Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Pendidikan
Program Studi S3 Pendidikan Anak Usia Dini

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Kajian Multiperspektif Perkembangan Anak

8600702002

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=0

ECTS=5.04

1

7 Juli 2025

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Prof. Budi Purwoko, M.Pd.




Prof. Dr. Rachma Hasibuan, M.Kes.




MALLEVI AGUSTIN NINGRUM

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-5

Mampu mengembangkan keilmuan pendidikan anak usia dini secara inovatif yang berbasis riset untuk menghasilkan karya kreatif, adaptif, original, dan teruji yang diakui di tingkat nasional maupun internasional

PLO-7

Menciptakan inovasi keilmuan PAUD melalui pemecahan masalah dengan pendekatan inter/multi/trans disiplin

PLO-8

Mengembangkan riset yang mendapatkan pengakuan nasional dan internasional

Program Objectives (PO)

PO - 1

CMPK-1 Menganalisis berbagai teori dan konsep perkembangan anak berdasarkan pendekatan multi perspektif

PO - 2

CMPK-2 Mengidentifikasi pengaruh faktor-faktor biologis, lingkungan, budaya, dan pendidikan terhadap perkembangan anak

PO - 3

CMPK-3 Mengembangkan sintesis konseptual untuk memahami kompleksitas perkembangan anak secara holistik

PO - 4

CMPK-4 Mengkombinasikan penelitian interdisipliner dalam konteks PAUD yang memperhatikan keragaman perspektif

Matrik PLO-PO

 
POPLO-5PLO-7PLO-8
PO-1  
PO-2  
PO-3  
PO-4  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang perkembangan anak dari berbagai perspektif teoritis dan budaya. Mata kuliah ini mengkaji berbagai pendekatan dalam memahami perkembangan anak, termasuk perspektif psikologi perkembangan, sosio kultural, biologis, kesehatan, ekologi, serta dampak dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Mahasiswa akan mempelajari teori perkembangan utama dan metode analisis yang mendukung penilaian perkembangan anak secara menyeluruh. Pembelajaran mencakup evaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan fisik, kognitif, sosial, dan emosional anak usia dini, serta bagaimana perspektif yang berbeda ini berkontribusi pada strategi pembelajaran yang efektif dan inklusif di konteks pendidikan PAUD. Selain itu, mata kuliah ini juga menyoroti pentingnya pendekatan multiperspektif dalam merespons kebutuhan anak yang beragam, khususnya dalam konteks masyarakat multikultural. Mahasiswa akan dilatih untuk melakukan analisis kritis terhadap teori dan penelitian perkembangan, serta mempraktikkan keterampilan untuk mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam desain pembelajaran yang mendukung perkembangan optimal anak. Mata kuliah ini mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi ahli di bidang perkembangan anak dengan kemampuan analisis dan sintesis yang kuat, serta sensitivitas terhadap keragaman perkembangan anak di berbagai konteks sosial dan budaya. Luaran mata kuliah berupa tulisan di media massa tentang kajian multi perspektif perkembangan.

Pustaka

Utama :

  1. Slee, P. T., & Shute, R. H. (2015). Child Development: Theories and Critical Perspectives (2nd ed.). Routledge.
  2. Berk, L. E. (2022). Development Through the Lifespan (8th ed.). Boston: Pearson.
  3. Papalia, D. E., Feldman, R. D., & Martorell, G. (2021). A Child’s World: Infancy Through Adolescence (13th ed.). New
  4. Shonkoff, J. P., & Phillips, D. A. (Eds.). (2000). From Neurons to Neighborhoods: The Science of Early Childhood Development. Washington, DC: National Academies Press
  5. Sousa, D. A. (2010). How the Brain Learns (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Corwin.
  6. Bronfenbrenner, U. (2005). Making Human Beings Human: Bioecological Perspectives on Human Development. Thousand Oaks, CA: Sage.
  7. MacNaughton, G. (2005). Doing Foucault in Early Childhood Studies: Applying Poststructural Ideas. London: Routledge.
  8. Tudge, J. R. H. (2008). The Everyday Lives of Young Children: Culture, Class, and Child Rearing in Diverse Societies. Cambridge: Cambridge University Press.
  9. Super, C. M., & Harkness, S. (2002). Culture Structures the Environment for Development. Human Development, 45(4), 270–274.
  10. Cannella, G. S. (2002). Deconstructing Early Childhood Education: Social Justice and Revolution. New York: Peter Lang.
  11. Ahimsa, P., & Heddy, S. (2007). Ethnoscience, Ethnotech and Etnoart: A Phenimenological Paradigm for Revitalizing Local Wisdom. Yogyakarta: LPPM-UGM.
  12. Ardiawan, I. K. N. (2018). Ethnopedagogy and local genius: An ethnographic study.

