
|
Universitas Negeri Surabaya
Fakultas PSDKU
Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling (Kampus Kabupaten Magetan)
|
Kode Dokumen |
SEMESTER LEARNING PLAN |
Course |
KODE |
Rumpun MataKuliah |
Bobot Kredit |
SEMESTER |
Tanggal Penyusunan |
Profesi Bimbingan dan Konseling |
86201102201 |
Mata Kuliah Wajib Program Studi |
T=2 |
P=0 |
ECTS=3.18 |
1 |
9 April 2026 |
OTORISASI |
Pengembang S.P |
Koordinator Rumpun matakuliah |
Koordinator Program Studi |
Ach. Sudrajad Nurismawan, S.Pd., M.Pd.
|
Dr. Bambang Dibyo Wiyono, S.Pd., M.Pd.
|
BAKHRUDIN ALL HABSY |
Model Pembelajaran |
Case Study |
Program Learning Outcomes (PLO)
|
PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah |
PLO-2 |
Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan |
PLO-6 |
Menguasai konsep pendidikan, psikologi, sosiologi, antropologi, psikologi pendidikan dan psikologi konseling untuk melandasi pelayanan bimbingan dan konseling |
Program Objectives (PO) |
PO - 1 |
Memiliki pemahaman yang mendalam mengenai konsep pendidikan dan psikologi sebagai dasar dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling.
|
PO - 2 |
Memiliki kemampuan untuk menjalankan peran kepemimpinan dengan integritas dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas-tugas bimbingan dan konseling.
|
Matrik PLO-PO |
| |
|
Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO) |
| |
| PO |
Minggu Ke |
| 1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
8 |
9 |
10 |
11 |
12 |
13 |
14 |
15 |
16 |
| PO-1 | ✔ | ✔ | | | | | | ✔ | | | | | | ✔ | ✔ | | | PO-2 | | | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | | | ✔ |
|
Deskripsi Singkat Mata Kuliah
|
Mata kuliah ini mengkaji dasar hukum profesi konseling, esensi dan karakteristik profesi serta praktik konseling, struktur organisasi profesi dan kode etik, proses kredensial, perkembangan historis profesi konseling, peran dan karakteristik konselor, standar kinerja konselor profesional, upaya profesionalisasi, serta pengembangan pribadi dan bidang spesialisasi konselor. |
Pustaka
|
Utama : |
|
- Brott, P. & Myers, J. 2009. Development of professional school counselor identity: a grounded theory. Professional School Counseling, 2, 339 348.
- Gibson, D. M., Dooley, B. A., Kelchner, V. P., Moss, J. M., & Vacchio, C. B. (2012). From counselor-in-training to professional school counselor: Understanding professional identity development. Journal of professional counseling: Practice, theory & research, 39(1), 17-25.
- Zyromski, B., Hudson, T. D., Baker, E., & Granello, D. H. (2019). Guidance counselors or school counselors: How the name of the profession influences perceptions of competence. Professional School Counseling, 22(1), 2156759X19855654.
- Nursalim, Mochamad. 2015. Pengembangan Profesi Konseling. Jakarta: PT Erlangga
|
Pendukung : |
|
- Nursalim, M. (2020). Peluang dan Tantangan Profesi Bimbingan dan Konseling di Era Revolusi Industri 4.0. PD ABKIN Jatim Open Journal System, 1(1), 31-40.
- Wiyono, B. D., Nursalim, M., Pratiwi, T. I., & Ilhamuddin, M. F. (2023, March). Evaluation of the Quality of Counseling Services in Improving the Achievement Motivation of Senior High School Students. In International Joint Conference on Arts and Humanities 2022 (IJCAH 2022) (pp. 1027-1038). Atlantis Press.
