Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Pendidikan
Program Studi S3 Pendidikan Inklusi

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Filsafat Pendidikan Inklusif

8640302001

T=3

P=0

ECTS=7.56

1

4 Oktober 2024

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Dr. Asri Wijiastuti, M. Pd.




.......................................




ENDANG PUDJIASTUTI SARTINAH

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-1

Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-9

Menerapkan pemahaman konseptual, kompetensi metodologis, membuat penilaian berdasarkan informasi tentang masalah interdisiplin, multidisiplin, dan transdisiplin untuk menghasilkan penelitian orisinil dan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan kemaslahatan umat manusia, serta mampu mendapat pengakuan nasional dan internasional di era perkembangan teknologi bidang pendidikan inklusif

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mampu mengkaji, mengkritisi, dan mengkristalisasi pemikiran logis di dalam memaknai hakikat filsafat Pendidikan inklusif sebagai teori, konsep, prinsip, proses, strategi, teknik, dan metode untuk mengkaji implikasi filsafat pendidikan secara objektif komprehensif dalam tulisan ilmiah yang dipresentasikan dalam diskusi kelas dan atau pertemuan ilmiah lain

PO - 2

Mampu menemukenali dan mengkritisi fenomena dan probematika pengajaran dan pembelajaran anak berkebutuhan khusus di kelas inklusif menggunakan landasan ontologi, epistemologi, aksiologi untuk menemukan alternatif solusi

PO - 3

Terampil menerapkan pemikiran filsuf pendidikan sebelum abad 20, modern, dan post modern di dalam Menyusun dan mengembangkan artikel ilmiah pendidikan inklusif secara mandiri

Matrik PLO-PO

 
POPLO-1PLO-3PLO-9
PO-1  
PO-2  
PO-3  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Kajian berbagai prinsip dan hakekat filosofi Pendidikan inklusif dari tinjauan ontologi, epistemologi, aksiologi. Kajian dan analisis berbagai artikel terkait pengertian, skup, manfaat, hakekat, teori, dan aliran filsafat pendidikan yang mendasari implementasi pendidikan inklusif di sekolah dan di masyarakat. Kajian berbagai artikel dan teori bhineka tunggal ika berbasis filosofi multikultur sebagai landasan ontologi, epistemologi dan aksiologi pendidikan inklusif. Mengkritisi pemikiran John Dewey dan filsuf sebelum abad ke 20 terkait dengan relevansi dengan implementasi Pendidikan inklusif. Relevansi Filosofi analisis, filosofi kontinetal: eksistensialisme, phenomenology, teori kritis, hermeneutics, post modern, filosofi inklusi: kesetaraan, berbagi, partisipasi, nilai dan martabat dikaji dan filsafat pendidikan modern yaitu perennialisme, esensialisme, behaviorisme, progresivisme, rekonstruksionisme, naturalisme romantis, dan eksistensialisme terhadap peran Pendidikan inklusif di era revolusi industry 4.0

Pustaka

Utama :

  1. Noddings, Nel.2018. Philosophy of Education, London: Routledge is an imprint of the Taylor & Francis Group, an informa business
  2. Kristiawan, Muhammad.2016. Filsafat Pendidikan; The Choice Is Yours. Jogjakarta: Valia Pustaka
  3. Liang The. Gie. 2000. Pengantar Filsafat limu, Yogyakarta: Liberty.
  4. Stanford Encyclopedia of Philosophy.2023. Equality of Opportunity
  5. Dewantara, Ki Hadjar. 2013. Pemikiran, Konsepsi, Keteladanan, Sikap Merdeka | (Pendidikan) dan I (Budaya). Yogya: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.
  6. More. 2982, osay e fucation a roducion on on for Poge de an an Paul

Pendukung :

  1. Doncheva, Julia, Al-Obaydi, Liqaa Habeb, Abdul Hussein, Fatima Raheem. 2023. A Comprehensive Philosophy of Inclusive Education. Proceeding of University of Ruse - 2023, volume 62, book 6.2.
  2. Rafał Szopa, Rafal.2023. The Philosophy of Participation. https://www.researchgate.net/publication/375231803
  3. Khan, Toseef Bari and Singh,Akanksha.2021. Multicultural Education and Philosophical Underpinnings.IJSSAH/ 8(3) 2021; 78-80

Dosen Pengampu

Prof. Dr. Wagino, M.Pd.

