
|
Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Teknik
Program Studi S1 Pariwisata
|
Kode Dokumen |
SEMESTER LEARNING PLAN |
Course |
KODE |
Rumpun MataKuliah |
Bobot Kredit |
SEMESTER |
Tanggal Penyusunan |
Etika Estetika Profesi Pariwisata |
9320703006 |
Mata Kuliah Wajib Program Studi |
T=3 |
P=0 |
ECTS=4.77 |
1 |
28 Juli 2025 |
OTORISASI |
Pengembang S.P |
Koordinator Rumpun matakuliah |
Koordinator Program Studi |
Nurul Farikhatir Rizkiyah dan M. Rizky Ramadhan
|
Nurul Farikhatir Rizkiyah
|
NURUL FARIKHATIR RIZKIYAH |
Model Pembelajaran |
Case Study |
Program Learning Outcomes (PLO)
|
PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah |
PLO-3 |
Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan |
PLO-5 |
Menguasai teori, hukum, etika, dan regulasi dalam pengelolaan destinasi, perjalanan wisata, konvensi dan acara, serta hospitaliti yang berwawasan kewirausahaan, berbasis kearifan lokal, dan berprinsip pariwisata berkelanjutan |
PLO-8 |
Mampu berkomunikasi efektif dan bekerja sama dalam tim multikultural, dan terus mengembangkan diri dalam bidang pariwisata |
Program Objectives (PO) |
PO - 1 |
Mampu berpikir logis, kritis, sistematis, dan kreatif terkait etika dan estetika profesi pariwisata, serta merancang penerapan standar perilaku profesional sesuai kode etik dan estetika pelayanan pariwisata
|
PO - 2 |
Mampu memahami, menganalisis, dan merancang pengelolaan destinasi, perjalanan wisata, acara, dan hospitaliti berdasarkan teori, hukum, etika, serta regulasi yang berwawasan kewirausahaan, berbasis kearifan lokal, dan berprinsip pariwisata berkelanjutan
|
PO - 3 |
Mampu berkomunikasi efektif dan bekerja sama dalam tim multikultural dan terus mengembangkan diri dalam bidang etika estetika profesi pariwisata secara profesional
|
Matrik PLO-PO |
| |
| PO | PLO-3 | PLO-5 | PLO-8 | | PO-1 | ✔ | | | | PO-2 | | ✔ | | | PO-3 | | | ✔ |
|
Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO) |
| |
| PO |
Minggu Ke |
| 1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
8 |
9 |
10 |
11 |
12 |
13 |
14 |
15 |
16 |
| PO-1 | ✔ | ✔ | ✔ | | | | | | | | | | | | | | | PO-2 | | | | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | | | | | | | | PO-3 | | | | | | | | | | | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ |
|
Deskripsi Singkat Mata Kuliah
|
Mata kuliah Etika Estetika Profesi Pariwisata membahas prinsip-prinsip etika dan estetika dalam konteks profesional di bidang pariwisata. Materi mencakup konsep dasar etika profesi, tanggung jawab moral, serta penerapan nilai-nilai estetika dalam pelayanan pariwisata. Tujuan mata kuliah ini adalah membekali mahasiswa dengan pemahaman tentang pentingnya integritas, sikap profesional, dan kepekaan terhadap nilai keindahan dalam industri pariwisata. Ruang lingkup pembahasan meliputi kode etik profesi, hubungan antara etika dan estetika, serta studi kasus terkait isu-isu aktual dalam dunia pariwisata. Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan prinsip etika dan estetika secara praktis dalam berbagai situasi profesional. |
Pustaka
|
Utama : |
|
- Cooper, C., Fletcher, J., Fyall, A., Gilbert, D., & Wanhill, S. (2008). Tourism: Principles and Practice. Pearson Education membahas prinsip-prinsip dasar etika dalam pariwisata
- Pitana, I. G., & Gayatri, P. G. (2005). Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta: Andi. Menjelaskan hubungan pariwisata, budaya, etika, dan perilaku wisatawan
- Goeldner, C. R., & Ritchie, J. R. B. (2012). Tourism: Principles, Practices, Philosophies. Wiley. Menjadi rujukan utama etika profesi dan standar hospitality
