Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Program Studi S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Konservasi SDAL

8420102077

T=2

P=0

ECTS=3.18

4

6 Januari 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Dr. Hasan Subekti, S.Pd., M.Pd. Ahmad Qosyim, S.Si., M.Pd. Fikky Dian Roqobih, S.Pd., M.Pd




Ahmad Qosyim, S.Si., M.Pd




ERMAN

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-1

Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya

PLO-2

Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-4

Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.

PLO-5

Mampu mendemonstrasikan pengetahuan dasar fisika, kimia, dan biologi

PLO-6

Mampu mendemonstrasikan pengetahuan sains terintegrasi

PLO-8

Mampu mendemonstrasikan pengetahuan tentang penelitian pendidikan IPA

PLO-10

Mampu merancang dan melaksanakan eksperimen/penyelidikan dalam pembelajaran sains terintegrasi untuk menjelaskan kasus dan isu sains dan memecahkan masalah, , dan menginterpretasi data

PLO-11

Mampu mengkomunikasikan ide, gagasan, dan hasil observasi/eksperimen/penyelidikan secara efektif, baik lisan maupun tulisan

Program Objectives (PO)

PO - 1

Merepresentasikan konsep dasar konservasi sumber daya alam dan pentingnya pelestarian lingkungan (C1)

PO - 2

Mengidentifikasi berbagai metode konservasi yang digunakan dalam pengelolaan sumber daya alam (C2)

PO - 3

Menerapkan teknik konservasi dalam studi kasus nyata untuk melindungi dan memulihkan ekosistem (C3)

PO - 4

Menganalisis dampak aktivitas manusia terhadap sumber daya alam dan lingkungan (C4)

PO - 5

Mengevaluasi efektivitas berbagai pendekatan konservasi dalam konteks lokal dan global (C5)

PO - 6

Merancang program konservasi inovatif yang mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan ekologi (C6)

PO - 7

Mengembangkan kemampuan untuk bekerja secara kolaboratif dalam tim konservasi (C3)

PO - 8

Mendemonstrasikan pemahaman tentang peraturan dan kebijakan yang mendukung konservasi sumber daya alam (C2)

PO - 9

Mengkomunikasikan hasil dan rekomendasi konservasi kepada publik dan pemangku kepentingan secara efektif (C3)

PO - 10

Menggunakan teknologi informasi untuk mendukung kegiatan konservasi dan penelitian terkait (C3)

Matrik PLO-PO

 
POPLO-1PLO-2PLO-3PLO-4PLO-5PLO-6PLO-8PLO-10PLO-11
PO-1        
PO-2        
PO-3        
PO-4        
PO-5        
PO-6        
PO-7        
PO-8        
PO-9        
PO-10        

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6
PO-7
PO-8
PO-9
PO-10

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Membahas tentang: 1) Ruang lingkup konservasi yang meliputi: Pengertian, tujuan, manfaat dan upaya-upaya konservasi sumber daya alam dan lingkungan (SDAL) 2) Etika lingkungan yang meliputi: Pengertian, Paradigma, dan Prinsip-prinsip Etika Lingkungan 3) Sumber daya alam yang meliputi: Pengertian, jenis-jenis dan manfaat Sumber Daya Alam 4) Kearifan lokal yang meliputi: Pengertian, pendekatan, tantangan dan kearifan lokal dalam kehidupan masyarakat di masa yang akan datang 5) Pengelolaan dan permasalahan sumber daya alam dan lingkungan yang meliputi: isu-isu, permasalahan dan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan 6) Sadar konservasi yang meliputi, kesadaran pentingnya konservasi sumber daya alam dan lingkungan, eco campus dan kampus konservasi. Kegiatan perkuliahan dilakukan dengan diskusi, observasi, tugas proyek, dan presentasi.

