Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Keolahragaan Dan Kesehatan
Program Studi S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Analisis Performa Atlet Cabang Olahraga Aquatic

8520206712

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=2

ECTS=6.36

5

24 Januari 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




.......................................




.......................................




MUHAMMAD

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-4

Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.

PLO-7

Mampu mengidentifikasi dan mengevaluasi peluang bisnis dalam industri olahraga, serta mengembangkan ide-ide bisnis yang inovatif.

PLO-11

Menguasai konsep, teoritis dan praktis bidang kepelatihan dan kependidikan olahraga

PLO-13

Mampu melatih teknik, fisik, taktik, dan mental dalam bidang olahraga

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menerapkan prinsip-prinsip biomekanika dan fisiologi olahraga dalam menganalisis teknik renang, polo air, loncat indah, dan renang indah (C3)

PO - 2

Menganalisis data performa atlet aquatic (seperti waktu, kecepatan, daya, dan efisiensi teknik) untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan (C4)

PO - 3

Mengevaluasi efektivitas program latihan teknik, fisik, taktik, dan mental berdasarkan hasil analisis performa atlet aquatic (C5)

PO - 4

Menciptakan model atau protokol analisis performa yang spesifik untuk cabang olahraga aquatic (renang, polo air, loncat indah, renang indah) (C6)

PO - 5

Menerapkan teknologi dan alat analisis (seperti video analisis, sensor wearable, software analisis data) untuk mengukur performa atlet aquatic (C3)

PO - 6

Menganalisis hubungan antara aspek fisik, teknik, taktik, dan mental dalam menentukan performa optimal atlet aquatic (C4)

PO - 7

Mengevaluasi peluang pengembangan bisnis atau layanan jasa analisis performa di industri olahraga aquatic (C5)

PO - 8

Menciptakan laporan atau presentasi analisis performa yang komprehensif dan dapat ditindaklanjuti untuk atlet dan pelatih aquatic (C6)

PO - 9

Menerapkan metode kolaboratif dalam berdiskusi dan merefleksikan hasil analisis performa dengan atlet, pelatih, dan tim pendukung (C3)

PO - 10

Menciptakan program monitoring dan evaluasi performa yang inovatif dan berkelanjutan untuk atlet aquatic (C6)

Matrik PLO-PO

 
POPLO-4PLO-7PLO-11PLO-13
PO-1   
PO-2  
PO-3   
PO-4   
PO-5  
PO-6  
PO-7   
PO-8   
PO-9   
PO-10  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6
PO-7
PO-8
PO-9
PO-10

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Analisis Performa Atlet Cabang Olahraga Aquatic merupakan mata kuliah yang dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada mahasiswa dalam menganalisis performa atlet pada cabang olahraga renang. Isi mata kuliah mencakup prinsip-prinsip biomekanika terapan di lingkungan air, metode pengukuran dan evaluasi parameter performa (seperti kecepatan, daya, teknik, dan efisiensi gerak), serta penggunaan teknologi dan perangkat lunak untuk analisis data. Tujuan utama mata kuliah ini adalah agar mahasiswa mampu mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan performa atlet, merancang program latihan berbasis bukti, dan memberikan rekomendasi perbaikan teknik yang spesifik untuk meningkatkan prestasi. Ruang lingkup pembahasan meliputi analisis kualitatif dan kuantitatif, studi kasus performa atlet elite, integrasi data fisiologis dan biomekanik, serta etika dalam pengumpulan dan penggunaan data atlet.

Pustaka

Utama :

  1. ramono, Bayu Agung, Mustar, Y. S., Sumartiningsih, S., Marsudi, I., Hariyanto, A., Sidik, M. A., & Kusuma, I. D. M. A. W. (2023). Analysis of Reaction Time, Split Time and Final Time Swimming Athletes in the Olympic Games on 2008-2021. Physical Education Theory and Methodology, 23(3), 346–352. https://doi.org/10.17309/tmfv.2023.3.05
  2. Hannula, D., & Thornton, N. (2001). The swim coaching bible.

