•  

Our Top Course
Pengembangan Media Foto
( 16 Sections)
 
Komunikasi Pembelajaran
( 16 Sections)
 

Profil Program Studi S1 Masase Unesa

 
Study Program  : 
Establishment Date  : 
Study Program Coordinator  :  JOESOEF ROEPAJADI
Visi Misi & Tujuan Program Studi S1 Masase
Universitas Negeri Surabaya
Visi
Menjadi Program Studi Pelopor yang Tangguh dalam Pengembangan SDM, Adaptif terhadap Perubahan Teknologi, dan Inovatif dalam Menciptakan Solusi Terapi Masase Berbasis Kewirausahaan di Tingkat Global Tahun 2030
Misi
  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran dalam bidang ilmu masase secara profesional yang sesuai perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dan seni (IPTEKS) yang tangguh, adaptif, dan inovatif yang berbasis kewirausahaan
  2. Meningkatkan penelitian dan mendukung proses pembelajaran dalam bidang pelayanan masase untuk kesejahteraan masyarakat yang tangguh, adaptif, dan inovatif yang berbasis kewirausahaan
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat di bidang pelayanan masase olahraga yang berdasar ilmu keolahragaan dan kesehatan yang tangguh, adaptif, dan inovatif yang berbasis kewirausahaan

Tujuan
  1. Menghasilkan lulusan masase yang profesional, kompeten, dan beretika tinggi.
  2. Meningkatkan kualitas pendidikan berbasis evidence-based practice.
  3. Meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian dalam bidang masase, kesehatan olahraga, dan terapi komplementer.
  4. Meningkatkan pengabdian masyarakat yang inovatif dan berkelanjutan.
  5. Memperkuat kemitraan nasional dan internasional dalam bidang masase.

Nilai_dasar
  1. Prodi S1 Masase dibangun dengan semangat responsif terhadap kebutuhan nasional. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2023 menunjukkan bahwa 37% penduduk dewasa Indonesia mengalami gangguan muskuloskeletal, sementara 72% praktisi masase belum memiliki sertifikasi profesional. Melalui kurikulum yang selaras dengan Kerangka Kualifikasi Nasional dan kolaborasi dengan IDI serta Kemenkes, kami berkomitmen mencetak lulusan yang mampu mengisi kesenjangan ini.
  2. Jiwa technopreneurship menjadi napas pengembangan prodi. Di tengah pertumbuhan pasar healthtech Indonesia yang mencapai 19% per tahun dan potensi ekonomi kreatif sektor wellness senilai Rp25 triliun, mahasiswa dibekali dengan mata kuliah Digital Health Business Model dan akses ke Lab Inovasi berteknologi 3D motion capture. Ini adalah wujud nyata dari visi kami untuk menciptakan lulusan yang mampu membangun startup di bidang terapi kesehatan.
  3. Pendekatan holistik kami wujudkan melalui integrasi tiga pilar: Medis: Pemahaman mendalam tentang anatomi-fisiologi terapan dan patomekanika nyeri Teknologi: Pemanfaatan sensor biomekanik dan platform tele-rehabilitation Bisnis: Pengembangan model franchise klinik berbasis blockchain Kolaborasi triple helix antara akademisi, industri, dan pemerintah menjadi kunci dalam mewujudkan konsep ini.
  4. Kami memegang teguh prinsip pelestarian kearifan lokal. Melalui Ethno-massage Research Center, teknik tradisional seperti pijat lulur Jawa dan boreh Bali divalidasi secara ilmiah, dengan tujuan menciptakan Indonesian Massage Standard yang diakui UNESCO.
  5. Komitmen global kami buktikan dengan mengadaptasi ASEAN Qualification Reference Framework dan membangun jejaring dengan World Federation of Occupational Therapists. Target kami adalah meraih sertifikasi Asia-Pacific Accreditation System pada 2026. Terakhir, nilai pemberdayaan sosial kami implementasikan melalui program inklusif seperti pelatihan masase untuk disabilitas dan klinik keliling Massage for All di daerah 3T. Sebanyak 30% kuota mahasiswa kami khususkan untuk keluarga pra-sejahtera, didukung oleh beasiswa Health Social Entrepreneur. Landasan filosofis "Tri Hita Karana" (keseimbangan hubungan manusia-Tuhan, manusia-manusia, dan manusia-alam) menjadi jiwa dari seluruh aktivitas akademik. Nilai-nilai ini tidak hanya tertuang dalam dokumen, tetapi hidup melalui: Sistem penjaminan mutu berstandar ISO 21001:2018 Audit kurikulum tahunan oleh global advisory board Target Indeks Kepuasan Stakeholder ≥90% di tahun 2025 Dengan fondasi ini, Prodi S1 Masase FIKK UNESA siap mencetak generasi terapis yang tangguh, adaptif terhadap perubahan zaman, dan inovatif dalam mengembangkan solusi kesehatan berbasis kewirausahaan.