Pustaka

Utama :

  1. Cluras, D. D. and Reganold, J.P. 2010. Natural Resources Conservation Future. Washington: Washington State University.
  2. Hamzah, S. 2010. Pendidikan Lingkungan. Sekelumit Wawasan Pengantar. Bandung: PT RefikaAditama.
  3. Indrawan, M Primack, R.B Supriatna, J. 2007. Biologi Konservasi. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
  4. Iskandar, Z.I. 2012. Psikologi Lingkungan. Teori dan Konsep. Bandung: PT Refika Aditama.
  5. Keraf, A.S. 2010. Etika Lingkungan Hidup. Jakarta: Penerbit BukuKompas.
  6. Marfai, M.A. 2013. Pengantar Etika Lingkungan dan Karifan Lokal. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
  7. Mitchell, B Setiawan, B Rahmi, D.H. Pengelolaan Sumber daya dan Lingkungan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
  8. Suparmoko, M. 2013. Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Suatu Pendekatan Teoritis. Yogyakarta: BPF.
  9. Van Dyke, F. 1993. Conservation Biology. Boston: University of Arkansas, Inc.
  10. Faizah, U., Rachmadiarti,F., Prastiwi, Muji Sri., Kuntjoro, S. 2017. Buku Ajar Konservasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan berbasi Problem Based Learning untuk melatih Sadar Konservasi. Surabaya: Airlangga University Press.

Pendukung :

  1. Suparmoko, M. 2013. Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Suatu Pendekatan Teoritis. Yogyakarta: BPF.
  2. Bicker, A., Sillitoe, P., & Pottier, J. 2004. Development and Local Knowledge (New approaches to issues in natural resources management, conservation and agriculture). New York: Routledge.

Dosen Pengampu

Dr. Dyah Astriani, S.Pd., M.Pd.

Dr. Hasan Subekti, S.Pd., M.Pd.

Ahmad Qosyim, S.Si., M.Pd.

Enny Susiyawati, S.Si., M.Sc., M.Pd., Ph.D.

Dr. Sapti Puspitarini, S.Si., M.Si.

Fikky Dian Roqobih, S.Pd., M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Setelah mengikuti pertemuan ini, mahasiswa diharapkan dapat: 1) Menjelaskan pengertian konservasi sumber daya alam; 2) Mengidentifikasi jenis-jenis sumber daya alam; 3) Menjelaskan pentingnya pelestarian lingkungan; 4) Menyebutkan contoh-contoh sederhana tindakan konservasi.

  1. Mampu mendefinisikan konservasi sumber daya alam dengan kata-kata sendiri
  2. Mampu mengklasifikasikan minimal 3 jenis sumber daya alam beserta contohnya
  3. Mampu menjelaskan alasan pentingnya pelestarian lingkungan minimal dari 2 perspektif (ekologi dan sosial)
  4. Mampu memberikan minimal 2 contoh tindakan konservasi yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari
Kriteria:

Sesuai dengan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, dan studi kasus sederhana..
Diskusi Online Asinkronus, Mahasiswa diminta untuk memposting di forum LMS: 1) Definisi konservasi SDA menurut pemahaman sendiri setelah membaca materi; 2) Satu contoh sumber daya alam di lingkungan sekitar (disebutkan jenisnya) dan satu ancaman yang dihadapinya.
Materi: Pengertian dan ruang lingkup konservasi sumber daya alam, Klasifikasi sumber daya alam (dapat diperbarui vs tidak dapat diperbarui), Prinsip-prinsip dasar ekologi dan keseimbangan lingkungan, Ancaman terhadap sumber daya alam dan degradasi lingkungan, Dasar-dasar etika lingkungan dan pentingnya pelestarian
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

2

Minggu ke 2

ahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi dan memahami berbagai metode konservasi yang digunakan dalam pengelolaan sumber daya alam

  1. Mampu menyebutkan minimal 5 metode konservasi sumber daya alam
  2. Mampu menjelaskan prinsip dasar dari masing-masing metode konservasi yang diidentifikasi
  3. Mampu memberikan contoh konkret penerapan metode konservasi dalam pengelolaan SDA di Indonesia
  4. Mampu mengklasifikasikan metode konservasi berdasarkan pendekatannya (in-situ, ex-situ, preventif, kuratif)
Kriteria:

Sesuai dengan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan presentasi.
Diskusi Forum Online, Mahasiswa diminta untuk mencari satu contoh penerapan metode konservasi SDA di Indonesia (dapat berupa artikel berita, jurnal, atau laporan), kemudian memposting di forum LMS dengan analisis singkat mengenai metode yang digunakan, tujuan, dan efektivitasnya. Mahasiswa juga harus menanggapi minimal 2 postingan teman lainnya.
Materi: Konsep dasar metode konservasi SDA, Klasifikasi metode konservasi (in-situ vs ex-situ), Metode konservasi berbasis kawasan (cagar alam, suaka margasatwa, taman nasional), Metode konservasi berbasis spesies (penangkaran, bank gen, kebun raya), Metode konservasi berbasis masyarakat, Studi kasus penerapan metode konservasi di Indonesia
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan teknik konservasi dalam studi kasus nyata untuk melindungi dan memulihkan ekosistem.

