Universitas Negeri Surabaya
Fakultas PSDKU
Program Studi S1 Pendidikan Tata Rias (Kampus Kabupaten Magetan)

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Tata Rias Pengantin Nusantara

8321403019

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=3

P=0

ECTS=4.77

3

9 April 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Dindy Sinta Megasri




Sri Usodoningtyas




SRI USODONINGTYAS

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-2

Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan

PLO-4

Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.

PLO-5

Menguraikan konsep dasar keilmuan bidang kecantikan kulit, kecantikan rambut, tata rias pengantin dan kosmetologi

PLO-8

Mengaplikasikan bidang ilmu pendidikan serta bidang keahlian tata rias yang meliputi tata rias kulit, tata rias rambut, tata rias pengantin, serta perawatan badan dan SpA yang berwawasan profesionalisme kewirausahaan.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menerapkan teknik dan metode tata rias pengantin dari berbagai daerah di Indonesia dalam praktik langsung (C3)

PO - 2

Menganalisis perbedaan estetika dan teknik tata rias pengantin antar daerah untuk memahami keunikan budaya lokal (C4)

PO - 3

Mengevaluasi hasil tata rias pengantin berdasarkan kriteria kecantikan, keautentikan, dan kesesuaian dengan adat istiadat setempat (C5)

PO - 4

Menciptakan desain tata rias pengantin yang menggabungkan elemen modern dan tradisional untuk menciptakan tampilan yang inovatif (C6)

PO - 5

Menerapkan prinsip-prinsip etika profesional dalam praktik tata rias pengantin, termasuk kejujuran, tanggung jawab, dan komunikasi efektif (C3)

PO - 6

Menganalisis pengaruh budaya nasional dan kearifan lokal dalam pengembangan tata rias pengantin Nusantara (C4)

PO - 7

Mengevaluasi dan mengadaptasi teknik tata rias pengantin untuk memenuhi kebutuhan klien yang beragam (C5)

PO - 8

Menciptakan materi pembelajaran dan pelatihan tata rias pengantin yang inovatif dan adaptif terhadap tren serta teknologi terkini (C6)

PO - 9

Menerapkan keterampilan kolaboratif dan adaptif dalam bekerja secara tim dalam proyek tata rias pengantin (C3)

PO - 10

Menganalisis dan mengintegrasikan nilai-nilai agama, kebangsaan dalam praktik tata rias pengantin untuk memperkuat identitas nasional (C4)

Matrik PLO-PO

 
POPLO-2PLO-4PLO-5PLO-8
PO-1   
PO-2   
PO-3   
PO-4   
PO-5   
PO-6   
PO-7   
PO-8   
PO-9   
PO-10   

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6
PO-7
PO-8
PO-9
PO-10

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini memberikan pemahaman mengenai konsep dasarserta pengembangan seni tata rias pengantin tradisional di Indonesia.Penjelasan mengenai beragam tata rias pengantin Indonesia yang terbagi atas kategori berpaes dan non paes, yang berada di pulau Sumatera, sebagian Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, ntb, NTT, dan Maluku. Melakukan praktek serta uji coba tata rias pengantin tradisional dengan teknik merias pengantin sesuai dengan perkembangan mode, dan dalam prosesnya akan dilakukan pendokumentasian untuk portofolio yang akan dievaluasi, dan dinilai oleh mahasiswa dan dosen pengampu. Proses pembelajaran dilakukan dengan menerapkan pendekatan konstruktivistik, yaitu dengan metode pembelajaran langsung,kooperatif, serta metode proyek dimana mahasiswa secara berkelompok diminta melakukan proyek tata rias pengantin tradisional, dimana akan terjadi suatu pemecahan masalah yang terjadi pada kondisi model, keterbatasan alat dan bahan, serta keterbatasan waktu. Kesemua hasil pembelajaran serta kartya mahasiswa akan dibuat dalam bentuk portofolio serta laporan yang akan dipresentasikan oleh mahasiswa.

Pustaka

Utama :

  1. Santoso, Tien:TataRias dan Busana Pengantin Seluruh Indonesia, 2010: Jakarta:GramediaTilaar, Martha.1985.Indonesia Bersolek. Jakarta: GramediaDjamadil, AA.1990.Mengenal kebudayaan Daerah Indonesia.Jakarta: Prakarsa MampangSejahteraDep.dik.bud.1987.Arti lambang dan fungsi tata rias pengantin dalam menanamkannilai-nilai budaya. Yogyakarta:Dep.dik.budAndiyanto.2004.The Make Over Rahasia Rias Wajah. Jakarta: Gramedia.Arby, Cut Intan Elly, 1989,Tata Rias danUpacara Adat Perkawinan Aceh, Jakarta: Yayasan Meukuta AlamJafar, As, 1988,Upacara Adat Pengantin Gayo,JakartaMertami, M, 2003, Tata Rias Pengantin Bali,Denpasar: Upada SastraBratawidjaja, Thomas Wijaya, 1990,UpacaraPerkawinan Adat Sunda, Jakarta: Pustaka Sinar HarapanKhotimah, Khusnul dkk, 2006,Belajar MeriasPengantin, Surabaya: SICRadjilis, Elly, 1995, Tata Rias dan UpacaraAdat Pernikahan, Pengantin Daerah Pesisir (Padang) Sumatera Barat,Jakarta:Meutia Cipta saranaZakaria, Liza.,Tata RiasPengantin Sunda Tradisional dan Modifikasi, 2011, Jakarta: PT GramediaPustaka UtamaGiadi,Reita dan Aprilia, Ade.,TataRias, Busana, dan Adat Pernikahan Sunda 1CSalamina 1D., 2010, Jakarta: PTGramedia Pustaka UtamaSuhendi, Sumarni.,Tata Rias PengantinSunda Putri Sunda Siger dan Sunda Sukapura., 2004, Jakarta: Meutia Ciptasarana dan DPP HARPI Melati Jakarta dan Jawa Barat

Pendukung :

Dosen Pengampu

Sri Usodoningtyas, S.Pd., M.Pd.

