Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Pendidikan
Program Studi S3 Ilmu Pendidikan

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Dialektika Teori Pendidikan dan Praktik Sosial

8800503017

Mata Kuliah Pilihan Program Studi

T=3

P=0

ECTS=7.56

3

12 September 2025

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Dr. Rofik Jalal Rosyanafi, M.Pd.




Dr. Sjafiatul Mardliyah, S.Sos., M.A.




GUNARTI DWI LESTARI

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-6

Mengembangkan pemikiran kritis, inovatif, dan visioner dalam memajukan pendidikan nasional dan global.

PLO-8

Menguasai filosofi, teori, metodologi, dan praktik pendidikan mutakhir serta memiliki pemahaman mendalam tentang paradigma penelitian dan analisis sistem dalam kebijakan pendidikan.

PLO-10

Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan seni baru di bidang pendidikan melalui penelitian interdisipliner, memecahkan masalah kompleks dengan pendekatan inovatif, dan memimpin tim multidisipliner dalam proyek penelitian besar sambil mengelola sumber daya dan mengintegrasikan teknologi mutakhir untuk kebijakan pendidikan berbasis bukti.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menerapkan teori-teori pendidikan mutakhir dalam menganalisis praktik sosial di berbagai konteks pendidikan (C3)

PO - 2

Menganalisis hubungan dialektis antara teori pendidikan dan realitas sosial dalam sistem pendidikan nasional dan global (C4)

PO - 3

Mengevaluasi efektivitas implementasi teori pendidikan dalam praktik sosial berdasarkan kriteria keberlanjutan dan keadilan sosial (C5)

PO - 4

Menciptakan model integratif yang menghubungkan teori pendidikan dengan praktik sosial untuk memecahkan masalah pendidikan kompleks (C6)

PO - 5

Menganalisis kontradiksi dan kesenjangan antara teori pendidikan ideal dengan realitas praktik sosial di lapangan (C4)

PO - 6

Mengevaluasi dampak praktik sosial terhadap perkembangan teori pendidikan kontemporer (C5)

PO - 7

Menerapkan pendekatan dialektika dalam mengkritisi kebijakan pendidikan berbasis bukti (C3)

PO - 8

Menciptakan framework analisis yang inovatif untuk memahami dinamika teori-praktik dalam pendidikan (C6)

PO - 9

Menganalisis pola interaksi antara perkembangan teori pendidikan dengan perubahan sosial masyarakat (C4)

Matrik PLO-PO

 
POPLO-6PLO-8PLO-10
PO-1  
PO-2  
PO-3 
PO-4  
PO-5  
PO-6 
PO-7  
PO-8  
PO-9 

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6
PO-7
PO-8
PO-9

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini membahas hubungan dialektis antara teori pendidikan dan praktik sosial dalam konteks transformasi pendidikan. Mahasiswa akan menganalisis bagaimana teori pendidikan mempengaruhi praktik sosial dan sebaliknya, serta mengeksplorasi implikasi filosofis, sosiologis, dan politis dari interaksi tersebut. Tujuan mata kuliah adalah mengembangkan kemampuan kritis dalam menganalisis kompleksitas pendidikan sebagai praktik sosial, merancang penelitian yang menghubungkan teori dengan realitas pendidikan, dan mengkontribusikan pengembangan teori pendidikan yang relevan dengan konteks sosial. Ruang lingkup mencakup analisis teori pendidikan kritis, studi praktik pendidikan dalam berbagai konteks sosial, penelitian tentang ketimpangan pendidikan, serta eksplorasi model pendidikan transformatif dan emancipatory.

Pustaka

Utama :

Pendukung :

Dosen Pengampu

Dr. Sjafiatul Mardliyah, S.Sos., M.A.

Dr. Rofik Jalal Rosyanafi, M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa dapat mengidentifikasi, menjelaskan, dan menerapkan teori pendidikan kontemporer untuk menganalisis interaksi antara teori dan praktik sosial dalam setting pendidikan yang beragam.

  1. Kemampuan mengidentifikasi teori pendidikan mutakhir yang relevan
  2. Kemampuan menerapkan teori untuk menganalisis kasus praktik sosial
  3. Kemampuan menghubungkan analisis dengan konteks pendidikan tertentu
  4. Kemampuan menyajikan hasil analisis secara sistematis dan logis

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan presentasi.