Dr. Asri Wijiastuti, M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mampu mengembangkan tesis, antitesis, dan sintesis makna konsep filsafat pendidikan inklusif

memaparkan konsep dan makna filosofi pendidikan inklusif dengan indikator: equality, sharing, participation, value, dignity

Kriteria:
  1. 4: mampu memaparkan konsep filosofi pendidikan inklusif lengkap memuat lima indikator
  2. 3: mampu memaparkan konsep filosofi pendidikan inklusif lengkap memuat tiga indikator
  3. 2: mampu memaparkan konsep filosofi pendidikan inklusif lengkap memuat satu indikator
  4. 1: pemaparan tidak sesuai indikator

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif

Diskusi dan penugasan
3x50 menit
Materi: tesis konsep dan makna implikasi filsafat pendidikan inklusi
Pustaka: Doncheva, Julia, Al-Obaydi, Liqaa Habeb, Abdul Hussein, Fatima Raheem. 2023. A Comprehensive Philosophy of Inclusive Education. Proceeding of University of Ruse - 2023, volume 62, book 6.2.
3%

2

Minggu ke 2

Mampu mengembangkan tesis, antitesis, dan sintesis makna konsep filsafat pendidikan inklusif

mampu menelaah dan memaparkan konsep dasar aspek filosofi pendidikan inklusif

Kriteria:
  1. 4: PPT yang disusun memuat tinjauan 3 aspek filosofi pendidikan inklusi
  2. 3: PPT yang disusun memuat tinjauan 2 aspek filosofi pendidikan inklusi
  3. 2: PPT yang disusun memuat tinjauan 1 aspek filosofi pendidikan inklusi
  4. 1: PPT yang disusun tidak memuat indikator yang diminta

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif

Penugasan dan pemaparan
Materi: Kajian dari materi filosofi kesetaraan yang dicermati dan dianalisis dari aspek ontologi, epistemologi, aksiologi
Pustaka: Stanford Encyclopedia of Philosophy.2023. Equality of Opportunity

Materi: Menganalisis tulisan Doncheva ditinjau dari aspek ontologi, epistemologi, aksiologi
Pustaka: Doncheva, Julia, Al-Obaydi, Liqaa Habeb, Abdul Hussein, Fatima Raheem. 2023. A Comprehensive Philosophy of Inclusive Education. Proceeding of University of Ruse - 2023, volume 62, book 6.2.
3%

3

Minggu ke 3

Mampu mengembangkan tesis, antitesis, dan sintesis pemikiran Socrates dan Plato terkait implikasi pendidikan inklusif

mampu memaparkan tesis, anti-tesis, sintesis sesuai dengan pemikiran Socrates, Plato, Aristoteles terhadap implikasi pendidikan inklusif

Kriteria:
  1. 4: tesis, anti-tesis, sintesis sesuai dengan pemikiran Socrates, Plato, Aristoteles dan pemaparan lengkap
  2. 3: tesis, anti-tesis, sintesis kurang sesuai dengan pemikiran Socrates, Plato, Aristoteles dan pemaparan lengkap
  3. 2:tesis, anti-tesis, sintesis kurang sesuai dengan pemikiran Socrates, Plato, Aristoteles dan pemaparan kurang lengkap

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja

Ekspositori, pemaparan, refleksi
Materi: Kajian pemikiran Socrates dan Plato terkait dengan "Republik" sebuah karya pemikiran berbasis dialektika Socrates
Pustaka: Noddings, Nel.2018. Philosophy of Education, London: Routledge is an imprint of the Taylor & Francis Group, an informa business
6%

4

Minggu ke 4

mengembangkan diskripsi tesis, anti-tesis, sintesis epistemologi filsafat pendidikan inklusif sesuai pemikiran Jean-Jacques Rousseau, Friedrich Fröbel; Pestalozzi