Pendukung :

  1. Yasnitsky, A., Van der Veer, R., & Ferrari, M. (Eds.). (2014). The Cambridge Handbook of Cultural-Historical Psychology. Cambridge University Press.
  2. Lerner, R. M. (Ed.). (2015). Handbook of Child Psychology and Developmental Science (7th ed.). Wiley.
  3. Bornstein, M. H., & Leventhal, T. (Eds.). (2015). Ecological Settings and Processes in Developmental Systems (Vol. 4). Wiley.
  4. Tomlinson, C. A. (2014). The Differentiated Classroom: Responding to the Needs of All Learners (2nd ed.). ASCD.
  5. Bronfenbrenner, U. (2005). Making Human Beings Human: Bioecological Perspectives on Human Development. SAGE Publications.
  6. Rogoff, B. (2003). The Cultural Nature of Human Development. Oxford University Press.
  7. Hopfinger, J. B. (2015). The neuroscience of attention: Attentional control and selection. Oxford University Press.
  8. Bortfeld, H., & Bunge, S. A. (Eds.). (2021). Fundamentals of developmental cognitive neuroscience. Wiley-Blackwell.
  9. Slotnick, S. D. (2017). The cognitive neuroscience of memory. Cambridge University Press.
  10. Ryan, K. E., & Cousins, J. B. (Eds.). (2009). The SAGE international handbook of educational evaluation. SAGE Publications.
  11. Shepard, L. A., Penuel, W. R., & Pellegrino, J. W. (Eds.). (2018). Using assessment to support student learning. Routledge.
  12. Wulan P. Saroinsong, Brwa A. Sidiq, Maya H. Maulida, Asti Rahmayanti, Fadhila D. N. Aini (2021). Internet Fancy of Children Has Escalated Parents' Anxiety. International Joint Conference on Arts and Humanities 2021 (IJCAH 2021), 1140-1144.

Dosen Pengampu

Prof. Dr. Budi Purwoko, S.Pd., M.Pd.

Wulan Patria Saroinsong, S.Psi., M.Pd., Ph.D.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Menelaah berbagai teori perkembangan anak dari beragam perspektif keilmuan

Mahasiswa dapat menelaah berbagai teori perkembangan anak dari beragam perspektif keilmuan

Kriteria:

Partisipasi aktif


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi interaktif, ice breaking, think-pair-share
2X50
Diskusi interaktif, ice breaking, think-pair-share
2X50
Materi: Teori perkembangan anak dari beragam perspektif keilmua
Pustaka: Yasnitsky, A., Van der Veer, R., & Ferrari, M. (Eds.). (2014). The Cambridge Handbook of Cultural-Historical Psychology. Cambridge University Press.

Materi: Teori perkembangan anak dari beragam perspektif keilmua
Pustaka: Lerner, R. M. (Ed.). (2015). Handbook of Child Psychology and Developmental Science (7th ed.). Wiley.