Materi: Pengenalan teori pendidikan mutakhir (konstruktivisme, kritis, humanistik), Konsep praktik sosial dalam pendidikan, Teknik analisis kontekstual dalam pendidikan, Studi kasus praktik sosial di berbagai setting pendidikan
Pustaka: Handbook Perkuliahan
15%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa dapat menjelaskan konsep dialektika dalam pendidikan, menganalisis interaksi teori dan realitas sosial, serta mengevaluasi implikasi praktis dalam sistem pendidikan nasional dan global.

  1. Kemampuan mengidentifikasi elemen teori pendidikan dan realitas sosial yang berinteraksi secara dialektis
  2. Kemampuan menganalisis kontradiksi dan kesenjangan antara teori dan praktik dalam konteks pendidikan nasional
  3. Kemampuan mengevaluasi dampak globalisasi terhadap hubungan teori pendidikan dan realitas sosial
  4. Kemampuan menyusun sintesis analisis dalam bentuk tulisan atau presentasi

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Kuliah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan presentasi analisis.

Materi: Konsep dasar dialektika dalam pendidikan, Teori-teori pendidikan kontemporer dan relevansinya dengan realitas sosial, Realitas sosial dalam sistem pendidikan Indonesia, Pengaruh globalisasi pada teori dan praktik pendidikan, Studi kasus: Analisis hubungan teori-praktik dalam kebijakan pendidikan
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa dapat mengidentifikasi, membandingkan, dan mengevaluasi pengaruh teori pendidikan terhadap realitas sosial serta dampak realitas sosial terhadap perkembangan teori pendidikan dalam sistem pendidikan nasional dan global.

  1. Kemampuan mengidentifikasi elemen teori pendidikan dan realitas sosial yang saling mempengaruhi
  2. Kemampuan menganalisis hubungan timbal balik antara teori dan praktik dalam konteks pendidikan nasional
  3. Kemampuan menganalisis hubungan timbal balik antara teori dan praktik dalam konteks pendidikan global
  4. Kemampuan mengevaluasi dampak dialektika teori-praktik terhadap perkembangan sistem pendidikan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Diskusi kelompok, studi kasus, presentasi, dan analisis kritis terhadap literatur dan fenomena pendidikan aktual.
Analisis studi kasus tertulis, Mahasiswa menganalisis satu studi kasus hubungan dialektis antara teori pendidikan dan realitas sosial dalam konteks pendidikan nasional atau global, kemudian menyusun laporan analisis yang mencakup identifikasi elemen, analisis hubungan, dan evaluasi dampak
Materi: Konsep dasar dialektika dalam pendidikan, Teori-teori pendidikan utama dan implementasinya dalam sistem pendidikan nasional, Pengaruh globalisasi terhadap teori dan praktik pendidikan, Studi kasus hubungan teori-praktik dalam konteks Indonesia dan negara lain
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa dapat menganalisis, menilai, dan memberikan rekomendasi kritis terhadap implementasi teori pendidikan dalam konteks sosial berdasarkan prinsip keberlanjutan dan keadilan sosial.

  1. Kemampuan mengidentifikasi indikator keberlanjutan dan keadilan sosial dalam konteks pendidikan
  2. Kemampuan menganalisis dampak implementasi teori pendidikan terhadap masyarakat
  3. Kemampuan mengevaluasi kesesuaian antara teori dan praktik berdasarkan kriteria yang ditetapkan
  4. Kemampuan memberikan rekomendasi perbaikan berbasis evaluasi kritis

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan analisis kritis berbasis bukti.

Materi: Konsep keberlanjutan dalam pendidikan, Prinsip keadilan sosial dalam praktik pendidikan, Studi kasus implementasi teori pendidikan dalam berbagai konteks sosial, Teknik evaluasi kritis berbasis bukti
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa dapat menganalisis, menilai, dan memberikan rekomendasi kritis terhadap penerapan teori pendidikan dalam konteks sosial dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan keadilan.