- Cooper, Chris. (2019). Essentials of Tourism. Sage Publishing. Membahas etika profesionalisme dalam praktik pariwisata
- Kode Etik Pariwisata Dunia (Global Code of Ethics for Tourism, UNWTO, 1999). Pedoman etika internasional bagi pekerja pariwisata dan wisatawan
|
Pendukung : |
|
- Holloway, J. C., Humphreys, C., & Davidson, R. (2009). The Business of Tourism. Pearson
- Smith, Melanie K. (2009). Issues in Cultural Tourism Studies. Routledge
- Yoeti, Oka A. (2008). Etika Pariwisata. Bandung: Angkasa
- Kode Etik Profesi Pariwisata Indonesia (PHRI, HPI, ASITA)
|
Dosen Pengampu
|
Nurul Farikhatir Rizkiyah, M.Pd Muhammad Rizky Ramadhan, BBus., MITHM. |
Minggu Ke- |
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)
|
Penilaian |
Bantuk Pembelajaran,
Metode Pembelajaran,
Penugasan Mahasiswa,
[ Estimasi Waktu] |
Materi Pembelajaran
[ Pustaka ] |
Bobot Penilaian (%) |
Indikator |
Kriteria & Bentuk |
Luring (offline) |
Daring (online) |
(1) |
(2) |
(3) |
(4) |
(5) |
(6) |
(7) |
(8) |
1
Minggu ke 1 |
- Memahami konsep dasar etika dan estetika dalam profesi pariwisata
- Memahami ruang lingkup peran etika dan estetika dalam profesi pariwisata
|
- 1. Kemampuan memahami konsep dasar etika dan estetika dalam profesi pariwisata
- 2. Kemampuan memahami ruang lingkup peran etika dan estetika dalam profesi pariwisata
|
Kriteria:
- 4 (Sangat Baik): Menjelaskan definisi dengan menggunakan istilah yang tepat dan benar
- 3 (Baik): Menjelaskan definisi dengan cukup tepat namun kurang detail
- 2 (Cukup): Menyebutkan definisi tetapi masih keliru atau tidak lengkap
- 1 (Kurang): Tidak mampu menjelaskan definisi dengan benar
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus 3 x 50 Menit |
|
Materi: Konsep dasar dan Ruang Lingkup etika dan estetika dalam Profesi Pariwisata Pustaka: Cooper, C., Fletcher, J., Fyall, A., Gilbert, D., & Wanhill, S. (2008). Tourism: Principles and Practice. Pearson Education membahas prinsip-prinsip dasar etika dalam pariwisata |
5% |
2
Minggu ke 2 |
- 1. Memahami landasan filosofis, etika normatif dan praktis, moral dan norma, perilaku profesional
- 2. Menganalisis penerapan estetika dalam pelayanan pariwisata
|
- 1. Kemampuan memahami landasan filosofis, etika normatif dan praktis, moral dan norma, perilaku profesional
- 2. Kemampuan menganalisis penerapan estetika dalam pelayanan pariwisata
|
Kriteria:
- 4 (Sangat Baik): Menjelaskan definisi dengan menggunakan istilah yang tepat dan benar
- 3 (Baik): Menjelaskan definisi dengan cukup tepat namun kurang detail
- 2 (Cukup): Menyebutkan definisi tetapi masih keliru atau tidak lengkap
- 1 (Kurang): Tidak mampu menjelaskan definisi dengan benar
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Tes |
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus 3 x 50 Menit |
LMS SINDIG 3 X 50 Menit |
Materi: Landasan filosofis, etika normatif dan praktis, moral dan norma, perilaku profesional dalam layanan Pariwisata Pustaka: Yoeti, Oka A. (2008). Etika Pariwisata. Bandung: Angkasa |
5% |
3
Minggu ke 3 |
- 1. Memahami definisi Profesi, Profesional dan Profesionalisme
- 2. Menganalisis jenis-jenis Profesi dalam bidang Pariwisata (Hospitality dan Perjalanan Wisata)
- 3. Memahami karakter professional dan integritas dalam profesi di bidang pariwisata
|
- 1. Kemampuan memahami definisi Profesi, Profesional dan Profesionalisme
- 2. Kemampuan menganalisis jenis-jenis Profesi dalam bidang Pariwisata (Hospitality dan Perjalanan Wisata)
