Universitas Negeri Surabaya
Fakultas PSDKU
Program Studi S1 Akuntansi (Kampus Kabupaten Magetan)

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Akuntansi Publik

6221303010

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=1

P=1

ECTS=3.18

2

27 Januari 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Nur Rizki Wijaya, S.Ak., M.Acc.




Rika Nur Widiastutik, S.Ak., M.Ak.




BAYU RAMA LAKSONO

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-1

Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-10

Mampu menyusun, menyajikan, dan mengevaluasi laporan akuntansi publik dan perpajakan, sesuai kode etik profesi, standar akuntansi publik, dan peraturan perapajakan dengan dukungan teknologi informasi

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya

PO - 2

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PO - 3

Mampu menyusun, menyajikan, dan mengevaluasi laporan akuntansi publik, sesuai Standar Akuntansi Publik, dengan dukungan teknologi informasi

Matrik PLO-PO

 
POPLO-1PLO-3PLO-10
PO-1  
PO-2  
PO-3  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Akuntansi Publik bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman komprehensif tentang: (1) karakteristik organisasi dan penganggaran sektor publik, termasuk anggaran Pemerintah (APBN, APBD, dan APB-Des) sebagai instrumen pelayanan dan pembangunan yang inklusif; (2) pengukuran kinerja sektor publik untuk menilai efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pelayanan dasar, dan pemerataan kesejahteraan; (3) teknik akuntansi, struktur laporan keuangan, serta pemanfaatan informasi akuntansi pada organisasi sektor publik untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pengambilan keputusan; serta (4) praktik akuntansi pada Pemerintah Pusat dan Keuangan Daerah yang memberi gambaran nyata tata kelola keuangan di berbagai level pemerintahan. Pembelajaran ini mendukung penguatan tata kelola dan pengurangan kemiskinan melalui pengelolaan anggaran yang tepat sasaran (SDG 1), mendorong efisiensi belanja publik dan iklim ekonomi yang sehat (SDG 8), serta memperkuat institusi dan sistem pengelolaan keuangan publik yang andal sebagai prasyarat pembangunan berkelanjutan (SDG 9).

Pustaka

Utama :

  1. Maryani, Yuliansyah, Harnovinsah, Reskino. 2016. Praktikum Akuntansi Keuangan Pemerintahan Daerah Berbasis Akrual. Salemba Empat: Jakarta
  2. Halim, Abdul. 2015. Akuntansi Sektor Publik. Salemba Empat: Jakarta
  3. Mutia, Desmiyawati, dan Azlina. 2015. Praktikum Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Salemba Empat: Jakarta

Pendukung :

  1. Standar Akuntansi Pemerintah

Dosen Pengampu

Prof. Dr. Dian Anita Nuswantara, S.E., M.Si., Ak.

Ika Swasti, S.E., M.Ak.

Nur Rizki Wijaya, S.Ak., M.Acc.

Rika Nur Widiastutik, S.Ak., M.Ak.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mampu menyusun peta konsep Akuntansi Sektor Publik

  1. Ketepatan menganalisis perbedaan karakteristik organisasi sektor privat dan publik
  2. Ketepatan mengidentifikasi ruang lingkup ASP dan regulasinya
  3. Ketepatan menemukenali perbedaan Akuntansi Sektor Privat dan Publik
Kriteria:

Rubrik Holistik


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Bentuk Pembelajaran

Kuliah

Responsi dan tutorial

Metode Pembelajaran

Problem-Based Learning (Case-based method)

Penugasan Mahasiswa

Membuat ringkasan materi kuliah.

Membuat presentasi PowerPoint.