Pendukung :

Dosen Pengampu

Prof.Dr. Imam Marsudi, M.Si.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa diharapkan dapat mengidentifikasi dan menjelaskan komponen biomekanika dan fisiologi dalam teknik olahraga air, serta menerapkannya untuk menganalisis efisiensi dan efektivitas gerakan atlet.

  1. Mengidentifikasi prinsip biomekanika (gaya, torsi, stabilitas) yang bekerja pada teknik renang gaya bebas.
  2. Menjelaskan sistem energi yang dominan digunakan dalam pertandingan polo air.
  3. Menerapkan konsep fisiologi (seperti VO2 max, denyut jantung) untuk menganalisis daya tahan atlet renang jarak menengah.
  4. Menganalisis penerapan prinsip rotasi dan momentum dalam teknik loncat indah.
  5. Mengidentifikasi aspek biomekanika untuk menilai sinkronisasi dan estetika dalam renang indah.
Kriteria:

5


Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
Ceramah interaktif, studi kasus video analisis, diskusi kelompok, dan demonstrasi konsep..
Analisis Video Singkat, Mahasiswa diminta untuk mencari atau menggunakan video yang disediakan (dari kata kunci yang diberikan) yang menampilkan teknik dalam salah satu cabang olahraga air. Kemudian, mahasiswa membuat laporan singkat (200-300 kata) yang menerapkan minimal satu prinsip biomekanika dan satu aspek fisiologi untuk menganalisis gerakan yang diamati. Tugas dikumpulkan melalui forum diskusi di LMS untuk mendapatkan umpan balik dari dosen dan rekan.
Materi: Review prinsip dasar biomekanika olahraga (kinematika, kinetika)., Review prinsip dasar fisiologi olahraga (sistem energi, respons tubuh terhadap latihan)., Analisis teknik dasar renang (gaya bebas, punggung, dada, kupu-kupu)., Analisis teknik dasar dan tuntutan fisiologi dalam polo air., Analisis teknik dasar loncat indah (ancang-ancang, tolakan, sikap di udara, masuk air)., Analisis teknik dasar dan komposisi gerakan dalam renang indah.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

2

Minggu ke 2

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa diharapkan dapat: 1) Mengidentifikasi parameter kunci performa atlet aquatic dari data yang diberikan; 2) Menganalisis hubungan antar parameter (waktu, kecepatan, daya, efisiensi) untuk menilai performa; 3) Menginterpretasikan hasil analisis untuk menentukan area kekuatan dan kelemahan atlet; 4) Menyusun simpulan analitis berdasarkan data.

  1. Kemampuan mengolah data performa (waktu, kecepatan, daya) menjadi informasi yang bermakna.
  2. Ketepatan dalam mengidentifikasi pola atau anomali dalam data performa atlet.
  3. Kualitas interpretasi data untuk membedakan antara aspek kekuatan dan kelemahan performa.
  4. Kesesuaian kesimpulan yang diambil dengan bukti data yang dianalisis.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum, Tes
Ceramah interaktif, studi kasus berbasis data, diskusi kelompok terpandu, dan demonstrasi analisis menggunakan software/spreadsheet..
Analisis data performa atlet aquatic dari dataset yang disediakan (format spreadsheet) dan buat laporan singkat berisi identifikasi 3 kekuatan dan 3 kelemahan utama beserta justifikasi datanya.
Materi: Konsep dasar parameter performa aquatic: waktu, kecepatan, daya (power), dan efisiensi teknik., Teknik pengolahan dan visualisasi data performa atlet., Metode analisis komparatif dan tren untuk identifikasi kekuatan & kelemahan., Studi kasus analisis data performa atlet renang, polo air, atau loncat indah.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

3

Minggu ke 3

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa diharapkan dapat: 1) Mengolah data kuantitatif performa atlet aquatic, 2) Menginterpretasikan hasil analisis data terhadap parameter performa, 3) Mengidentifikasi aspek kekuatan dan kelemahan atlet berdasarkan data yang dianalisis.

