensi
Kriteria:

ketepatan dan kesesuaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes
Pembelajaran berbasis masalah.
3 x 50
Diskusi daring tentang analisis kebutuhan klien dan penerapan teori konseling
3 x 50
Materi: Analisis kebutuhan klien, Teori konseling yang relevan, Pengembangan model intervensi konseling
Pustaka: Dini Rakhmawati. 2005. Model-model pendekatan konseling. Universitas negeri semarang
6%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan mengkritisi literatur terkini dalam konseling individu serta menerapkan pemahaman tersebut dalam praktik konseling berbasis bukti.

  1. Kemampuan mengidentifikasi literatur terkini dalam konseling individu
  2. Kemampuan menganalisis dan menyimpulkan informasi dari literatur terkini
  3. Kemampuan mengkritisi kekurangan atau kelebihan dari literatur terkini
Kriteria:

Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80%


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Diskusi kelompok dan presentasi individu.
3 x 50
Diskusi daring tentang analisis literatur terkini dalam konseling individu
3 x 50
Materi: Pengenalan literatur terkini dalam konseling individu, Teknik analisis literatur, Kritik literatur dalam konteks praktik konseling
Pustaka: Taufik. 2014. Model-model konseling. Universitas negeri padang.
7%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan mengkritisi literatur terkini dalam konseling individu serta menerapkan pemahaman tersebut dalam praktik konseling berbasis bukti.

  1. Kemampuan mengidentifikasi literatur terkini dalam konseling individu
  2. Kemampuan menganalisis dan menyimpulkan informasi dari literatur terkini
  3. Kemampuan mengkritisi kekurangan atau kelebihan dari literatur terkini
Kriteria:

Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80%


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Diskusi kelompok dan presentasi individu.
3 x 50
Diskusi daring tentang analisis literatur terkini dalam konseling individu
3 x 50
Materi: Pengenalan literatur terkini dalam konseling individu, Teknik analisis literatur, Kritik literatur dalam konteks praktik konseling
Pustaka: Taufik. 2014. Model-model konseling. Universitas negeri padang.
7%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa diharapkan mampu menciptakan alat ukur atau metode penilaian baru yang inovatif dan efektif dalam mengevaluasi proses dan hasil konseling individu.

  1. Kemampuan merancang alat ukur konseling
  2. Kemampuan mengidentifikasi parameter penilaian yang relevan
  3. Kemampuan menyusun metode penilaian yang valid dan reliabel
Kriteria:

Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80%


Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
Pembelajaran berbasis proyek.
3 x 50
Diskusi daring tentang konsep alat ukur konseling yang telah dipelajari
3 x 50
Materi: Teori-teori pengukuran dalam konseling, Langkah-langkah pengembangan alat ukur konseling, Prinsip-prinsip validitas dan reliabilitas dalam penilaian
Pustaka: Dini Rakhmawati. 2005. Model-model pendekatan konseling. Universitas negeri semarang
6%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa diharapkan mampu menciptakan alat ukur atau metode penilaian baru yang inovatif dan efektif dalam mengevaluasi proses dan hasil konseling individu.

  1. Kemampuan merancang alat ukur konseling
  2. Kemampuan mengidentifikasi parameter penilaian yang relevan
  3. Kemampuan menyusun metode penilaian yang valid dan reliabel
Kriteria:

Keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80%


Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
Pembelajaran berbasis proyek.
3 x 50
Diskusi daring tentang konsep alat ukur konseling yang telah dipelajari
3 x 50
Materi: Teori-teori pengukuran dalam konseling, Langkah-langkah pengembangan alat ukur konseling, Prinsip-prinsip validitas dan reliabilitas dalam penilaian
Pustaka: Dini Rakhmawati. 2005. Model-model pendekatan konseling. Universitas negeri semarang
6%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis peran konselor dalam menghadapi tantangan etis dan profesional dalam praktik konseling individu.

Analisis peran konselor dalam menghadapi tantangan etis dan profesional


Bentuk Penilaian :
Tes
Diskusi kelompok dan studi kasus.
3 x 50
Diskusi daring tentang studi kasus terkait peran konselor dalam menghadapi tantangan etis dan profesional
3 x 50
Materi: Tantangan Etis dalam Konseling Individu, Tantangan Profesional dalam Konseling Individu, Peran Konselor dalam Mengatasi Tantangan Etis dan Profesional
Pustaka: Jess Feist & Gregory J. Feist. Theories of Personality
6%

16

Minggu ke 16

UAS

Analisis peran konselor dalam menghadapi tantangan etis dan profesional


Bentuk Penilaian :
Tes
Diskusi kelompok dan studi kasus.
3 x 50
Diskusi daring tentang studi kasus terkait peran konselor dalam menghadapi tantangan etis dan profesional
3 x 50
Materi: Tantangan Etis dalam Konseling Individu, Tantangan Profesional dalam Konseling Individu, Peran Konselor dalam Mengatasi Tantangan Etis dan Profesional
Pustaka: Jess Feist & Gregory J. Feist. Theories of Personality
6%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 12%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 14.5%
3. Penilaian Portofolio 44.5%
4. Tes 29%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.