Kriteria:
  1. 4: isi diskripsi lengkap memuat tesis, anti-tesis, sintesis epistemologi filsafat pendidikan inklusif sesuai pemikiran Jean-Jacques Rousseau, Friedrich Fröbel; Pestalozzi
  2. 3: isi diskripsi hanya memuat tesis dan sintesis epistemologi filsafat pendidikan inklusif sesuai pemikiran Jean-Jacques Rousseau, Friedrich Fröbel; Pestalozzi
  3. 2: isi diskripsi hanya memuat sintesis epistemologi filsafat pendidikan inklusif sesuai pemikiran Jean-Jacques Rousseau, Friedrich Fröbel; Pestalozzi
  4. 1: isi diskripsi tidak memuat sintesis epistemologi filsafat pendidikan inklusif sesuai pemikiran Jean-Jacques Rousseau, Friedrich Fröbel; Pestalozzi

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja

Ekspositori, diskusi, presentasi, refleksi
Materi: Kajian konsep pemikiran John Dewey
Pustaka: Noddings, Nel.2018. Philosophy of Education, London: Routledge is an imprint of the Taylor & Francis Group, an informa business
5%

5

Minggu ke 5

Mampu mengembangkan tesis, antitesis, dan sintesis pemikiran John Dewey terhadap implikasi pendidikan inklusif

Kriteria:
  1. 4: Paparan lengkap memuat tesis, anti- tesis terhadap aksiologi filsafat pendidikan inklusif implikasi pemikiran John Dewey
  2. 3: Paparan hanya memuat tesisdan sintesis terhadap aksiologi filsafat pendidikan inklusif implikasi pemikiran John Dewey
  3. 2: Paparan hanya memuat sintesis terhadap aksiologi filsafat pendidikan inklusif implikasi pemikiran John Dewey

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Ekspositori, pemaparan, refleksi

Materi: Pemikiran John Dewey terkait dengan pendidikan
Pustaka: Noddings, Nel.2018. Philosophy of Education, London: Routledge is an imprint of the Taylor & Francis Group, an informa business
6%

6

Minggu ke 6

Mampu mengembangkan tesis, antitesis, dan sintesis ontologi masyarakat madani Indonesia terhadap implikasi pendidikan inklusif

Kriteria:
  1. 4: Paparan lengkap memuat tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap ontologi masyarakat madani terhadap implikasi pendidikan inklusif
  2. 3: Paparan hanya memuat tesis dan melakukan sintesis terhadap ontologi masyarakat madani terhadap implikasi pendidikan inklusif
  3. 2: Paparan hanya memuat sintesis terhadap ontologi masyarakat madani terhadap implikasi pendidikan inklusif

Bentuk Penilaian :
Praktik / Unjuk Kerja
Ekspositori, pemaparan, dan refleksi

Materi: Kajian masyarakat madani di Indonesia
Pustaka:
4%

7

Minggu ke 7

mampu mengembangkan tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap epistemologi masyarakat madani terhadap implikasi pendidikan inklusif

Menentukan tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap epistemologi masyarakat madani terhadap implikasi pendidikan inklusif

Kriteria:
  1. 4: Paparan lengkap memuat tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap epistemologi masyarakat madani terhadap implikasi pendidikan inklusif
  2. 3: Paparan hanya memuat tesis dan melakukan sintesis terhadap epistemologi masyarakat madani terhadap implikasi pendidikan inklusif
  3. 2: Paparan hanya memuat sintesis terhadap epistemologi masyarakat madani terhadap implikasi pendidikan inklusif
  4. 1: Paparan tidak memuat tesis dan sintesis terhadap epistemologi masyarakat madani terhadap implikasi pendidikan inklusif

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif

Ekspositori, paparan, refleksi
Materi: Kajian makna konsep masyarakat madani Indonesia
Pustaka: Kristiawan, Muhammad.2016. Filsafat Pendidikan; The Choice Is Yours. Jogjakarta: Valia Pustaka
5%