Materi: Teori perkembangan anak dari beragam perspektif keilmua
Pustaka: Slee, P. T., & Shute, R. H. (2015). Child Development: Theories and Critical Perspectives (2nd ed.). Routledge.
3%

2

Minggu ke 2

Menganalisis perspektif teori perkembangan anak: psikologi dan budaya

Mahasiswa dapat menganalisis perspektif teori perkembangan anak: psikologi dan budaya

Kriteria:

Kedalaman ungkapan pendapat dan analisis


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Group discussion
2x50
Group discussion
2x50
Materi: Perspektif teori perkembangan anak: psikologi dan budaya
Pustaka: Yasnitsky, A., Van der Veer, R., & Ferrari, M. (Eds.). (2014). The Cambridge Handbook of Cultural-Historical Psychology. Cambridge University Press.

Materi: Perspektif teori perkembangan anak: psikologi dan budaya
Pustaka: Berk, L. E. (2022). Development Through the Lifespan (8th ed.). Boston: Pearson.

Materi: Perspektif teori perkembangan anak: psikologi dan budaya
Pustaka: Papalia, D. E., Feldman, R. D., & Martorell, G. (2021). A Child’s World: Infancy Through Adolescence (13th ed.). New

Materi: Perspektif teori perkembangan anak: psikologi dan budaya
Pustaka: Lerner, R. M. (Ed.). (2015). Handbook of Child Psychology and Developmental Science (7th ed.). Wiley.
3%

3

Minggu ke 3

Merefleksi relevansi teori perkembangan anak dengan tantangan masa kini

Mahasiswa dapat merefleksi relevansi teori perkembangan anak dengan tantangan masa kini

Kriteria:

Kedalaman ungkapan pendapat dan analisis


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Metode ceramah, group discussion
2x50
Metode ceramah, group discussion
2x50
Materi: Relevansi teori perkembangan anak dengan tantangan masa kini
Pustaka: Papalia, D. E., Feldman, R. D., & Martorell, G. (2021). A Child’s World: Infancy Through Adolescence (13th ed.). New

Materi: Relevansi teori perkembangan anak dengan tantangan masa kini
Pustaka: Shonkoff, J. P., & Phillips, D. A. (Eds.). (2000). From Neurons to Neighborhoods: The Science of Early Childhood Development. Washington, DC: National Academies Press

Materi: Relevansi teori perkembangan anak dengan tantangan masa kini
Pustaka: Ahimsa, P., & Heddy, S. (2007). Ethnoscience, Ethnotech and Etnoart: A Phenimenological Paradigm for Revitalizing Local Wisdom. Yogyakarta: LPPM-UGM.

Materi: Relevansi teori perkembangan anak dengan tantangan masa kini
Pustaka: Ardiawan, I. K. N. (2018). Ethnopedagogy and local genius: An ethnographic study.

Materi: Relevansi teori perkembangan anak dengan tantangan masa kini
Pustaka: Bornstein, M. H., & Leventhal, T. (Eds.). (2015). Ecological Settings and Processes in Developmental Systems (Vol. 4). Wiley.
3%

4

Minggu ke 4

Menganalisis kajian neurosains dengan teori perkembangan anak

Mahasiswa mampu menganalisis kajian neurosains dengan teori perkembangan anak

Kriteria:

Kedalaman ungkapan pendapat dan analisis


Bentuk Penilaian :
Tes
Flipped classroom, diskusi kelompok
2x50
Flipped classroom, diskusi kelompok
2x50
Materi: Kajian neurosains dengan teori perkembangan anak
Pustaka: Bortfeld, H., & Bunge, S. A. (Eds.). (2021). Fundamentals of developmental cognitive neuroscience. Wiley-Blackwell.

Materi: Kajian neurosains dengan teori perkembangan anak
Pustaka: Shonkoff, J. P., & Phillips, D. A. (Eds.). (2000). From Neurons to Neighborhoods: The Science of Early Childhood Development. Washington, DC: National Academies Press

Materi: Kajian neurosains dengan teori perkembangan anak
Pustaka: Sousa, D. A. (2010). How the Brain Learns (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Corwin.

