Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Keolahragaan Dan Kesehatan
Program Studi S1 Masase

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

TERAPI SPA DAN BEAUTY MASSAGE

8920403013

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=1

P=2

ECTS=4.77

3

25 Agustus 2025

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Yuni Fitriyah Ningsih, S.Pd., M.Pd.




Yuni Fitriyah Ningsih, S.Pd., M.Pd.




JOESOEF ROEPAJADI

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-1

Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya

PLO-2

Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-5

Menunjukkan integritas, etika profesional, dan tanggung jawab dalam praktik masase berbasis bukti (evidence-based) dan menghargai keragaman budaya, kebutuhan klien, dan prinsip keselamatan pasien

PLO-11

Merancang dan menerapkan protokol terapi masase berbasis kebutuhan klien (kesehatan, kebugaran,\ rehabilitasi atau kecantikan)

PLO-13

Mampu mengelola praktik mandiri atau tim dalam layanan masase kesehatan, kebugaran, rehabilitasi dan kecantikan

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menerapkan prinsip-prinsip etika profesional dan keselamatan pasien dalam praktik terapi spa dan beauty massage (C3)

PO - 2

Menganalisis kebutuhan klien berdasarkan kondisi kesehatan, kebugaran, atau kecantikan untuk menentukan pendekatan terapi yang tepat (C4)

PO - 3

Mengevaluasi efektivitas teknik terapi spa dan beauty massage yang diterapkan berdasarkan respons klien dan standar praktik (C5)

PO - 4

Menciptakan protokol terapi spa dan beauty massage yang inovatif dan personalized sesuai kebutuhan spesifik klien (C6)

PO - 5

Menerapkan teknik-teknik terapi massage kecantikan yang sesuai dengan prinsip evidence-based dan budaya klien (C3)

PO - 6

Menganalisis interaksi antara berbagai modalitas terapi spa (aromaterapi, hydrotherapy, dll) untuk optimalisasi hasil (C4)

PO - 7

Mengevaluasi produk dan peralatan terapi spa dan beauty massage berdasarkan keamanan, efektivitas, dan standar industri (C5)

PO - 8

Menciptakan rencana pengembangan praktik mandiri atau tim dalam layanan terapi spa dan beauty massage (C6)

PO - 9

Menerapkan prinsip kewirausahaan dan manajemen bisnis dalam pengelolaan layanan terapi spa (C3)

PO - 10

Menganalisis tren terkini dalam industri spa dan beauty massage untuk pengembangan kompetensi profesional berkelanjutan (C4)

Matrik PLO-PO

 
POPLO-1PLO-2PLO-3PLO-5PLO-11PLO-13
PO-1    
PO-2     
PO-3    
PO-4    
PO-5    
PO-6    
PO-7    
PO-8    
PO-9    
PO-10    

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6
PO-7
PO-8
PO-9
PO-10

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Terapi Spa Dan Beauty Massage memberikan pemahaman komprehensif tentang teknik-teknik pijat estetika dan perawatan tubuh yang digunakan dalam industri spa dan kecantikan. Mahasiswa akan mempelajari berbagai metode pijat wajah, tubuh, dan kepala yang bertujuan untuk relaksasi, peremajaan kulit, serta peningkatan penampilan. Materi mencakup anatomi dan fisiologi kulit, penggunaan produk perawatan, teknik pijat klasik dan modern, serta manajemen perawatan spa. Tujuan mata kuliah ini adalah membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dalam memberikan terapi pijat kecantikan yang aman, efektif, dan sesuai standar profesional. Ruang lingkup pembelajaran meliputi praktikum langsung, studi kasus, dan pemahaman etika profesi dalam bidang terapi kecantikan.

Pustaka

Utama :

  1. Xu, Y. C., Wang, Q. Q., Chen, M. Y., Gao, Y. J., Wang, J. Y., Ge, H. T., Weng, H., Chen, J. P., & Xu, G. H. (2024). The Effect of Gua Sha Therapy on Pain in Parkinson’s Disease: a Randomized Controlled Trial. International Journal of General Medicine, Volume 17, 2791–2800. https://doi.org/10.2147/IJGM.S461958
  2. Wang, E., & Lipner, S. R. (2024). Adverse Effects of Do-It-Yourself Nail Cosmetics: A Literature Review. Skin Appendage Disorders, 10(3), 180–185. https://doi.org/10.1159/000536381
  3. Wang, B., Chen, H., & Eungpinichpong, W. (2025). The therapeutic potential of Gua Sha on fascia: evidence and possible mechanisms. International Journal of Public Health Science (IJPHS), 14(2), 672. https://doi.org/10.11591/ijphs.v14i2.25168
  4. Faidah, M. (2023). Exploration of Beauty Treatments in Sharia Beauty Clinics: The Indonesian Experience (pp. 492–499). https://doi.org/10.2991/978-2-38476-152-4_46