Dindy Sinta Megasari, S.Pd., M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu mendeskripsikan konsep dasar tata rias pengantin daerah traditional dan modifikasi di Indonesia

  1. a. Mendiskripsikan tata rias pengantin tradisional Indonesia.
  2. b. Menjelaskan Konsep dasar Tata rias pengantin tradisional Indonesia. c. Mengenal berbagai macam tata rias pengantin Tradisional di Pulau Jawa
Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tuas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah diskusi dan tanya jawab Diskusi aksentuasi pengetahuan
3 X 50

Materi: konsep dasar pengantin tardisional
Pustaka: Santoso, Tien:TataRias dan Busana Pengantin Seluruh Indonesia, 2010: Jakarta:GramediaTilaar, Martha.1985.Indonesia Bersolek. Jakarta: GramediaDjamadil, AA.1990.Mengenal kebudayaan Daerah Indonesia.Jakarta: Prakarsa MampangSejahteraDep.dik.bud.1987.Arti lambang dan fungsi tata rias pengantin dalam menanamkannilai-nilai budaya. Yogyakarta:Dep.dik.budAndiyanto.2004.The Make Over Rahasia Rias Wajah. Jakarta: Gramedia.Arby, Cut Intan Elly, 1989,Tata Rias danUpacara Adat Perkawinan Aceh, Jakarta: Yayasan Meukuta AlamJafar, As, 1988,Upacara Adat Pengantin Gayo,JakartaMertami, M, 2003, Tata Rias Pengantin Bali,Denpasar: Upada SastraBratawidjaja, Thomas Wijaya, 1990,UpacaraPerkawinan Adat Sunda, Jakarta: Pustaka Sinar HarapanKhotimah, Khusnul dkk, 2006,Belajar MeriasPengantin, Surabaya: SICRadjilis, Elly, 1995, Tata Rias dan UpacaraAdat Pernikahan, Pengantin Daerah Pesisir (Padang) Sumatera Barat,Jakarta:Meutia Cipta saranaZakaria, Liza.,Tata RiasPengantin Sunda Tradisional dan Modifikasi, 2011, Jakarta: PT GramediaPustaka UtamaGiadi,Reita dan Aprilia, Ade.,TataRias, Busana, dan Adat Pernikahan Sunda 1CSalamina 1D., 2010, Jakarta: PTGramedia Pustaka UtamaSuhendi, Sumarni.,Tata Rias PengantinSunda Putri Sunda Siger dan Sunda Sukapura., 2004, Jakarta: Meutia Ciptasarana dan DPP HARPI Melati Jakarta dan Jawa Barat
3%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa menguasai Tata rias pengantin tradisional dan modifikasi Bali

  1. Mengenal berbagai macam tata rias pengantin Bali.
  2. Mendiskripsikan tata rias pengantin Bali.
  3. Melakukan penataan rambut pengantin Bali Agung
  4. Melakukan tata rias wajah pengantin Bali Agung.
  5. Mengenakan busana pengantin Bali Agung
  6. Mempresentasikan hasil unjuk kerja
Kriteria:
  1. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  2. 2. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
latihan dan penugasan
6 X 50

Materi: pengantin Bali agung
Pustaka: Santoso, Tien:TataRias dan Busana Pengantin Seluruh Indonesia, 2010: Jakarta:GramediaTilaar, Martha.1985.Indonesia Bersolek. Jakarta: GramediaDjamadil, AA.1990.Mengenal kebudayaan Daerah Indonesia.Jakarta: Prakarsa MampangSejahteraDep.dik.bud.1987.Arti lambang dan fungsi tata rias pengantin dalam menanamkannilai-nilai budaya. Yogyakarta:Dep.dik.budAndiyanto.2004.The Make Over Rahasia Rias Wajah. Jakarta: Gramedia.Arby, Cut Intan Elly, 1989,Tata Rias danUpacara Adat Perkawinan Aceh, Jakarta: Yayasan Meukuta AlamJafar, As, 1988,Upacara Adat Pengantin Gayo,JakartaMertami, M, 2003, Tata Rias Pengantin Bali,Denpasar: Upada SastraBratawidjaja, Thomas Wijaya, 1990,UpacaraPerkawinan Adat Sunda, Jakarta: Pustaka Sinar HarapanKhotimah, Khusnul dkk, 2006,Belajar MeriasPengantin, Surabaya: SICRadjilis, Elly, 1995, Tata Rias dan UpacaraAdat Pernikahan, Pengantin Daerah Pesisir (Padang) Sumatera Barat,Jakarta:Meutia Cipta saranaZakaria, Liza.,Tata RiasPengantin Sunda Tradisional dan Modifikasi, 2011, Jakarta: PT GramediaPustaka UtamaGiadi,Reita dan Aprilia, Ade.,TataRias, Busana, dan Adat Pernikahan Sunda 1CSalamina 1D., 2010, Jakarta: PTGramedia Pustaka UtamaSuhendi, Sumarni.,Tata Rias PengantinSunda Putri Sunda Siger dan Sunda Sukapura., 2004, Jakarta: Meutia Ciptasarana dan DPP HARPI Melati Jakarta dan Jawa Barat
7%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa menguasai tata rias pengantin tradisional dan modifikasi Bugis

  1. a. Mendiskripsikan tata rias pengantin Bugis b. Mendiskripsikan tata rias pengantin Bugis c. Melakukan penataan rambut pengantin Bugis d. Melakukan tata rias wajah pengantin Bugis e. Mengenakan busana pengantin Bugis f. Membuat laporan hasil unjuk kerja TRP Bugis g. Mempresentasikan hasil unjuk kerja
  2. b. Mendiskripsikan tata rias pengantin Bugis c. Melakukan penataan rambut pengantin Bugis d. Melakukan tata rias wajah pengantin Bugis e. Mengenakan busana pengantin Bugis f. Membuat laporan hasil unjuk kerja TRP Bugis g. Mempresentasikan hasil unjuk kerja
  3. c. Melakukan penataan rambut pengantin Bugis d. Melakukan tata rias wajah pengantin Bugis e. Mengenakan busana pengantin Bugis f. Membuat laporan hasil unjuk kerja TRP Bugis g. Mempresentasikan hasil unjuk kerja
  4. d. Melakukan tata rias wajah pengantin Bugis e. Mengenakan busana pengantin Bugis f. Membuat laporan hasil unjuk kerja TRP Bugis g. Mempresentasikan hasil unjuk kerja
  5. e. Mengenakan busana pengantin Bugis f. Membuat laporan hasil unjuk kerja TRP Bugis g. Mempresentasikan hasil unjuk kerja
  6. f. Membuat laporan hasil unjuk kerja TRP Bugis g. Mempresentasikan hasil unjuk kerja
  7. g. Mempresentasikan hasil unjuk kerja
Kriteria:
  1. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  2. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Ceramah diskusi tanya jawab latihan dan penugasan
6 X 50