Materi: Kajian neurosains dengan teori perkembangan anak
Pustaka: Slotnick, S. D. (2017). The cognitive neuroscience of memory. Cambridge University Press.
3%

5

Minggu ke 5

Menelaah pengaruh berbagai faktor terhadap perkembangan anak secara kontekstual

Mahasiswa mampu menelaah pengaruh berbagai faktor terhadap perkembangan anak secara kontekstual

Kriteria:

Kedalaman ungkapan pendapat dan analisis


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Kooperatif NHT
2x50
Kooperatif NHT
2x50
Materi: Pengaruh berbagai faktor terhadap perkembangan anak secara kontekstual
Pustaka: Bronfenbrenner, U. (2005). Making Human Beings Human: Bioecological Perspectives on Human Development. Thousand Oaks, CA: Sage.

Materi: Pengaruh berbagai faktor terhadap perkembangan anak secara kontekstual
Pustaka: Rogoff, B. (2003). The Cultural Nature of Human Development. Oxford University Press.
3%

6

Minggu ke 6

Mengaitkan fenomena aktual dalam masyarakat dengan pengaruh faktor biologis, lingkungan, budaya, dan pendidikan dalam kajian multi perspektif perkembangan anak

Mahasiswa mampu mengaitkan fenomena aktual dalam masyarakat dengan pengaruh faktor biologis, lingkungan, budaya, dan pendidikan dalam kajian multi perspektif perkembangan anak

Kriteria:

Kedalaman ungkapan pendapat dan analisis


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Forum diskusi
2x50
Forum diskusi
2x50
Materi: fenomena aktual dalam masyarakat dengan pengaruh faktor biologis, lingkungan, budaya, dan pendidikan dalam kajian multi perspektif perkembangan anak
Pustaka: Bronfenbrenner, U. (2005). Making Human Beings Human: Bioecological Perspectives on Human Development. Thousand Oaks, CA: Sage.

Materi: fenomena aktual dalam masyarakat dengan pengaruh faktor biologis, lingkungan, budaya, dan pendidikan dalam kajian multi perspektif perkembangan anak
Pustaka: Rogoff, B. (2003). The Cultural Nature of Human Development. Oxford University Press.
3%

7

Minggu ke 7

Menganalisis perkembangan sosial-emosional dalam konteks budaya lokal

Mahasiswa mampu menganalisis perkembangan sosial-emosional dalam konteks budaya lokal

Kriteria:

kedalaman ungkapan pendapat dan analisis


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Group discussion
2x50
Group discussion
2x50
Materi: Perkembangan sosial-emosional dalam konteks budaya lokal
Pustaka: Slee, P. T., & Shute, R. H. (2015). Child Development: Theories and Critical Perspectives (2nd ed.). Routledge.

Materi: Perkembangan sosial-emosional dalam konteks budaya lokal
Pustaka: Super, C. M., & Harkness, S. (2002). Culture Structures the Environment for Development. Human Development, 45(4), 270–274.

Materi: Perkembangan sosial-emosional dalam konteks budaya lokal
Pustaka: Cannella, G. S. (2002). Deconstructing Early Childhood Education: Social Justice and Revolution. New York: Peter Lang.

Materi: Perkembangan sosial-emosional dalam konteks budaya lokal
Pustaka: Yasnitsky, A., Van der Veer, R., & Ferrari, M. (Eds.). (2014). The Cambridge Handbook of Cultural-Historical Psychology. Cambridge University Press.

Materi: Perkembangan sosial-emosional dalam konteks budaya lokal
Pustaka: Rogoff, B. (2003). The Cultural Nature of Human Development. Oxford University Press.
7%

8

Minggu ke 8

Menyusun esai reflektif tentang kajian multi perspektif perkembangan anak sebagai nilai Ujian Tengah Semester (UTS)

Mahasiswa mampu menyusun esai reflektif tentang kajian multi perspektif perkembangan anak sebagai nilai Ujian Tengah Semester (UTS)

Kriteria:

relevansi esai reflekatif dengan kajian terori dan penelitian terkait


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Project draft esay reflektif
2x50
Project draft esay reflektif
2x50
Materi: Materi Pertemuan 1 - 7 kajian multiperspektif perkembangan anak
Pustaka: Slee, P. T., & Shute, R. H. (2015). Child Development: Theories and Critical Perspectives (2nd ed.). Routledge.