Pendukung :

  1. Braun, M., Schwickert, M., Nielsen, A., Brunnhuber, S., Dobos, G., Musial, F., Lüdtke, R., & Michalsen, A. (2011). Effectiveness of Traditional Chinese “Gua Sha” Therapy in Patients with Chronic Neck Pain: A Randomized Controlled Trial. Pain Medicine, 12(3), 362–369. https://doi.org/10.1111/j.1526-4637.2011.01053.x
  2. Braun, M., Schwickert, M., Nielsen, A., Brunnhuber, S., Dobos, G., Musial, F., Lüdtke, R., & Michalsen, A. (2011). Effectiveness of Traditional Chinese “Gua Sha” Therapy in Patients with Chronic Neck Pain: A Randomized Controlled Trial. Pain Medicine, 12(3), 362–369. https://doi.org/10.1111/j.1526-4637.2011.01053.x

Dosen Pengampu

Yuni Fitriyah Ningsih, S.Pd., M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa dapat mengidentifikasi, menjelaskan, dan menerapkan prinsip etika serta protokol keselamatan dalam skenario praktik terapi spa dan beauty massage.

  1. Mengidentifikasi prinsip etika profesional dalam terapi spa dan beauty massage
  2. Menjelaskan prosedur keselamatan pasien yang relevan
  3. Menerapkan prinsip etika dan keselamatan dalam studi kasus praktik
Kriteria:

Perhatian mahasiswa dalam perkuliahan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Praktikum, Tes
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi praktik.
3x50 menit
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi praktik.
3x50 menit
Materi: Pengantar etika profesional dalam industri spa dan beauty, Prinsip-prinsip dasar keselamatan pasien, Studi kasus pelanggaran etika dan keselamatan, Protokol standar operasional prosedur (SOP) keselamatan
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa dapat mengidentifikasi dan menerapkan prinsip etika profesional serta protokol keselamatan dalam berbagai skenario praktik terapi spa dan beauty massage.

Perhatian mahasiswa dalam perkuliahan

Kriteria:

Mahasiswa yang aktif bertanya/berdiskusi dan memperhatikan dalam proses perkuliahan menfapatkan poin tambahan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Praktikum, Praktik / Unjuk Kerja
metode Luring / Offline
3x50 menit
metode Daring / Online
3x50 menit
Materi: Prinsip-prinsip etika profesional dalam terapi spa, Standar keselamatan dan sanitasi dalam beauty massage, Protokol pencegahan cedera dan infeksi, Studi kasus situasi etika dalam praktik terapi
Pustaka: Handbook Perkuliahan
4%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa dapat mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menyimpulkan kebutuhan klien serta merancang rekomendasi terapi yang sesuai.

  1. Kemampuan mengidentifikasi kondisi kesehatan, kebugaran, atau kecantikan klien melalui wawancara dan observasi
  2. Kemampuan menganalisis data klien untuk menentukan kebutuhan terapi
  3. Kemampuan merumuskan rekomendasi terapi yang tepat berdasarkan analisis
Kriteria:

Mahasiswa dapat mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menyimpulkan kebutuhan klien serta merancang rekomendasi terapi yang sesuai.


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Studi kasus, diskusi kelompok, simulasi konsultasi klien, dan presentasi.
3x50menit
Studi kasus, diskusi kelompok, simulasi konsultasi klien, dan presentasi.
3x50menit
Materi: Teknik wawancara dan observasi klien, Analisis kondisi kesehatan, kebugaran, dan kecantikan, Penentuan pendekatan terapi berdasarkan kebutuhan klien, Studi kasus berbagai profil klien
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa dapat menilai dan menyimpulkan keefektifan teknik terapi berdasarkan kriteria respons klien dan kesesuaian dengan standar praktik industri.