Materi: penagntin bugis
Pustaka: Santoso, Tien:TataRias dan Busana Pengantin Seluruh Indonesia, 2010: Jakarta:GramediaTilaar, Martha.1985.Indonesia Bersolek. Jakarta: GramediaDjamadil, AA.1990.Mengenal kebudayaan Daerah Indonesia.Jakarta: Prakarsa MampangSejahteraDep.dik.bud.1987.Arti lambang dan fungsi tata rias pengantin dalam menanamkannilai-nilai budaya. Yogyakarta:Dep.dik.budAndiyanto.2004.The Make Over Rahasia Rias Wajah. Jakarta: Gramedia.Arby, Cut Intan Elly, 1989,Tata Rias danUpacara Adat Perkawinan Aceh, Jakarta: Yayasan Meukuta AlamJafar, As, 1988,Upacara Adat Pengantin Gayo,JakartaMertami, M, 2003, Tata Rias Pengantin Bali,Denpasar: Upada SastraBratawidjaja, Thomas Wijaya, 1990,UpacaraPerkawinan Adat Sunda, Jakarta: Pustaka Sinar HarapanKhotimah, Khusnul dkk, 2006,Belajar MeriasPengantin, Surabaya: SICRadjilis, Elly, 1995, Tata Rias dan UpacaraAdat Pernikahan, Pengantin Daerah Pesisir (Padang) Sumatera Barat,Jakarta:Meutia Cipta saranaZakaria, Liza.,Tata RiasPengantin Sunda Tradisional dan Modifikasi, 2011, Jakarta: PT GramediaPustaka UtamaGiadi,Reita dan Aprilia, Ade.,TataRias, Busana, dan Adat Pernikahan Sunda 1CSalamina 1D., 2010, Jakarta: PTGramedia Pustaka UtamaSuhendi, Sumarni.,Tata Rias PengantinSunda Putri Sunda Siger dan Sunda Sukapura., 2004, Jakarta: Meutia Ciptasarana dan DPP HARPI Melati Jakarta dan Jawa Barat
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa menguasai tata rias pengantin tradisional dan modifikasi Tolaki Kendari

a. Mengenal berbagaimacam tata rias pengantin Tolaki Kendari b. Mendiskripsikan tata rias pengantin Tolaki Kendari c. Diskusi mengenai tata rias pengantin Tolaki Kendari d. Melakukan penataan rambut pengantin Tolaki Kendari e. Melakukan tata rias wajah pengantin Tolaki Kendari f. Mengenakan busana pengantin Tolaki Kendari g. Membuat laporan hasil unjuk kerja TRP Tolaki Kendari

Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)
  6. Nilai Akhir Mahasiswa:
  7. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tuas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Ceramah diskusi tanya jawab latihan dan penugasan
6 X 50

Materi: tolaki kendari
Pustaka: Santoso, Tien:TataRias dan Busana Pengantin Seluruh Indonesia, 2010: Jakarta:GramediaTilaar, Martha.1985.Indonesia Bersolek. Jakarta: GramediaDjamadil, AA.1990.Mengenal kebudayaan Daerah Indonesia.Jakarta: Prakarsa MampangSejahteraDep.dik.bud.1987.Arti lambang dan fungsi tata rias pengantin dalam menanamkannilai-nilai budaya. Yogyakarta:Dep.dik.budAndiyanto.2004.The Make Over Rahasia Rias Wajah. Jakarta: Gramedia.Arby, Cut Intan Elly, 1989,Tata Rias danUpacara Adat Perkawinan Aceh, Jakarta: Yayasan Meukuta AlamJafar, As, 1988,Upacara Adat Pengantin Gayo,JakartaMertami, M, 2003, Tata Rias Pengantin Bali,Denpasar: Upada SastraBratawidjaja, Thomas Wijaya, 1990,UpacaraPerkawinan Adat Sunda, Jakarta: Pustaka Sinar HarapanKhotimah, Khusnul dkk, 2006,Belajar MeriasPengantin, Surabaya: SICRadjilis, Elly, 1995, Tata Rias dan UpacaraAdat Pernikahan, Pengantin Daerah Pesisir (Padang) Sumatera Barat,Jakarta:Meutia Cipta saranaZakaria, Liza.,Tata RiasPengantin Sunda Tradisional dan Modifikasi, 2011, Jakarta: PT GramediaPustaka UtamaGiadi,Reita dan Aprilia, Ade.,TataRias, Busana, dan Adat Pernikahan Sunda 1CSalamina 1D., 2010, Jakarta: PTGramedia Pustaka UtamaSuhendi, Sumarni.,Tata Rias PengantinSunda Putri Sunda Siger dan Sunda Sukapura., 2004, Jakarta: Meutia Ciptasarana dan DPP HARPI Melati Jakarta dan Jawa Barat
3%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa menguasai Tata rias pengantin tradisional dan modifikasi NTB

a. Mendiskripsikan tata rias pengantin Sasak. b. Mendiskripsikan tata rias pengantin Sasak c. Diskusi mengenai tata rias pengantin Sasak d. Melakukan penataan rambut pengantin Sasak e. Melakukan tata rias wajah pengantin Sasak f. Mengenakan busana pengantin Sasak g. Membuat laporan hasil unjuk kerja TRP Sasak

Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)
  6. Nilai Akhir Mahasiswa:
  7. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tuas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Pembelajaran Langsung/Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
3 X 50