Materi: Materi Pertemuan 1 - 7 kajian multiperspektif perkembangan anak
Pustaka: Yasnitsky, A., Van der Veer, R., & Ferrari, M. (Eds.). (2014). The Cambridge Handbook of Cultural-Historical Psychology. Cambridge University Press.

Materi: Materi Pertemuan 1 - 7 kajian multiperspektif perkembangan anak
Pustaka: Lerner, R. M. (Ed.). (2015). Handbook of Child Psychology and Developmental Science (7th ed.). Wiley.

Materi: Materi Pertemuan 1 - 7 kajian multiperspektif perkembangan anak
Pustaka: Bronfenbrenner, U. (2005). Making Human Beings Human: Bioecological Perspectives on Human Development. SAGE Publications.

Materi: Materi Pertemuan 1 - 7 kajian multiperspektif perkembangan anak
Pustaka: Rogoff, B. (2003). The Cultural Nature of Human Development. Oxford University Press.

Materi: Materi Pertemuan 1 - 7 kajian multiperspektif perkembangan anak
Pustaka: Slotnick, S. D. (2017). The cognitive neuroscience of memory. Cambridge University Press.

Materi: Materi Pertemuan 1 - 7 kajian multiperspektif perkembangan anak
Pustaka: Hopfinger, J. B. (2015). The neuroscience of attention: Attentional control and selection. Oxford University Press.

Materi: Materi Pertemuan 1 - 7 kajian multiperspektif perkembangan anak
Pustaka: Bortfeld, H., & Bunge, S. A. (Eds.). (2021). Fundamentals of developmental cognitive neuroscience. Wiley-Blackwell.
10%

9

Minggu ke 9

Menelaah perkembangan Sosial Emosional anak

Mahasiswa dapat menelaah perkembangan Sosial Emosional anak

Kriteria:

Kedalaman ungkapan pendapat dan analisis


Bentuk Penilaian :
Praktik / Unjuk Kerja
Group discussion, Problem-based learning
2x50
Group discussion, Problem-based learning
2x50
Materi: Perkembangan Sosial Emosional anak
Pustaka: Slee, P. T., & Shute, R. H. (2015). Child Development: Theories and Critical Perspectives (2nd ed.). Routledge.

Materi: Perkembangan Sosial Emosional anak
Pustaka: Cannella, G. S. (2002). Deconstructing Early Childhood Education: Social Justice and Revolution. New York: Peter Lang.
3%

10

Minggu ke 10

Menganalisis perkembangan kognitif anak dalam konteks budaya lokal

Mahasiswa dapat menganalisis perkembangan kognitif anak dalam konteks budaya lokal

Kriteria:

Ketepatan dan kedalaman materi analisis


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Inquiry learning
2x50
Inquiry learning
2x50
Materi: Perkembangan kognitif anak dalam konteks budaya lokal
Pustaka: Lerner, R. M. (Ed.). (2015). Handbook of Child Psychology and Developmental Science (7th ed.). Wiley.

Materi: Perkembangan kognitif anak dalam konteks budaya lokal
Pustaka: Bronfenbrenner, U. (2005). Making Human Beings Human: Bioecological Perspectives on Human Development. Thousand Oaks, CA: Sage.

Materi: Perkembangan kognitif anak dalam konteks budaya lokal
Pustaka: MacNaughton, G. (2005). Doing Foucault in Early Childhood Studies: Applying Poststructural Ideas. London: Routledge.

Materi: MacNaughton, G. (2005). Doing Foucault in Early Childhood Studies: Applying Poststructural Ideas. London: Routledge.
Pustaka: Bornstein, M. H., & Leventhal, T. (Eds.). (2015). Ecological Settings and Processes in Developmental Systems (Vol. 4). Wiley.