- 3. Kemampuan memahami karakter professional dan integritas dalam profesi di bidang pariwisata
|
Kriteria:
- 4 (Sangat Baik): Menjelaskan definisi dengan menggunakan istilah yang tepat dan benar
- 3 (Baik): Menjelaskan definisi dengan cukup tepat namun kurang detail
- 2 (Cukup): Menyebutkan definisi tetapi masih keliru atau tidak lengkap
- 1 (Kurang): Tidak mampu menjelaskan definisi dengan benar
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Tes |
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus 3 x 50 Menit |
LMS SINDIG 3 X 50 Menit |
Materi: Profesi, Profesional dan Profesionalisme di Bidang Pariwisata Pustaka: Yoeti, Oka A. (2008). Etika Pariwisata. Bandung: Angkasa |
5% |
4
Minggu ke 4 |
- 1. Memahami kode etik profesi di bidang Pariwisata (Hospitality, Tour Guide, MICE)
- 2. Memahami Kode Etik Internasional seperti: UNWTO (United Nations World Tourism Organzation), PATA (Pacific Asia Travel Association), dan WTTC (World Travel and Tourism Council)
- 3. Memahami Kode Etik Nasional seperti: PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia), HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) dan ASITA (Association of the Indonesian Tours and Travels Agencies)
|
- 1. Kemampuan memahami kode etik profesi di bidang Pariwisata (Hospitality, Tour Guide, MICE)
- 2. Kemampuan memahami Kode Etik Internasional seperti: UNWTO (United Nations World Tourism Organzation), PATA (Pacific Asia Travel Association), dan WTTC (World Travel and Tourism Council)
- 3. Kemampuan memahami Kode Etik Nasional seperti: PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia), HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) dan ASITA (Association of the Indonesian Tours and Travels Agencies)
|
Kriteria:
- 4 (Sangat Baik): Menjelaskan definisi dengan menggunakan istilah yang tepat dan benar
- 3 (Baik): Menjelaskan definisi dengan cukup tepat namun kurang detail
- 2 (Cukup): Menyebutkan definisi tetapi masih keliru atau tidak lengkap
- 1 (Kurang): Tidak mampu menjelaskan definisi dengan benar
Bentuk Penilaian : Tes |
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus 3 x 50 Menit |
LMS SINDIG 3 X 50 Menit |
Materi: Kode etik pariwisata Nasional dan Internasional Pustaka: Kode Etik Profesi Pariwisata Indonesia (PHRI, HPI, ASITA) |
5% |
5
Minggu ke 5 |
- 1. Mampu memahami dan menerapkan sikap profesional dalam pelayanan prima di bidang pariwisata
- 2. Menangani keluhan tamu dengan profesional
|
- 1. Kemampuan memahami dan menerapkan sikap profesional dalam pelayanan prima di bidang pariwisata
- 2. Kemampuan menangani keluhan tamu dengan profesional
|
Kriteria:
- 4 (Sangat Baik): Menjelaskan definisi dengan menggunakan istilah yang tepat dan benar
- 3 (Baik): Menjelaskan definisi dengan cukup tepat namun kurang detail
- 2 (Cukup): Menyebutkan definisi tetapi masih keliru atau tidak lengkap
- 1 (Kurang): Tidak mampu menjelaskan definisi dengan benar
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus 3 x 50 Menit |
LMS SINDIG 3 X 50 Menit |
Materi: Pelayanan Prima Pustaka: Pitana, I. G., & Gayatri, P. G. (2005). Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta: Andi. Menjelaskan hubungan pariwisata, budaya, etika, dan perilaku wisatawan |
5% |
6
Minggu ke 6 |
- 1. Memahami etika dalam promosi wisata digital, konten kreatif, dan review online
- 2. Memahami etika dalam konten kreatif
- 3. Memahami etika dalam review online
|
- 1. Kemampuan memahami memahami etika dalam promosi wisata digital
- 2. Kemampuan memahami memahami etika dalam konten kreatif