  1. Kemampuan menganalisis respons klien terhadap teknik terapi yang diterapkan
  2. Kemampuan mengevaluasi kesesuaian teknik dengan standar praktik spa dan beauty massage
  3. Kemampuan memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil evaluasi
Kriteria:
  1. Mahasiswa dapat menganalisis respons klien terhadap teknik terapi yang diterapkan
  2. Mahasiswa dapat mengevaluasi kesesuaian teknik dengan standar praktik spa dan beauty massage
  3. Mahasiswa dapat memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil evaluasi

Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum, Praktik / Unjuk Kerja
Studi kasus, diskusi kelompok, demonstrasi, dan evaluasi praktik.
Studi kasus, diskusi kelompok, demonstrasi, dan evaluasi praktik.
Materi: Prinsip-prinsip evaluasi efektivitas terapi, Indikator respons klien (fisik, emosional, dan kepuasan), Standar praktik industri spa dan beauty massage, Teknik dokumentasi dan analisis hasil terapi
Pustaka: Handbook Perkuliahan
3%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa dapat menilai dan menyimpulkan keefektifan teknik terapi berdasarkan kriteria respons klien dan kesesuaian dengan standar praktik industri.

  1. Kemampuan menganalisis respons klien terhadap teknik terapi yang diterapkan
  2. Kemampuan mengevaluasi kesesuaian teknik dengan standar praktik spa dan beauty massage
  3. Kemampuan memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil evaluasi
Kriteria:
  1. Mahasiswa dapat menganalisis respons klien terhadap teknik terapi yang diterapkan
  2. Mahasiswa dapat mengevaluasi kesesuaian teknik dengan standar praktik spa dan beauty massage
  3. Mahasiswa dapat memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil evaluasi

Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum, Praktik / Unjuk Kerja
Studi kasus, diskusi kelompok, demonstrasi, dan evaluasi praktik.
Studi kasus, diskusi kelompok, demonstrasi, dan evaluasi praktik.
Materi: Prinsip-prinsip evaluasi efektivitas terapi, Indikator respons klien (fisik, emosional, dan kepuasan), Standar praktik industri spa dan beauty massage, Teknik dokumentasi dan analisis hasil terapi
Pustaka: Handbook Perkuliahan
3%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa dapat merancang, mengembangkan, dan mengevaluasi protokol terapi spa dan beauty massage yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan unik klien, serta mampu mengintegrasikan inovasi dalam praktik terapi.

  1. Kemampuan menganalisis kebutuhan spesifik klien (jenis kulit, kondisi kesehatan, preferensi)
  2. Kreativitas dalam merancang protokol yang inovatif dan personalized
  3. Ketepatan penerapan teknik terapi spa dan beauty massage dalam protokol
  4. Kemampuan mengevaluasi dan merevisi protokol berdasarkan umpan balik simulasi
Kriteria:
  1. Mahasiswa dapat menganalisis kebutuhan spesifik klien (jenis kulit, kondisi kesehatan, preferensi)
  2. Kreativitas dalam merancang protokol yang inovatif dan personalized
  3. Ketepatan penerapan teknik terapi spa dan beauty massage dalam protokol
  4. Kemampuan mengevaluasi dan merevisi protokol berdasarkan umpan balik simulasi

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Praktikum, Praktik / Unjuk Kerja
Project-based learning, studi kasus, diskusi kelompok, simulasi, dan presentasi.
Merancang protokol terapi personalized berdasarkan studi kasus klien virtual, Mengumpulkan video presentasi protokol yang dirancang
Materi: Prinsip-prinsip personalisasi dalam terapi spa dan beauty massage, Teknik analisis kebutuhan klien (kuesioner, konsultasi, observasi), Inovasi dalam produk dan teknik terapi spa, Penyusunan protokol terapi yang komprehensif dan terstruktur
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa dapat merancang, mengembangkan, dan menyusun protokol terapi spa dan beauty massage yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan individual klien, serta mampu mempresentasikan dan mempertahankan rancangan protokol tersebut dengan argumentasi yang logis dan berbasis evidence.