Capaian Lulusan Program Studi
Universitas Negeri Surabaya
PLO-1 Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya

PLO-2 Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan

PLO-3 Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-4 Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.

PLO-5 Menunjukkan integritas, etika profesional, dan tanggung jawab dalam praktik masase berbasis bukti (evidence-based) dan menghargai keragaman budaya, kebutuhan klien, dan prinsip keselamatan pasien

PLO-6 Menguasai konsep anatomi, fisiologi, dan biomekanika tubuh manusia terkait terapi masase

PLO-7 Memahami prinsip-prinsip asesmen fisik, tes, dan pengukuran kebugaran untuk intervensi masase

PLO-8 Menjelaskan patologi umum (nyeri otot, cedera olahraga, gangguan postur) yang memerlukan terapi masase
Dibebankan pada matakuliah:

PLO-9 Mampu berkomunikasi efektif dengan klien, tim kesehatan, dan masyarakat dan menggunakan teknologi informasi untuk mendokumentasikan asesmen dan evaluasi terapi

PLO-10 Melakukan asesmen fisik dan kebugaran menggunakan metode tes dan pengukuran yang valid
Dibebankan pada matakuliah:

PLO-11 Merancang dan menerapkan protokol terapi masase berbasis kebutuhan klien (kesehatan, kebugaran,\ rehabilitasi atau kecantikan)

PLO-12 Mengoperasikan alat bantu masase dan mengevaluasi efektivitas intervensi masase melalui pengukuran outcome klinis

PLO-13 Mampu mengelola praktik mandiri atau tim dalam layanan masase kesehatan, kebugaran, rehabilitasi dan kecantikan
Dibebankan pada matakuliah:

PLO-14 Mengembangkan program promosi kesehatan, kebugaran, kecantikan dan pencegahan cedera melalui terapi masase
Dibebankan pada matakuliah:

Occupational Profiles Program Studi
Universitas Negeri Surabaya
  • Praktisi Masase

    Menjadi seorang massuer/maseuse yang memiliki kemampuan dalam menganalisis, menerapkan, mengevaluasi dan mendesain pelayanan masase olahraga, kesehatan, kebugaran, ibu dan anak serta kecantikan sesuai protokol masing-masing kebutuhan.

  • Konsultan Masase

    Menjadi seorang konsultan masseur/maseuse yang memiliki kemampuan menganalisa dalam keilmuan masase misalnya analisis metode dan teknik masase.

  • Manajer Masase

    Menjadi seorang manager yang terampil dan kompeten dalam pengelolaan klinik masase, pusat kesehatan dan kebugaran.

  • Pendidik Masase

    Menjadi seorang pendidik masase yang terampil dan kompeten dalam olahraga, kebugaran, rehabilitasi, ibu dan anak dan kecantikan.