  1. Keakuratan dalam mengolah dan membersihkan data performa atlet (waktu, kecepatan, daya, efisiensi teknik).
  2. Ketepatan dalam memilih dan menerapkan metode analisis data yang sesuai untuk parameter performa aquatic.
  3. Kedalaman interpretasi hasil analisis untuk mengidentifikasi pola kekuatan dan kelemahan atlet.
  4. Kejelasan dalam menyajikan temuan analisis dan rekomendasi awal untuk perbaikan performa.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
Ceramah interaktif, demonstrasi analisis data, studi kasus berbasis data riil/ simulasi, diskusi kelompok terpimpin, dan praktikum analisis data menggunakan software (misalnya spreadsheet atau software statistik sederhana)..
1, Analisis studi kasus berbasis data. Mahasiswa diberikan dataset performa atlet aquatic (misalnya, data waktu split dan stroke rate dari beberapa seri renang). Mereka diminta untuk: 1) Mengolah dan memvisualisasikan data, 2) Menganalisis dan menginterpretasi data tersebut, 3) Menuliskan laporan singkat yang mengidentifikasi 2 titik kekuatan dan 2 titik kelemahan atlet beserta alasannya berdasarkan data.
Materi: Konsep dan sumber data performa atlet aquatic (waktu tempuh, split time, kecepatan, stroke rate, stroke length, daya dorong, efisiensi teknik)., Teknik dasar pengolahan dan visualisasi data performa (pembersihan data, grafik trend, perbandingan)., Metode analisis untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan (analisis komparatif terhadap target/standar, analisis konsistensi, identifikasi outlier)., Studi kasus: Analisis data sesi latihan atau pertandingan atlet renang, polo air, atau loncat indah.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa dapat menilai dan menyimpulkan tingkat keberhasilan program latihan secara komprehensif (teknik, fisik, taktik, mental) berdasarkan data analisis performa atlet aquatic, serta memberikan rekomendasi perbaikan berbasis bukti.

  1. Mampu mengidentifikasi kesenjangan antara target dan capaian performa pada aspek teknik, fisik, taktik, dan mental.
  2. Mampu menganalisis korelasi antara program latihan yang diterapkan dengan perubahan performa atlet.
  3. Mampu menyusun laporan evaluasi yang berisi simpulan efektivitas program dan rekomendasi perbaikan yang spesifik dan terukur.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Studi Kasus, Diskusi Terpimpin (Guided Discussion), Presentasi dan Review, Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL)..

Materi: Konsep dan Prinsip Evaluasi Program Latihan Olahraga, Indikator Keberhasilan Program Latihan (Teknik, Fisik, Taktik, Mental), Teknik Penyusunan Laporan Evaluasi dan Rekomendasi, Studi Kasus: Evaluasi Program Latihan Atlet Renang/Polo Air/Selancar/Selam
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

5

Minggu ke 5

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa diharapkan mampu: 1) Mengidentifikasi komponen-komponen kunci performa atlet dalam cabang olahraga aquatic pilihan; 2) Merancang model atau protokol analisis performa yang koheren, spesifik, dan aplikatif; 3) Menyusun panduan implementasi dan evaluasi untuk protokol yang dibuat.

  1. Kesesuaian dan kelengkapan komponen analisis dengan karakteristik cabang olahraga aquatic yang dipilih.
  2. Keaslian dan inovasi dalam desain model atau protokol analisis.
  3. Kejelasan dan sistematika penyusunan protokol (tujuan, alat, prosedur, parameter, interpretasi).
  4. Kelayakan dan aplikabilitas protokol dalam konteks pelatihan atau kompetisi nyata.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Project-Based Learning, Diskusi Kelompok Terpumpun, Presentasi dan Kritik Konstruktif, Studi Kasus..
Perancangan Protokol Analisis (Project), Mahasiswa secara individu atau berkelompok kecil (maks 3 orang) diminta untuk memilih satu cabang olahraga aquatic dan merancang sebuah protokol analisis performa yang lengkap. Protokol harus mencakup: latar belakang, tujuan analisis, alat/piranti yang dibutuhkan (software/hardware), prosedur pengambilan data, parameter/indikator yang diukur, metode analisis data, dan contoh interpretasi hasil. Dokumen protokol dikumpulkan melalui LMS dalam format PDF.
Materi: Prinsip-prinsip perancangan model analisis performa olahraga., Karakteristik teknis, taktis, dan fisiologis cabang olahraga aquatic (renang, polo air, loncat indah, renang indah)., Komponen-komponen kunci performa (fisik, teknik, taktik, mental) pada masing-masing cabang., Teknik dan alat pengukuran serta analisis data performa di lingkungan aquatic., Struktur dan format penyusunan protokol analisis yang efektif.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa dapat mengoperasikan alat analisis teknologi, mengumpulkan data performa atlet aquatic, dan menginterpretasikan hasil analisis untuk memberikan rekomendasi peningkatan performa.