Estimasi Waktu

Tatap muka: 1 sesi × 3 SKS × 50 menit (= 150 menit)

Penugasan terstruktur: 1 sesi × 3 SKS × 60 menit (= 180 menit)

Belajar mandiri: 1 sesi × 3 SKS × 60 menit (= 180 menit)
150
ViLearning SIDIA
3 x 50
150
Materi: Jenis dan karakteristik organisasi sektor publik
Pustaka: Halim, Abdul. 2015. Akuntansi Sektor Publik. Salemba Empat: Jakarta

Materi: SAP 1
Pustaka: Standar Akuntansi Pemerintah
5%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu memahami konsep anggaran pemerintah

  1. Ketepatan dalam menjelaskan konsep anggaran pemerintah
  2. Ketepatan dalam menjelaskan fungsi, prinsip, klasifikasi, dan pendekatan anggaran pemerintah karakteristik akuntansi pemerintahan
  3. Ketepatan dalam menjelaskan siklus anggaran pemerintah
  4. Ketepatan dalam menjelaskan anggaran pendapatan dan belanja negara
  5. Ketepatan dalam menjelaskan anggaran pendapatan dan belanja daerah
  6. Ketepatan dalam menjelaskan perimbangan keuangan pemerintah pusat dan daerah
Kriteria:

Rubrik Holistik


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Bentuk Pembelajaran (Luring/Offline):

Kuliah

Responsi dan tutorial

Metode Pembelajaran:

Problem-Based Learning (Case-based method)

Penugasan Mahasiswa:

Membuat ringkasan materi kuliah.

Membuat presentasi PowerPoint.

Estimasi Waktu per Pertemuan:

Tatap muka: (1 sesi × 3 SKS × 50 menit) → 3 × 50 menit

Penugasan terstruktur: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)

Belajar mandiri: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)
150
ViLearning SIDIA
3 x 50
150
Materi: Anggaran Pemerintah
Pustaka: Halim, Abdul. 2015. Akuntansi Sektor Publik. Salemba Empat: Jakarta

Materi: Pembuatan jurnal transaksi
Pustaka: Maryani, Yuliansyah, Harnovinsah, Reskino. 2016. Praktikum Akuntansi Keuangan Pemerintahan Daerah Berbasis Akrual. Salemba Empat: Jakarta
5%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu memahami konsep perbendaharaan negara

  1. Ketepatan dalam menjelaskan pengertian, ruang lingkup, dan asas umum perbendaharaan negara
  2. Ketepatan dalam menjelaskan pelaksanaan pendapatan dan belanja pemerintah
  3. Ketepatan dalam menjelaskan pengelolaan kas/uang negara
  4. Ketepatan dalam menjelaskan penatausahaan dan pertanggungjawaban APBN/APBD
Kriteria:

Rubrik Holistik


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Bentuk Pembelajaran (Luring/Offline):

Kuliah

Responsi dan tutorial

Metode Pembelajaran:

Problem-Based Learning (Case-based method)

Penugasan Mahasiswa:

Membuat ringkasan materi kuliah.

Membuat presentasi PowerPoint.

Estimasi Waktu per Pertemuan:

Tatap muka: (1 sesi × 3 SKS × 50 menit) → 3 × 50 menit

Penugasan terstruktur: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)

Belajar mandiri: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)
150
ViLearning SIDIA
3 X 50
150
Materi: Pembuatan jurnal transaksi
Pustaka: Maryani, Yuliansyah, Harnovinsah, Reskino. 2016. Praktikum Akuntansi Keuangan Pemerintahan Daerah Berbasis Akrual. Salemba Empat: Jakarta

Materi: Bab 3
Pustaka: Halim, Abdul. 2015. Akuntansi Sektor Publik. Salemba Empat: Jakarta
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu memahami teknik dan kerangka konseptual akuntansi pemerintahan

  1. Ketepatan dalam menjelaskan konsep akuntansi pemerintahan
  2. Ketajaman menganalisis dan menelaah laporan keuangan pemerintah pusat (LKPP)
Kriteria:

Rubrik Holistik


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Bentuk Pembelajaran (Luring/Offline):

Kuliah

Responsi dan tutorial

Metode Pembelajaran:

Problem-Based Learning (Case-based method)

Penugasan Mahasiswa:

Membuat ringkasan materi kuliah.

Membuat presentasi PowerPoint.