- Nurismawan, Ach. S., Fahruni, F. E., & Naqiyah, N. (2022). Studi Aksiologi Etika Konselor dalam Memperbaiki Pemberian Layanan Konseling Individu di Sekolah. Jurnal Filsafat Indonesia, 5(1), 65–70. https://doi.org/10.23887/jfi.v5i1.42036
|
Dosen Pengampu
|
Dr. Bambang Dibyo Wiyono, S.Pd., M.Pd. Ach. Sudrajad Nurismawan, S.Pd., M.Pd. |
Minggu Ke- |
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)
|
Penilaian |
Bantuk Pembelajaran,
Metode Pembelajaran,
Penugasan Mahasiswa,
[ Estimasi Waktu] |
Materi Pembelajaran
[ Pustaka ] |
Bobot Penilaian (%) |
Indikator |
Kriteria & Bentuk |
Luring (offline) |
Daring (online) |
(1) |
(2) |
(3) |
(4) |
(5) |
(6) |
(7) |
(8) |
1
Minggu ke 1 |
Memahami landasan yuridis profesi bimbingan dan konseling |
- 1. Menganalisis perbedaan definisi landasan yuridis profesi bimbingan dan konseling dari berbagai sumber
- 2. Mengklasifikasikan ragam landasan yuridis bimbingan dan konseling berdasarkan fungsi atau hierarki hukum
- 3. Menilai efektivitas penerapan landasan yuridis dalam meningkatkan mutu layanan bimbingan dan konseling
- 4. Menguraikan pola dan penyebab permasalahan profesi bimbingan dan konseling di Indonesia
|
Kriteria:
- 1. Keaktifan dan ketepatan jawaban
- 2. Menganalisis dan mengomentari yang konstruktif dan solutif
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Diskusi, tanya-jawab terkait konsep dan sebuah kasus yang terkait topik. 2 X 50 |
|
Materi: Memahami landasan yuridis profesi Bimbingan dan Konseling Pustaka: Nursalim, Mochamad. 2015. Pengembangan Profesi Konseling. Jakarta: PT Erlangga Materi: Mengidentifikasi implikasi landasan yuridis bimbingan dan konseling Pustaka: Brott, P. & Myers, J. 2009. Development of professional school counselor identity: a grounded theory. Professional School Counseling, 2, 339 348. |
5% |
2
Minggu ke 2 |
Memahami hakikat profesi bimbingan dan konseling |
- 1. Menganalisis perbedaan definisi profesi bimbingan dan konseling dari berbagai sumber
- 2. Mengklasifikasikan ciri-ciri profesi bimbingan dan konseling berdasarkan kategori atau fungsi
- 3. Menilai kesesuaian tujuan profesi bimbingan dan konseling dengan prinsip-prinsip pendidikan nasional
- 4. Menguraikan hubungan antara syarat-syarat profesi bimbingan dan konseling dengan kualitas layanan yang dihasilkan
- 5. Menganalisis implikasi landasan yuridis bimbingan dan konseling mutakhir terhadap pengembangan profesi
- 6. Menguraikan faktor yuridis yang menunjang serta menghambat profesi bimbingan dan konseling
|
Kriteria:
- 1. Keaktifan dan ketepatan jawaban
- 2. Menganalisis semua isu secara komprehensif
- 3. mengidentifikasi isu utama pada landasan yuridis Profesi BK
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Diskusi, tanya-jawab terkait konsep dan sebuah kasus yang terkait topik. 2 X 50 |
|
Materi: Memahami hakikat profesi bimbingan dan konseling Pustaka: Nursalim, Mochamad. 2015. Pengembangan Profesi Konseling. Jakarta: PT Erlangga Materi: Memahami isu terkini profesi bimbingan dan konseling Pustaka: Nursalim, M. (2020). Peluang dan Tantangan Profesi Bimbingan dan Konseling di Era Revolusi Industri 4.0. PD ABKIN Jatim Open Journal System, 1(1), 31-40. |
5% |
3
Minggu ke 3 |
Memantapkan identitas profesi konseling dan meningkatkan jiwa korsa mahasiswa pada profesi bimbingan dan Konseling |
- 1. Menganalisis berbagai permasalahan yang terjadi pada profesi bimbingan dan konseling berdasarkan faktor penyebabnya
