Mata kuliah ini mengkaji ajaran Hindu secara sistematis dan reflektif melalui tiga pilar utama, yaitu Tattwa (filsafat), Susila (etika), dan Acara (ritual) sebagai kerangka epistemologis dan praksis dalam pembentukan karakter, etika akademik, dan sikap kebangsaan. Tattwa diposisikan sebagai landasan pemahaman mengenai realitas ketuhanan, kemanusiaan, kosmologi, hukum karma, dan tujuan hidup, yang selanjutnya dielaborasi melalui Susila dan Acara sebagai manifestasi nilai dalam kehidupan sosial, budaya, dan konteks modern. Melalui pendekatan kontekstual dan kritis-reflektif, mahasiswa diarahkan untuk mengintegrasikan spiritualitas Hindu dengan dinamika masyarakat dan perkembangan IPTEK, sehingga tumbuh kesadaran etis, sikap inklusif, dan tanggung jawab sosial sebagai insan pembelajar sepanjang hayat. Mata kuliah ini berkontribusi pada pencapaian SDGs nomor 4 (pendidikan berkualitas), 5 (kesetaraan gender), dan 8 (pembangunan manusia dan kehidupan kerja yang bermartabat).