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip kerja dan fungsi dari minimal dua jenis teknologi analisis performa (video analisis dan sensor wearable).
  2. Mahasiswa mampu mendemonstrasikan penggunaan software analisis data untuk memproses data performa atlet aquatic.
  3. Mahasiswa mampu menganalisis data hasil pengukuran dan mengidentifikasi aspek performa yang perlu ditingkatkan.
  4. Mahasiswa mampu menyusun laporan analisis sederhana berdasarkan data yang diperoleh dari alat teknologi.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum, Praktik / Unjuk Kerja
Ceramah interaktif, demonstrasi alat, praktikum berkelompok, diskusi kasus, dan penugasan proyek kecil..
Analisis Video dan Laporan, Mahasiswa diberikan video rekaman performa atlet aquatic (renang) melalui LMS. Tugas mahasiswa adalah menganalisis video tersebut menggunakan prinsip-prinsip video analisis yang dipelajari, mengidentifikasi minimal dua aspek teknik yang dapat ditingkatkan, dan menyusun laporan analisis singkat yang berisi temuan dan rekomendasi. Mahasiswa dapat menggunakan software analisis gratis (seperti Kinovea) atau fitur analisis dasar pada pemutar video.
Materi: Konsep dasar teknologi analisis performa olahraga: video analisis, sensor wearable (IMU, GPS aquatic), dan software analisis data., Prosedur pengambilan data performa atlet aquatic menggunakan teknologi (contoh: analisis gaya renang, start, dan turnaround)., Teknik pengolahan dan interpretasi data menggunakan software (contoh: Kinovea, Dartfish, atau tools sederhana)., Studi kasus penerapan teknologi analisis pada atlet renang, polo air, atau loncat indah., Etika dan batasan dalam penggunaan teknologi untuk analisis performa atlet.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

7

Minggu ke 7

Setelah mengikuti pertemuan ini, mahasiswa diharapkan dapat: 1) Mengidentifikasi berbagai teknologi dan alat analisis yang relevan untuk cabang olahraga aquatic; 2) Menerapkan prosedur penggunaan alat analisis (video, sensor, software) dalam konteks pengukuran performa atlet; 3) Menganalisis data yang dihasilkan dari alat untuk mengevaluasi performa atlet aquatic.

  1. Mahasiswa dapat menjelaskan prinsip kerja dan fungsi dari minimal dua jenis teknologi analisis (video analisis, sensor wearable, atau software analisis data) untuk olahraga aquatic.
  2. Mahasiswa dapat mendemonstrasikan penggunaan salah satu alat analisis (misalnya software video analisis dasar) untuk mengukur parameter performa atlet aquatic (seperti kecepatan, teknik start/turn, atau efisiensi gerakan).
  3. Mahasiswa dapat menginterpretasikan data hasil pengukuran dari alat analisis untuk memberikan rekomendasi perbaikan performa yang spesifik.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Ceramah interaktif, demonstrasi alat, praktikum berkelompok, diskusi kasus berbasis data..
Analisis Video Mandiri, Mahasiswa diberikan klip video teknik renang (misalnya start atau gaya bebas). Menggunakan software analisis video gratis (seperti Kinovea) atau fitur analisis pada smartphone, mahasiswa diminta untuk: 1) Mengukur waktu fase gerakan tertentu; 2) Menganalisis sudut sendi pada titik kunci (jika memungkinkan); 3) Menuliskan laporan singkat berisi temuan analisis dan satu rekomendasi perbaikan teknik berdasarkan data yang diperoleh.
Materi: Konsep dasar analisis performa menggunakan teknologi: video analisis, sensor wearable (IMU, GPS aquatic), dan software analisis data., Studi kasus penerapan teknologi analisis pada cabang olahraga aquatic (renang, polo air, loncat indah, renang indah)., Praktik penggunaan software analisis video (contoh: Kinovea, Dartfish, atau Coach's Eye) untuk menganalisis teknik renang., Interpretasi data kuantitatif (kecepatan, waktu reaksi, sudut sendi) dan kualitatif (teknik) dari hasil analisis.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