  1. Kemampuan mengidentifikasi kebutuhan spesifik klien
  2. Kreativitas dalam merancang protokol yang inovatif
  3. Ketepatan pemilihan teknik dan produk sesuai kondisi klien
  4. Kelengkapan dan sistematika penyusunan protokol
  5. Kemampuan presentasi dan argumentasi atas rancangan protokol
Kriteria:
  1. Kemampuan mengidentifikasi kebutuhan spesifik klien
  2. Kreativitas dalam merancang protokol yang inovatif
  3. Ketepatan pemilihan teknik dan produk sesuai kondisi klien
  4. Kelengkapan dan sistematika penyusunan protokol
  5. Kemampuan presentasi dan argumentasi atas rancangan protokol

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Project-based learning, diskusi kelompok, presentasi, dan studi kasus.
3x50

3x50
Materi: Prinsip personalisasi dalam terapi spa dan beauty massage, Teknik assessment kebutuhan klien, Inovasi dalam kombinasi teknik dan produk terapi, Penyusunan protokol terapi yang terstruktur, Presentasi dan evaluasi protokol
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

8

Minggu ke 8

Ulangan Tengah Semester

  1. Menjelaskan konsep dasar spa dan beauty (definisi, manfaat, tujuan)
  2. Mengidentifikasi anatomi & fisiologi kulit serta fungsi utamanya.
  3. Menyebutkan macam-macam jenis treatment spa dan fungsinya
  4. Menjelaskan produk dan bahan aktif yang digunakan dalam perawatan kecantikan.
  5. Membedakan teknik tehnik spa (relaksasi, teraputik, kosmetik).
  6. Menjelaskan etika kerja dan protokol keselamatan/sterilisasi di salon/spa
  7. Menguraikan indikasi dan kontraindikasi suatu treatment.
  8. Menjelaskan prinsip sanitasi & higiene dalam layanan spa dan beauty.
Kriteria:

Jawaban lengkap, tepat, menggunakan istilah spa & beauty yang benar, serta mampu mengaitkan konsep dengan praktik.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Praktikum, Tes
metode Luring / Offline
3x50
metode Daring / Online
3x50
Materi: Materi pertemuan 1-7
Pustaka: Xu, Y. C., Wang, Q. Q., Chen, M. Y., Gao, Y. J., Wang, J. Y., Ge, H. T., Weng, H., Chen, J. P., & Xu, G. H. (2024). The Effect of Gua Sha Therapy on Pain in Parkinson’s Disease: a Randomized Controlled Trial. International Journal of General Medicine, Volume 17, 2791–2800. https://doi.org/...
15%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu mengevaluasi efektivitas teknik terapi massage kecantikan berdasarkan studi kasus dan hasil praktik.

keantifan siswa saat di kelas dan praktik

Kriteria:

partisipasi dan keaktifan mahasiswa saat perkuliahan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Praktikum
metode Luring / Offline
3x50
mengunakan metode Daring / Online
3x50
Materi: Efektivitas terapi masase kecantikan
Pustaka: Xu, Y. C., Wang, Q. Q., Chen, M. Y., Gao, Y. J., Wang, J. Y., Ge, H. T., Weng, H., Chen, J. P., & Xu, G. H. (2024). The Effect of Gua Sha Therapy on Pain in Parkinson’s Disease: a Randomized Controlled Trial. International Journal of General Medicine, Volume 17, 2791–2800. https://doi.org/...
5%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu menilai keamanan, efektivitas, dan standar industri produk serta peralatan spa

keaktifan siswa saat di kelas dan praktik

Kriteria:

partisipasi dan keaktifan mahasiswa saat perkuliahan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
metode Luring / Offline‘
3x50
metode Daring / Online
3x50
Materi: Keamanan, efektivitas, dan standar industri produk serta peralatannya.
Pustaka: Braun, M., Schwickert, M., Nielsen, A., Brunnhuber, S., Dobos, G., Musial, F., Lüdtke, R., & Michalsen, A. (2011). Effectiveness of Traditional Chinese “Gua Sha” Therapy in Patients with Chronic Neck Pain: A Randomized Controlled Trial. Pain Medicine, 12(3), 362–369. https://doi.org/...
5%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu menciptakan protokol terapi spa & beauty massage yang personalized sesuai karakteristik klien.

menciptakan protokol terapi spa & beauty massage yang personalized sesuai karakteristik klien

Kriteria:

Mahasiswa mampu menilai keamanan, efektivitas, dan standar industri produk serta peralatan spa


Bentuk Penilaian :
Tes
metode Luring / Offline
3x50
metode Daring / Online
3x50
Materi: Menciptakan protokol terapi spa & beauty massage yang personalized sesuai karakteristik klien.
Pustaka: Wang, E., & Lipner, S. R. (2024). Adverse Effects of Do-It-Yourself Nail Cosmetics: A Literature Review. Skin Appendage Disorders, 10(3), 180–185. https://doi.org/...
5%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu mengembangkan protokol terapi inovatif dengan mengintegrasikan berbagai modalitas spa.