Estimasi Waktu per Pertemuan:

Tatap muka: (1 sesi × 3 SKS × 50 menit) → 3 × 50 menit

Penugasan terstruktur: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)

Belajar mandiri: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)
150
ViLearning SIDIA
3 X 50
150
Materi: Teknik dan kerangka konseptual akuntansi pemerintahan
Pustaka: Halim, Abdul. 2015. Akuntansi Sektor Publik. Salemba Empat: Jakarta
5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu memahami sistem akuntansi pemerintah pusat dan daerah

  1. Ketajaman menganalisis dan menelaah laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD)
  2. Mahasiswa dapat membedakan sistem akuntansi pada pemerintahan pusat dan daerah
Kriteria:

Rubrik Holistik


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Bentuk Pembelajaran (Luring/Offline):

Kuliah

Responsi dan tutorial

Metode Pembelajaran:

Problem-Based Learning (Case-based method)

Penugasan Mahasiswa:

Membuat ringkasan materi kuliah.

Membuat presentasi PowerPoint.

Estimasi Waktu per Pertemuan:

Tatap muka: (1 sesi × 3 SKS × 50 menit) → 3 × 50 menit

Penugasan terstruktur: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)

Belajar mandiri: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)
150
ViLearning SIDIA
3 X 50
150
Materi: Sistem akuntansi pemerintah pusat dan daerah
Pustaka: Halim, Abdul. 2015. Akuntansi Sektor Publik. Salemba Empat: Jakarta
5%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan penyajian laporan keuangan pemerintah

  1. Ketepatan dalam menjelaskan laporan keuangan pemerintah
  2. Ketajaman menganalisis dan menelaah laporan keuangan kementerian
Kriteria:

Rubrik Holistik


Bentuk Penilaian :
Praktik / Unjuk Kerja
Bentuk Pembelajaran (Luring/Offline):

Kuliah

Responsi dan tutorial

Metode Pembelajaran:

Problem-Based Learning (Case-based method)

Penugasan Mahasiswa:

Membuat ringkasan materi kuliah.

Membuat presentasi PowerPoint.

Estimasi Waktu per Pertemuan:

Tatap muka: (1 sesi × 3 SKS × 50 menit) → 3 × 50 menit

Penugasan terstruktur: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)

Belajar mandiri: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)
150
ViLearning SIDIA
3 X 50
150
Materi: Penyajian laporan keuangan pemerintah
Pustaka: Halim, Abdul. 2015. Akuntansi Sektor Publik. Salemba Empat: Jakarta
5%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan penyajian laporan keuangan pemerintah

  1. Ketepatan dalam menjelaskan laporan keuangan pemerintah
  2. Ketajaman menganalisis dan menelaah laporan keuangan kementerian
Kriteria:

Rubrik Holistik


Bentuk Penilaian :
Praktik / Unjuk Kerja
Bentuk Pembelajaran (Luring/Offline):

Kuliah

Responsi dan tutorial

Metode Pembelajaran:

Problem-Based Learning (Case-based method)

Penugasan Mahasiswa:

Membuat ringkasan materi kuliah.

Membuat presentasi PowerPoint.

Estimasi Waktu per Pertemuan:

Tatap muka: (1 sesi × 3 SKS × 50 menit) → 3 × 50 menit

Penugasan terstruktur: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)

Belajar mandiri: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)
150
ViLearning SIDIA
3 X 50
150
Materi: Penyajian laporan keuangan pemerintah
Pustaka: Halim, Abdul. 2015. Akuntansi Sektor Publik. Salemba Empat: Jakarta
5%

8

Minggu ke 8

Ujian Tengah Semester

Tes

Kriteria:

Tes


Bentuk Penilaian :
Tes
Ujian Tengah Semester
100
Ujian Tengah Semester
100
Materi: Materi 1 - 8
Pustaka: Halim, Abdul. 2015. Akuntansi Sektor Publik. Salemba Empat: Jakarta

Materi: Materi 1 - 8
Pustaka: Maryani, Yuliansyah, Harnovinsah, Reskino. 2016. Praktikum Akuntansi Keuangan Pemerintahan Daerah Berbasis Akrual. Salemba Empat: Jakarta

Materi: Materi 1 - 8
Pustaka: Standar Akuntansi Pemerintah
10%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu memahami akuntansi persediaan dan aset tetap pada pemerintah