8

Minggu ke 8

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa diharapkan mampu: 1) Mengidentifikasi peluang bisnis dan layanan jasa analisis performa di industri olahraga aquatic; 2) Menganalisis kebutuhan pasar dan stakeholder potensial; 3) Mengevaluasi kelayakan dan keberlanjutan suatu model bisnis atau layanan jasa; 4) Merancang proposal pengembangan bisnis atau layanan jasa analisis performa yang inovatif dan aplikatif.

  1. Kemampuan mengidentifikasi dan memetakan peluang bisnis di industri olahraga aquatic
  2. Kemampuan menganalisis kebutuhan pasar dan profil klien potensial (klub, atlet, federasi)
  3. Kemampuan mengevaluasi aspek teknis, finansial, dan operasional dari sebuah model layanan jasa
  4. Kemampuan merancang proposal bisnis atau layanan jasa yang kreatif, realistis, dan berkelanjutan
Kriteria:

5


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan brainstorming..

Materi: Landscape industri olahraga aquatic: klub, kompetisi, atlet, dan stakeholder, Kebutuhan akan layanan analisis performa: dari level amatir hingga profesional, Model bisnis layanan jasa di bidang olahraga dan kebugaran, Analisis SWOT untuk peluang bisnis analisis performa aquatic, Komponen proposal bisnis: visi-misi, analisis pasar, strategi pemasaran, struktur operasional, proyeksi keuangan, Studi kasus: startup atau perusahaan yang sukses di bidang sport science atau analisis olahraga
Pustaka: Handbook Perkuliahan
0%

9

Minggu ke 9

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa diharapkan dapat: 1) Mengidentifikasi indikator kunci dari aspek fisik, teknik, taktik, dan mental pada atlet aquatic; 2) Menganalisis interaksi dan saling ketergantungan antar keempat aspek tersebut dalam sebuah studi kasus performa atlet; 3) Mengevaluasi kontribusi masing-masing aspek terhadap pencapaian performa optimal.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan komponen-komponen kunci aspek fisik, teknik, taktik, dan mental pada cabang olahraga aquatic.
  2. Mampu menganalisis hubungan sebab-akibat atau saling pengaruh antara aspek fisik, teknik, taktik, dan mental berdasarkan data atau studi kasus yang diberikan.
  3. Mampu menyusun evaluasi atau rekomendasi untuk meningkatkan performa atlet aquatic berdasarkan analisis integratif terhadap keempat aspek tersebut.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
Ceramah interaktif, studi kasus (analisis video pertandingan/perform atlet), diskusi kelompok terpumpun (focused group discussion), dan presentasi hasil analisis..
Analisis Studi Kasus Video Performa Atlet Aquatic, Mahasiswa diminta untuk menganalisis sebuah video pertandingan/perform atlet aquatic yang ditentukan. Mereka harus mengidentifikasi indikator dari keempat aspek (fisik, teknik, taktik, mental), menganalisis hubungannya, dan menyusun laporan evaluasi singkat beserta rekomendasi perbaikan. Tugas dikumpulkan melalui forum diskusi atau assignment di LMS.
Materi: Review komponen aspek fisik (kekuatan, daya tahan, fleksibilitas, komposisi tubuh), teknik (efisiensi gerak, gaya spesifik cabang), taktik (strategi perlombaan, adaptasi terhadap lawan/kondisi), dan mental (motivasi, konsentrasi, pengelolaan stres, kepercayaan diri) pada olahraga aquatic., Model dan kerangka kerja analisis integratif performa atlet (contoh: pendekatan biopsikososial dalam olahraga)., Studi kasus: Analisis performa atlet aquatic elite (misalnya perenang, atlet polo air, atau penyelam) dalam sebuah event kompetitif., Teknik pengumpulan dan interpretasi data untuk analisis performa holistik.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

