•  

Our Top Course
Pengembangan Media Foto
( 16 Sections)
 
Komunikasi Pembelajaran
( 16 Sections)
 

Profil Program Studi S1 Film dan Animasi Unesa

 
Study Program  : 
Establishment Date  :  17 Januari 2025
Study Program Coordinator  :  TRI CAHYO KUSUMANDYOKO
Visi Misi & Tujuan Program Studi S1 Film dan Animasi
Universitas Negeri Surabaya
Visi
Mengembangkan Keilmuan Film dan Animasi secara Adaptif, Inovatif, dan Kolaboratif, Berbasis Kewirausahaan untuk Menghasilkan Karya Seni yang Unggul dan Relevan dengan Industri Kreatif
Nilai_dasar
Nilai dasar adalah sesuatu yang dapat memberi makna atas semua usaha dan pekerjaan dan memberikan rambu- rambu dalam mewujudkan visi. Nilai dasar merupakan filosofi atau keyakinan yang membangkitkan semangat tinggi terhadap usaha mewujudkan visi. Prodi Film dan Animasi sebagai bgaian dari Pelaksana Akademik pada Universitas Negeri Surabya (UNESA), memiliki kewajiban pelaksanan Nilai dasar sesuai yang tumbuh dan diyakini di UNESA. Hal ini sebagaimana tercamtum dalam Statuta UNESA yang dikenal dengan istilah UNESA TANGKAAS REK (TANGguh, Kolaboratif, Adaptif, innovAtif, inkluSif, belajaR sEpanjang hayat, dan berbasis Kewirausahaan): 1. Tangguh: Internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan memiliki daya juang. 2. Kolaboratif: mampu bekerja sama untuk menghasilkan ide atau menyelesaikan masalah. 3. Adaptif: mampu beradaptasi secara mandiri dan tanggung jawab terhadap perubahan melalui proses pembelajaran yang dilakukan secara terus menerus. 4. Inovatif: mampu berpikir kritis dan kreatif dalam menemukan solusi atau ide baru dalam pemecahan masalah sesuai perkembangan zaman yang dilandasi jiwa kewirausahaan dan kaidah ilmiah. 5. Inklusif: mendukung seluruh individu tanpa memandang perbedaan, memfasilitasi keberhasilan semua orang, serta menghargai perbedaan pemikiran dan keberagaman. 6. Belajar sepanjang hayat: memiliki kesadaran akan area kekuatan dan area yang perlu diperbaiki, aktif menemukan cara-cara yang efektif untuk terus mengembangkan dan memperbaiki diri melalui proses pembelajaran yang dilakukan secara terus menerus. 7. Kewirausahaan: mampu mengembangkan kreativitas dan inovasi untuk menciptakan perubahan dengan memanfaatkan peluang dan sumber daya dalam menghasilkan nilai tambah.
Misi
  1. 1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi di bidang Film dan Animasi yang kolaboratif, adaptif, inovatif, dan fleksibel (KREATIF) berbasis kewirausahaan untuk menghasilkan lulusan yang mampu menciptakan karya seni unggul serta relevan dengan kebutuhan industri kreatif.
  2. 2. Menyelenggarakan penelitian dan meningkatkan kualitas inovasi dalam keilmuan Film dan Animasi yang berbasis kewirausahaan untuk mendukung pengembangan estetika, teknologi, dan narasi audio-visual di era industri kreatif.
  3. 3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat melalui penyebarluasan dan penerapan inovasi keilmuan Film dan Animasi yang berbasis kewirausahaan, baik dalam bentuk karya audio-visual, pelatihan, maupun pendampingan, untuk meningkatkan apresiasi seni dan kesejahteraan masyarakat.
  4. 4. Menyelenggarakan kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi secara sinergis, terintegrasi, dan berkelanjutan dengan memanfaatkan keunggulan teknologi serta memperkuat jejaring antarprogram studi di lingkungan FBS UNESA.
  5. 5. Menyelenggarakan kerja sama secara nasional dan internasional dengan stakeholders dalam kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian.