Struktur Kurikulum
Universitas Negeri Surabaya

Kurikulum Transformasi S1 Masase 2024-2028

Semester ke 1

Kode Mata Kuliah Kredit Mandatori?
100000202x Pendidikan Agama (Wajib memilih salah satu)
    -  Agama Islam
2.00
1000002003 INDONESIAN 2.00
1000002177 ENGLISH 2.00
8920402048 BASIC BIOCHEMISTRY 2.00
8920402007 BIOLOGI 2.00
1000002046 LITERASI DIGITAL 2.00
1000002018 PANCASILA EDUCATION 2.00
8920402049 PHYSICS 2.00
8920402001 BASIC MASSAGE 3.00

Semester ke 2

Kode Mata Kuliah Kredit Mandatori?
8920402050 GENERAL ANATOMY 3.00
8920402005 NUTRITIONAL SCIENCE 3.00
8920403051 KEBUGARAN JASMANI 3.00
1000002033 CITIZENSHIP 2.00
8920402004 MASSAGE PEDAGOGY 2.00
8920403016 AQUATIC THERAPY 3.00
8920402037 PHILOSOPHY OF SCIENCE 2.00
8920403010 HUMAN PHYSIOLOGY 3.00

Semester ke 3

Kode Mata Kuliah Kredit Mandatori?
8920402059 2.00
1000002176 ENTREPRENEURSHIP 2.00
8920403011 MUSCLE TESTING 3.00
8920402012 BASIC ORTHOPAEDICS 2.00
8920403003 INJURY PREVENTION AND TREATMENT 3.00
8920403002 MASSAGE TECHNOLOGY AND APPLICATIONS 3.00
8920403013 SPA THERAPY AND BEAUTY MASSAGE 3.00
8920403008 TESTS AND MEASUREMENTS 3.00
8920403009 MUSCULOSKELETAL MASSAGE 3.00

Semester ke 4

Kode Mata Kuliah Kredit Mandatori?
8920403027 DEEP TISSUE MASSAGE 3.00
8920402025 HISTOLOGY 2.00
8920402017 KINESIOLOGY 2.00
8920403019 NEUROMUSCULAR MASSAGE 3.00
8920402021 MASSAGE PATHOLOGY 2.00
8920403031 TAPING 3.00
8920403024 BASIC EXERCISE THERAPY 3.00
8920402028 EVALUATION OF THE MASSAGE PROGRAM 2.00
8920402015 BASIC PHARMACOLOGY 2.00

Semester ke 5

Kode Mata Kuliah Kredit Mandatori?
8920402018 SERVICE ETHICS 2.00
8920404029 PKL REPORT 4.00
8920403030 RESEARCH METHODOLOGY 3.00
8920403020 JOB ASSISTANCE IN THE BUSINESS AND INDUSTRIAL WORLD 3.00
8920403022 WORK PRACTICES IN THE BUSINESS AND INDUSTRIAL WORLD 3.00
8920403026 SEMINAR ON PROGRAM EVALUATION RESULTS 3.00
8920403032 STATISTICS 3.00
8920403023 EVALUATION OF WORK PROGRAMS 3.00

Semester ke 6

Semester ke 7

Kode Mata Kuliah Kredit Mandatori?
8920402057 DISABILITY MASSAGE ELECTIVE COURSE 2.00
8920402056 GERIATRIC MASSAGE ELECTIVE COURSE 2.00
8920402058 ELECTIVE COURSE: MATERNAL AND INFANT HEALTH MASSAGE 2.00
8920402055 PEDIATRIC MASSAGE ELECTIVE COURSE 2.00
8920403046 FITNESS MASSAGE ELECTIVE COURSES 2.00
8920403047 REHABILITATION INTEREST MASSAGE ELECTIVE COURSE 2.00
8920403034 MASSAGE PSYCHOLOGY 3.00
8920406039 THESIS 6.00
Evaluasi Kurikulum Program Studi
Universitas Negeri Surabaya

Program Studi S1 Masase telah melakukan pengembangan dan restrukturisasi kurikulum secara sistematis dan berkelanjutan sebagai respons terhadap dinamika kebutuhan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tuntutan dunia kerja. Proses ini diawali dengan analisis kebutuhan (needs assessment) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pengguna lulusan (user), alumni, praktisi, asosiasi profesi, serta mitra industri di bidang kesehatan dan kebugaran.