10

Minggu ke 10

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa diharapkan dapat: 1) Mengidentifikasi variabel kunci dari aspek fisik, teknik, taktik, dan mental yang mempengaruhi performa atlet aquatic; 2) Menganalisis interaksi dan saling ketergantungan antar keempat aspek tersebut dalam sebuah studi kasus performa atlet; 3) Menyusun rekomendasi berbasis analisis untuk pengembangan program latihan yang terintegrasi guna mencapai performa optimal.

  1. Kemampuan mengidentifikasi dan menjelaskan variabel kunci dari aspek fisik, teknik, taktik, dan mental pada cabang olahraga aquatic.
  2. Kemampuan menganalisis hubungan sebab-akibat dan saling pengaruh antar aspek fisik, teknik, taktik, dan mental dalam sebuah studi kasus performa atlet.
  3. Kemampuan menyusun rekomendasi program latihan terintegrasi yang didasarkan pada analisis hubungan antar aspek untuk mencapai performa optimal.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum
Studi Kasus, Diskusi Terpandu, Presentasi Analisis, Simulasi Analisis Data.
Analisis Studi Kasus dan Penyusunan Rekomendasi Program, Mahasiswa diberikan data/video studi kasus performa seorang atlet aquatic (misalnya, hasil lomba renang 100m gaya bebas). Melalui forum diskusi LMS, mahasiswa diminta untuk: 1) Mengidentifikasi dan mendeskripsikan indikator dari keempat aspek (fisik, teknik, taktik, mental) yang teramati atau dapat dianalisis dari data tersebut. 2) Menganalisis hubungan dan pengaruh antar aspek tersebut terhadap hasil performa yang ditunjukkan. 3) Menyusun draft rekomendasi program latihan (2-3 poin utama) yang ditujukan untuk meningkatkan performa berdasarkan analisis yang telah dilakukan. Mahasiswa juga diminta memberikan tanggapan konstruktif terhadap analisis rekan lainnya.
Materi: Konsep dan variabel kunci aspek fisik (kekuatan, daya tahan, fleksibilitas, komposisi tubuh), teknik (efisiensi gerak, gaya spesifik cabang), taktik (strategi balapan, adaptasi situasi), dan mental (motivasi, fokus, kepercayaan diri, pengelolaan stres) pada olahraga aquatic., Model analisis integratif untuk menghubungkan keempat aspek (fisik, teknik, taktik, mental) dan dampaknya terhadap performa., Studi kasus performa atlet aquatic (renang, polo air, loncat indah, renang indah) untuk diaplikasikan model analisis integratif., Teknik penyusunan rekomendasi program latihan berbasis analisis holistik.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa dapat mengevaluasi dan merumuskan peluang bisnis yang layak dan inovatif dalam bidang jasa analisis performa untuk cabang olahraga aquatic.

  1. Mampu mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan pasar serta tren industri olahraga aquatic.
  2. Mampu mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) dari suatu konsep bisnis atau layanan jasa analisis performa.
  3. Mampu menyusun proposal atau presentasi yang meyakinkan mengenai peluang pengembangan bisnis atau layanan jasa yang dievaluasi.
  4. Mampu memberikan justifikasi dan rekomendasi berdasarkan data dan analisis yang kritis terhadap kelayakan suatu peluang bisnis.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Studi Kasus, Diskusi Terpimpin, Presentasi, dan Simulasi Bisnis.
Analisis Studi Kasus dan Penyusunan Draft Proposal Bisnis, Mahasiswa diminta untuk menganalisis sebuah studi kasus bisnis fiktif atau nyata di industri olahraga air, melakukan evaluasi SWOT, dan menyusun draft awal proposal bisnis untuk layanan analisis performa yang inovatif. Tugas dikumpulkan dan didiskusikan secara asinkronus melalui forum LMS.
Materi: Konsep dan Prinsip Dasar Kewirausahaan di Bidang Olahraga, Analisis Pasar dan Stakeholder dalam Industri Olahraga Aquatic, Teknik Evaluasi Peluang Bisnis (Analisis SWOT, Analisis Kelayakan), Tren Teknologi dan Inovasi dalam Layanan Analisis Performa Atlet, Penyusunan Proposal atau Rencana Bisnis Sederhana
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa dapat merancang, menyusun, dan mempresentasikan laporan analisis performa atlet aquatic yang bersifat komprehensif, informatif, dan memberikan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti oleh atlet dan pelatih.