  1. Kemampuan mengidentifikasi indikator keberlanjutan dan keadilan sosial dalam implementasi teori pendidikan
  2. Kemampuan menganalisis dampak implementasi teori pendidikan terhadap masyarakat
  3. Kemampuan memberikan penilaian kritis berdasarkan bukti dan teori
  4. Kemampuan merumuskan rekomendasi perbaikan berbasis evaluasi

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan analisis kritis.

Materi: Konsep keberlanjutan dalam pendidikan, Prinsip keadilan sosial dalam praktik pendidikan, Studi kasus implementasi teori pendidikan dalam berbagai konteks sosial, Teknik evaluasi berbasis kriteria keberlanjutan dan keadilan
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa dapat merancang, mengembangkan, dan mengevaluasi model integratif yang efektif dalam menyelesaikan masalah pendidikan yang kompleks melalui pendekatan dialektika teori dan praktik sosial.

  1. Kemampuan merancang model integratif yang menghubungkan teori pendidikan dengan praktik sosial
  2. Kreativitas dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah pendidikan kompleks
  3. Ketepatan penerapan konsep dialektika dalam model yang dibuat
  4. Kemampuan mengevaluasi efektivitas model integratif yang dikembangkan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Project-based learning, diskusi kelompok, studi kasus, dan presentasi.

Materi: Konsep dasar integrasi teori pendidikan dan praktik sosial, Analisis masalah pendidikan kompleks dalam konteks sosial, Teknik perancangan model integratif, Evaluasi dan refleksi terhadap model yang dikembangkan
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa dapat mengidentifikasi, membandingkan, dan mengevaluasi perbedaan antara teori pendidikan normatif dengan kondisi aktual di masyarakat, serta merumuskan rekomendasi berdasarkan analisis kritis.

  1. Kemampuan mengidentifikasi kontradiksi antara teori dan praktik
  2. Ketepatan analisis faktor penyebab kesenjangan
  3. Kedalaman evaluasi implikasi terhadap pendidikan
  4. Kualitas rekomendasi berbasis bukti lapangan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Studi kasus, diskusi kelompok, presentasi analitis, dan refleksi kritis dengan pendekatan problem-based learning.
Analisis studi kasus online, Diskusi forum kritik kontradiksi teori-praktik, Penyusunan portofolio analitis digital
Materi: Teori pendidikan ideal: konsep dan prinsip, Realitas praktik sosial: studi empiris dan fenomena aktual, Analisis kontradiksi: metodologi dan framework, Implikasi dan solusi transformatif
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

8

Minggu ke 8


Bentuk Penilaian :
Tes


10%

9

Minggu ke 9


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif


5%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu mengevaluasi secara kritis dampak berbagai praktik sosial terhadap perkembangan teori pendidikan kontemporer, serta mengaitkannya dengan konteks sosial dan pendidikan yang relevan.

  1. Kemampuan mengidentifikasi praktik sosial yang mempengaruhi teori pendidikan
  2. Kemampuan menganalisis hubungan antara praktik sosial dan teori pendidikan kontemporer
  3. Kemampuan mengevaluasi dampak positif dan negatif praktik sosial terhadap perkembangan teori
  4. Kemampuan menyusun argumen kritis berdasarkan bukti dan teori yang relevan

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio
Diskusi kelompok, studi kasus, presentasi, dan analisis kritis berbasis bukti.

Materi: Konsep praktik sosial dan teori pendidikan kontemporer, Studi kasus praktik sosial yang mempengaruhi teori pendidikan, Metode evaluasi dampak praktik sosial terhadap teori, Implikasi praktik sosial dalam pengembangan kebijakan pendidikan
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa dapat mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi kebijakan pendidikan berbasis bukti menggunakan pendekatan dialektika, serta mengusulkan alternatif solusi berdasarkan analisis kritis.

  1. Kemampuan mengidentifikasi elemen dialektika dalam kebijakan pendidikan berbasis bukti
  2. Ketepatan dalam menganalisis hubungan teori dan praktik dalam kebijakan
  3. Kualitas evaluasi kritis terhadap implementasi kebijakan
  4. Kemampuan mengusulkan solusi alternatif berbasis analisis dialektika

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi kasus, diskusi kelompok, presentasi, dan simulasi analisis kebijakan.