Hasil analisis menunjukkan adanya kebutuhan terhadap lulusan yang tidak hanya menguasai teknik dasar masase, tetapi juga memiliki kemampuan analisis kondisi fisik dan psikologis klien, keterampilan komunikasi profesional, serta penguasaan terhadap teknologi pendukung terapi dan kebugaran. Selain itu, daya saing kerja lulusan dituntut untuk mampu beradaptasi di berbagai sektor, seperti klinik kebugaran, layanan spa medis, pusat rehabilitasi, dan layanan kesehatan holistik berbasis komunitas.

Sebagai tindak lanjut, kurikulum direstrukturisasi dengan mengadopsi pendekatan Outcome-Based Education (OBE) dan menyesuaikan capaian pembelajaran lulusan (CPL) dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) serta standar internasional dalam praktik masase. Mata kuliah dikembangkan secara integratif dan berbasis kompetensi, termasuk penguatan pada aspek etika profesi, kewirausahaan, dan digitalisasi layanan. Bukti fisik pengembangan ini tercermin dalam dokumen kurikulum terbaru, notulen rapat evaluasi dan lokakarya kurikulum, serta kerja sama dengan industri untuk magang dan penempatan kerja.

Rekap PLO Program Studi
Universitas Negeri Surabaya
Nama Matakuliah Sks Program Learning Outcomes PLO) Total
PLO1PLO2PLO3PLO4PLO5PLO6PLO7PLO8PLO9PLO10PLO11PLO12PLO13PLO14
Basic Pharmacology 2 33.33% 16.67% 16.67% 16.67% 16.67% 100 %
Biomechanics Elective Course 3 9.09% 90.91% 100 %
Kebugaran Jasmani 3 20% 10% 30% 20% 20% 100 %
Spa Therapy and Beauty Massage 3 5.26% 15.79% 21.05% 21.05% 26.32% 10.53% 100 %
Histology 2 25% 25% 50% 100 %
Muscle Testing 3 28.57% 71.43% 100 %
Musculoskeletal Massage 3 10% 20% 20% 50% 100 %
Basic Massage 2 20% 10% 30% 30% 10% 100 %
Human Physiology 3 10% 20% 40% 30% 100 %
Biologi 2 16.67% 25% 33.33% 25% 100 %
Tests and Measurements 3 25% 25% 25% 25% 100 %
Massage Pedagogy 2 30% 20% 10% 10% 30% 100 %
Deep Tissue Massage 3 16.67% 50% 33.33% 100 %
Basic Biochemistry 2 14.29% 57.14% 14.29% 14.29% 100 %
Rehabilitation Interest Massage Elective Course 3 42.86% 35.71% 21.43% 100 %
Physics 2 25% 25% 25% 25% 100 %
Aquatic Therapy 3 30% 10% 10% 10% 10% 30% 100 %
Philosophy of Science 2 19.05% 38.1% 42.86% 100 %
Fitness Massage Elective Courses 3 30.77% 61.54% 7.69% 100 %
General Anatomy 3 33.33% 16.67% 16.67% 16.67% 16.67% 100 %
Massage Technology and Applications 3 18.75% 18.75% 43.75% 18.75% 100 %
Nutritional Science 3 30% 10% 30% 30% 100 %
Injury Prevention and Treatment 3 23.81% 19.05% 19.05% 23.81% 14.29% 100 %
Basic Orthopaedics 2 25% 25% 25% 25% 100 %
Human Biology 3 25% 25% 50% 100 %
Landasan Perancangan Kurikulum Program Studi
Universitas Negeri Surabaya