  1. Kelengkapan dan kedalaman analisis data performa (teknik, fisiologi, taktik) atlet aquatic.
  2. Kejelasan dan struktur penyajian laporan/presentasi.
  3. Kualitas rekomendasi yang spesifik, terukur, dan dapat ditindaklanjuti untuk peningkatan performa.
  4. Kemampuan komunikasi dan argumentasi dalam mempresentasikan temuan analisis.
  5. Kreativitas dan inovasi dalam visualisasi data dan penyampaian informasi.
Kriteria:

5


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Project-Based Learning, Presentasi dan Diskusi, Simulasi Konsultasi dengan Atlet/Pelatih..
1, Pengumpulan dan presentasi rekaman video (asinkronus) untuk laporan analisis performa akhir, disertai slide presentasi dan dokumen laporan lengkap yang diunggah ke LMS, serta forum diskusi Q&A terkait temuan analisis.
Materi: Struktur dan komponen laporan analisis performa yang efektif., Teknik visualisasi data untuk olahraga aquatic (grafik, video analisis, heat maps)., Penyusunan rekomendasi latihan berbasis evidence., Teknik presentasi yang persuasif dan komunikatif untuk audiens atlet dan pelatih., Studi kasus penyusunan laporan analisis performa atlet renang, polo air, loncat indah, atau renang indah.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa dapat merancang dan memimpin sesi diskusi kolaboratif yang efektif serta melakukan refleksi bersama untuk menyusun rekomendasi pengembangan performa atlet berdasarkan data analisis.

  1. Kemampuan merancang agenda dan memfasilitasi diskusi kolaboratif dengan pemangku kepentingan (atlet, pelatih, tim pendukung).
  2. Kemampuan menyajikan hasil analisis performa secara jelas dan kontekstual kepada berbagai audiens.
  3. Kemampuan memimpin proses refleksi untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan area pengembangan berdasarkan data analisis.
  4. Kemampuan menyusun rekomendasi tindak lanjut yang disepakati bersama berdasarkan hasil diskusi dan refleksi.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi kelompok terpandu, simulasi/role-play sesi kolaboratif, studi kasus, dan refleksi terbimbing..
Diskusi Forum Asinkronus dan Peer Review, Mahasiswa diminta untuk: 1) Membuat postingan forum yang berisi rancangan agenda dan poin-poin kunci untuk sebuah sesi diskusi kolaboratif berdasarkan studi kasus yang diberikan. 2) Memberikan tanggapan/umpan balik konstruktif terhadap postingan rekan lainnya (peer review).
Materi: Prinsip-prinsip komunikasi dan fasilitasi dalam setting kolaboratif olahraga., Teknik penyajian data analisis performa untuk audiens non-teknis., Model refleksi (misal: Gibbs Reflective Cycle) dalam konteks pengembangan atlet., Penyusunan rekomendasi dan rencana tindak lanjut yang partisipatif.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

14

Minggu ke 14

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa mampu: 1) Merancang kerangka konseptual program monitoring dan evaluasi performa atlet aquatic yang komprehensif; 2) Mengembangkan prototipe atau model program yang inovatif dengan memanfaatkan teknologi dan metode analisis terkini; 3) Merumuskan strategi implementasi dan keberlanjutan program dalam konteks pelatihan atlet aquatic.