Mengembangkan protokol terapi inovatif dengan mengintegrasikan berbagai modalitas spa

Kriteria:

Mengembangkan protokol terapi inovatif dengan mengintegrasikan berbagai modalitas spa


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
metode Luring / Offline
3xx50
metode Daring / Online
3xx50
Materi: protokol terapi inovatif dengan mengintegrasikan berbagai modalitas spa
Pustaka: Wang, B., Chen, H., & Eungpinichpong, W. (2025). The therapeutic potential of Gua Sha on fascia: evidence and possible mechanisms. International Journal of Public Health Science (IJPHS), 14(2), 672. https://doi.org/...
5%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu menerapkan prinsip kewirausahaan dan manajemen layanan spa dalam simulasi praktik usaha.

partisipasi dan keaktifan mahasiswa saat perkuliahan

Kriteria:

partisipasi dan keaktifan mahasiswa saat perkuliahan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
metode Luring / Offline
3x50
metode Daring / Online
3x50
Materi: Protokol terapi inovatif dengan mengintegrasikan berbagai modalitas spa
Pustaka: Braun, M., Schwickert, M., Nielsen, A., Brunnhuber, S., Dobos, G., Musial, F., Lüdtke, R., & Michalsen, A. (2011). Effectiveness of Traditional Chinese “Gua Sha” Therapy in Patients with Chronic Neck Pain: A Randomized Controlled Trial. Pain Medicine, 12(3), 362–369. https://doi.org/...
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu menyusun rencana pengembangan praktik mandiri atau tim dalam layanan terapi spa dan beauty massage.

Dapat menyusun rencana pengembangan praktik mandiri atau tim dalam layanan terapi spa dan beauty massage

Kriteria:

Dapat menyusun rencana pengembangan praktik mandiri atau tim dalam layanan terapi spa dan beauty massage


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
metode Luring / Offline
3x50
metode Daring / Online
3x50
Materi: menyusun rencana pengembangan praktik mandiri
Pustaka: Braun, M., Schwickert, M., Nielsen, A., Brunnhuber, S., Dobos, G., Musial, F., Lüdtke, R., & Michalsen, A. (2011). Effectiveness of Traditional Chinese “Gua Sha” Therapy in Patients with Chronic Neck Pain: A Randomized Controlled Trial. Pain Medicine, 12(3), 362–369. https://doi.org/...
5%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu menganalisis tren industri spa dan beauty massage terkini sebagai dasar pengembangan kompetensi profesional berkelanjutan.

Menganalisis tren industri spa dan beauty massage terkini sebagai dasar pengembangan kompetensi profesional berkelanjutan.

Kriteria:

Menganalisis tren industri spa dan beauty massage terkini sebagai dasar pengembangan kompetensi profesional berkelanjutan


Bentuk Penilaian :
Tes
metode Luring / Offline
3x50
metode Daring / Online
3x50
Materi: Menganalisis tren industri spa dan beauty massage terkini sebagai dasar pengembangan kompetensi profesional berkelanjutan
Pustaka: Braun, M., Schwickert, M., Nielsen, A., Brunnhuber, S., Dobos, G., Musial, F., Lüdtke, R., & Michalsen, A. (2011). Effectiveness of Traditional Chinese “Gua Sha” Therapy in Patients with Chronic Neck Pain: A Randomized Controlled Trial. Pain Medicine, 12(3), 362–369. https://doi.org/...
5%

16

Minggu ke 16

Ulangan Akhir Semester

Ulangan Akir Semester

Kriteria:

Ulangan Akhir Semester


Bentuk Penilaian :
Tes
metode Luring / Offline
3x50
metode Daring / Online
3x50
Materi: Protokol terapi inovatif dengan mengintegrasikan berbagai modalitas spa.
Pustaka: Braun, M., Schwickert, M., Nielsen, A., Brunnhuber, S., Dobos, G., Musial, F., Lüdtke, R., & Michalsen, A. (2011). Effectiveness of Traditional Chinese “Gua Sha” Therapy in Patients with Chronic Neck Pain: A Randomized Controlled Trial. Pain Medicine, 12(3), 362–369. https://doi.org/...
20%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 29.25%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 3.75%
3. Penilaian Praktikum 17.25%
4. Praktik / Unjuk Kerja 10.58%
5. Tes 39.17%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.