Materi: Konsep dasar pendekatan dialektika dalam pendidikan, Prinsip-prinsip kebijakan pendidikan berbasis bukti, Teknik analisis kritis kebijakan menggunakan dialektika, Studi kasus kebijakan pendidikan nasional dan lokal
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa dapat mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi kebijakan pendidikan berbasis bukti menggunakan pendekatan dialektika, serta mengusulkan alternatif solusi berdasarkan analisis tersebut.

  1. Kemampuan mengidentifikasi elemen dialektika dalam kebijakan pendidikan
  2. Ketepatan dalam menganalisis bukti pendukung kebijakan
  3. Kualitas evaluasi kritis terhadap implikasi sosial kebijakan
  4. Kemampuan mengusulkan solusi alternatif berbasis dialektika

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi kelompok, studi kasus, presentasi, dan simulasi analisis kebijakan.

Materi: Konsep dasar dialektika dalam pendidikan, Analisis kebijakan pendidikan berbasis bukti, Studi kasus kebijakan pendidikan kontemporer, Teknik kritik dan evaluasi menggunakan pendekatan dialektika
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

13

Minggu ke 13

Lulusan dapat menciptakan solusi analitis yang orisinal dan aplikatif untuk mengatasi kesenjangan teori-praktik dalam pendidikan, serta mengomunikasikan hasilnya secara efektif dalam berbagai konteks profesional.

  1. Kemampuan merancang framework analisis yang koheren dan inovatif
  2. Kesesuaian framework dengan dinamika teori-praktik pendidikan
  3. Orisinalitas dan kreativitas dalam pendekatan analitis
  4. Kemampuan menerapkan framework pada studi kasus nyata
  5. Kualitas presentasi dan argumentasi hasil framework

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Project-based learning, diskusi kelompok, presentasi, dan studi kasus interaktif.

Materi: Konsep dasar framework analisis dalam pendidikan, Teknik merancang framework inovatif, Studi kasus dinamika teori-praktik pendidikan, Prinsip evaluasi dan validasi framework, Aplikasi framework dalam konteks sosial-pendidikan
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa dapat menganalisis hubungan dialektis antara teori pendidikan dan praktik sosial, serta menerapkan pemahaman tersebut dalam konteks perubahan masyarakat kontemporer.

  1. Kemampuan mengidentifikasi pola interaksi teori pendidikan dan perubahan sosial
  2. Kemampuan menganalisis dampak perubahan sosial terhadap teori pendidikan
  3. Kemampuan mengevaluasi relevansi teori pendidikan dalam konteks sosial tertentu

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Diskusi kelompok, studi kasus, presentasi, dan analisis literatur.
Analisis studi kasus interaksi teori-praktik, Diskusi forum online tentang relevansi teori pendidikan dalam perubahan sosial
Materi: Konsep dialektika dalam pendidikan, Teori pendidikan dan perubahan sosial: studi historis, Analisis kasus interaksi teori-praktik dalam konteks masyarakat modern, Implikasi perubahan sosial terhadap kebijakan pendidikan
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa dapat mengidentifikasi, membandingkan, dan mengevaluasi hubungan timbal balik antara teori pendidikan dan perubahan sosial, serta menyajikan analisis kritis tentang dampaknya dalam praktik pendidikan.

  1. Kemampuan mengidentifikasi teori pendidikan yang relevan dengan perubahan sosial
  2. Kemampuan membandingkan pengaruh teori pendidikan terhadap perubahan masyarakat
  3. Kemampuan mengevaluasi dampak perubahan sosial terhadap perkembangan teori pendidikan
  4. Kemampuan menyajikan analisis kritis dalam bentuk tulisan atau presentasi

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Diskusi kelompok, studi kasus, presentasi, dan analisis literatur.
Analisis literatur tentang interaksi teori pendidikan dan perubahan sosial, Pembuatan portofolio analisis studi kasus
Materi: Teori pendidikan dan konteks sosial historis, Perubahan sosial dan dampaknya terhadap sistem pendidikan, Studi kasus interaksi teori pendidikan dan perubahan masyarakat, Analisis kritis perkembangan teori dalam respons perubahan sosial
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

16

Minggu ke 16


Bentuk Penilaian :
Tes


10%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 47.5%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 22.5%
3. Penilaian Portofolio 5%
4. Tes 25%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.