Materi: MacNaughton, G. (2005). Doing Foucault in Early Childhood Studies: Applying Poststructural Ideas. London: Routledge.
Pustaka: Tomlinson, C. A. (2014). The Differentiated Classroom: Responding to the Needs of All Learners (2nd ed.). ASCD.
3%

11

Minggu ke 11

Menyusun kerangka berpikir komprehensif untuk memahami berbagai aspek perkembangan anak

Mahasiswa dapat menyusun kerangka berpikir komprehensif untuk memahami berbagai aspek perkembangan anak

Kriteria:

Penyampaian matteri dan kedalaman penjelasan kerangka berpikir


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Group discussion
2x50
Group discussion
2x50
Materi: Kerangka berpikir komprehensif untuk memahami berbagai aspek perkembangan anak
Pustaka: Lerner, R. M. (Ed.). (2015). Handbook of Child Psychology and Developmental Science (7th ed.). Wiley.

Materi: Kerangka berpikir komprehensif untuk memahami berbagai aspek perkembangan anak
Pustaka: Tudge, J. R. H. (2008). The Everyday Lives of Young Children: Culture, Class, and Child Rearing in Diverse Societies. Cambridge: Cambridge University Press.

Materi: Kerangka berpikir komprehensif untuk memahami berbagai aspek perkembangan anak
Pustaka: Super, C. M., & Harkness, S. (2002). Culture Structures the Environment for Development. Human Development, 45(4), 270–274.

Materi: Kerangka berpikir komprehensif untuk memahami berbagai aspek perkembangan anak
Pustaka: Cannella, G. S. (2002). Deconstructing Early Childhood Education: Social Justice and Revolution. New York: Peter Lang.

Materi: Kerangka berpikir komprehensif untuk memahami berbagai aspek perkembangan anak
Pustaka: Bornstein, M. H., & Leventhal, T. (Eds.). (2015). Ecological Settings and Processes in Developmental Systems (Vol. 4). Wiley.

Materi: Kerangka berpikir komprehensif untuk memahami berbagai aspek perkembangan anak
Pustaka: Tomlinson, C. A. (2014). The Differentiated Classroom: Responding to the Needs of All Learners (2nd ed.). ASCD.
8%

12

Minggu ke 12

Menafsirkan kasus perkembangan anak dengan pendekatan sintesis dan reflektif.

Mahasiswa dapat menafsirkan kasus perkembangan anak dengan pendekatan sintesis dan reflektif.

Kriteria:

ketepatan relevansi hasil penafsiran dengan teori terkait


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Panel discussion
2x50
Panel discussion
2x50
Materi: Kasus perkembangan anak dengan pendekatan sintesis dan reflektif
Pustaka: Lerner, R. M. (Ed.). (2015). Handbook of Child Psychology and Developmental Science (7th ed.). Wiley.

Materi: Kasus perkembangan anak dengan pendekatan sintesis dan reflektif
Pustaka: Sousa, D. A. (2010). How the Brain Learns (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Corwin.

Materi: Kasus perkembangan anak dengan pendekatan sintesis dan reflektif
Pustaka: MacNaughton, G. (2005). Doing Foucault in Early Childhood Studies: Applying Poststructural Ideas. London: Routledge.

Materi: Kasus perkembangan anak dengan pendekatan sintesis dan reflektif
Pustaka: MacNaughton, G. (2005). Doing Foucault in Early Childhood Studies: Applying Poststructural Ideas. London: Routledge.

Materi: Kasus perkembangan anak dengan pendekatan sintesis dan reflektif
Pustaka: Bornstein, M. H., & Leventhal, T. (Eds.). (2015). Ecological Settings and Processes in Developmental Systems (Vol. 4). Wiley.

Materi: Kasus perkembangan anak dengan pendekatan sintesis dan reflektif
Pustaka: Tomlinson, C. A. (2014). The Differentiated Classroom: Responding to the Needs of All Learners (2nd ed.). ASCD.
8%

13

Minggu ke 13

Menganalisis potensi pendekatan interdisipliner dalam studi PAUD terkait perkembangan anak

Mahasiswa dapat menganalisis potensi pendekatan interdisipliner dalam studi PAUD terkait perkembangan anak

Kriteria:

Ketepatan konsep kajian dan kedalaman narasi akademik


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Group discussio
2x50
Group discussio
2x50
Materi: Potensi pendekatan interdisipliner dalam studi PAUD terkait perkembangan anak
Pustaka: Bornstein, M. H., & Leventhal, T. (Eds.). (2015). Ecological Settings and Processes in Developmental Systems (Vol. 4). Wiley.