  1. Kemampuan merancang kerangka program monitoring dan evaluasi yang sistematis dan sesuai kebutuhan atlet aquatic.
  2. Tingkat inovasi dalam mengintegrasikan teknologi, alat ukur, atau metode analisis data baru.
  3. Kelengkapan dan kedalaman aspek evaluasi (fisik, teknik, taktik, mental) dalam program.
  4. Kejelasan dan realistisnya strategi implementasi serta keberlanjutan program.
  5. Kualitas presentasi dan argumentasi dalam mempertahankan rancangan program.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Project-Based Learning, Diskusi Kelas, Presentasi, dan Pendampingan (Coaching)..

Materi: Prinsip Dasar Program Monitoring dan Evaluasi Performa yang Berkelanjutan, Inovasi dalam Teknologi dan Metode Pengukuran Performa Aquatic (e.g., wearables, video analysis software, force plates untuk start/turn), Integrasi Data dan Analitik untuk Pengambilan Keputusan Pelatihan, Perancangan Prototipe Program: Tujuan, Indikator, Metode, Timeline, dan Evaluasi, Strategi Implementasi dan Keberlanjutan Program dalam Organisasi Olahraga
Pustaka: Handbook Perkuliahan
10%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa dapat merancang dan mengusulkan program monitoring dan evaluasi performa atlet aquatic yang komprehensif, inovatif, serta dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam konteks pelatihan dan kompetisi.

  1. Kemampuan menghasilkan ide orisinal dan inovatif dalam desain program monitoring dan evaluasi.
  2. Kemampuan mengintegrasikan berbagai aspek analisis performa (teknik, taktik, fisik, mental) ke dalam program yang koheren.
  3. Kemampuan merancang mekanisme evaluasi yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perkembangan atlet.
  4. Kemampuan menyusun proposal program yang sistematis, jelas, dan dapat diimplementasikan.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Project-Based Learning, Diskusi Kelas, Presentasi, dan Pendampingan (Coaching)..
Pengumpulan dan Presentasi Proposal Program via LMS, Mahasiswa secara individu atau berkelompok kecil diminta untuk merancang proposal program monitoring dan evaluasi performa atlet aquatic yang inovatif dan berkelanjutan. Proposal dikumpulkan dalam format dokumen dan video presentasi melalui LMS untuk dinilai sebagai portofolio dan proyek akhir.
Materi: Prinsip Dasar Program Monitoring dan Evaluasi yang Berkelanjutan, Inovasi dalam Teknologi dan Metode Analisis Performa Aquatic, Integrasi Data Kuantitatif dan Kualitatif dalam Evaluasi, Perancangan Proposal Program yang Komprehensif
Pustaka: Handbook Perkuliahan
10%

16

Minggu ke 16

Mahasiswa dapat menciptakan program monitoring dan evaluasi performa atlet aquatic yang inovatif dan berkelanjutan, serta mampu menganalisis efektivitas program tersebut dalam mendukung perkembangan atlet.

  1. Kemampuan merancang program monitoring dan evaluasi yang komprehensif dan spesifik untuk cabang olahraga aquatic
  2. Kreativitas dalam mengintegrasikan teknologi dan metode inovatif dalam program
  3. Kemampuan merancang sistem evaluasi yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perkembangan atlet
  4. Kemampuan menyusun indikator keberhasilan program yang terukur dan relevan

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Project-Based Learning, Diskusi Kelompok, Presentasi, Studi Kasus, dan Demonstrasi.

Materi: Konsep dasar program monitoring dan evaluasi performa atlet aquatic, Prinsip-prinsip program yang inovatif dan berkelanjutan, Teknologi dan alat monitoring performa terkini untuk olahraga aquatic, Teknik evaluasi data performa dan pengambilan keputusan berbasis data, Penyusunan laporan dan rekomendasi pengembangan program
Pustaka: Handbook Perkuliahan
20%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 2.5%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 65%
3. Penilaian Portofolio 2.5%
4. Penilaian Praktikum 25%
5. Praktik / Unjuk Kerja 2.5%
6. Tes 2.5%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.