- 2. Menganalisis efektivitas solusi yang pernah diterapkan untuk mengatasi permasalahan profesi bimbingan dan konseling
- 3. Mengevaluasi keberhasilan program atau kegiatan yang bertujuan memantapkan identitas profesi bimbingan dan konseling
- 4. Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi terbentuknya jiwa korsa mahasiswa pada profesi bimbingan dan konseling
|
Kriteria:
- 1. Keaktifan selama proses pembelajaran
- 2. Menganalisis isu utama secara menyeluruh
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Diskusi, tanya-jawab terkait konsep dan sebuah kasus yang terkait topik. 2 X 50 |
|
Materi: Memahami identitas profesi konseling dan meningkatkan jiwa korsa mahasiswa pada profesi bimbingan dan Konseling Pustaka: Gibson, D. M., Dooley, B. A., Kelchner, V. P., Moss, J. M., & Vacchio, C. B. (2012). From counselor-in-training to professional school counselor: Understanding professional identity development. Journal of professional counseling: Practice, theory & research, 39(1), 17-25. Materi: Memahami identitas profesi bimbingan dan konseling di Indonesia Pustaka: Nursalim, Mochamad. 2015. Pengembangan Profesi Konseling. Jakarta: PT Erlangga |
5% |
4
Minggu ke 4 |
Memahami organisasi dan kode etik profesi serta pengembangannya |
- 1. Menganalisis perbedaan pengertian organisasi profesi bimbingan dan konseling dari berbagai sumber
- 2. Menilai relevansi dan kontribusi organisasi profesi bimbingan dan konseling terhadap kemajuan profesi
- 3. Mengevaluasi kesesuaian penerapan kode etik profesi bimbingan dan konseling dalam praktik
- 4. Mendesain dan memproduksi poster, tagline, semboyan, atau motto kreatif terkait kode etik profesi BK, lalu mempublikasikannya di media sosial dengan tagar #BKKampusUnesa5 dan #2025
|
Kriteria:
- 1. Keaktifan selama proses pembelajaran
- 2. Mengidentifikasi isu utama dalam menyusun tagline, motto, semboyan terkait kode etik profesi BK.
Bentuk Penilaian : Penilaian Portofolio |
|
Pembelajaran berbasis masalah (Problem based learning) 2 X 50 |
Materi: Memahami identitas profesi bimbingan dan konseling di Indonesia Pustaka: Nursalim, Mochamad. 2015. Pengembangan Profesi Konseling. Jakarta: PT Erlangga Materi: Memahami isu kode etik profesi bimbingan dan konseling di Indonesia Pustaka: Nurismawan, Ach. S., Fahruni, F. E., & Naqiyah, N. (2022). Studi Aksiologi Etika Konselor dalam Memperbaiki Pemberian Layanan Konseling Individu di Sekolah. Jurnal Filsafat Indonesia, 5(1), 65–70. https://doi.org/... |
5% |
5
Minggu ke 5 |
Memahami kredensialisasi dalam bimbingan dan konseling |
- 1. Menganalisis perbedaan pengertian kredensialisasi profesi bimbingan dan konseling dari berbagai sumber
- 2. Mengklasifikasikan jenis-jenis kredensialisasi profesi bimbingan dan konseling berdasarkan fungsi dan lingkup penerapannya
- 3. Mengevaluasi kesesuaian arah dan sasaran kredensialisasi dengan perkembangan kebijakan pendidikan dan tuntutan profesionalisme
|
Kriteria:
- 1. Keaktifan selama proses pembelajaran
- 2. Mengidentifikasi isu utama secara komprehensif
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Diskusi, tanya-jawab terkait konsep dan sebuah kasus yang terkait topik 2 X 50 |
|
Materi: Memahami identitas profesi bimbingan dan konseling di Indonesia Pustaka: Nursalim, Mochamad. 2015. Pengembangan Profesi Konseling. Jakarta: PT Erlangga |
5% |
6
Minggu ke 6 |
Memahami perkembanagan profesi bimbingan dan konseling di Amerika Serikat dan Indonesia |
