Evaluasi Kurikulum Program Studi
Universitas Negeri Surabaya
1. Evaluasi Kurikulum Prodi D4 Produksi Media
A. Pengertian Evaluasi Kurikulum
Evaluasi kurikulum adalah proses sistematis untuk menilai relevansi, efektivitas, konsistensi, dan dampak kurikulum terhadap capaian pembelajaran lulusan (CPL) serta kebutuhan industri.
Pada prodi D4 Produksi Media, evaluasi tidak hanya akademik, tetapi juga:
✔ Kesesuaian dengan kebutuhan industri kreatif & media digital
✔ Adaptasi terhadap perkembangan teknologi (AI, XR, digital content, dll.)
✔ Relevansi dengan kebutuhan pasar kerja
✔ Ketercapaian kompetensi praktik
B. Tujuan Evaluasi Kurikulum
Menilai kesesuaian CPL dengan profil lulusan
Mengukur ketercapaian kompetensi teknis & kreatif
Mengetahui relevansi dengan industri media
Menjadi dasar revisi kurikulum (OBC / MBKM / Kurikulum berbasis proyek)
Mendukung akreditasi (LAM, BAN-PT)
C. Komponen yang Dievaluasi
1. Profil Lulusan
Misalnya:
Content Producer
Video Creator
Creative Director
Media Planner
Digital Content Strategist
Ditinjau:
Apakah masih relevan?
Apakah perlu penambahan profil baru (misalnya AI Content Specialist)?
2. CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan)
Dievaluasi berdasarkan:
KKNI level 6
SN-Dikti
Kebutuhan industri media
Contoh aspek yang ditinjau:
Kemampuan produksi video konvergen
Manajemen produksi
Storytelling digital
Etika media
Adaptasi multiplatform
3. Struktur Mata Kuliah
Ditinjau:
Keseimbangan teori vs praktik (D4 idealnya 60–70% praktik)
Kesesuaian urutan (sequencing)
Integrasi project-based learning
Integrasi MBKM (magang, proyek industri)
4. Metode Pembelajaran
Apakah sudah:
Berbasis proyek (Project-Based Learning)
Berbasis studi kasus industri
Kolaboratif lintas disiplin
Memanfaatkan industri sebagai laboratorium belajar
5. Sistem Evaluasi Pembelajaran
Apakah berbasis portofolio?
Apakah ada industry review?
Apakah mahasiswa menghasilkan karya nyata?
D. Mekanisme Evaluasi Kurikulum
Biasanya dilakukan:
Evaluasi Tahunan (rapat prodi)
Evaluasi 4 Tahunan (revisi kurikulum besar)
FGD dengan:
Dosen
Mahasiswa
Alumni
Mitra Industri
Analisis tracer study
Benchmarking dengan prodi sejenis
2. Tracer Study Prodi D4 Produksi Media
A. Pengertian Tracer Study
Tracer study adalah studi pelacakan alumni untuk mengetahui:
Masa tunggu kerja
Kesesuaian bidang kerja dengan kompetensi
Relevansi kurikulum dengan dunia kerja
Tingkat kepuasan pengguna lulusan
Tracer study menjadi instrumen utama evaluasi eksternal kurikulum.
B. Tujuan Tracer Study
Mengukur serapan lulusan di industri media
Mengukur kesesuaian kompetensi
Menilai soft skill dan hard skill alumni
Memberi dasar revisi kurikulum
Mendukung akreditasi dan IKU Perguruan Tinggi
C. Indikator Tracer Study D4 Produksi Media
1. Masa Tunggu Kerja
< 6 bulan (ideal untuk vokasi)
6–12 bulan
12 bulan
2. Bidang Pekerjaan
Apakah alumni bekerja di:
Production House
Digital Agency
Startup Media
TV/Radio
Freelance Content Creator
Entrepreneur Kreatif
3. Kesesuaian Bidang Kerja
Skala:
Sangat sesuai
Sesuai
Kurang sesuai
Tidak sesuai
4. Tingkat Gaji Awal
Sebagai indikator daya saing lulusan.
5. Kompetensi yang Dinilai Industri
Contoh:
Storytelling
Editing
Manajemen produksi
Creative thinking
Teamwork
Adaptasi teknologi
6. Masukan Industri
Biasanya muncul kebutuhan baru seperti:
AI tools
Data analytics for content
Digital marketing
Motion graphic lanjutan
Personal branding