- 3. Kemampuan memahami memahami etika dalam review online
|
Kriteria:
- 4 (Sangat Baik): Menjelaskan definisi dengan menggunakan istilah yang tepat dan benar
- 3 (Baik): Menjelaskan definisi dengan cukup tepat namun kurang detail
- 2 (Cukup): Menyebutkan definisi tetapi masih keliru atau tidak lengkap
- 1 (Kurang): Tidak mampu menjelaskan definisi dengan benar
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus 3 x 50 Menit |
LMS SINDIG 3 X 50 Menit |
Materi: Etika dalam Digital Tourism dan Media Sosial Pustaka: Kode Etik Pariwisata Dunia (Global Code of Ethics for Tourism, UNWTO, 1999). Pedoman etika internasional bagi pekerja pariwisata dan wisatawan |
5% |
7
Minggu ke 7 |
- 1. Menerapkan nilai dalam menggunakan teknologi informasi (Plagiat, Doxing, Scamm, fake review)
- 2. Menerapkan prinsip etika dalam menggunakan teknologi informasi (Plagiat, Doxing, Scamm, fake review)
|
- 1. Kemampuan menerapkan nilai dalam menggunakan teknologi informasi (Plagiat, Doxing, Scamm, fake review)
- 2. Kemampuan menerapkan prinsip etika dalam menggunakan teknologi informasi (Plagiat, Doxing, Scamm, fake review)
|
Kriteria:
- 4 (Sangat Baik): Menjelaskan definisi dengan menggunakan istilah yang tepat dan benar
- 3 (Baik): Menjelaskan definisi dengan cukup tepat namun kurang detail
- 2 (Cukup): Menyebutkan definisi tetapi masih keliru atau tidak lengkap
- 1 (Kurang): Tidak mampu menjelaskan definisi dengan benar
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Tes |
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus 3 x 50 Menit |
LMS SINDIG 3 X 50 Menit |
Materi: Etika dalam Digital Tourism dan Media Sosial Pustaka: Kode Etik Pariwisata Dunia (Global Code of Ethics for Tourism, UNWTO, 1999). Pedoman etika internasional bagi pekerja pariwisata dan wisatawan |
10% |
8
Minggu ke 8 |
- 1. Memahami konsep estetika atau keindahan
- 2. Memahami konsep harmoni dan kenyamanan dalam pengalaman wisata
|
- 1. Kemampuan memahami konsep estetika atau keindahan
- 2. Kemampuan memahami konsep harmoni dan kenyamanan dalam pengalaman wisata
|
Kriteria:
- 4 (Sangat Baik): Menjelaskan definisi dengan menggunakan istilah yang tepat dan benar
- 3 (Baik): Menjelaskan definisi dengan cukup tepat namun kurang detail
- 2 (Cukup): Menyebutkan definisi tetapi masih keliru atau tidak lengkap
- 1 (Kurang): Tidak mampu menjelaskan definisi dengan benar
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus 3 x 50 Menit |
LMS SINDIG 3 X 50 Menit |
Materi: Estetika dalam Pariwisata: Konsep dan Teori Pustaka: Smith, Melanie K. (2009). Issues in Cultural Tourism Studies. Routledge |
5% |
9
Minggu ke 9 |
- 1. Memahami pengertian Grooming dan estetika berpakaian sesuai standar profesi pariwisata
- 2. Menerapkan standar grooming, seragam dan ksesuaian budaya dan konteks dalam bekerja
|
- 1. Kemampuan memahami pengertian Grooming dan estetika berpakaian sesuai standar profesi pariwisata
- 2. Kemampuan menerapkan standar grooming, seragam dan ksesuaian budaya dan konteks dalam bekerja
|
Kriteria:
- 4 (Sangat Baik): Menjelaskan definisi dengan menggunakan istilah yang tepat dan benar
- 3 (Baik): Menjelaskan definisi dengan cukup tepat namun kurang detail
- 2 (Cukup): Menyebutkan definisi tetapi masih keliru atau tidak lengkap
- 1 (Kurang): Tidak mampu menjelaskan definisi dengan benar
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus 3 x 50 Menit |
LMS SINDIG 3 X 50 Menit |