  1. Ketepatan dalam menjelaskan konsep persediaan
  2. Ketepatan dalam menjelaskan pengakuan dan pengukuran persediaan
  3. Ketepatan dalam menjelaskan konsep beban persediaan
  4. Ketepatan dalam menjelaskan pengungkapan persediaan
  5. Ketepatan dalam menjelaskan konsep, klasifikasi dan pengakuan, pengukuran dan penilaian aset tetap
  6. Ketepatan dalam menjelaskan mengenai penghentian dan pelepasan serta pengungkapan aset tetap
Kriteria:

Rubrik Holistik


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Bentuk Pembelajaran (Luring/Offline):

Kuliah

Responsi dan tutorial

Metode Pembelajaran:

Problem-Based Learning (Case-based method)

Penugasan Mahasiswa:

Membuat ringkasan materi kuliah.

Membuat presentasi PowerPoint.

Estimasi Waktu per Pertemuan:

Tatap muka: (1 sesi × 3 SKS × 50 menit) → 3 × 50 menit

Penugasan terstruktur: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)

Belajar mandiri: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)
150
ViLearning SIDIA
3 X 50
Materi: Akuntansi persediaan dan aset tetap pada pemerintahan
Pustaka: Standar Akuntansi Pemerintah
5%

10

Minggu ke 10

Mampu menyusun laporan keuangan daerah

  1. Ketepatan dalam menjelaskan siklus akuntansi keuangan daerah
  2. Ketepatan dalam mengidentifikasi transaksi dan menyusun jurnal
Kriteria:

Rubrik Holistik


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Bentuk Pembelajaran (Luring/Offline):

Kuliah

Responsi dan tutorial

Metode Pembelajaran:

Problem-Based Learning (Case-based method)

Penugasan Mahasiswa:

Membuat ringkasan materi kuliah.

Membuat presentasi PowerPoint.

Estimasi Waktu per Pertemuan:

Tatap muka: (1 sesi × 3 SKS × 50 menit) → 3 × 50 menit

Penugasan terstruktur: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)

Belajar mandiri: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)
150
ViLearning SIDIA
3 X 50
150
Materi: Kasus lembar kerja mahasiswa
Pustaka: Mutia, Desmiyawati, dan Azlina. 2015. Praktikum Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Salemba Empat: Jakarta
5%

11

Minggu ke 11

Mampu menyusun laporan keuangan daerah

  1. Ketepatan dalam menjelaskan siklus akuntansi keuangan daerah
  2. Ketepatan dalam mengidentifikasi transaksi dan menyusun jurnal
Kriteria:

Rubrik Holistik


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Bentuk Pembelajaran (Luring/Offline):

Kuliah

Responsi dan tutorial

Metode Pembelajaran:

Problem-Based Learning (Case-based method)

Penugasan Mahasiswa:

Membuat ringkasan materi kuliah.

Membuat presentasi PowerPoint.

Estimasi Waktu per Pertemuan:

Tatap muka: (1 sesi × 3 SKS × 50 menit) → 3 × 50 menit

Penugasan terstruktur: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)

Belajar mandiri: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)
150
ViLearning SIDIA
3 X 50
150
Materi: Kasus lembar kerja mahasiswa
Pustaka: Mutia, Desmiyawati, dan Azlina. 2015. Praktikum Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Salemba Empat: Jakarta
5%

12

Minggu ke 12

Mampu menyusun laporan keuangan daerah

  1. Ketepatan dalam menjelaskan siklus akuntansi keuangan daerah
  2. Ketepatan dalam mengidentifikasi transaksi dan menyusun jurnal
Kriteria:

Rubrik Holistik


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Bentuk Pembelajaran (Luring/Offline):

Kuliah

Responsi dan tutorial

Metode Pembelajaran:

Problem-Based Learning (Case-based method)

Penugasan Mahasiswa:

Membuat ringkasan materi kuliah.

Membuat presentasi PowerPoint.

