Universitas Negeri Surabaya
Fakultas PSDKU
Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling (Kampus Kabupaten Magetan)

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Komunikasi Antar Pribadi

86201102223

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=0

ECTS=3.18

1

1 Agustus 2025

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Issac Briyan Alisyahbana, S.Pd., M.Pd




Dr. Elisabeth Christiana, S.Pd., M.Pd




BAKHRUDIN ALL HABSY

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-10

Mampu melaksanakan layanan bimbingan dan konseling dengan memilih metode, teknik, dan multimedia yang relevan serta memperhatikan kebutuhan sasaran layanan yang berasal dari keberagaman sosial budaya

PLO-11

Mampu mengelola layanan bimbingan dan konseling dalam berbagai konteks serta melaporkan hasilnya kepada pihak-pihak terkait dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mahasiswa mampu memilih metode dan teknik komunikasi antarpribadi yang sesuai dengan kebutuhan layanan bimbingan dan konseling berdasarkan latar belakang sosial budaya konseli

PO - 2

Mahasiswa mampu menerapkan keterampilan komunikasi antarpribadi secara efektif dan etis dengan menggunakan media yang relevan dalam konteks hubungan konseling multikultural

PO - 3

Mahasiswa mampu merancang dan mengelola layanan komunikasi antarpribadi dalam berbagai konteks bimbingan dan konseling dengan mempertimbangkan kebutuhan konseli

PO - 4

Mahasiswa mampu menyusun laporan hasil layanan komunikasi antarpribadi berbasis digital secara sistematis dan menyampaikannya kepada pihak terkait secara profesional

Matrik PLO-PO

 
POPLO-10PLO-11
PO-1 
PO-2 
PO-3 
PO-4 

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini membahas konsep, prinsip, dan dinamika komunikasi antarpribadi dalam konteks hubungan bantuan, khususnya dalam layanan bimbingan dan konseling. Fokus utama mencakup pemahaman terhadap proses komunikasi verbal dan nonverbal, faktor yang memengaruhi efektivitas komunikasi, serta hambatan dan strategi komunikasi dalam berbagai situasi interaksi interpersonal. Mahasiswa diajak untuk mengembangkan keterampilan komunikasi yang mencerminkan empati, keaslian (kongruensi), dan kepekaan terhadap perbedaan sosial budaya, sebagai dasar membangun relasi profesional antara konselor dan konseli. Pembelajaran dilakukan secara aktif melalui diskusi, studi kasus, simulasi, microcounseling, dan proyek komunikasi, untuk mendukung penguasaan kompetensi komunikasi yang efektif, asertif, dan etis dalam konteks layanan BK.

Pustaka

Utama :

  1. Corey, G. (2020). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning
  2. Cangara, H. (2020). Komunikasi Interpersonal: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rajawali Pers

Pendukung :

  1. Devito, J. A. (2019). The Interpersonal Communication Book (14th ed.). Pearson.
  2. Nugraheni, F. (2017). Komunikasi Antarpribadi dalam Layanan Konseling. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dosen Pengampu

Dr. Elisabeth Christiana, S.Pd., M.Pd.

Issac Briyan Alisyahbana, S.Pd., M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu menjelaska konsep diri dan berbagai hal yang terkait membangun dan mempengaruhi konsep diri

Menjelaskan unsur, proses, dan tujuan komunikasi antarpribadi

Kriteria:

Menggunakan rubrik partisipatif


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Active Learning
2x50

Materi: Kebutuhan Manusia terkait Komunikasi Interpersonal
Pustaka: Corey, G. (2020). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning
2%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu menjelaska konsep diri dan berbagai hal yang terkait membangun dan mempengaruhi konsep diri

Menjelaskan unsur, proses, dan tujuan komunikasi antarpribadi

Kriteria:

Menggunakan rubrik partisipatif


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif

Active Learning
2x50
Materi: Kebutuhan Manusia terkait Komunikasi Interpersonal
Pustaka: Corey, G. (2020). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning
2%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu menjelaska konsep diri dan berbagai hal yang terkait membangun dan mempengaruhi konsep diri

Mampu berkomunikasi dengan efektif secara individu maupun kelompok

Kriteria:

menggunakan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Pembelajaran kooperatif dan PBL
2x50

Materi: . Definisi Konsep Diri
Pustaka: Corey, G. (2020). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning
3%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mejelaskan pembentukan persepsi pada manusia dan mengetahui faktorfaktor apa saja yang mempengaruhi persepsi pada manusia.

Pemahaman, Kelengkapan dan kebenaran penjelasan, tingkat komunikatif, presentas

Kriteria:

menggunakan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum

Pemlajaran kooperatif dan PBL
2x50
Materi: Proses Pembentukan Persepsi
Pustaka: Corey, G. (2020). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning

Materi: Faktor yang mempengruhi persepsi
Pustaka: Cangara, H. (2020). Komunikasi Interpersonal: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rajawali Pers
3%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu memahami bahwa proses mendengarkan yang baik merupakan kunci keefektifan sebuah komunikasi.

Pemahaman serta keaktifan peserta dalam bertanya terkait materi tentang proses mendengarkan dan hambatannya

Kriteria:

Menggunakan rubrik partisipatif


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Active
learning
2x50

Materi: Proses Mendengarkan
Pustaka: Corey, G. (2020). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning

Materi: Hambatan Mendengarkan
Pustaka: Devito, J. A. (2019). The Interpersonal Communication Book (14th ed.). Pearson.
4%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu megidetifikasi dan menjelaska konsep, bentuk, dan prinsip komunikasi verbal dan non verbal dan mengaplikasikan pada kehidupan sehari -hari

Kempuan pemahaman masing - masing kelompok akan keseluruhan materi serta keaktivan masing - masing anggota dalam diskusi.