Materi: Estetika Diri (Grooming) dan Penampilan Profesional Pustaka: Goeldner, C. R., & Ritchie, J. R. B. (2012). Tourism: Principles, Practices, Philosophies. Wiley. Menjadi rujukan utama etika profesi dan standar hospitality |
5% |
10
Minggu ke 10 |
- 1. Menjelaskan komunikasi melalui bahasa tubuh, komunikasi verbal dan non verbal dalam melayani wisatawan
- 2. Memahami dan menerapkan budaya kerja dalam organisasi dan profesi di bidang pariwisata
|
- 1. Kemampuan menjelaskan komunikasi melalui bahasa tubuh, komunikasi verbal dan non verbal dalam melayani wisatawan
- 2. Kemampuan memahami dan menerapkan budaya kerja dalam organisasi dan profesi di bidang pariwisata
|
Kriteria:
- 4 (Sangat Baik): Menjelaskan definisi dengan menggunakan istilah yang tepat dan benar
- 3 (Baik): Menjelaskan definisi dengan cukup tepat namun kurang detail
- 2 (Cukup): Menyebutkan definisi tetapi masih keliru atau tidak lengkap
- 1 (Kurang): Tidak mampu menjelaskan definisi dengan benar
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus 3 x 50 Menit |
LMS SINDIG 3 X 50 Menit |
Materi: Etika interpersonal dan Budaya Kerja dalam Profesi di bidang Pariwisata Pustaka: Yoeti, Oka A. (2008). Etika Pariwisata. Bandung: Angkasa |
5% |
11
Minggu ke 11 |
- 1. Menilai pelestarian budaya, lingkungan dan estetika destinasi wisata (bangunan, tata ruang, lanskap)
- 2. Menilai estetika seni pertunjukan dalam pariwisata
- 3. Memahami etika dalam menghormati budaya lokal dan lintas budaya suatu daerah
|
- 1. Kemampuan menilai pelestarian budaya, lingkungan dan estetika destinasi wisata (bangunan, tata ruang, lanskap)
- 2. Kemampuan menilai estetika seni pertunjukan dalam pariwisata
- 3. Kemampuan memahami etika dalam menghormati budaya lokal dan lintas budaya suatu daerah
|
Kriteria:
- 4 (Sangat Baik): Menjelaskan definisi dengan menggunakan istilah yang tepat dan benar
- 3 (Baik): Menjelaskan definisi dengan cukup tepat namun kurang detail
- 2 (Cukup): Menyebutkan definisi tetapi masih keliru atau tidak lengkap
- 1 (Kurang): Tidak mampu menjelaskan definisi dengan benar
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Tes |
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus 3 x 50 Menit |
LMS SINDIG 3 X 50 Menit |
Materi: Etika dan Estetika dalam Pengelolaan Destinasi Wisata budaya dan kearifan lokal Pustaka: Goeldner, C. R., & Ritchie, J. R. B. (2012). Tourism: Principles, Practices, Philosophies. Wiley. Menjadi rujukan utama etika profesi dan standar hospitality |
5% |
12
Minggu ke 12 |
- 1. Memahami etika tour leader/guide
- 2. Memahami estetika transportasi yang digunakan dalam perjalanan wisata
|
- 1. Kemampuan memahami etika tour leader/guide
- 2. Kemampuan memahami estetika transportasi yang digunakan dalam perjalanan wisata
|
Kriteria:
- 4 (Sangat Baik): Menjelaskan definisi dengan menggunakan istilah yang tepat dan benar
- 3 (Baik): Menjelaskan definisi dengan cukup tepat namun kurang detail
- 2 (Cukup): Menyebutkan definisi tetapi masih keliru atau tidak lengkap
- 1 (Kurang): Tidak mampu menjelaskan definisi dengan benar
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio, Tes |
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus 3 x 50 Menit |
LMS SINDIG 3 X 50 Menit |
Materi: Estetika Kuliner dan Gastronomi Pariwisata Pustaka: Goeldner, C. R., & Ritchie, J. R. B. (2012). Tourism: Principles, Practices, Philosophies. Wiley. Menjadi rujukan utama etika profesi dan standar hospitality |
5% |
13
Minggu ke 13 |
- 1. Memahami keindahan dalam penyajian makanan dan plating
- 2. Memahami keindahan dalam experience dining
|
- 1. Kemampuan memahami keindahan dalam penyajian makanan dan plating