  1. Kemampuan mengidentifikasi dan memilih teknik konservasi yang tepat berdasarkan karakteristik ekosistem pada studi kasus.
  2. Kemampuan menganalisis akar permasalahan dan dampak gangguan terhadap ekosistem dalam studi kasus.
  3. Kemampuan merancang rencana aksi penerapan teknik konservasi yang logis dan kontekstual untuk pemulihan ekosistem.
Kriteria:

Sesuai dengan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Praktikum
Studi Kasus, Diskusi Terpandu, Presentasi, dan Simulasi/Role-play..
Analisis Studi Kasus Individu, Mahasiswa diminta untuk memilih satu studi kasus nyata konservasi ekosistem (dapat dari artikel jurnal, berita, atau laporan resmi), kemudian menganalisisnya dengan menyertakan: 1) Identifikasi masalah dan teknik konservasi yang diterapkan; 2) Analisis kekuatan dan kelemahan penerapannya; 3) Usulan perbaikan atau pengembangan rencana aksi. Tugas dikumpulkan dalam bentuk dokumen tertulis melalui LMS.
Materi: Teknik Konservasi Ex-situ dan In-situ: Tinjauan Ulang dan Aplikasi., Analisis Studi Kasus Nyata: Degradasi Ekosistem dan Upaya Pemulihan (contoh: restorasi mangrove, rehabilitasi terumbu karang, konservasi satwa endemik)., Langkah-langkah Penerapan: Assessment, Perencanaan, Implementasi, Monitoring, dan Evaluasi., Aspek Sosial-Ekonomi dalam Penerapan Teknik Konservasi.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan teknik konservasi dalam konteks studi kasus nyata untuk melindungi dan memulihkan ekosistem.

  1. Mampu mengidentifikasi minimal 3 jenis aktivitas manusia utama yang berdampak pada SDA.
  2. Mampu menjelaskan mekanisme atau proses bagaimana suatu aktivitas menyebabkan dampak terhadap komponen lingkungan tertentu.
  3. Mampu menganalisis dan membandingkan tingkat keparahan dampak dari berbagai aktivitas manusia terhadap SDA berdasarkan data atau studi kasus.
  4. Mampu menghubungkan konsep analisis dampak dengan prinsip-prinsip konservasi yang relevan.
Kriteria:

Sesuai dengan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Ceramah interaktif, diskusi kelompok berbasis studi kasus, dan presentasi analisis..
Analisis Studi Kasus Daring, Mahasiswa secara individu atau berkelompok kecil diminta untuk mencari satu artikel berita atau laporan singkat online mengenai suatu kasus dampak aktivitas manusia terhadap SDA di Indonesia. Kemudian, mereka menganalisis kasus tersebut dengan membuat matriks sederhana (dalam bentuk dokumen atau presentasi singkat) yang mengidentifikasi: (1) Aktivitas manusia penyebab, (2) Komponen SDA & lingkungan yang terdampak, (3) Mekanisme terjadinya dampak, dan (4) Saran awal prinsip konservasi yang dapat diterapkan. Tugas dikumpulkan dan didiskusikan dalam forum LMS.
Materi: Konsep dan ruang lingkup analisis dampak lingkungan., Jenis-jenis aktivitas manusia (pertanian intensif, industrialisasi, pertambangan, urbanisasi, deforestasi) dan karakteristiknya., Mekanisme dampak: polusi, degradasi lahan, fragmentasi habitat, penipisan SDA, perubahan iklim mikro., Alat analisis sederhana: matriks sebab-akibat, identifikasi stakeholder terdampak., Studi kasus nyata dampak aktivitas manusia di Indonesia.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis dampak aktivitas manusia terhadap sumber daya alam dan lingkungan dengan menggunakan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif.