Materi: sasak lombok
Pustaka: Santoso, Tien:TataRias dan Busana Pengantin Seluruh Indonesia, 2010: Jakarta:GramediaTilaar, Martha.1985.Indonesia Bersolek. Jakarta: GramediaDjamadil, AA.1990.Mengenal kebudayaan Daerah Indonesia.Jakarta: Prakarsa MampangSejahteraDep.dik.bud.1987.Arti lambang dan fungsi tata rias pengantin dalam menanamkannilai-nilai budaya. Yogyakarta:Dep.dik.budAndiyanto.2004.The Make Over Rahasia Rias Wajah. Jakarta: Gramedia.Arby, Cut Intan Elly, 1989,Tata Rias danUpacara Adat Perkawinan Aceh, Jakarta: Yayasan Meukuta AlamJafar, As, 1988,Upacara Adat Pengantin Gayo,JakartaMertami, M, 2003, Tata Rias Pengantin Bali,Denpasar: Upada SastraBratawidjaja, Thomas Wijaya, 1990,UpacaraPerkawinan Adat Sunda, Jakarta: Pustaka Sinar HarapanKhotimah, Khusnul dkk, 2006,Belajar MeriasPengantin, Surabaya: SICRadjilis, Elly, 1995, Tata Rias dan UpacaraAdat Pernikahan, Pengantin Daerah Pesisir (Padang) Sumatera Barat,Jakarta:Meutia Cipta saranaZakaria, Liza.,Tata RiasPengantin Sunda Tradisional dan Modifikasi, 2011, Jakarta: PT GramediaPustaka UtamaGiadi,Reita dan Aprilia, Ade.,TataRias, Busana, dan Adat Pernikahan Sunda 1CSalamina 1D., 2010, Jakarta: PTGramedia Pustaka UtamaSuhendi, Sumarni.,Tata Rias PengantinSunda Putri Sunda Siger dan Sunda Sukapura., 2004, Jakarta: Meutia Ciptasarana dan DPP HARPI Melati Jakarta dan Jawa Barat
10%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa menguasai Tata rias pengantin tradisional dan modifikasi Banjar

a. Mengenal berbagaimacam tata rias pengantin Banjar b. Mendiskripsikan tata rias pengantin Banjar c. Diskusi mengenai tata rias pengantin Banjar d. Melakukan penataan rambut penganti Banjar e. Melakukan tata rias wajah pengantin Banjar f. Mengenakan busana pengantin Banjar g. Membuat laporan hasil unjuk kerja TRP Banjar

Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)
  6. Nilai Akhir Mahasiswa:
  7. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tuas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
3 X 50

Materi: penagntin Banjar
Pustaka: Santoso, Tien:TataRias dan Busana Pengantin Seluruh Indonesia, 2010: Jakarta:GramediaTilaar, Martha.1985.Indonesia Bersolek. Jakarta: GramediaDjamadil, AA.1990.Mengenal kebudayaan Daerah Indonesia.Jakarta: Prakarsa MampangSejahteraDep.dik.bud.1987.Arti lambang dan fungsi tata rias pengantin dalam menanamkannilai-nilai budaya. Yogyakarta:Dep.dik.budAndiyanto.2004.The Make Over Rahasia Rias Wajah. Jakarta: Gramedia.Arby, Cut Intan Elly, 1989,Tata Rias danUpacara Adat Perkawinan Aceh, Jakarta: Yayasan Meukuta AlamJafar, As, 1988,Upacara Adat Pengantin Gayo,JakartaMertami, M, 2003, Tata Rias Pengantin Bali,Denpasar: Upada SastraBratawidjaja, Thomas Wijaya, 1990,UpacaraPerkawinan Adat Sunda, Jakarta: Pustaka Sinar HarapanKhotimah, Khusnul dkk, 2006,Belajar MeriasPengantin, Surabaya: SICRadjilis, Elly, 1995, Tata Rias dan UpacaraAdat Pernikahan, Pengantin Daerah Pesisir (Padang) Sumatera Barat,Jakarta:Meutia Cipta saranaZakaria, Liza.,Tata RiasPengantin Sunda Tradisional dan Modifikasi, 2011, Jakarta: PT GramediaPustaka UtamaGiadi,Reita dan Aprilia, Ade.,TataRias, Busana, dan Adat Pernikahan Sunda 1CSalamina 1D., 2010, Jakarta: PTGramedia Pustaka UtamaSuhendi, Sumarni.,Tata Rias PengantinSunda Putri Sunda Siger dan Sunda Sukapura., 2004, Jakarta: Meutia Ciptasarana dan DPP HARPI Melati Jakarta dan Jawa Barat
7%

7

Minggu ke 7

UTS mahasiswa menguasai tata rias Bali, Bugis, , Tolaki kendari, Sasak NTB, Banjar.

a. Mendiskripsikan tata rias pengantin Bugis, banjar, bali, tolaki kendari, sasak NTB b. Melakukan penataan rambut pengantin Bugis, banjar, bali, tolaki kendari, sasak NTB c. Melakukan tata rias wajah pengantin Bugis, banjar, bali, tolaki kendari, sasak NTB d. Mengenakan busana pengantin Bugis , banjar, bali, tolaki kendari, sasak NTB

Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)
  6. Nilai Akhir Mahasiswa:
  7. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tuas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
latihan, penugasan, praktek
3 X 50

Materi: pengantin NTB
Pustaka: Santoso, Tien:TataRias dan Busana Pengantin Seluruh Indonesia, 2010: Jakarta:GramediaTilaar, Martha.1985.Indonesia Bersolek. Jakarta: GramediaDjamadil, AA.1990.Mengenal kebudayaan Daerah Indonesia.Jakarta: Prakarsa MampangSejahteraDep.dik.bud.1987.Arti lambang dan fungsi tata rias pengantin dalam menanamkannilai-nilai budaya. Yogyakarta:Dep.dik.budAndiyanto.2004.The Make Over Rahasia Rias Wajah. Jakarta: Gramedia.Arby, Cut Intan Elly, 1989,Tata Rias danUpacara Adat Perkawinan Aceh, Jakarta: Yayasan Meukuta AlamJafar, As, 1988,Upacara Adat Pengantin Gayo,JakartaMertami, M, 2003, Tata Rias Pengantin Bali,Denpasar: Upada SastraBratawidjaja, Thomas Wijaya, 1990,UpacaraPerkawinan Adat Sunda, Jakarta: Pustaka Sinar HarapanKhotimah, Khusnul dkk, 2006,Belajar MeriasPengantin, Surabaya: SICRadjilis, Elly, 1995, Tata Rias dan UpacaraAdat Pernikahan, Pengantin Daerah Pesisir (Padang) Sumatera Barat,Jakarta:Meutia Cipta saranaZakaria, Liza.,Tata RiasPengantin Sunda Tradisional dan Modifikasi, 2011, Jakarta: PT GramediaPustaka UtamaGiadi,Reita dan Aprilia, Ade.,TataRias, Busana, dan Adat Pernikahan Sunda 1CSalamina 1D., 2010, Jakarta: PTGramedia Pustaka UtamaSuhendi, Sumarni.,Tata Rias PengantinSunda Putri Sunda Siger dan Sunda Sukapura., 2004, Jakarta: Meutia Ciptasarana dan DPP HARPI Melati Jakarta dan Jawa Barat
7%