Landasan Perancangan dan Pengembangan Kurikulum

  • Kurikulum Program Studi S1 Masase mengacu pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012, tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi No 53 Tahun 2023, dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2013, tentang Penerapan KKNI Bidang Perguruan Tinggi. S1 Masase Universitas Negeri Surabaya didasarkan pada pendekatan humanisme dan konstruktivisme dengan pembelajaran berbasis pengalaman, keanekaragaman dan inklusi, serta kolaborasi dan komunikasi. Kurikulum ini mengakui nilai-nilai, potensi, dan keunikan setiap individu dalam upaya mengembangkan kualitas manusia secara inklusif. Pendekatan tersebut diterapkan untuk memastikan bahwa semua latar belakang sosial, etnis, atau kondisi khusus, memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.

Landasan Filosofis, Pedagogis, Psikologis, dan Yuridis

  • Kurikulum Program Studi S1 Masase Universitas Negeri Surabaya dikembangkan dengan menggunakan landasan yang menjadi dasar pijakan dalam mengembangkan capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, proses, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan program studi. Landasan tersebut adalah a) Landasan Filosofis, b) Landasan Sosiologis, c) Landasan Psikologis, d) Landasan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dan e) Landasan Yuridis.

Landasan Filosofi

  • Kurikulum dikembangkan berdasarkan analisis kebutuhan dari berbagai sumber yang diselaraskan dengan filosofis yang menjadi akar dan diyakini kebenarannya sebagai dasar pengembangan S1 Masase Unesa adalah Pancasila yang merupakan pandangan hidup berbangsa dan bernegara, sehingga pencapaian Pendidikan program studi tentu diarahkan pada pencapaian dalam berbangsa dan bernegara. Selain itu Pancasila merupakan refleksi budaya luhur bangsa Indonesia yang dijadikan pedoman oleh tokoh pendidikan Indonesia seperti Ki Hajar Dewantara. Berbagai pandangan tentang filosofi dalam pendidikan dan pembelajaran perlu diakomodasikan dalam landasan pengembangan kurikulum prodi baik itu yang bersifat idealisme, maupun pragmatisme dengan tujuan memperkaya landasan dalam pencapaian tujuan. Karena secara prinsippendidikan dan pembelajaran tidak hanya terkait masalah substansi subjek akademik namun juga terkait dengan segala implementasi dalam berbagai dimensi seperti aspek pribadi, sosial dan religi. Untuk mendukung pencapaian tujuan berupa profil lulusan maka penguasaan teori dan praktik dengan menerapkan aspek humanistik yang kolaboratif, maka perlu tercermin pelaksanaan perkuliahan di kelas yang kondusif. Landasan filosofis, memberikan pedoman secara filosofis pada tahap perancangan, pelaksanaan dan peningkatan kualitas pendidikan (Ornstein & Hunkins, 2014).

Landasan Sosiologi

  • Kurikulum merupakan cermin dari kehidupan masyarakat yang saling berinteraksi dan membentuk komunitas kehidupan yang kompleks sebagai masyarakat sosial. Oleh karena itu dalam proses pengembangan kurikulum perlu memperhatikan aspek sosiologis yang diangkat dari kehidupan masyarakat. Masyarakat Indonesia yang berlandaskan filosofi Pancasila dikenal sebagai masyarakat majemuk yang terdiri dari beragam suku, adat dan bahasa namun mempunyai cita-cita ke arah yang sama selanjutnya dicerminkan dalam Bhineka Tunggal Ika. Hal ini juga sangat sesuai dengan perkembangan ilmu pendidikan dari behavioristik menuju ke konektivistik yang artinya memahami keragaman dan kebutuhan individu yang berbeda. Implementasi aspek sosiologis ini tertuang dalam pelaksanaan perkuliahan dengan memperhatikan aspek gotong royong dalam berbagai perbedaan dan kepentingan untuk menuju pada kelulusan mahasiswa pascasarjana. Semangat ini juga telah diwariskan oleh para pendahulu bangsa yang memang didirikan dari keberagaman yang menyatu. Aspek social dan budaya perlu dipahami sebagai bagian dari pengetahuan kelompok (group knowledge) (Roos, 1963:85).