8

Minggu ke 8

Mampu mengembangkan pemikiran filsuf sebelum abad ke 20 dan masa kini terkait dengan implikasi pendidikan inklusif

Kriteria:
  1. 4: Makalah memuat indikator lengkap baik dari kajian ontologi, epistemologi, aksiologi terhadap implikasi pendidikan inklusif
  2. 3: Makalah memuat indikator hanya memuat kajian ontologi dan epistemologi terhadap implikasi pendidikan inklusif
  3. 2: Makalah memuat indikator hanya memuat kajian ontologi terhadap implikasi pendidikan inklusif
  4. 1: Makalah memuat indikator tidak memuat kajian ontologi, epistemologi, aksiologi terhadap implikasi pendidikan inklusif

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Ujian Tengah Semester

20%

9

Minggu ke 9

Mampu mengembangkan tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap aksiologi masyarakat madani terhadap implikasi pendidikan inklusif

Kriteria:
  1. 4: Paparan lengkap memuat tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap aksiologi masyarakat madani terhadap implikasi pendidikan inklusif
  2. 3: Paparan hanya memuat tesis dan melakukan sintesis terhadap aksiologi masyarakat madani terhadap implikasi pendidikan inklusif
  3. 2: Paparan hanya memuat sintesis terhadap aksiologi masyarakat madani terhadap implikasi pendidikan inklusif

Bentuk Penilaian :
Praktik / Unjuk Kerja

Ekspositori, paparan, refleksi
Materi: Kajian aksiologi masyarakat madani Indonesia
Pustaka: Kristiawan, Muhammad.2016. Filsafat Pendidikan; The Choice Is Yours. Jogjakarta: Valia Pustaka
10%

10

Minggu ke 10

mampu mengembangkan tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap ontologi pemikiran Montessori terhadap implikasi pendidikan inklusif

mendiskripsikan dan mengembangankan tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap ontologi pemikiran Montessori terhadap implikasi pendidikan inklusif

Kriteria:
  1. 4: isi paparan studi kasus memuat tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap ontologi pemikiran Montessori terhadap implikasi pendidikan inklusif
  2. 3: isi paparan studi kasus hanya memuat tesis dan melakukan sintesis terhadap ontologi pemikiran Montessori terhadap implikasi pendidikan inklusif
  3. 2:isi paparan studi kasus hanya memuat sintesis terhadap ontologi pemikiran Montessori terhadap implikasi pendidikan inklusif

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Studi kasus

6%

11

Minggu ke 11

Mampu mengembangkan tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap epistemologi pemikiran Montessori terhadap implikasi pendidikan inklusif

Menentukan tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap epistemologi pemikiran Montessori terhadap implikasi pendidikan inklusif

Kriteria:
  1. 4: isi paparan studi kasus memuat tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap epistemologi pemikiran Montessori terhadap implikasi pendidikan inklusif
  2. 3: isi paparan studi kasus hanya memuat tesis dan melakukan sintesis terhadap epistemologi pemikiran Montessori terhadap implikasi pendidikan inklusif
  3. 2:isi paparan studi kasus hanya memuat sintesis terhadap epistemologi pemikiran Montessori terhadap implikasi pendidikan inklusif

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk

Studi kasus, paparan, refleksi
8%

12

Minggu ke 12

Mampu mengembangakan tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap aksiologi pemikiran Montessori terhadap implikasi pendidikan inklusif

Menentukan tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap aksiologi pemikiran Montessori terhadap implikasi pendidikan inklusif

Kriteria:
  1. 4: isi paparan studi kasus memuat tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap aksiologi pemikiran Montessori terhadap implikasi pendidikan inklusif
  2. 3: isi paparan studi kasus hanya memuat tesis dan melakukan sintesis terhadap aksiologi pemikiran Montessori terhadap implikasi pendidikan inklusif
  3. 2:isi paparan studi kasus hanya memuat sintesis terhadap aksiologi pemikiran Montessori terhadap implikasi pendidikan inklusif