8

Minggu ke 8

Mahasiswa menguasai Tata rias pengantin tradisional dan modifikasi Maluku

a. Mengenal berbagai macam tata rias pengantin Maluku b. Mendiskripsikan tata rias pengantin Maluku c. Diskusi mengenai tata rias pengantin Maluku d. Melakukan penataan rambut pengantin Maluku e. Melakukan tata rias wajah pengantin Maluku f. Mengenakan busana pengantin Maluku

Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)
  6. Nilai Akhir Mahasiswa:
  7. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tuas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja, Tes
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
3 X 50

Materi: Pengantin Maluku
Pustaka: Santoso, Tien:TataRias dan Busana Pengantin Seluruh Indonesia, 2010: Jakarta:GramediaTilaar, Martha.1985.Indonesia Bersolek. Jakarta: GramediaDjamadil, AA.1990.Mengenal kebudayaan Daerah Indonesia.Jakarta: Prakarsa MampangSejahteraDep.dik.bud.1987.Arti lambang dan fungsi tata rias pengantin dalam menanamkannilai-nilai budaya. Yogyakarta:Dep.dik.budAndiyanto.2004.The Make Over Rahasia Rias Wajah. Jakarta: Gramedia.Arby, Cut Intan Elly, 1989,Tata Rias danUpacara Adat Perkawinan Aceh, Jakarta: Yayasan Meukuta AlamJafar, As, 1988,Upacara Adat Pengantin Gayo,JakartaMertami, M, 2003, Tata Rias Pengantin Bali,Denpasar: Upada SastraBratawidjaja, Thomas Wijaya, 1990,UpacaraPerkawinan Adat Sunda, Jakarta: Pustaka Sinar HarapanKhotimah, Khusnul dkk, 2006,Belajar MeriasPengantin, Surabaya: SICRadjilis, Elly, 1995, Tata Rias dan UpacaraAdat Pernikahan, Pengantin Daerah Pesisir (Padang) Sumatera Barat,Jakarta:Meutia Cipta saranaZakaria, Liza.,Tata RiasPengantin Sunda Tradisional dan Modifikasi, 2011, Jakarta: PT GramediaPustaka UtamaGiadi,Reita dan Aprilia, Ade.,TataRias, Busana, dan Adat Pernikahan Sunda 1CSalamina 1D., 2010, Jakarta: PTGramedia Pustaka UtamaSuhendi, Sumarni.,Tata Rias PengantinSunda Putri Sunda Siger dan Sunda Sukapura., 2004, Jakarta: Meutia Ciptasarana dan DPP HARPI Melati Jakarta dan Jawa Barat
7%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa menguasai Tata Rias Pengantin tradisional dan modifikasi Aceh, dan Sumatera Utara,.

a. Mengenal tata rias pengantin Aceh, dan Sumatera Utara b. Mendiskripsikan tata rias pengantin Aceh, dan Sumatera Utara c. Menganalisis tata rias pengantin Aceh, dan Sumatera Utara. d. Diskusi mengenai tata rias pengantin Aceh, dan Sumatera Utara e. Melakukan penataan rambut pengantin Aceh, dan Sumatera Utara. f. Melakukan tata rias wajah pengantin Aceh, dan Sumatera Utara. g. Mengenakan busana pengantin Aceh, dan Sumatera Utara. h. Membuat laporan hasil unjuk kerja TRP Aceh, dan Sumatera Utara

Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)
  6. Nilai Akhir Mahasiswa:
  7. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tuas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
3 X 50

Materi: Pengantin Aceh
Pustaka: Santoso, Tien:TataRias dan Busana Pengantin Seluruh Indonesia, 2010: Jakarta:GramediaTilaar, Martha.1985.Indonesia Bersolek. Jakarta: GramediaDjamadil, AA.1990.Mengenal kebudayaan Daerah Indonesia.Jakarta: Prakarsa MampangSejahteraDep.dik.bud.1987.Arti lambang dan fungsi tata rias pengantin dalam menanamkannilai-nilai budaya. Yogyakarta:Dep.dik.budAndiyanto.2004.The Make Over Rahasia Rias Wajah. Jakarta: Gramedia.Arby, Cut Intan Elly, 1989,Tata Rias danUpacara Adat Perkawinan Aceh, Jakarta: Yayasan Meukuta AlamJafar, As, 1988,Upacara Adat Pengantin Gayo,JakartaMertami, M, 2003, Tata Rias Pengantin Bali,Denpasar: Upada SastraBratawidjaja, Thomas Wijaya, 1990,UpacaraPerkawinan Adat Sunda, Jakarta: Pustaka Sinar HarapanKhotimah, Khusnul dkk, 2006,Belajar MeriasPengantin, Surabaya: SICRadjilis, Elly, 1995, Tata Rias dan UpacaraAdat Pernikahan, Pengantin Daerah Pesisir (Padang) Sumatera Barat,Jakarta:Meutia Cipta saranaZakaria, Liza.,Tata RiasPengantin Sunda Tradisional dan Modifikasi, 2011, Jakarta: PT GramediaPustaka UtamaGiadi,Reita dan Aprilia, Ade.,TataRias, Busana, dan Adat Pernikahan Sunda 1CSalamina 1D., 2010, Jakarta: PTGramedia Pustaka UtamaSuhendi, Sumarni.,Tata Rias PengantinSunda Putri Sunda Siger dan Sunda Sukapura., 2004, Jakarta: Meutia Ciptasarana dan DPP HARPI Melati Jakarta dan Jawa Barat
7%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa menguasai Tata rias pengantin tradisional dan modifikasi Jambi, dan Sumatera Barat

a. Mengenal berbagai macam tata rias pengantin Jambi, dan Sumatera Barat b. Mendiskripsikan tata rias pengantin Jambi, dan Sumatera Barat c. Diskusi mengenai tata rias pengantin Jambi, dan Sumatera Barat d. Melakukan penataan rambut pengantin Jambi, dan Sumatera Barat e. Melakukan tata rias wajah pengantin Jambi, dan Sumatera Barat f. Mengenakan busana pengantin Jambi, Bengkulu, dan Lampung

Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)
  6. Nilai Akhir Mahasiswa:
  7. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tuas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
3 X 50

Materi: Pengantin Jambi
Pustaka: Santoso, Tien:TataRias dan Busana Pengantin Seluruh Indonesia, 2010: Jakarta:GramediaTilaar, Martha.1985.Indonesia Bersolek. Jakarta: GramediaDjamadil, AA.1990.Mengenal kebudayaan Daerah Indonesia.Jakarta: Prakarsa MampangSejahteraDep.dik.bud.1987.Arti lambang dan fungsi tata rias pengantin dalam menanamkannilai-nilai budaya. Yogyakarta:Dep.dik.budAndiyanto.2004.The Make Over Rahasia Rias Wajah. Jakarta: Gramedia.Arby, Cut Intan Elly, 1989,Tata Rias danUpacara Adat Perkawinan Aceh, Jakarta: Yayasan Meukuta AlamJafar, As, 1988,Upacara Adat Pengantin Gayo,JakartaMertami, M, 2003, Tata Rias Pengantin Bali,Denpasar: Upada SastraBratawidjaja, Thomas Wijaya, 1990,UpacaraPerkawinan Adat Sunda, Jakarta: Pustaka Sinar HarapanKhotimah, Khusnul dkk, 2006,Belajar MeriasPengantin, Surabaya: SICRadjilis, Elly, 1995, Tata Rias dan UpacaraAdat Pernikahan, Pengantin Daerah Pesisir (Padang) Sumatera Barat,Jakarta:Meutia Cipta saranaZakaria, Liza.,Tata RiasPengantin Sunda Tradisional dan Modifikasi, 2011, Jakarta: PT GramediaPustaka UtamaGiadi,Reita dan Aprilia, Ade.,TataRias, Busana, dan Adat Pernikahan Sunda 1CSalamina 1D., 2010, Jakarta: PTGramedia Pustaka UtamaSuhendi, Sumarni.,Tata Rias PengantinSunda Putri Sunda Siger dan Sunda Sukapura., 2004, Jakarta: Meutia Ciptasarana dan DPP HARPI Melati Jakarta dan Jawa Barat
7%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa menguasai Tata rias pengantin tradisional dan modifikasi Bengkulu, dan Lampung

a. Mengenal berbagai macam tata rias pengantin Bengkulu, dan Lampung b. Mendiskripsikan tata rias pengantin Bengkulu, dan Lampung c. Diskusi mengenai tata rias pengantin Bengkulu, dan Lampung d. Melakukan penataan rambut pengantin Bengkulu, dan Lampung e. Melakukan tata rias wajah pengantin Bengkulu, dan Lampung Mengenakan busana pengantin Bengkulu, dan Lampung

Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)
  6. Nilai Akhir Mahasiswa:
  7. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tuas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
3 X 50

Materi: pengantin bengkulu, lampung
Pustaka: Santoso, Tien:TataRias dan Busana Pengantin Seluruh Indonesia, 2010: Jakarta:GramediaTilaar, Martha.1985.Indonesia Bersolek. Jakarta: GramediaDjamadil, AA.1990.Mengenal kebudayaan Daerah Indonesia.Jakarta: Prakarsa MampangSejahteraDep.dik.bud.1987.Arti lambang dan fungsi tata rias pengantin dalam menanamkannilai-nilai budaya. Yogyakarta:Dep.dik.budAndiyanto.2004.The Make Over Rahasia Rias Wajah. Jakarta: Gramedia.Arby, Cut Intan Elly, 1989,Tata Rias danUpacara Adat Perkawinan Aceh, Jakarta: Yayasan Meukuta AlamJafar, As, 1988,Upacara Adat Pengantin Gayo,JakartaMertami, M, 2003, Tata Rias Pengantin Bali,Denpasar: Upada SastraBratawidjaja, Thomas Wijaya, 1990,UpacaraPerkawinan Adat Sunda, Jakarta: Pustaka Sinar HarapanKhotimah, Khusnul dkk, 2006,Belajar MeriasPengantin, Surabaya: SICRadjilis, Elly, 1995, Tata Rias dan UpacaraAdat Pernikahan, Pengantin Daerah Pesisir (Padang) Sumatera Barat,Jakarta:Meutia Cipta saranaZakaria, Liza.,Tata RiasPengantin Sunda Tradisional dan Modifikasi, 2011, Jakarta: PT GramediaPustaka UtamaGiadi,Reita dan Aprilia, Ade.,TataRias, Busana, dan Adat Pernikahan Sunda 1CSalamina 1D., 2010, Jakarta: PTGramedia Pustaka UtamaSuhendi, Sumarni.,Tata Rias PengantinSunda Putri Sunda Siger dan Sunda Sukapura., 2004, Jakarta: Meutia Ciptasarana dan DPP HARPI Melati Jakarta dan Jawa Barat
10%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa menguasai Tata rias pengantin tradisional dan modifikasi Sumatera Selatan dan Riau

a. Mengenal tata rias pengantin Sumatera Selatan dan Riau b. Mendiskripsikan tata rias pengantin Sumatera Selatan dan Riau c. Menganalisis tata rias Sumatera Selatan dan Riau d. Diskusi mengenai tata rias pengantin Sumatera Selatan dan Riau e. Melakukan penataan rambut pengantin Sumatera Selatan dan Riau f. Melakukan tata rias wajah pengantin Sumatera Selatan dan Riau Mengenakan busana pengantin Sumatera Selatan dan Riau

Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)
  6. Nilai Akhir Mahasiswa:
  7. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tuas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
3 X 50

