Mata kuliah Kajian Pendidikan Tinggi dirancang untuk membekali mahasiswa Program Studi Sosiologi FISIPOL UNESA dengan pemahaman komprehensif mengenai pendidikan tinggi sebagai institusi sosial, arena kebijakan publik, serta medan relasi kekuasaan antara negara, pasar, dan komunitas akademik. Pendidikan tinggi dipahami tidak semata sebagai organisasi pendidikan, melainkan sebagai bagian dari struktur sosial yang membentuk dan dibentuk oleh perubahan sosial, dinamika ekonomi politik, serta konfigurasi kekuasaan dan pengetahuan dalam masyarakat modern.
Secara konseptual dan metodologis, mata kuliah ini berlandaskan kerangka kajian pendidikan tinggi kontemporer sebagaimana dirumuskan oleh Malcolm Tight dalam Researching Higher Education, yang menekankan tiga dimensi utama: tema kajian pendidikan tinggi, metode dan metodologi riset, serta level analisis (mulai dari individu, institusi, hingga sistem dan global). Kerangka ini dipadukan dengan perspektif sosiologi pendidikan, sosiologi organisasi, dan sosiologi pengetahuan untuk membantu mahasiswa membaca fenomena pendidikan tinggi secara kritis, analitis, dan reflektif.
Melalui pendekatan Outcome-Based Education (OBE) dan research-based learning, mata kuliah ini diarahkan tidak hanya pada penguasaan konsep, tetapi juga pada praktik riset pendidikan tinggi. Mahasiswa didorong untuk mengidentifikasi isu-isu aktual pendidikan tinggi Indonesia—seperti kebijakan PTN-BH, meritokrasi akademik, profesi dosen, tata kelola perguruan tinggi, serta relasi universitas dengan negara dan pasar—dan mengolahnya menjadi proposal riset serta artikel ilmiah. Dengan desain pembelajaran yang mengombinasikan penguatan konseptual dan praktik riset, mata kuliah ini diharapkan mampu menumbuhkan imajinasi sosiologis, literasi riset, dan budaya akademik berbasis penelitian di lingkungan Prodi Sosiologi FISIPOL UNESA.