- 1. Menganalisis perkembangan profesi bimbingan dan konseling di Amerika Serikat berdasarkan periode waktu dan faktor pendorongnya
- 2. Menganalisis perkembangan profesi bimbingan dan konseling di Indonesia dalam kaitannya dengan kebijakan pendidikan dan kebutuhan masyarakat
- 3. Mengevaluasi relevansi peran tokoh-tokoh bimbingan dan konseling terhadap kemajuan profesi pada masa kini
|
Kriteria:
- 1. Keaktifan selama proses pembelajaran
- 2. Mengidentifikasi isu utama secara komprehensif
- 3. Rubrik penilaian presentasi dan rubrik penilaian makalah
Bentuk Penilaian : Penilaian Portofolio |
|
Diskusi, tanya-jawab terkait konsep dan sebuah kasus yang terkait topik. 2 X 50 |
Materi: Memahami perkembanagan profesi bimbingan dan konseling di Amerika Serikat dan Indonesia Pustaka: Brott, P. & Myers, J. 2009. Development of professional school counselor identity: a grounded theory. Professional School Counseling, 2, 339 348. Materi: Memahami perkembanagan profesi bimbingan dan konseling di Amerika Serikat dan Indonesia Pustaka: Nursalim, M. (2020). Peluang dan Tantangan Profesi Bimbingan dan Konseling di Era Revolusi Industri 4.0. PD ABKIN Jatim Open Journal System, 1(1), 31-40. |
5% |
7
Minggu ke 7 |
Memahami profil dan peran konselor |
- 1. Menganalisis perbedaan pengertian profil konselor berdasarkan berbagai sumber atau standar profesi
- 2. Menilai kesesuaian profil konselor yang ada dengan standar kompetensi profesi bimbingan dan konseling
- 3. Merumuskan definisi peran konselor yang kontekstual dengan tantangan pendidikan masa kini
|
Kriteria:
- 1. Keaktifan selama proses pembelajaran
- 2. Mengidentifikasi isu utama secara komprehensif
- 3. Rubrik penilaian presentasi dan rubrik penilaian makalah
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Diskusi, tanya-jawab terkait konsep dan sebuah kasus yang terkait topik. 2 X 50 |
|
Materi: Memahami profil dan peran konselor Pustaka: Gibson, D. M., Dooley, B. A., Kelchner, V. P., Moss, J. M., & Vacchio, C. B. (2012). From counselor-in-training to professional school counselor: Understanding professional identity development. Journal of professional counseling: Practice, theory & research, 39(1), 17-25. Materi: Memahami profil dan peran konselor Pustaka: Nursalim, Mochamad. 2015. Pengembangan Profesi Konseling. Jakarta: PT Erlangga |
5% |
8
Minggu ke 8 |
Memahami landasan yuridis profesi bimbingan dan konseling, Memahami Hakikat profesi bimbingan dan konseling, Memahami hakekat bimbingan dan konseling, Memahami organisasi dan kode etik profesi serta pengembangannya, Memahami Kredensialisasi dalam bimbingan dan konseling, Memahami perkembanagan profesi bimbingan dan konseling di Amerika Serikat dan Indonesia, Memahami profil dan peran Konselor. |
Menganalisis keterkaitan konsep dan materi pertemuan minggu ke-1 sampai ke-7 |
Kriteria:
Rubrik penilaian Bentuk Penilaian : Tes |
Ujian Sub Sumatif 2 X 50 |
|
Materi: Profesi bimbingan dan konseling Pustaka: Nursalim, Mochamad. 2015. Pengembangan Profesi Konseling. Jakarta: PT Erlangga |
15% |
9
Minggu ke 9 |
Memahami kinerja konselor profesional |
- 1. Menganalisis perbedaan definisi kinerja konselor berdasarkan berbagai sumber atau perspektif
- 2. Menilai kesesuaian contoh kinerja konselor dengan standar profesi dan etika kerja
- 3. Mengevaluasi efektivitas penerapan standar kompetensi konselor dalam praktik layanan.