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk

studi kasus, paparan, refleksi
8%

13

Minggu ke 13

mampu mengembangkan tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap ontologi pemikiran Ki Hadjar Dewantara terhadap implikasi pendidikan inklusif

menentukan tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap ontologi pemikiran Ki Hadjar Dewantara terhadap implikasi pendidikan inklusif

Kriteria:
  1. 4: paparan dan isi lengkap terkait tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap ontologi pemikiran Ki Hadjar Dewantara terhadap implikasi pendidikan inklusif
  2. 3: paparan dan isi hanya memuat tesis dan anti-tesis ontologi pemikiran Ki Hadjar Dewantara terhadap implikasi pendidikan inklusif
  3. 2: paparan dan isi hanya memuat sintesis terhadap ontologi pemikiran Ki Hadjar Dewantara terhadap implikasi pendidikan inklusif

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
ekspositori, penugasan, pemaparan

Materi: pemikiran mendasar terkait dengan pendidikan inklusif Ki Hadjar Dewantara
Pustaka: Dewantara, Ki Hadjar. 2013. Pemikiran, Konsepsi, Keteladanan, Sikap Merdeka | (Pendidikan) dan I (Budaya). Yogya: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.
3%

14

Minggu ke 14

mampu mengembangkan tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap epistemologi pemikiran Ki Hadjar Dewantara terhadap implikasi pendidikan inklusif

menentukan tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap epistemologi pemikiran Ki Hadjar Dewantara terhadap implikasi pendidikan inklusif

Kriteria:
  1. 4: pemaparan dan isi lengkap memuat tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap epistemologi pemikiran Ki Hadjar Dewantara terhadap implikasi pendidikan inklusif
  2. 3: pemaparan dan isi hanya memuat tesis dan melakukan sintesis terhadap epistemologi pemikiran Ki Hadjar Dewantara terhadap implikasi pendidikan inklusif
  3. 2: pemaparan dan isi hanya memuat tesis terhadap epistemologi pemikiran Ki Hadjar Dewantara terhadap implikasi pendidikan inklusif

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
studi kasus, penugasan, pemaparan

Materi: Kajian metode menemukan pemikiran Ki Hadjar Dewantara terkait dengan implikasi pendidikan inklusif
Pustaka: Dewantara, Ki Hadjar. 2013. Pemikiran, Konsepsi, Keteladanan, Sikap Merdeka | (Pendidikan) dan I (Budaya). Yogya: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.
2%

15

Minggu ke 15

mampu mengembangkan karya ilmiah yang memuat tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap aksiologi pemikiran Ki Hadjar Dewantara terhadap implikasi pendidikan inklusif

Menghasilkan karya artikel yang memuat tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap aksiologi pemikiran Ki Hadjar Dewantara terhadap implikasi pendidikan inklusif

Kriteria:
  1. 4: artikel lengkap memuat tesis, anti- tesis dan melakukan sintesis terhadap aksiologi pemikiran Ki Hadjar Dewantara terhadap implikasi pendidikan inklusif
  2. 3: artikel hanya memuat tesis dan melakukan sintesis terhadap aksiologi pemikiran Ki Hadjar Dewantara terhadap implikasi pendidikan inklusif
  3. 2: artikel hanya memuat sintesis terhadap aksiologi pemikiran Ki Hadjar Dewantara terhadap implikasi pendidikan inklusif
Penugasan dan pemaparan

Materi: Aplikasi dan implementasi pemikiran Ki Hadjar Dewantara terkait etika dan manfaat pada pendidikan inklusif
Pustaka: Dewantara, Ki Hadjar. 2013. Pemikiran, Konsepsi, Keteladanan, Sikap Merdeka | (Pendidikan) dan I (Budaya). Yogya: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.
10%

16

Minggu ke 16

Mampu mengkristalisasi terkait dengan pemikiran filsuf terhadap implikasi pendidikan inklusif

Melakukan submit artikel pada jurnal yang sesuai


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Proyek

11%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 25.5%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 52%
3. Praktik / Unjuk Kerja 22.5%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.