Tujuan
Program Studi S1 Film dan Animasi di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unesa, hadir sebagai jawaban atas meningkatnya kebutuhan akan sumber daya manusia kreatif di bidang industri kreatif, khususnya perfilman.
Capaian Lulusan Program Studi
Universitas Negeri Surabaya
PLO-1 Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya

PLO-2 Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan
Dibebankan pada matakuliah:

PLO-3 Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan
Dibebankan pada matakuliah:

PLO-4 Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.
Dibebankan pada matakuliah:

PLO-5 Menguasai fakta, konsep, prinsip, hukum, teori, dan metodologi bidang inti Film dan Animasi
Dibebankan pada matakuliah:

PLO-6 Menguasai teori dan metodologi penciptaan film dan animasi berbasis Sinematografi sesuai dengan perkembangan teknologi industri film dan animasi
Dibebankan pada matakuliah:

PLO-7 Mampu merencanakan Produksi film dan animasi mulai dari pra-produksi, produksi, hingga pasca-produksi dengan menggunakan pendekatan keilmuan Sinematografi dan Videografi berbasis perangkat lunak terkini.
Dibebankan pada matakuliah:

PLO-8 Mampu menciptakan Film dan Animasi dengan narasi visual yang kuat dan menarik untuk berbagai media, mengintegrasikan elemen seni visual, suara, efek, dan animasi untuk menghasilkan karya berkualitas tinggi.
Dibebankan pada matakuliah:

PLO-9 Mampu mengkaji karya Film dan Animasi yang berorientasi pada pendekatan teoritik dan kontekstual dengan mengikuti perkembangan teknologi Film dan Animasi terkini.
Dibebankan pada matakuliah:

Occupational Profiles Program Studi
Universitas Negeri Surabaya
  • Sineas

    Individu yang profesional, terampil dan kreatif dalam bidang produksi film. Mampu menciptakan karya visual yang mengintegrasikan seni, teknologi, dan storytelling. Menguasai seluruh proses produksi, mulai dari pengembangan konsep hingga pelaksanaan teknis seperti sinematografi, pengeditan, dan efek visual. Memadukan kreativitas, wawasan dan kemahiran teknologi, serta pemahaman budaya lokal dan global, mereka mampu menghasilkan karya yang relevan untuk berbagai tujuan, seperti hiburan, pendidikan, dan promosi.

    Rincian profesi dari profil lulusan ini adalah: Sutradara, screenwriter, sinematografi, video editor, production designer, storyboard artist, sound designer, colorist, composer



     

  • Animator

    Individu yang profesional, terampil dan kreatif dalam bidang produksi animasi baik dua dimensi, tiga dimensi, hingga Stop-Motion. Memiliki kemampuan teknis, estetika, dan storytelling yang mumpuni, serta berwawasan budaya lokal dan global untuk menghasilkan karya animasi yang menarik, inovatif. 

    Rincian profesi dari profil lulusan ini adalah: animator, visual effect artist, 3D modeler, motion graphic designer, lighting artist, rigger, game animator/developer

     

  • Produser

    Individu yang profesional, memiliki kemampuan manajerial, serta minat estetika yang baik. Mampu mengelola dan mengkoordinasi berbagai aspek produksi dalam industri kreatif, seperti film, televisi, video game, hingga animasi. Bertanggung jawab atas keseluruhan proyek dari awal hingga akhir. Mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengelolaan anggaran, dan komunikasi antara tim kreatif dan klien atau pemangku kepentingan.