- 4. Menganalisis prosedur dan kriteria penilaian kinerja konselor
|
Kriteria:
- 1. Keaktifan selama proses pembelajaran
- 2. Rubrik penilaian makalah dan rubrik penilaian presentasi
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Diskusi, tanya-jawab terkait konsep dan sebuah kasus yang terkait topik. 2 X 50 |
|
Materi: Memahami kinerja konselor profesional Pustaka: Gibson, D. M., Dooley, B. A., Kelchner, V. P., Moss, J. M., & Vacchio, C. B. (2012). From counselor-in-training to professional school counselor: Understanding professional identity development. Journal of professional counseling: Practice, theory & research, 39(1), 17-25. Materi: Memahami kinerja konselor profesional Pustaka: Wiyono, B. D., Nursalim, M., Pratiwi, T. I., & Ilhamuddin, M. F. (2023, March). Evaluation of the Quality of Counseling Services in Improving the Achievement Motivation of Senior High School Students. In International Joint Conference on Arts and Humanities 2022 (IJCAH 2022) (pp. 1027-1038). Atlantis Press. |
5% |
10
Minggu ke 10 |
Memahami profesionalisasi profesi bimbingan dan konseling |
- 1. Menganalisis berbagai upaya profesionalisasi profesi bimbingan dan konseling beserta faktor pendukung dan penghambatnya
- 2. Menganalisis strategi penegasan identitas profesi konselor sekolah dalam konteks kebijakan pendidikan
- 3. Mengevaluasi kesesuaian sistem pendidikan konselor dengan standar kompetensi profesional
- 4. Menilai keberlanjutan dan konsistensi langkah menuju profesionalisme konselor
|
Kriteria:
- 1. Keaktifan selama proses pembelajaran
- 2. Rubrik penilaian makalah dan rubrik penilaian presentasi
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
|
Diskusi, tanya-jawab terkait konsep dan sebuah kasus yang terkait topik. 2 X 50 |
Materi: Memahami profesionalisasi profesi bimbingan dan konseling Pustaka: Brott, P. & Myers, J. 2009. Development of professional school counselor identity: a grounded theory. Professional School Counseling, 2, 339 348. Materi: Memahami profesionalisasi profesi bimbingan dan konseling Pustaka: Nursalim, Mochamad. 2015. Pengembangan Profesi Konseling. Jakarta: PT Erlangga |
5% |
11
Minggu ke 11 |
Memahami komunikasi terapeutik |
- 1. Menganalisis perbedaan pengertian komunikasi terapeutik menurut berbagai ahli atau sumber
- 2. Menilai keberhasilan strategi pembentukan komunikasi terapeutik dalam meningkatkan kualitas interaksi konselor–konseli
- 3. Mengembangkan skenario atau simulasi praktik komunikasi terapeutik untuk pelatihan konseling
|
Kriteria:
- 1. Rubrik penilaian makalah dan rubrik penilaian presentasi
- 2. Mempraktekkan komunikasi terapeutik sesuai pedoman yang ada
Bentuk Penilaian : Penilaian Portofolio |
Diskusi, tanya-jawab terkait konsep dan sebuah kasus yang terkait topik. 2 X 50 |
|
Materi: Komunikasi terapeutik Pustaka: Brott, P. & Myers, J. 2009. Development of professional school counselor identity: a grounded theory. Professional School Counseling, 2, 339 348. |
5% |
12
Minggu ke 12 |
Memahami konsep dasar dan prosedur konseling individual |