Materi: Potensi pendekatan interdisipliner dalam studi PAUD terkait perkembangan anak
Pustaka: Papalia, D. E., Feldman, R. D., & Martorell, G. (2021). A Child’s World: Infancy Through Adolescence (13th ed.). New

Materi: Potensi pendekatan interdisipliner dalam studi PAUD terkait perkembangan anak
Pustaka: Shonkoff, J. P., & Phillips, D. A. (Eds.). (2000). From Neurons to Neighborhoods: The Science of Early Childhood Development. Washington, DC: National Academies Press

Materi: Potensi pendekatan interdisipliner dalam studi PAUD terkait perkembangan anak
Pustaka: Sousa, D. A. (2010). How the Brain Learns (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Corwin.

Materi: Potensi pendekatan interdisipliner dalam studi PAUD terkait perkembangan anak
Pustaka: Tomlinson, C. A. (2014). The Differentiated Classroom: Responding to the Needs of All Learners (2nd ed.). ASCD.

Materi: Potensi pendekatan interdisipliner dalam studi PAUD terkait perkembangan anak
Pustaka: Bronfenbrenner, U. (2005). Making Human Beings Human: Bioecological Perspectives on Human Development. Thousand Oaks, CA: Sage.
10%

14

Minggu ke 14

Mengkaji contoh penelitian atau kolaborasi lintas bidang dalam memahami perkembangan anak

Mahasiswa dapat mengkaji contoh penelitian atau kolaborasi lintas bidang dalam memahami perkembangan anak

Kriteria:

Kedalaman ungkapan pendapat dan kajian


Bentuk Penilaian :
Praktik / Unjuk Kerja
Group discussion
2x50
Group discussion
2x50
Materi: Contoh penelitian atau kolaborasi lintas bidang dalam memahami perkembangan anak
Pustaka: Bornstein, M. H., & Leventhal, T. (Eds.). (2015). Ecological Settings and Processes in Developmental Systems (Vol. 4). Wiley.

Materi: Contoh penelitian atau kolaborasi lintas bidang dalam memahami perkembangan anak
Pustaka: Tudge, J. R. H. (2008). The Everyday Lives of Young Children: Culture, Class, and Child Rearing in Diverse Societies. Cambridge: Cambridge University Press.

Materi: Contoh penelitian atau kolaborasi lintas bidang dalam memahami perkembangan anak
Pustaka: Super, C. M., & Harkness, S. (2002). Culture Structures the Environment for Development. Human Development, 45(4), 270–274.

Materi: Contoh penelitian atau kolaborasi lintas bidang dalam memahami perkembangan anak
Pustaka: Cannella, G. S. (2002). Deconstructing Early Childhood Education: Social Justice and Revolution. New York: Peter Lang.

Materi: Contoh penelitian atau kolaborasi lintas bidang dalam memahami perkembangan anak
Pustaka: Tomlinson, C. A. (2014). The Differentiated Classroom: Responding to the Needs of All Learners (2nd ed.). ASCD.

Materi: Contoh penelitian atau kolaborasi lintas bidang dalam memahami perkembangan anak
Pustaka: Bronfenbrenner, U. (2005). Making Human Beings Human: Bioecological Perspectives on Human Development. Thousand Oaks, CA: Sage.
8%

15

Minggu ke 15

Menyusun pandangan reflektif tentang pentingnya riset interdisipliner dalam konteks perkembangan anak usia dini

Mahasiswa dapat menyusun pandangan reflektif tentang pentingnya riset interdisipliner dalam konteks perkembangan anak usia dini

Kriteria:

Kedalaman ungkapan pendapat dan analisis


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
NHT Interaktif
2x50
NHT Interaktif
2x50
Materi: Menyusun pandangan reflektif tentang pentingnya riset interdisipliner dalam konteks perkembangan anak usia dini
Pustaka: Ryan, K. E., & Cousins, J. B. (Eds.). (2009). The SAGE international handbook of educational evaluation. SAGE Publications.