  1. Kemampuan membandingkan efektivitas pendekatan konservasi dengan argumentasi yang didukung data
  2. Ketepatan dalam mengidentifikasi indikator keberhasilan dan kegagalan pendekatan konservasi
  3. Kedalaman analisis dalam mengevaluasi kesesuaian pendekatan dengan konteks lokal dan global
Kriteria:

Sesuai dengan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes
Studi Kasus, Diskusi Terpimpin (Guided Discussion), Presentasi, dan Analisis Dokumen..

Materi: Konsep dan Prinsip Evaluasi Efektivitas Konservasi, Indikator Keberhasilan Konservasi (Ekologi, Sosial, Ekonomi), Studi Kasus Pendekatan Konservasi In-Situ dan Ex-Situ, Studi Kasus Pendekatan Konservasi Berbasis Masyarakat dan Berbasis Kawasan, Analisis Faktor Penentu Keberhasilan dan Kegagalan
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis dampak aktivitas manusia terhadap sumber daya alam dan lingkungan dengan menggunakan data sebagai dasar pengambilan keputusan.

  1. Kemampuan menganalisis keterkaitan aspek sosial, ekonomi, dan ekologi dalam studi kasus konservasi
  2. Kemampuan mengidentifikasi elemen inovasi dalam rancangan program konservasi
  3. Kemampuan merancang program konservasi yang mempertimbangkan dan mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan ekologi secara seimbang
  4. Kemampuan menyusun proposal program konservasi yang kreatif dan aplikatif
Kriteria:

Sesuai dengan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Project-Based Learning, Diskusi Kelompok, Presentasi, dan Studi Kasus.

Materi: Konsep integrasi aspek sosial, ekonomi, dan ekologi dalam konservasi, Prinsip-prinsip inovasi dalam program konservasi, Teknik perancangan program konservasi yang holistik, Studi kasus program konservasi inovatif yang berhasil, Penyusunan proposal program konservasi
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

7

Minggu ke 7

Mampu mengidentifikasi Solusi konservasi dalam konteks ecokampus

  1. Kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dalam tim
  2. Kontribusi aktif dalam diskusi dan pembagian tugas
  3. Kemampuan menyelesaikan konflik dalam tim
  4. Kualitas hasil kerja kelompok yang mencerminkan kolaborasi
Kriteria:

Sesuai dengan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning), Diskusi Kelompok, Simulasi/Role Play, Presentasi Kelompok.
Diskusi forum online tentang studi kasus kolaborasi konservasi, Pembuatan video presentasi kelompok tentang peran dalam tim konservasi, Peer assessment partisipasi dalam kelompok online
Materi: Prinsip-prinsip kerja kolaboratif dalam konservasi, Komunikasi efektif dalam tim multidisiplin, Teknik pembagian peran dan tanggung jawab, Strategi penyelesaian konflik dalam tim konservasi, Studi kasus keberhasilan tim konservasi
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

8

Minggu ke 8

Mengevaluasi CPMK 1 - CPMK 7

  1. Mampu mengidentifikasi jenis-jenis peraturan dan kebijakan konservasi SDA di tingkat nasional dan internasional
  2. Mampu menjelaskan tujuan dan ruang lingkup dari peraturan-peraturan konservasi SDA yang utama
  3. Mampu menganalisis keterkaitan antara kebijakan konservasi dengan prinsip-prinsip keberlanjutan
  4. Mampu mendemonstrasikan pemahaman tentang implementasi kebijakan konservasi melalui studi kasus
Kriteria:

Sesuai dengan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes


Materi: Pengertian dan ruang lingkup kebijakan dan peraturan konservasi SDA, Kerangka hukum konservasi SDA di Indonesia (UU No. 5 Tahun 1990, UU No. 32 Tahun 2009, dll), Kebijakan internasional terkait konservasi (CBD, CITES, Ramsar Convention), Instrumen kebijakan konservasi: regulasi, insentif, disinsentif, Studi kasus implementasi kebijakan konservasi di Indonesia
Pustaka: Handbook Perkuliahan
10%