- 2. Kemampuan memahami keindahan dalam experience dining
- 3. Kemampuan memahami etika dalam menghormati budaya lokal dan lintas budaya suatu daerah
|
Kriteria:
- 4 (Sangat Baik): Menjelaskan definisi dengan menggunakan istilah yang tepat dan benar
- 3 (Baik): Menjelaskan definisi dengan cukup tepat namun kurang detail
- 2 (Cukup): Menyebutkan definisi tetapi masih keliru atau tidak lengkap
- 1 (Kurang): Tidak mampu menjelaskan definisi dengan benar
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus 3 x 50 Menit |
LMS SINDIG 3 X 50 Menit |
Materi: Estetika Kuliner dan Gastronomi Pariwisata Pustaka: Goeldner, C. R., & Ritchie, J. R. B. (2012). Tourism: Principles, Practices, Philosophies. Wiley. Menjadi rujukan utama etika profesi dan standar hospitality |
5% |
14
Minggu ke 14 |
- 1. Memahami konsep tata ruang dan dekorasi ruangan
- 2. Memahami estetika penyajian dalam suatu ruangan dan konvensi acara
|
- 1. Kemampuan memahami konsep tata ruang dan dekorasi ruangan
- 2. Kemampuan memahami estetika penyajian dalam suatu ruangan dan konvensi acara
|
Kriteria:
- 4 (Sangat Baik): Menjelaskan definisi dengan menggunakan istilah yang tepat dan benar
- 3 (Baik): Menjelaskan definisi dengan cukup tepat namun kurang detail
- 2 (Cukup): Menyebutkan definisi tetapi masih keliru atau tidak lengkap
- 1 (Kurang): Tidak mampu menjelaskan definisi dengan benar
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio, Tes |
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus 3 x 50 Menit |
LMS SINDIG 3 X 50 Menit |
Materi: Etika dan Estetika dalam Bidang MICE Pustaka: Cooper, Chris. (2019). Essentials of Tourism. Sage Publishing. Membahas etika profesionalisme dalam praktik pariwisata |
5% |
15
Minggu ke 15 |
Mengkritisi isu-isu etika dan estetika pariwisata di era global (over-commercialization, authenticity, greenwashing) |
Mengkritisi isu-isu etika dan estetika pariwisata di era global (over-commercialization, authenticity, greenwashing) |
Kriteria:
- 4 (Sangat Baik): Menjelaskan definisi dengan menggunakan istilah yang tepat dan benar
- 3 (Baik): Menjelaskan definisi dengan cukup tepat namun kurang detail
- 2 (Cukup): Menyebutkan definisi tetapi masih keliru atau tidak lengkap
- 1 (Kurang): Tidak mampu menjelaskan definisi dengan benar
Bentuk Penilaian : Penilaian Portofolio, Tes |
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus 3 x 50 Menit |
LMS SINDIG 3 X 50 Menit |
Materi: Tantangan Etika dan Estetika dalam Pariwisata Modern Pustaka: Holloway, J. C., Humphreys, C., & Davidson, R. (2009). The Business of Tourism. Pearson |
5% |
16
Minggu ke 16 |
Mampu menerapkan dan melaksanakan etika estetika profesi pariwisata dalam kehidupan sehari-hari |
Kemampuan dalam menerapkan dan melaksanakan etika estetika profesi pariwisata dalam kehidupan sehari-hari |
Kriteria:
- 4 (Sangat Baik): Menjelaskan definisi dengan menggunakan istilah yang tepat dan benar
- 3 (Baik): Menjelaskan definisi dengan cukup tepat namun kurang detail
- 2 (Cukup): Menyebutkan definisi tetapi masih keliru atau tidak lengkap
- 1 (Kurang): Tidak mampu menjelaskan definisi dengan benar
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio, Tes |
Ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus 3 x 50 Menit |
LMS SINDIG 3 X 50 Menit |
Materi: Etika Estetika Profesi Pariwisata Pustaka: Pitana, I. G., & Gayatri, P. G. (2005). Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta: Andi. Menjelaskan hubungan pariwisata, budaya, etika, dan perilaku wisatawan |
20% |