Materi: pengantin Riau
Pustaka: Santoso, Tien:TataRias dan Busana Pengantin Seluruh Indonesia, 2010: Jakarta:GramediaTilaar, Martha.1985.Indonesia Bersolek. Jakarta: GramediaDjamadil, AA.1990.Mengenal kebudayaan Daerah Indonesia.Jakarta: Prakarsa MampangSejahteraDep.dik.bud.1987.Arti lambang dan fungsi tata rias pengantin dalam menanamkannilai-nilai budaya. Yogyakarta:Dep.dik.budAndiyanto.2004.The Make Over Rahasia Rias Wajah. Jakarta: Gramedia.Arby, Cut Intan Elly, 1989,Tata Rias danUpacara Adat Perkawinan Aceh, Jakarta: Yayasan Meukuta AlamJafar, As, 1988,Upacara Adat Pengantin Gayo,JakartaMertami, M, 2003, Tata Rias Pengantin Bali,Denpasar: Upada SastraBratawidjaja, Thomas Wijaya, 1990,UpacaraPerkawinan Adat Sunda, Jakarta: Pustaka Sinar HarapanKhotimah, Khusnul dkk, 2006,Belajar MeriasPengantin, Surabaya: SICRadjilis, Elly, 1995, Tata Rias dan UpacaraAdat Pernikahan, Pengantin Daerah Pesisir (Padang) Sumatera Barat,Jakarta:Meutia Cipta saranaZakaria, Liza.,Tata RiasPengantin Sunda Tradisional dan Modifikasi, 2011, Jakarta: PT GramediaPustaka UtamaGiadi,Reita dan Aprilia, Ade.,TataRias, Busana, dan Adat Pernikahan Sunda 1CSalamina 1D., 2010, Jakarta: PTGramedia Pustaka UtamaSuhendi, Sumarni.,Tata Rias PengantinSunda Putri Sunda Siger dan Sunda Sukapura., 2004, Jakarta: Meutia Ciptasarana dan DPP HARPI Melati Jakarta dan Jawa Barat
7%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa menguasai Tata rias pengantin tradisional dan modifikasi Sunda Putri, dan Sunda Siger,

a. Mengenal tata rias pengantin Sunda Putri, dan Sunda Siger, b. Analsisi perbedaan tata rias pengantin Sunda Putrid an Snda Siger c. Mendiskripsikan tata rias pengantin Sunda Putri, dan Sunda Siger, d. Diskusi mengenai tata rias pengantin Sunda Putri, dan Sunda Siger e. Melakukan penataan rambut pengantin Sunda Putri, dan Sunda Siger f. Melakukan tata rias wajah pengantin Sunda putri, dan Sunda Siger Mengenakan busana pengantin Sunda Putri, dan Sunda Siger

Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)
  6. Nilai Akhir Mahasiswa:
  7. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tuas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
3 X 50

Materi: Pengantin Sunda Putri, Sunda Siger
Pustaka: Santoso, Tien:TataRias dan Busana Pengantin Seluruh Indonesia, 2010: Jakarta:GramediaTilaar, Martha.1985.Indonesia Bersolek. Jakarta: GramediaDjamadil, AA.1990.Mengenal kebudayaan Daerah Indonesia.Jakarta: Prakarsa MampangSejahteraDep.dik.bud.1987.Arti lambang dan fungsi tata rias pengantin dalam menanamkannilai-nilai budaya. Yogyakarta:Dep.dik.budAndiyanto.2004.The Make Over Rahasia Rias Wajah. Jakarta: Gramedia.Arby, Cut Intan Elly, 1989,Tata Rias danUpacara Adat Perkawinan Aceh, Jakarta: Yayasan Meukuta AlamJafar, As, 1988,Upacara Adat Pengantin Gayo,JakartaMertami, M, 2003, Tata Rias Pengantin Bali,Denpasar: Upada SastraBratawidjaja, Thomas Wijaya, 1990,UpacaraPerkawinan Adat Sunda, Jakarta: Pustaka Sinar HarapanKhotimah, Khusnul dkk, 2006,Belajar MeriasPengantin, Surabaya: SICRadjilis, Elly, 1995, Tata Rias dan UpacaraAdat Pernikahan, Pengantin Daerah Pesisir (Padang) Sumatera Barat,Jakarta:Meutia Cipta saranaZakaria, Liza.,Tata RiasPengantin Sunda Tradisional dan Modifikasi, 2011, Jakarta: PT GramediaPustaka UtamaGiadi,Reita dan Aprilia, Ade.,TataRias, Busana, dan Adat Pernikahan Sunda 1CSalamina 1D., 2010, Jakarta: PTGramedia Pustaka UtamaSuhendi, Sumarni.,Tata Rias PengantinSunda Putri Sunda Siger dan Sunda Sukapura., 2004, Jakarta: Meutia Ciptasarana dan DPP HARPI Melati Jakarta dan Jawa Barat
7%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa menguasai Tata rias pengantin tradisional dan modifikasi, Cirebon dan DKI Jakarta

a. Mengenal tata rias pengantin Cirebon dan DKI Jakarta b. Mendiskripsikan tata rias pengantin, Cirebon dan DKI Jakarta c. Diskusi mengenai tata rias pengantin Cirebon dan DKI Jakarta d. Melakukan penataan rambut pengantin Cirebon dan DKI Jakarta e. Melakukan tata rias wajah pengantin Cirebon dan DKI Jakarta Mengenakan busana pengantin Cirebon dan DKI Jakarta

Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)
  6. Nilai Akhir Mahasiswa:
  7. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tuas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
3 X 50

Materi: Pengantin Cirebon, DKI jakarta
Pustaka: Santoso, Tien:TataRias dan Busana Pengantin Seluruh Indonesia, 2010: Jakarta:GramediaTilaar, Martha.1985.Indonesia Bersolek. Jakarta: GramediaDjamadil, AA.1990.Mengenal kebudayaan Daerah Indonesia.Jakarta: Prakarsa MampangSejahteraDep.dik.bud.1987.Arti lambang dan fungsi tata rias pengantin dalam menanamkannilai-nilai budaya. Yogyakarta:Dep.dik.budAndiyanto.2004.The Make Over Rahasia Rias Wajah. Jakarta: Gramedia.Arby, Cut Intan Elly, 1989,Tata Rias danUpacara Adat Perkawinan Aceh, Jakarta: Yayasan Meukuta AlamJafar, As, 1988,Upacara Adat Pengantin Gayo,JakartaMertami, M, 2003, Tata Rias Pengantin Bali,Denpasar: Upada SastraBratawidjaja, Thomas Wijaya, 1990,UpacaraPerkawinan Adat Sunda, Jakarta: Pustaka Sinar HarapanKhotimah, Khusnul dkk, 2006,Belajar MeriasPengantin, Surabaya: SICRadjilis, Elly, 1995, Tata Rias dan UpacaraAdat Pernikahan, Pengantin Daerah Pesisir (Padang) Sumatera Barat,Jakarta:Meutia Cipta saranaZakaria, Liza.,Tata RiasPengantin Sunda Tradisional dan Modifikasi, 2011, Jakarta: PT GramediaPustaka UtamaGiadi,Reita dan Aprilia, Ade.,TataRias, Busana, dan Adat Pernikahan Sunda 1CSalamina 1D., 2010, Jakarta: PTGramedia Pustaka UtamaSuhendi, Sumarni.,Tata Rias PengantinSunda Putri Sunda Siger dan Sunda Sukapura., 2004, Jakarta: Meutia Ciptasarana dan DPP HARPI Melati Jakarta dan Jawa Barat
7%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa menguasai Tata rias pengantin tradisional dan modifikasi Dayak, dan Kutai Kertanegara