9

Minggu ke 9

Mampu Merancang program konservasi inovatif yang mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan ekologi

  1. Kemampuan mengidentifikasi karakteristik dan kebutuhan informasi pemangku kepentingan yang relevan.
  2. Ketepatan dalam merancang pesan dan materi komunikasi yang sesuai dengan audiens dan tujuan.
  3. Keefektifan dalam menyajikan atau mempresentasikan hasil dan rekomendasi konservasi secara lisan dan/atau visual.
Kriteria:

Sesuai dengan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, simulasi/presentasi, dan penugasan proyek komunikasi..

Materi: Prinsip-prinsip komunikasi sains dan lingkungan., Analisis pemangku kepentingan (stakeholder analysis) dalam konservasi., Teknik penyusunan pesan dan materi komunikasi (infografis, poster ilmiah, presentasi)., Strategi komunikasi untuk publik umum, media, dan pembuat kebijakan., Etika dalam mengkomunikasikan temuan ilmiah dan rekomendasi.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa diharapkan mampu merancang program konservasi inovatif yang mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan ekologi dengan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan.

  1. Mampu mengidentifikasi minimal 3 jenis teknologi informasi yang dapat digunakan dalam konservasi SDAL.
  2. Mampu menjelaskan dengan tepat fungsi dari teknologi informasi yang dipilih dalam konteks konservasi.
  3. Mampu merancang skenario atau proposal sederhana yang mengintegrasikan teknologi informasi untuk mendukung kegiatan konservasi atau penelitian SDAL.
Kriteria:

Sesuai dengan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan demonstrasi/praktik virtual..
Merancang Proposal Sederhana, Mahasiswa secara individu atau berkelompok kecil diminta untuk memilih satu isu konservasi SDAL (misal: pemantauan populasi satwa tertentu, deteksi deforestasi, pemantauan kualitas air) dan merancang proposal singkat (1-2 halaman) tentang bagaimana memanfaatkan teknologi informasi (minimal 2 jenis) untuk mendukung kegiatan konservasi atau penelitian terkait isu tersebut. Proposal mencakup latar belakang, tujuan, teknologi yang akan digunakan, dan skenario penerapannya.
Materi: Konsep dasar teknologi informasi untuk konservasi (TI untuk Konservasi)., Jenis-jenis teknologi informasi yang relevan: Sistem Informasi Geografis (GIS), aplikasi mobile (e.g., iNaturalist, Forest Watcher), sensor dan Internet of Things (IoT), drone, platform data dan citizen science., Studi kasus pemanfaatan teknologi informasi dalam konservasi satwa, hutan, air, dan keanekaragaman hayati., Langkah-langkah merancang integrasi teknologi informasi dalam kegiatan konservasi dan penelitian.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

11

Minggu ke 11

Mampu Mengembangkan kemampuan untuk bekerja secara kolaboratif dalam tim konservasi

  1. Mampu menjelaskan minimal 3 peran teknologi informasi dalam konservasi SDAL dengan contoh konkret.
  2. Mampu mendemonstrasikan pengoperasian satu alat/aplikasi TI (misal: aplikasi identifikasi flora/fauna, atau dasar-dasar SIG sederhana) untuk tujuan konservasi.
  3. Mampu menganalisis set data sederhana terkait konservasi (misal: data sebaran spesies) dan menyajikan hasilnya dalam bentuk visual (grafik/peta sederhana).
  4. Mampu menyusun outline proposal pemanfaatan TI untuk mendukung suatu kegiatan konservasi atau penelitian lapangan.
Kriteria:

Sesuai dengan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Praktikum, Praktik / Unjuk Kerja
Ceramah interaktif, demonstrasi, praktik terbimbing (hands-on), diskusi kelompok, dan studi kasus..
Project Based Learning (Asinkronus), Mahasiswa secara individu atau berkelompok kecil diminta untuk: 1) Memilih satu studi kasus konservasi di Indonesia (misal: konservasi orangutan, terumbu karang, atau hutan mangrove). 2) Merancang proposal singkat (2-3 halaman) tentang pemanfaatan teknologi informasi (minimal 2 jenis TI) untuk mendukung kegiatan penelitian atau pemantauan pada studi kasus tersebut. Proposal mencakup latar belakang, tujuan, metode (jenis TI yang akan digunakan dan alasannya), serta output yang diharapkan. Tugas dikumpulkan melalui LMS.
Materi: Konsep dan ruang lingkup pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) dalam konservasi SDAL., Jenis-jenis TI untuk konservasi: Penginderaan Jauh & SIG, Database Biodiversitas, Aplikasi Mobile Citizen Science, Perangkat Lunak Analisis Data & Statistik., Studi Kasus: Aplikasi TI dalam pemantauan satwa liar, restorasi ekosistem, dan pengelolaan kawasan konservasi., Praktik Pengenalan: Penggunaan aplikasi/aplikasi sederhana (misal: iNaturalist, QGIS dasar, atau spreadsheet untuk analisis data) untuk tujuan konservasi., Etika dan Tantangan dalam pemanfaatan TI untuk konservasi.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

12

Minggu ke 12

Mampu Merancang timeline projek dan produk

  1. Mampu mengidentifikasi dan menganalisis masalah konservasi yang melibatkan aspek sosial, ekonomi, dan ekologi pada suatu studi kasus.
  2. Mampu merumuskan tujuan program konservasi yang jelas dan terukur dengan mempertimbangkan tiga aspek (sosial, ekonomi, ekologi).
  3. Mampu merancang strategi dan kegiatan inovatif yang spesifik untuk mengatasi masalah dan mencapai tujuan program.
  4. Mampu menyusun rencana implementasi yang realistis, termasuk sumber daya, timeline, dan pemangku kepentingan.
  5. Mampu merancang mekanisme evaluasi dan monitoring untuk mengukur keberhasilan program terhadap tiga aspek.
Kriteria:

Sesuai dengan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Project-Based Learning, Diskusi Kelompok Terpumpun (Focused Group Discussion), Presentasi dan Kritik Konstruktif, Studi Kasus..

Materi: Konsep dan Prinsip Program Konservasi yang Terintegrasi (Sosial-Ekonomi-Ekologi)., Analisis Pemangku Kepentingan (Stakeholder Analysis) dalam Konservasi., Teknik Perancangan Program (Logical Framework/Logframe, Theory of Change)., Inovasi dalam Konservasi: Teknologi, Pendanaan, dan Model Kemitraan., Studi Kasus Program Konservasi Inovatif yang Berhasil.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

13

Minggu ke 13

Mampu Konsultasi projek dan produk

  1. Mampu menjelaskan prinsip-prinsip kerja tim yang efektif dalam konteks konservasi
  2. Mampu berperan aktif dan berkontribusi dalam diskusi kelompok
  3. Mampu menyusun rencana kerja tim untuk kegiatan konservasi
  4. Mampu menunjukkan kemampuan komunikasi dan koordinasi dalam tim
  5. Mampu mengevaluasi kinerja tim dan memberikan umpan balik konstruktif
Kriteria:

Sesuai dengan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning), Diskusi Kelompok, Simulasi/Role Play, Presentasi Kelompok.

Materi: Konsep dan prinsip kerja tim dalam konservasi, Komunikasi efektif dalam tim multidisiplin, Pembagian peran dan tanggung jawab dalam tim konservasi, Teknik penyelesaian konflik dalam tim, Perencanaan dan evaluasi kerja tim dalam proyek konservasi
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa diharapkan mampu mengkomunikasikan hasil dan rekomendasi konservasi dengan efektif kepada berbagai pihak terkait.

  1. Mampu mengidentifikasi karakteristik dan kebutuhan informasi dari berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) dan publik.
  2. Mampu menyusun pesan utama (key message) hasil dan rekomendasi konservasi yang jelas, ringkas, dan persuasif.
  3. Mampu memilih dan menggunakan media atau format komunikasi (seperti poster infografis, presentasi singkat, siaran pers, media sosial) yang sesuai dengan audiens dan tujuan.
  4. Mampu menyajikan atau mensimulasikan penyampaian hasil dan rekomendasi secara lisan dan tertulis dengan bahasa yang komunikatif dan mudah dipahami.
  5. Mampu merancang rekomendasi aksi atau kebijakan yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan memiliki batas waktu (SMART).
Kriteria:

Sesuai dengan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Studi Kasus, Simulasi/Role-Play, Diskusi Terpimpin, Presentasi, dan Demonstrasi..
Mahasiswa membuat dan mengunggah video presentasi singkat (elevator pitch) maksimal 3 menit yang berisi intisari hasil dan rekomendasi konservasi dari sebuah studi kasus untuk audiens tertentu (misalnya: kepala desa atau wartawan)., Mahasiswa merancang sebuah poster digital atau infografis sederhana yang menyajikan data kunci dan rekomendasi dari sebuah isu konservasi, kemudian mengunggahnya ke forum diskusi LMS untuk mendapat peer-review.
Materi: Prinsip-prinsip Komunikasi Sains dan Lingkungan yang Efektif., Analisis Audiens (Stakeholders dan Publik) dalam Komunikasi Konservasi., Teknik Penyusunan Pesan Utama (Key Message) dan Storytelling untuk Isu Konservasi., Ragam Media dan Format Komunikasi: Presentasi, Infografis, Siaran Pers, Konten Media Sosial., Teknik Penyusunan Rekomendasi yang Aksiabel (Prinsip SMART) dan Strategi Follow-up.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

15

Minggu ke 15

Mampu Mendiseminasikan projek dan produk

  1. Kemampuan mengidentifikasi karakteristik dan kebutuhan informasi berbagai pemangku kepentingan (publik, pemerintah, LSM, akademisi)
  2. Kemampuan memilih dan merancang media komunikasi (presentasi, poster, infografis, video pendek, artikel populer) yang sesuai dengan audiens dan pesan
  3. Kemampuan menyusun pesan konservasi yang jelas, akurat, persuasif, dan mudah dipahami oleh audiens non-ahli
  4. Kemampuan melakukan simulasi presentasi atau penyajian hasil konservasi dengan teknik komunikasi yang efektif (verbal, non-verbal, visual)
Kriteria:

Sesuai dengan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Studi kasus, diskusi kelompok, simulasi/presentasi, analisis media komunikasi, dan peer review..
Pembuatan dan pengumpulan draf strategi komunikasi (dalam bentuk outline presentasi, naskah video pendek, atau desain poster/infografis) untuk sebuah kasus konservasi SDAL tertentu melalui LMS, disertai penjelasan pilihan media dan analisis audiensnya.
Materi: Prinsip-prinsip komunikasi sains dan komunikasi konservasi, Analisis pemangku kepentingan dan karakteristik audiens, Jenis-jenis media dan teknik komunikasi untuk konservasi (konvensional dan digital), Penyusunan pesan konservasi yang efektif: struktur, bahasa, dan visualisasi data, Strategi mengatasi misinformasi dan meningkatkan keterlibatan publik
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

16

Minggu ke 16

UAS

  1. Mampu mengidentifikasi minimal 3 jenis teknologi informasi yang digunakan dalam konservasi SDAL.
  2. Mampu menjelaskan fungsi dan manfaat spesifik satu teknologi informasi (misal: SIG atau aplikasi citizen science) untuk kegiatan konservasi.
  3. Mampu menyusun langkah-langkah sederhana pemanfaatan teknologi informasi untuk sebuah studi kasus konservasi (misal: pemantauan satwa atau habitat).
Kriteria:

Sesuai dengan rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes
Ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan demonstrasi tools/aplikasi..

Materi: Konsep dasar teknologi informasi untuk konservasi (TI untuk Konservasi)., Jenis-jenis teknologi informasi yang relevan: SIG (Sistem Informasi Geografis), Penginderaan Jauh (Remote Sensing), Database Biodiversitas (e.g., GBIF, iNaturalist), Aplikasi Mobile dan Citizen Science., Studi kasus pemanfaatan teknologi informasi dalam pemantauan ekosistem, satwa, dan tumbuhan., Tantangan dan peluang integrasi TI dalam strategi konservasi.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
20%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 15.84%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 37.51%
3. Penilaian Portofolio 2.5%
4. Penilaian Praktikum 4.17%
5. Praktik / Unjuk Kerja 15.01%
6. Tes 25%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.