1. Menganalisis keterkaitan antara tahap pembinaan hubungan, tahap asesmen masalah, tahap penetapan tujuan, tahap seleksi strategi, tahap implementasi strategi, tahap evaluasi dan tindak lanjut, serta tahap terminasi dalam konseling individual. |
Kriteria:
1. Rubrik penilaian makalah dan rubrik penilaian presentasi Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
|
Diskusi, tanya-jawab terkait konsep dan sebuah kasus yang terkait topik. 2 X 50 |
Materi: Konsep dasar dan prosedur konseling individual Pustaka: Nursalim, Mochamad. 2015. Pengembangan Profesi Konseling. Jakarta: PT Erlangga |
5% |
13
Minggu ke 13 |
Memahami konsep dasar dan prosedur konseling kelompok |
- 1. Menganalisis latar belakang munculnya konseling kelompok beserta faktor pendorongnya
- 2. Menilai kelebihan dan kelemahan konseling individual dibandingkan konseling kelompok dalam berbagai konteks
- 3. Menganalisis tahapan proses konseling kelompok beserta tujuan setiap tahapannya
|
Kriteria:
1. Rubrik penilaian makalah dan rubrik penilaian presentasi Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Diskusi, tanya-jawab terkait konsep dan sebuah kasus yang terkait topik
|
|
Materi: Konsep dasar dan prosedur konseling kelompok Pustaka: Nursalim, Mochamad. 2015. Pengembangan Profesi Konseling. Jakarta: PT Erlangga |
5% |
14
Minggu ke 14 |
Memahami bimbingan dan konseling setting khusus |
- 1. Menganalisis bentuk dan strategi bimbingan konseling bagi anak cerdas dan berbakat istimewa
- 2. Menganalisis peran layanan konseling dalam mendukung pelaksanaan pendidikan inklusif
- 3. Menganalisis prinsip, teknik, dan tahapan pelaksanaan konseling traumatis
- 4. Menganalisis konsep, tujuan, dan penerapan konseling spiritual dalam berbagai konteks
|
Kriteria:
1. Rubrik penilaian makalah dan rubrik penilaian presentasi Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
|
Presentasi kelompok, diskusi, dan pemberian tugas 2 X 50 |
Materi: Bimbingan dan konseling setting khusus Pustaka: Nursalim, Mochamad. 2015. Pengembangan Profesi Konseling. Jakarta: PT Erlangga |
5% |
15
Minggu ke 15 |
Memahami pelayanan bimbingan dan konseling dalam kurikulum merdeka belajar |
- 1. Menganalisis bentuk dan peran pelayanan bimbingan dan konseling dalam kurikulum Merdeka Belajar
- 2. Menilai relevansi soft skill dalam kurikulum Merdeka Belajar terhadap kebutuhan peserta didik masa kini
|
Kriteria:
1. Rubrik penilaian makalah dan rubrik penilaian presentasi Bentuk Penilaian : Penilaian Portofolio |
Presentasi kelompok, diskusi, dan pemberian tugas. 2 X 50 |
|
Materi: Pelayanan bimbingan dan konseling dalam Kurikulum Merdeka Belajar Pustaka: Nursalim, M. (2020). Peluang dan Tantangan Profesi Bimbingan dan Konseling di Era Revolusi Industri 4.0. PD ABKIN Jatim Open Journal System, 1(1), 31-40. |
5% |
16
Minggu ke 16 |
Memahami materi profesi bimbingan dan konseling secara komprehensif |
1. Memahami materi pembelajaran dari pertemuan 1-15 |
Kriteria:
Rubrik penilaian Bentuk Penilaian : Tes |
Ujian sumatif 2 X 50 |
|
Materi: Profesi bimbingan dan konseling Pustaka: Nursalim, Mochamad. 2015. Pengembangan Profesi Konseling. Jakarta: PT Erlangga |
15% |