a. Mengenal tata rias pengantin Dayak, dan Kutai Kertanegara b. Mendiskripsikan tata rias pengantin Dayak, dan Kutai Kertanegara c. Diskusi mengenai tata rias pengantin Dayak, dan Kutai Kertanegara d. Melakukan penataan rambut pengantin Dayak, dan Kutai Kertanegara e. Melakukan tata rias wajah pengantin Dayak, dan Kutai Kertanegara f. Mengenakan busana pengantin Dayak, dan Kutai Kertanegara

Kriteria:
  1. Kriteria penilaian dilakukan dengan melihat aspek:
  2. 1. Partisipasi: dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap aktivitas mahasiswa (bobot 2)
  3. 2. UTS: dilakukan dengan asesmen selama pertengahan semester (bobot 2)
  4. 3. UAS: dilakukan pada setiap semester untuk mengukur semua indikator (bobot 3)
  5. 4. Tugas: dilakukan pada setiap indikator (bobot 3)
  6. Nilai Akhir Mahasiswa:
  7. Nilai Partisipasi (2) x Nilai Tuas (3) x Nilai UTS (2) x Nilai UAS (3) dibagi 10.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
3 X 50

Materi: Pengantin Dayak
Pustaka: Santoso, Tien:TataRias dan Busana Pengantin Seluruh Indonesia, 2010: Jakarta:GramediaTilaar, Martha.1985.Indonesia Bersolek. Jakarta: GramediaDjamadil, AA.1990.Mengenal kebudayaan Daerah Indonesia.Jakarta: Prakarsa MampangSejahteraDep.dik.bud.1987.Arti lambang dan fungsi tata rias pengantin dalam menanamkannilai-nilai budaya. Yogyakarta:Dep.dik.budAndiyanto.2004.The Make Over Rahasia Rias Wajah. Jakarta: Gramedia.Arby, Cut Intan Elly, 1989,Tata Rias danUpacara Adat Perkawinan Aceh, Jakarta: Yayasan Meukuta AlamJafar, As, 1988,Upacara Adat Pengantin Gayo,JakartaMertami, M, 2003, Tata Rias Pengantin Bali,Denpasar: Upada SastraBratawidjaja, Thomas Wijaya, 1990,UpacaraPerkawinan Adat Sunda, Jakarta: Pustaka Sinar HarapanKhotimah, Khusnul dkk, 2006,Belajar MeriasPengantin, Surabaya: SICRadjilis, Elly, 1995, Tata Rias dan UpacaraAdat Pernikahan, Pengantin Daerah Pesisir (Padang) Sumatera Barat,Jakarta:Meutia Cipta saranaZakaria, Liza.,Tata RiasPengantin Sunda Tradisional dan Modifikasi, 2011, Jakarta: PT GramediaPustaka UtamaGiadi,Reita dan Aprilia, Ade.,TataRias, Busana, dan Adat Pernikahan Sunda 1CSalamina 1D., 2010, Jakarta: PTGramedia Pustaka UtamaSuhendi, Sumarni.,Tata Rias PengantinSunda Putri Sunda Siger dan Sunda Sukapura., 2004, Jakarta: Meutia Ciptasarana dan DPP HARPI Melati Jakarta dan Jawa Barat
2%

16

Minggu ke 16

4

80

Kriteria:

80


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio, Praktik / Unjuk Kerja
offline
3x50 menit

Materi: ujian akhir pengantin
Pustaka: Santoso, Tien:TataRias dan Busana Pengantin Seluruh Indonesia, 2010: Jakarta:GramediaTilaar, Martha.1985.Indonesia Bersolek. Jakarta: GramediaDjamadil, AA.1990.Mengenal kebudayaan Daerah Indonesia.Jakarta: Prakarsa MampangSejahteraDep.dik.bud.1987.Arti lambang dan fungsi tata rias pengantin dalam menanamkannilai-nilai budaya. Yogyakarta:Dep.dik.budAndiyanto.2004.The Make Over Rahasia Rias Wajah. Jakarta: Gramedia.Arby, Cut Intan Elly, 1989,Tata Rias danUpacara Adat Perkawinan Aceh, Jakarta: Yayasan Meukuta AlamJafar, As, 1988,Upacara Adat Pengantin Gayo,JakartaMertami, M, 2003, Tata Rias Pengantin Bali,Denpasar: Upada SastraBratawidjaja, Thomas Wijaya, 1990,UpacaraPerkawinan Adat Sunda, Jakarta: Pustaka Sinar HarapanKhotimah, Khusnul dkk, 2006,Belajar MeriasPengantin, Surabaya: SICRadjilis, Elly, 1995, Tata Rias dan UpacaraAdat Pernikahan, Pengantin Daerah Pesisir (Padang) Sumatera Barat,Jakarta:Meutia Cipta saranaZakaria, Liza.,Tata RiasPengantin Sunda Tradisional dan Modifikasi, 2011, Jakarta: PT GramediaPustaka UtamaGiadi,Reita dan Aprilia, Ade.,TataRias, Busana, dan Adat Pernikahan Sunda 1CSalamina 1D., 2010, Jakarta: PTGramedia Pustaka UtamaSuhendi, Sumarni.,Tata Rias PengantinSunda Putri Sunda Siger dan Sunda Sukapura., 2004, Jakarta: Meutia Ciptasarana dan DPP HARPI Melati Jakarta dan Jawa Barat
4%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 43.31%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 18.31%
3. Penilaian Portofolio 1.33%
4. Praktik / Unjuk Kerja 34.64%
5. Tes 2.33%
99.92%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.