Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini menelaah komunikasi kebijakan publik melampaui fungsi humas pemerintah, mendudukkannya sebagai arena kontestasi diskursus antara negara, pasar, dan masyarakat sipil. Mahasiswa akan diajak membedah bagaimana narasi kebijakan diproduksi, didistribusikan, dan seringkali dimanipulasi dalam ekosistem demokrasi digital yang rentan terhadap distorsi informasi (buzzers & post-truth). Fokus pembelajaran mencakup strategi advokasi berbasis bukti (evidence-based advocacy) dan teknik mobilisasi sumber daya sosial. Mahasiswa tidak hanya belajar menyusun strategi komunikasi, tetapi juga menganalisis struktur kesempatan politik (political opportunity structure) untuk merancang gerakan sosial baru dan kampanye digital yang efektif. Tujuannya adalah mencetak komunikator publik yang mampu mengorganisir aspirasi publik menjadi kekuatan penekan yang sah untuk mengoreksi ketimpangan kebijakan.
CPMK
- Mampu mendekonstruksi struktur komunikasi kebijakan dengan menganalisis peta aktor, relasi kuasa, dan ekonomi-politik media yang mempengaruhi agenda publik.
- Mampu menganalisis berbagai isu kebijakan publik dalam konteks teori dan praktik administrasi publik
- Mampu memproduksi konten komunikasi strategis dan narasi alternatif (counter-narrative) yang persuasif menggunakan media digital untuk memobilisasi dukungan publik.
- Mampu mengorganisasikan jejaring masyarakat sipil (coalition building) dalam kerangka gerakan sosial untuk mendorong akuntabilitas publik.