Landasan Psikologi

  • Subjek kurikulum adalah pebelajar yang memiliki aspek psikologi yang kuat. Sebagai salah satu makhluk ciptaan Tuhan yang diberikan pikiran dan perasaan tentu aspek psikologi dalam perlaksanaan perkuliahan dalam rangka memberikan pengalaman belajar yang optimal harus diperhatikan. Landasan psikologi yang perlu diperhatikan tersebut terdiri dari aspek kebutuhan (need), motivasi, perkembangan, pertumbuhan kognitif dan social serta kematangan intelektual. Hal ini harus mampu diakomodasi dalam bentuk penyusunan rangkaian pengalaman belajar yang menyediakan kesempatan untuk muncul dan berperannya sapek psikologis tersebut. Kurikulum harus mampu menyebabkan mahasiswa berpikir kritis dan berpikir tingkat tinggi serta melakukan penalaran tingkat tinggi, kurikulum yang mampu mengoptiomalkan pengembangan potensi mahasiswa menjadi manusia seutuhkan dan terpenuhinya kebutuhan fisik dan psikis.

Landasan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

  • Perkembangan era industry 4.0 dan sedang meluncur deras menuju 5.0 tentu berpengaruh terhadap penyusunan kurikulum, misalnya tentang pemikiran post modern yang melahirkan pemikir-pemikir futuristik dalam melahirkan peradaban baru umat manusia yang semakin kencang dalam memudahkan dan membuat nyaman kehidupan manusia selanjutnya. Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan perlu pula dimanfaatkan baik sebagai proses dan sumber belajar dalam sebuah system pembelajaran yang menyeluruh dan bukan sekedar sebagai alat (tools). Hal ini menuntut implementasi kurikulum mampu mengakomodasi perkembangan dunia maya (cyber) untuk dimanfaatkan baik dal ammenyusun rancangan pembelajaran untuk memperoleh pengalaman belajar yang optimal atau juga memanfaatkannyasebagai sumber belajar yang tidak terbatas.

Landasan Yuridis

  • Pedoman Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi Kurikulum Prodi S1 Masase ini disusun berdasarkan peraturan dan kebijakan yang berlaku meliputi:
  1. Pancasila dan UUD 1945;
  2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;     
  3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586);
  4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5336);
  5. Peraturan pemerintah Republik Indonesia No. 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan;
  6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Pendidikan Tinggi;
  7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 37 Tahun 2022 tentang Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum Universitas Negeri Surabaya;
  8. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI);
  9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2013 tentang Penerapan KKNI Bidang Perguruan Tinggi;
  10. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2022 tentang Ijazah, Sertifikat Kompetensi, Sertifikat Profesi, Gelar, dan Kesetaraan Ijazah Perguruan Tinggi Negara Lain;
  11. Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No. 123 Tahun 2019 tentang Magang dan Pengakuan Satuan Kredit Semester Magang Industri untuk Program Sarjana dan Sarjana Terapan;
  12. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 7 Tahun 2020 tentang Pendirian Perubahan, Pembubaran Perguruan Tinggi Negeri, dan Pendirian, Perubahan, Pencabutan Izin Perguruan Tinggi Swasta;
  13. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia No. 13 Tahun 2022 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2020 Tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020-2024;
  14. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti;
  15. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi; 
  16. Peraturan Rektor Universitas Negeri Surabaya No. 15 Tahun 2023 tentang Kurikulum Universitas Negeri Surabaya;
  17. Rencana Strategis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 2020-2024;
  18. Rencana Strategis (Renstra) Universitas Negeri Surabaya PTNBH 2020-2025;
  19. Rencana Pengembangan Jangka Panjang (RPJP) Universitas Negeri Surabaya 2022-2045;
  20. Renstra Program Pascasarjana dan Renstra Fakultas selingkung UNESA.