    Rincian profesi dari profil lulusan ini adalah: produser, manajer produksi, art director



     


Struktur Kurikulum
Universitas Negeri Surabaya

Kurikulum Transformasi S1 Film dan Animasi 2025-2030

Semester ke 1

Kode Mata Kuliah Kredit Mandatori?
100000202x Pendidikan Agama (Wajib memilih salah satu)
    -  Agama Budha
    -  Agama Hindu
    -  Agama Islam
    -  Agama Katholik
    -  Agama Khonghucu
    -  Agama Protestan
2.00
1000002046 LITERASI DIGITAL 2.00
1000002047 PHYSICAL EDUCATION AND FITNESS 2.00
9126103002 3.00
9126103003 3.00
1000002177 ENGLISH 2.00
9126103001 3.00
9126103004 3.00

Semester ke 2

Kode Mata Kuliah Kredit Mandatori?
1000002003 INDONESIAN 2.00
9126103013 3.00
9126103020 3.00
9126103005 3.00
9126104006 4.00
1000002018 PANCASILA EDUCATION 2.00
9126103007 3.00

Semester ke 3

Kode Mata Kuliah Kredit Mandatori?
9126103012 3.00
9126103009 3.00
1000002033 CITIZENSHIP 2.00
1000002176 ENTREPRENEURSHIP 2.00
9126103011 3.00
9126104008 4.00
9126103010 3.00
Evaluasi Kurikulum Program Studi
Universitas Negeri Surabaya

Evaluasi Kurikulum dan Tracer Study menjelaskan hasil evaluasi pelaksanaan kurikulum yang telah dan sedang berjalan dengan menyajikan mekanisme dan hasil evaluasi kurikulum, yang dalam pelaksanaannya pada Program Studi Film dan Animasi dilakukan secara berkala melalui pengumpulan masukan dari dosen, mahasiswa, alumni, serta praktisi industri melalui survei, forum diskusi, dan rapat kurikulum untuk memastikan kesesuaian dengan perkembangan industri. Hasil tracer study juga dijelaskan sebagai bentuk analisis kebutuhan berdasarkan kebutuhan pemangku kepentingan, yang dilaksanakan melalui penelusuran lulusan guna memperoleh data terkait relevansi pekerjaan, waktu tunggu kerja, serta kebutuhan kompetensi, sehingga menjadi dasar dalam penyempurnaan kurikulum yang adaptif dan selaras dengan bidang film dan animasi.

Rekap PLO Program Studi
Universitas Negeri Surabaya
Nama Matakuliah Sks Program Learning Outcomes PLO) Total
PLO1PLO2PLO3PLO4PLO5PLO6PLO7PLO8PLO9
Landasan Perancangan Kurikulum Program Studi
Universitas Negeri Surabaya

Landasan Perancangan dan Pengembangan Kurikulum menjelaskan landasan pengembangan kurikulum meliputi landasan filosofis, sosiologis, psikologis, historis, yuridis, dan lain-lain, yang masing-masing perlu dikaitkan secara kontekstual dengan pengembangan kurikulum program studi. Sebagai contoh, landasan filosofis dalam pengembangan kurikulum Prodi Film dan Animasi menekankan pada pembentukan insan kreatif yang memiliki sensitivitas estetika, kemampuan berpikir kritis, serta etika berkarya dalam menciptakan karya film dan animasi yang bermakna. Landasan sosiologis mengarahkan kurikulum agar responsif terhadap dinamika masyarakat, budaya visual, serta perkembangan industri kreatif dan media digital. Landasan psikologis mempertimbangkan tahapan perkembangan belajar mahasiswa dalam menguasai aspek konseptual, teknis, dan kreatif secara bertahap. Landasan historis memberikan pijakan pada perkembangan sinema dan animasi, baik secara global maupun nasional, sebagai referensi dalam membangun identitas keilmuan. Landasan yuridis memastikan kurikulum disusun sesuai dengan regulasi pendidikan tinggi yang berlaku, termasuk standar nasional pendidikan dan kebijakan terkait industri kreatif. Seluruh landasan tersebut terintegrasi untuk menghasilkan kurikulum yang adaptif, relevan, dan mampu menjawab kebutuhan pemangku kepentingan di bidang film dan animasi.