Estimasi Waktu per Pertemuan:

Tatap muka: (1 sesi × 3 SKS × 50 menit) → 3 × 50 menit

Penugasan terstruktur: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)

Belajar mandiri: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)
150
ViLearning SIDIA
3 X 50
150
Materi: Kasus lembar kerja mahasiswa
Pustaka: Mutia, Desmiyawati, dan Azlina. 2015. Praktikum Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Salemba Empat: Jakarta
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu memahami akuntansi desa

  1. Ketepatan dalam menjelaskan konsep akuntansi desa
  2. Ketepatan dalam menguraikan dan menganalisis permasalahan akuntansi desa
Kriteria:

Rubrik Holistik


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Bentuk Pembelajaran (Luring/Offline):

Kuliah

Responsi dan tutorial

Metode Pembelajaran:

Problem-Based Learning (Case-based method)

Penugasan Mahasiswa:

Membuat ringkasan materi kuliah.

Membuat presentasi PowerPoint.

Estimasi Waktu per Pertemuan:

Tatap muka: (1 sesi × 3 SKS × 50 menit) → 3 × 50 menit

Penugasan terstruktur: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)

Belajar mandiri: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)
150
ViLearning SIDIA
3 X 50
150
Materi: Pemerintahan Desa • Keuangan Desa • Laporan Keuangan Desa • Pembuatan Anggaran dan Proposal Desa & Dusun
Pustaka: Halim, Abdul. 2015. Akuntansi Sektor Publik. Salemba Empat: Jakarta
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu memahami praktek akutansi keuangan daerah & organisasi nirlaba

  1. Ketepatan dalam menganalisis kasus akutansi keuangan daerah & organisasi nirlaba
  2. Ketepatan dalam membuat laporan keuangan pemerintah daerah
Kriteria:

Rubrik Holistik


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Bentuk Pembelajaran (Luring/Offline):

Kuliah

Responsi dan tutorial

Metode Pembelajaran:

Problem-Based Learning (Case-based method)

Penugasan Mahasiswa:

Membuat ringkasan materi kuliah.

Membuat presentasi PowerPoint.

Estimasi Waktu per Pertemuan:

Tatap muka: (1 sesi × 3 SKS × 50 menit) → 3 × 50 menit

Penugasan terstruktur: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)

Belajar mandiri: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)
150
ViLearning SIDIA
3 X 50
Materi: Seluk beluk Akutansi Keuangan Daerah • Seluk beluk organisasi nirlaba • Langkah-langkah Praktik Keuangan Daerah dan Organisasi Nirlaba
Pustaka: Halim, Abdul. 2015. Akuntansi Sektor Publik. Salemba Empat: Jakarta
5%

15

Minggu ke 15

Mampu menyusun laporan keuangan daerah

  1. Ketepatan dalam membuat kertas kerja
  2. Ketepatan dalam menghitung balance kertas kerja
Kriteria:

Rubrik Holistik


Bentuk Penilaian :
Praktik / Unjuk Kerja
Bentuk Pembelajaran (Luring/Offline):

Kuliah

Responsi dan tutorial

Metode Pembelajaran:

Problem-Based Learning (Case-based method)

Penugasan Mahasiswa:

Membuat ringkasan materi kuliah.

Membuat presentasi PowerPoint.

Estimasi Waktu per Pertemuan:

Tatap muka: (1 sesi × 3 SKS × 50 menit) → 3 × 50 menit

Penugasan terstruktur: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)

Belajar mandiri: (1 sesi × 3 SKS × 60 menit)
150
ViLearning SIDIA
3 X 50
150
Materi: Telaah artikel akuntansi pemerintahan
Pustaka: Halim, Abdul. 2015. Akuntansi Sektor Publik. Salemba Empat: Jakarta
5%

16

Minggu ke 16

Ujian Akhir Semester

Tes

Kriteria:

Tes


Bentuk Penilaian :
Tes
Ujian Akhir Semester
100
Ujian Akhir Semester
100
Materi: Materi 9-16
Pustaka: Mutia, Desmiyawati, dan Azlina. 2015. Praktikum Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Salemba Empat: Jakarta

Materi: Materi 9-16
Pustaka: Halim, Abdul. 2015. Akuntansi Sektor Publik. Salemba Empat: Jakarta
20%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 55%
2. Praktik / Unjuk Kerja 15%
3. Tes 30%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.