Materi: Menyusun pandangan reflektif tentang pentingnya riset interdisipliner dalam konteks perkembangan anak usia dini
Pustaka: Bronfenbrenner, U. (2005). Making Human Beings Human: Bioecological Perspectives on Human Development. Thousand Oaks, CA: Sage.

Materi: Menyusun pandangan reflektif tentang pentingnya riset interdisipliner dalam konteks perkembangan anak usia dini
Pustaka: MacNaughton, G. (2005). Doing Foucault in Early Childhood Studies: Applying Poststructural Ideas. London: Routledge.

Materi: Menyusun pandangan reflektif tentang pentingnya riset interdisipliner dalam konteks perkembangan anak usia dini
Pustaka: Tudge, J. R. H. (2008). The Everyday Lives of Young Children: Culture, Class, and Child Rearing in Diverse Societies. Cambridge: Cambridge University Press.

Materi: Menyusun pandangan reflektif tentang pentingnya riset interdisipliner dalam konteks perkembangan anak usia dini
Pustaka: Shepard, L. A., Penuel, W. R., & Pellegrino, J. W. (Eds.). (2018). Using assessment to support student learning. Routledge.
10%

16

Minggu ke 16

Memproduksi opini reflektif tentang urgensi pendekatan interdisipliner dalam perkembangan anak usia dini sebagai nilai Ujian Akhir Semester (UAS)

Mahasiswa mampu memproduksi opini reflektif tentang urgensi pendekatan interdisipliner dalam perkembangan anak usia dini sebagai nilai Ujian Akhir Semester (UAS)

Kriteria:

Ketepatan analisis dan ketepatan opini yang di hasilkan dengan teori dan penelitian reelevan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
PBL
2X50
PBL
2X50
Materi: Opini reflektif tentang urgensi pendekatan interdisipliner dalam perkembangan anak usia dini
Pustaka: Slee, P. T., & Shute, R. H. (2015). Child Development: Theories and Critical Perspectives (2nd ed.). Routledge.

Materi: Opini reflektif tentang urgensi pendekatan interdisipliner dalam perkembangan anak usia dini
Pustaka: Yasnitsky, A., Van der Veer, R., & Ferrari, M. (Eds.). (2014). The Cambridge Handbook of Cultural-Historical Psychology. Cambridge University Press.

Materi: Opini reflektif tentang urgensi pendekatan interdisipliner dalam perkembangan anak usia dini
Pustaka: Lerner, R. M. (Ed.). (2015). Handbook of Child Psychology and Developmental Science (7th ed.). Wiley.

Materi: Opini reflektif tentang urgensi pendekatan interdisipliner dalam perkembangan anak usia dini
Pustaka: Bornstein, M. H., & Leventhal, T. (Eds.). (2015). Ecological Settings and Processes in Developmental Systems (Vol. 4). Wiley.

Materi: Opini reflektif tentang urgensi pendekatan interdisipliner dalam perkembangan anak usia dini
Pustaka: Tomlinson, C. A. (2014). The Differentiated Classroom: Responding to the Needs of All Learners (2nd ed.). ASCD.

Materi: Opini reflektif tentang urgensi pendekatan interdisipliner dalam perkembangan anak usia dini
Pustaka: Bronfenbrenner, U. (2005). Making Human Beings Human: Bioecological Perspectives on Human Development. Thousand Oaks, CA: Sage.

Materi: Opini reflektif tentang urgensi pendekatan interdisipliner dalam perkembangan anak usia dini
Pustaka: Rogoff, B. (2003). The Cultural Nature of Human Development. Oxford University Press.
15%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 56.5%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 23%
3. Penilaian Portofolio 5%
4. Praktik / Unjuk Kerja 12.5%
5. Tes 3%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.