Kriteria:

Menggunakan rubrik partisipatif


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif

Active
learning
2x50
Materi: Definisi komunikasi verbal & non verbal
Pustaka: Corey, G. (2020). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning

Materi: Prinsip komunikasi verbal dan non verbal
Pustaka: Cangara, H. (2020). Komunikasi Interpersonal: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rajawali Pers
4%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu megidetifikasi dan menjelaska konsep, bentuk, dan prinsip komunikasi verbal dan non verbal dan mengaplikasikan pada kehidupan sehari -hari

Kempuan pemahaman masing - masing kelompok akan keseluruhan materi serta keaktivan masing - masing anggota dalam diskusi.

Kriteria:

Menggunakan rubrik partisipatif


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Active
learning
2x50

Materi: Definisi komunikasi verbal & non verbal
Pustaka: Corey, G. (2020). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning

Materi: Prinsip komunikasi verbal dan non verbal
Pustaka: Cangara, H. (2020). Komunikasi Interpersonal: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rajawali Pers
5%

8

Minggu ke 8

UTS

Mampu berkomunikasi dengan efektif secara individu maupun kelompok

Kriteria:

menggunakan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Active Learning
2x50

Materi: UJIAN TENGAH SEMESTER
Pustaka: Corey, G. (2020). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning
15%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu menjelaskan pengelolaan emosi dalam komunikasi, memahami membangun iklim komunikasi yang supportif dan menghindari iklim komunikasi dan defensif, serta apabila terjadi konflik, mampu untuk mengelola konflik dengan baik.

Dapat mempraktekkan dua bentuk keterampilan listening dalam suatu hubungan konseling tersimulasi dan tersupervis

Kriteria:

menggunakan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Active Learning
2x50

Materi: Kecerdasan Emosi
Pustaka: Corey, G. (2020). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning

Materi: Definisi dan prinsip konflik
Pustaka: Nugraheni, F. (2017). Komunikasi Antarpribadi dalam Layanan Konseling. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
4%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu menjelaskan pengelolaan emosi dalam komunikasi, memahami membangun iklim komunikasi yang supportif dan menghindari iklim komunikasi dan defensif, serta apabila terjadi konflik, mampu untuk mengelola konflik dengan baik.

Dapat mempraktekkan dua bentuk keterampilan listening dalam suatu hubungan konseling tersimulasi dan tersupervis

Kriteria:

menggunakan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja

PBL
2x50
Materi: Kecerdasan Emosi
Pustaka: Corey, G. (2020). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning

Materi: Definisi dan prinsip konflik
Pustaka: Nugraheni, F. (2017). Komunikasi Antarpribadi dalam Layanan Konseling. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
4%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu menjelaskan pengelolaan emosi dalam komunikasi, memahami membangun iklim komunikasi yang supportif dan menghindari iklim komunikasi dan defensif, serta apabila terjadi konflik, mampu untuk mengelola konflik dengan baik.

Dapat mempraktekkan dua bentuk keterampilan listening dalam suatu hubungan konseling tersimulasi dan tersupervis

Kriteria:

menggunakan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
PBL
2x50

Materi: Kecerdasan Emosi
Pustaka: Corey, G. (2020). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning

Materi: Definisi dan prinsip konflik
Pustaka: Nugraheni, F. (2017). Komunikasi Antarpribadi dalam Layanan Konseling. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
4%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu meguraikan dan mendeskripsikan berbagai hubungan interpersonal yang ditemui dalam kehidupan bermasy arakat.

Kempuan pemahaman masing - masing kelompok akan keseluruhan materi serta keaktivan masing - masing anggota dalam diskusi.

Kriteria:

menggunakan rubrik partisipasi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif

Active Learning
2X50
Materi: Persahabatan dan Keluarga
Pustaka: Cangara, H. (2020). Komunikasi Interpersonal: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rajawali Pers
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu meguraikan dan mendeskripsikan berbagai hubungan interpersonal yang ditemui dalam kehidupan bermasy arakat.

Kempuan pemahaman masing - masing kelompok akan keseluruhan materi serta keaktivan masing - masing anggota dalam diskusi.

Kriteria:

menggunakan rubrik partisipasi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Active Learning
2X50

Materi: Persahabatan dan Keluarga
Pustaka: Cangara, H. (2020). Komunikasi Interpersonal: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rajawali Pers
5%

14

Minggu ke 14

Menguasai teknik structuring dalam konseling

Kempuan pemahaman masing - masing kelompok akan keseluruhan materi serta keaktivan masing - masing anggota dalam diskusi

Kriteria:

menggunakan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja

PBL
4x50
Materi: Penstrukturan
Pustaka: Hariastuti, R.T. & Darminto, E., 2020. Keterampilan Dasar Konseling. Jember: Cerdas Ulet Kreatif
5%

15

Minggu ke 15

Menguasai teknik structuring dalam konseling

Dapat mempraktekkan teknik structuring dalam konseling

Kriteria:

menggunakan rubrik partisipasi


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
PBL
4X50

4x50
Materi: Karakteristik Komunikasi Interpersonal
Pustaka: Cangara, H. (2020). Komunikasi Interpersonal: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rajawali Pers
5%

16

Minggu ke 16

UAS

Mampu berkomunikasi dengan efektif secara individu maupun kelompok

Kriteria:

menggunakan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Praktikum, Praktik / Unjuk Kerja, Tes
Active Learning
2X50

Materi: UAS
Pustaka: Corey, G. (2020). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning
30%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 58%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 2%
3. Penilaian Praktikum 10.5%
4. Praktik / Unjuk Kerja 14.5%
5. Tes 15%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.